Anda di halaman 1dari 33

PENCATATAN DAN

PELAPORAN

SEKSI PELAYANAN KESEHATAN DASAR DAN


RUJUKAN
DINAS KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG

Dasar Pemikiran
UU No. 36 tahun 2009 tentang
kesehatan - Bab XII Pasal 164 - 166
Resolusi WHO WHA 26/60/2007 tentang
Workers Health) - Data dan informasi

yang diperlukan lingkupnya diperluas


yakni berkaitan dengan kesehatan
pekerja secara keseluruhan

Dasar Pemikiran
Data dan informasi - sangat penting
Terobosan-terobosan baru dalam
pencatatan dan pelaporan kesehatan
pekerja :

Format yang lebih jelas,


sederhana,
mudah dilaksanakan
memanfaatkan formulir pencatatan dan
pelaporan yang sudah ada.

LATAR BELAKANG

ANGKA KESAKITAN & KEMATIAN


AKIBAT KERJA/AKIBAT HUBUNGAN
KERJA
(ILO)

1,2 JUTA ORANG MENINGGAL SETIAP TAHUN


250 JUTA KECELAKAAN 300 RIBU
MENINGGAL
DIPERKIRAKAN 160 JUTA PAHK SETIAP
TAHUN
INDONESIA
DATA PENYAKIT AKIBAT KERJA ????

"GUNUNG ES" PAK

Dilaporkan
Diag. PAK
Tak dilaporkan
Berobat tak
terdiag. PAK
Ada gejala
tak berobat
Terkena tanpa gejala

TANTANGAN

PERLU DATA DAN INFORMASI


TENTANG STATUS KESEHATAN
MASYARAKAT PEKERJA

SASARAN

PUSKESMAS
BKKM
DINKES KAB/KOTA
DINKES PROVINSI
KEMENTERIAN
KESEHATAN

Tujuan Pengumpulan Data


di Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga
Monitoring pelaksanaan program kesehatan kerja dan
olahraga
Surveilans data penyakit akibat kerja dan penyakit lain
pada pekerja
Sebagai bukti pencapaian indikator Renstra Direktorat
Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga
Sebagai arsip data puskesmas/rs/Dinkes Kab-Kota yang
telah dilakukan sosialisasi/orientasi/pelatihan kesehatan
kerja dan olahraga
Sebagai data evidence based dalam pengambilan
keputusan

DIREKTORAT KESEHATAN KERJA DAN OLAHRAGA


TARGET

Indikator

P
U
S
A
T

D
E
K
O
N

Subdit
Kesehatan
Olahraga
Subdit Kes
Okupasi dan
Surveilans
Subdit
Lingkungan
Kerja dan
Ergonomi
Subdit
Kapasitas Kerja
Kesja
KesOR

BKOM
BKKM

Base
line 20 20
15

16

20
17

20
18

20
19

1034

40 50 60
% % %

70 80
% %

Jumlah pos UKK


yang terbentuk di
daerah PPI/TPI

105

23 35 48
0
5
0

60 73
5
0

Persentase fasilitas
pemeriksaan
kesehatan TKI yang
memebuhi standar

101

10 10 10 10 10
0
0
0% 0
0%
% %
%

Persentase
Puskesmas yang
melaksanakan
kegiatan kesehatan
olahraga pada
kelompok
masyarakat di
wilayah kerjanya

671

20 30 40
% % %

Persentase
Puskesmas yang
menyelenggarakan
kesehatan kerja
dasar

50 60
% %

DO INDIKATOR
Jumlah Puskesmas yang telah
menerapkan K3 di Internal puskesmas
dan telah melaksanakan kegiatan baik
Persentase Puskesmas yang
promotif dan atau preventif dan atau
menyelenggarakan kesehatan kerja dasar kuratif dan atau rehabilitatif terhadap
pekerja yang ada diwilayah kerjanya
dibagi jumlah Puskesmas seluruh
Indonesia x 100
Jumlah pos UKK yang terbentuk di
daerah PPI / TPI

Persentase fasilitas pemeriksaan


kesehatan TKI yang memenuhi standar

Persentase Puskesmas yang


melaksanakan kegiatan kesehatan
olahraga pada kelompok masyarakat di
wilayah kerjanya

Jumlah Pos UKK yang dibentuk


masyarakat yang difasilitasi Puskesmas di
daerah PPI/TPI
Jumlah fasilitas pemeriksaan kesehatan
TKI yang ditetapkan dan melakukan
pemeriksaan kesehatan untuk penetapan
kelaikan kerja sesuai standar dibagi
dengan jumlah faskes TKI yang
ditetapkan x 100
Jumlah Puskesmas yang memenuhi
persyaratan penyelenggaraan kesehatan
olahraga sesuai dengan standar dibagi
jumlah Puskesmas seluruh Indonesia x
100

LAPORAN BULANAN
KESEHATAN PEKERJA

Lampiran LBKP-2 Kab / Kota

Lampiran LBKP-3 Provinsi

No
1
2
3
4
5

Uraian
Puskesmas
Kecamatan
Kabupaten/Kota
Propinsi
Juml. Pusk Melapor (untuk
Kab/Kota)

Juml. Pusk Melapor (untuk


Provinsi)

Juml. Kab/Kota Melapor


(Untuk Provinsi)

