Anda di halaman 1dari 40

CHAPTER 12

STATEMENT OF CASH FLOWS

mahami pentingnya dan perlunya free cash fows.


ngapresiasi analisis pentingnya laporan keuangan
tuk pengguna yang berbeda-beda
lengkapi masalah klasifkasi yang eksis di trikotomi
SB mengenai aktivitas operasi, investasi, dan
ndanaan.
mahami kebutuhan laporan arus kas dan masalah
n artikulasi yang meningkat ketika metode tidak
gsung digunakan
mahami motivasi FASB beralih dari laporan
rubahan posisi keuangan ke laporan arus kas
mahami konstruksi dasar dari laporan perubahan
sisi keuangan

LEARNING OBJECTIVES

Pada 1987, laporan


arus kas diwajibkan
oleh FASB dalam
Perubahan dari
SFAS No.95. Laporan
laporan aliran dana
arus kas ini
menjadi laporan arus
menggantikan
Tahun 1971, APB
kas (cash basis
laporan perubahan
memerintahkan
reporting) sebagai
posisi keuangan
laporan perubahan
suplemen penting
(statement of
keuangan untuk
untuk laporan laba
changes in fnancial pelaporan keuangan.
rugi dan neraca
position atau SCFP)
yang berdasarkan
yang melaporkan
akrual.
perubahan dalam
saldo aktiva, hutang
dan modal.

INTRODUCTION

INTRODUCTION
Masalah Utama:
Masalah artikulasi
yang muncul dari
penggunaan metode
tidak langsung dalam
bagian operasi dalam
laporan arus kas
Masalah klasifkasi dan
ketidak konsistenan
dengan tiga cara
klasifkasi FASB dalam
laporan arus kas

THE STATEMENT OF CHANGES IN


FINANCIAL POSITION SCFP

Tujuan pelaporan SCFP


dinyatakan dalam APB
opinion No.19 adalah

Melengkapi
pengungka
pan
perubahan
posisi
keuangan

Meringkas
aktivitas
Melaporka
pendanaan
aliran dan
(fnancing)
operasiona
dan
investasi

THE STATEMENT OF CHANGES IN


FINANCIAL POSITION SCFP

SCFP merupakan laporan keuangan


turunan (derivative fnancial
statement).
Logika yang mendasari pelaporan
SCFP adalah:
TRANSAKSI
KREDIT =
TRANSAKSI DEBIT

SCFP KLASIFIKASI

Sources of Resource (Transaction


Credits)

Transaksi kredit berasal dari kenaikan hutang dan


modal (misalnya pengeluaran saham dan obligasi
dan kenaikan dari laba bersih) dan penurunan
aktiva.

Uses of Resources (Transaction


Debits)

Transaksi debit berasal dari penurunan hutang


atau modal (misalnya penyelesaian hutang,
penurunan modal dari pembelian treasury stock,
pembayaran deviden, rugi bersih) dan kenaikan
aktiva yang menunjukkan investasi baru.

Transaksi kredit berasal


dari kenaikan hutang dan
modal (Misalnya pengeluaran
saham dan obligasi serta
kenaikan dari laba bersih)
dan penurunan aktiva
Transaksi debit berasal
dari
penurunan
hutang/modal
(Misalnya
penyelesaian
hutang,
penurunan
modal
dari
pembelian saham treasuty,
pembayaran deviden, rugi
bersih) dan kenaikan aset
yang menunjukkan investasi

Dalam kedua sumber


dan penggunaan bagian
dari SCFP, transaksi
diklasifkasikan dalam
aktivitas yang
mempengaruhi saldo
dana dan dapat
mempengaruhi akun
lain.

Pengaruh laba
bersih pada saldo
dana dilaporkan
secara terpisah.

Struktur SCFP dapat


digambarkan dalam
Bagan 13.1, yang
menyediakan sistem
pengklasifkasian
transaksi debit dan
kredit.

Pada tahun 1963, APB Opinion


No. 3 merekomendasikan
dimasukkannya SCFP dalam
laporan tahunan.
Komisi Sekuritas dan Pasar
Modal (SEC) mewajibkan
pengajuan hukum yang dimulai
pada tahun 1971.
Dengan adanya respon
terhadap tindakan SEC, APB
mengeluarkan APB Opinion No.
19 tahun 1971 dan membuat
pernyataan mandatori untuk
pelaporan keuangan.

Pengaku
an akan
pentingn
ya SCFP
itu
bertahap

Modal kerja
bersih muncul
untuk dilihat
sebagai
ukuran
likuiditas yang
buruk karena
tiga alasan.

Pertama, biaya ditangguhkan dan


kredit termasuk dalam modal kerja
bersih tetapi tidak memiliki
konsekuensi arus kas.
Kedua, konversi aset lancar
menjadi kas dapat mengambil satu
tahun atau lebih untuk perusahaan
dengan siklus operasi panjang.
Dan ketiga, barang-barang seperti
persediaan dicatat berdasarkan
biaya perolehan dan dengan
demikian tidak secara eksplisit
mengukur potensi arus kas
terhadap persediaan.

Tujuan Pelaporan Keuangan

(1) Pelaporan keuangan


harus menyediakan
informasi yang berguna
saat ini untuk menyajikan
calon investor dan kreditor
dan pengguna lainnya
dalam membuat investasi
rasional, kredit, dan
keputusan serupa.

(2) Melaporkan
informasi tentang
sumber daya
perusahaan bersih
dan perubahan
sumber daya
(3) Melaporkan informasi
yang berguna dalam
menilai arus kas masa
depan

SFAC No 1
menyebutk
an tiga
tujuan
umum
pelaporan
keuangan

Tujuan dari Pelaporan Keuangan

Membantu prediksi arus kas masa depan


Fleksibilitas dan likuiditas
Komparabilitas informasi dalam pelaporan keuangan
Informasi tentang kualitas income
Mengidentifkasi hubungan antara akuntansi income
dan arus kas
Menyediakan timbal balik atas arus kas aktual

6
5
4
3
2
1

Tujuan dari Laporan Arus Kas

Requirements of the Cash


Flow Statement
Struktur

laporan arus kas melakukan


subklasifkasi
penerimaan
dan
pengeluaran kas dalam tiga kategori
yaitu aktivitas operasional, aktivitas
pendanaan dan aktivitas investasi
Subklasifkasi dalam ketiga kategori
ini lebih menunjukkan arti fungsional
aliran kas. Klasifkasi dalam SCFP
lebih menekankan pada arti mekanis

Struktur

laporan arus kas melakukan


subklasifkasi penerimaan dan pengeluaran
kas dalam tiga kategori yaitu aktivitas
operasional, aktivitas pendanaan dan
aktivitas investasi
Kas didefnisikan sebagai kas di tangan (cash
on hand) atau kas dalam deposito ditambah
ekuivalen kas (yaitu investasi dengan
likuiditas tinggi yang dapat diubah menjadi
sejumlah kas dan berjangka pendek)
Laporan arus kas menerapkan pendekatan
all-inclusive atau all-resources

REQUIREMENTS OF THE CASH FLOW STATEMENT

Masalah Non Artikulasi

Masalah

non

artikulasi

yang

muncul

berkaitan

dengan

penggunaan metode tidak langsung.

Berdasarkan dari studi Bahnson, Miller, dan Budge, non-artikulasi


muncul ketika arus kas yang berasal dari perubahan dalam akunakun modal kerja perusahaan konsolidasi tidak sama dengan
penyesuaian modal kerja dalam bagian operasional laporan arus
kas. Masalah non artikulasi ini dapat mengganggu pemahaman
analis sebab laporan arus kas menjadi tampak tidak konsisten
dengan neraca yang mendasarinya.

REQUIREMENTS OF THE CASH FLOW STATEMENT

Penyebab masalah non artikulasi ini adalah:

1.

Proses akuisisi perusahaan subsisiaries terjadi dalam tahun yang


bersangkutan sehingga saldo modal kerja awal tahun perusahaan
yang di akuisisi tidak termasuk dalam neraca konsolidasi awal.

2.