8
9
10
11
12
13
14
15

16

Cara Pengisian
Diisi sesuai nama Puskesmas
Diisi sesuai nama Kecamatan
Diisi sesuai nama Kabupaten/Kota
Diisi sesuai nama Propinsi
Diisi sesuai dengan berapa banyak puskesmas yang
mengirimkan LBKP kpd kab/kota baik diantar/SMS/telefon/email/lain - lain
Diisi sesuai dengan berapa banyak puskesmas yang
mengirimkan LBKP 1 kepada kab/kota yang diterusken ke
dinas Kesehatan Provinsi baik diantar/SMS/telefon/e-mail/
lain lain
Diisi sesuai dengan berapa banyak kab/kota yang
mengirimpak LBKP 2 kepada Provinsi baik
diantar/SMS/telefon/e-mail dan alat komunikasi lainnya
Diisi sesuai periode bulan pelaporan
Diisi sesuai dengan jumlah pekerja yang mengalami sakit
Diisi sesuai dengan jumlah kasus penyakit umum pada
pekerja
Diisi sesuai dengan jumlah Kasus di duga penyakit akibat
kerja pada pekerja
Diisi sesuai dengan jumlah Kasus penyakit akibat kerja pada
pekerja.
Diisi sesuai dengan jumlah Kasus kecelakaan akibat kerja
pada pekerja.
Diisi sesuai dengan jumlah Pos UKK (Masyarakat Nelayan)
yang dibina
Diisi sesuai dengan jumlah Pos UKK (Masyarakat pekerja
usaha sektor informal lainnya) yang dibina

Bulan Pelaporan
Pekerja sakit yang dilayani
Kasus penyakit umum pada
pekerja
Kasus di duga penyakit
akibat kerja pada pekerja
Kasus penyakit akibat kerja
pada pekerja
Kasus kecelakaan akibat
kerja pada pekerja
Jumlah Pos UKK yang dibina
(Masyarakat Nelayan)
Jumlah Pos UKK yang dibina
(Masy. pekerja usaha sektor
informal lainnya)
Presentase (%) petugas /
Diisi sesuai dengan jumlah petugas/ pegawai puskesmas
pegawai yang menggunakan yang menggunakan APD sesuai standar dibagi jumlah
APD (masker dan atau
seluruh petugas puskesmas *100%
handskun) sesuai standar

Sumber Data
Dinkes Kab/Kota
Pemda
Pemda
Pemda
Puskesmas

Puskesmas

Kab/Kota

Puskesmas
Puskesmas
Puskesmas, dll
Puskesmas, dll
Puskesmas, dll
Puskesmas, dll
Puskesmas, dll
Puskesmas, dll

Puskesmas, dll

DEFINISI OPERASIONAL (LBKP)


DATA
KESEHATAN
DEFINISI OPERASIONAL
KERJA
Pekerja sakit yang Jumlah pekerja sakit yang datang
dilayani
berkunjung berobat ke puskesmas
dalam periode 1 bulan berjalan per
pekerja. (Apabila dalam 1 bulan
berkunjung 2 kali maka dihitung 2 x
berkunjung).
Kasus penyakit
umum pada
pekerja

Jumlah kasus penyakit biasa, seperti


flu, batuk, diare, dan lain-lain (yang
tidak berhubungaan dengan
pekerjaan) pada pekerja. (Satu
pekerja bisa lebih dari 1 kasus
penyakit).
20

DEFINISI OPERASIONAL (LBKP)


DATA
KESEHATAN
KERJA
Kasus diduga
penyakit akibat
kerja pada
pekerja

DEFINISI OPERASIONAL
Jumlah kasus penyakit yang diduga
akibat kerja pada pekerja yaitu
penyakit yang mempunyai penyebab
spesifik atau asosiasi kuat dengan
pekerjaan yang pada umumnya
terdiri dari satu agen penyebab yang
sudah diakui.

Kasus penyakit
Jumlah kasus penyakit akibat kerja
akibat kerja pada pada pekerja yang dibuktikan
pekerja
dengan diagnosis klinis Penyakit
Akibat Kerja.
21

DEFINISI OPERASIONAL (LBKP)


DATA
KESEHATAN
DEFINISI OPERASIONAL
KERJA
Kasus kecelakaan Jumlah semua kecelakaan yang
akibat kerja pada terjadi pada pekerja yang terjadi
pekerja
berhubungan dengan kerja, demikian
pula kecelakaan yang terjadi dalam
perjalanan berangkat kerja dari rumah
menuju tempat kerja, dan pulang ke
rumah melalui jalan yang biasa atau
wajar dilalui.

22

LAPORAN BULANAN
KESEHATAN OLAHRAGA

DEFINISI OPERASIONAL (LBKO)


DATA KESEHATAN
DEFINISI OPERASIONAL
OLAHRAGA
Kelompok/klub
Jumlah kelompok/klub olahraga yang
olahraga yang
dibina di wilayah kerja.
dibina
Kelompok/klub olahraga adalah
- kelompok olahraga di sekolah
- klub jantung sehat
- klub senam asma
- kelompok senam usila
- kelompok senam ibu hamil
- kelompok senam diabetes
- kelompok senam osteoporosis
- kelompok kebugaran jemaah haji
- klub fitness dan kelompok olahraga/
latihan fisik lainnya.
30

DEFINISI OPERASIONAL (LBKO)


DATA KESEHATAN
DEFINISI OPERASIONAL
OLAHRAGA
Kelompok/klub
Pembinaan kelompok/klub olahraga
olahraga yang
meliputi:
- pendataan kelompok/klub olahraga
dibina
- pemeriksaan kesehatan
- penyuluhan kesehatan olahraga.

31

DEFINISI OPERASIONAL (LBKO)


DATA
KESEHATAN
OLAHRAGA
Pelayanan
kesehatan
olahraga

DEFINISI OPERASIONAL
Jumlah orang yang mendapat
pelayanan kesehatan olahraga
yang dilakukan. Pelayanan
kesehatan olahraga antara lain:
konsultasi kesehatan olahraga,
pengukuran tingkat kebugaran
jasmani, penanganan cedera
olahraga akut, sebagai tim
kesehatan pada event olahraga.
32

TERIMA KASIH