Transaksi melibatkan akun modal kerja yang tidak mempengaruhi


kas,

misalnya

pencatatan

item

modal

kerja

(khususnya

persediaan) pada saat perusahaan diakuisisi dengan pembelian,


alokasi depresiasi dalam persediaan manufaktur dan reklasifkasi
akun modal kerja antara kategori current dan noncurrent

kegiatan
keuangan
dalam keadaan
sesudahnya

kegiatan
investasi dalam
situasi yang
terjadi
sebelumnya

Klasifkasi masalah pada SFAS No. 95

SFAS No. 95
FASB

Format

Income
Statement

Pendekatan

accounting
income
(proprietary
theory)

fnance
orientation
(Entity Theory),

INTERNATIONAL ACCOUNTING
STANDARS (ias)
IAS 7

Fleksibilitas

Penerimaan
bunga dan
deviden

Pembayara
n bunga
dan
deviden

Klasifkasi

Operasi

Investasi

Pendanaan

Premi dan diskon pada obligasi


dan wesel

Alokasi premi antara operasi dan arus kas


pendanaan

Tahun

Arus
Operasi

2000
$
2001 (800)
$
2002 (800)
$
2003 (800)
$
2004 (800)
2004
Tahun

Arus
Operasi
$

Metode 1
Arus
Pendanaan
$
11,000

$
(10,000)

Metode 3
Arus
Pendanaan
$

Arus
Operasi

$
(800)
$
(800)
$
(800)
$
(800)
$
1,000
Arus
Operasi

Metode 2
Arus
Pendanaan
$
11,000

$
(11,000)

Metode 4
Arus
Pendanaan
$

Peningkatan Fleksibilitas Penyajian


Di SFAS No. 95, aktivitas hedging diklasifkasikan dalam
aktivitas investasi.
Sebaliknya, SFAS No. 104, yang mengamandemen SFAS
No. 95, membolehkan hubungan dengan akun neraca
secara spesifk terhadap transaksi hedge.
Nurnberg dan Largay percaya bahwa peningkatan
fleksibilitas penyajian dalam akuntansi untuk transaksi
hedge pada SFAS No. 104 umumnya akan mengurangi
komparabilitas tetapi dibenarkan, karena meningkatkan
fneness dalam berbagai situasi.

Menggunakan laporan L/R secara


bersamaan dengan laporan arus
kas.
Menyatakan bahwa perusahaan
yang berkembang akan
mempunyai income yang lebih
tinggi dan arus kas yang lebih
rendah.
Bagi perusahaan yang yang
mengalami penurunan,
hubungannya akan berjalan
terbalik. Penjualan dan Income
akan menurun tapi arus kas
operasinya akan meningkat.

Riset Ingram dan


Lee

Kegunaan Analisis Laporan Arus Kas

Permasalahan yang berhubungan


dengan Aturan Pengklasifikasian Arus
Kas
Laporan arus kas kurang dapat dimanipulasi dari pada laporan
L/R
Arus kas dari operasi merupakan bagian paling penting dari
laporan arus kas, dan banyak pengguna yang fokus dalam hal
itu. Konsekuensinya, aktivitas utamanya adalah berusaha
meningkatkan arus kas operasi sementara pada saat yang
sama mengurangi aliran kas masuk pada aktivitas investasi
atau pendanaan. Dampak keseluruhan terhadap kas tidak
berubah, perlakuan ini merupakan anggapan yang disukai
pengguna.
Contoh permasalahan ini : Tyco International

SCF Lebih dari Pada Arus Kas


Dari Aktivitas Operasi
Contoh kasus pada perusahaan
WorldCom
Sebelum mengajukan kebangkrutan, WorldCom
telah terlibat dalam penyimpangan akuntansi,
memanfaatkan
biaya
yang
seharusnya
diklasifkasikan sebagai aktivitas operasi.
Kesalahan klasifkasi ini mendorong arus kas
dilaporkan dari aktivitas operasi dan memberikan
kredibilitas untuk laba bersih.
Jika arus kas dari aktivitas investasi mencerminkan
investasi yang diperlukan dalam bisnis, perbedaan
antara arus kas dari aktivitas operasi dan arus kas
dari aktivitas investasi memberikan informasi
tentang berapa banyak uang tunai (atau yang akan)
tersedia untuk investors.

SCF Lebih dari Pada Arus Kas


Dari Aktivitas Operasi
Contoh kasus pada perusahaan
WorldCom
Sayangnya, investor yang terlalu terfokus
pada laba bersih atau bahkan arus kas dari
aktivitas operasi.
Secara
keseluruhan,
SCF
melukiskan
gambaran yang bernilai dari kemampuan
menghasilkan arus kas bersih dari bisnis.
Investor yang mengabaikan satu atau lebih
bagian ini, melakukan hal serupa pada
resiko mereka.

Cash Flow needs of Different


Users
Apa data yang perlu dilaporkan ? Adalah
yang membantu pembaca fnansialLiterate menjawab tiga pertanyaan kunci:
1. Kira-kira berapa layak perusahaan ini ?
2. Bagaimana kemungkinan bahwa hal
itu dapat memenuhi kewajiban masa
depan? dan
3. Seberapa baik pekerjaan yang
dilakukan manajer .

CONT.
laporan keuangan harus
memberikan informasi untuk
menilai perusahaan membuat
keputusan kredit, dan menilai
kinerja manajerial. Menilai kinerja
manajerial membutuhkan langkahlangkah yang akurat dari historis
arus kas. kredit dan penilaian
keputusan membutuhkan prediksi
berisi arus kas masa depan, sejalan
dengan Laporan Konsep Akuntansi

CONT.

Cash
Flow
Positif
Cash
Flow
Negatif

Arus kas apa yang digunakan


untuk menentukan nilai intrinsik?
Tujuan capital budgeting

Free Cash Flows

FCF = NOPLAT Investment in


Operating Invested Capital

CASH AND FUNDS FLOW RESEARCH


Lawson dan Lee
Likuiditas (arus kas) adalah bagian integral dari
kinerja perusahaan
Laba bersifat abstrak
Kas sumber daya fsik
Arus kas adalah penentu
nilai perusahaan
Perdebatan

Penelitian pasar modal:


akuntansi lebih informatif
dibanding arus kas,
berkaitan dengan harga
saham perusahaan

Arus kas dan akrual lebih bermanfaat jika digunakan


bersama-sama.

Meningkatkan SCF
Broome menyatakan bahwa SCF
memainkan peranan yang krusial dalam
analisis sekuritas.
Namun, dengan berefleksi pada
kejadian skandal akuntansi, Broom
yakin bahwa SCF bisa dan seharusnya
ditingkatkan.
Fleksibilitas SFAS No. 95 dalam
memperbolehkan metoda langsung
atau tidak langsung menciptakan
kerancuan.
Masalah lainnya adalah klasifikasi atas aliran kas
spesifik diantara tiga seksi SCF

Rekonsiliasi
tambahan
sebaiknya dimulai
FASB seharusnya
dari aliran kas dari
menyediakan lebih
seksi operasi dan
banyak panduan
diproses untuk
dalam klasifikasi
laba bersih yang
aliran kas untuk
berkebalikan dari
ketiga bagian
praktek saat ini di
dalam laporan
aliran kas.

FASB
mensyaratkan
metoda langsung
dan rekonsiliasi
yang berhubungan
dari laba bersih ke
aliran kas operasi
untuk seksi operasi

Tiga Rekomendasi Utama Broome

Exhibit 13.9 Laporan Aliran Kas Bebas Untuk Perusahaan ABC


Aliran kas bebas
Pajak (cash basis) dalam laba
operasi
Pajak
Pajak tambahan untuk beban
bunga
Pajak (cash basis) dalam laba
operasi
Aliran kas bebas dari aktiva
operasi
Laba operasi
Pajak (cash basis) dalam laba
operasi
Profit operasi bersih dikurangi
penyesuaian pajak (NOPLAT)
Beban depresiasi dan amortisasi
Aliran kas kotor
Investasi dalam modal kerja
operasi bersih
Investasi
dalam
poperti,
bangunan dan peralatan bersih
Total investasi
Aliran kas bebas dari aktiva
operasi
Aliran
kas
bebas
terhadap
entitas

2005

2006

2007

$214
18

208
14

220
14

$232

222

234

$578
(232)

$555
(222)

$587
(234)

$346

333

353

215
$561
$48

220
553
(145)

228
581
(141)

(277)

(309)

(360)

$(229)
$332

(454)
$99

(501)
$80

Exhibit 13.10 Menghitung Aliran Kas


Bebas Dari SCF Untuk Perusahaan
ABC

2005 2006 2007


Aliran
kas
dari
$527 $466 $434
aktivitas
operasi
(CFO)
Tambah:
beban
26
21
22
bunga
setelah
pajak
Kurang:
kenaikan
56
(79)
(16)
dalam kas operasi
Aliran kas bersih
(277) (309) (360)
dari
aktivitas
investasi
Aliran kas bebas
$332
$99
$80

Exhibit 13. 11 Perbandingan


Mengukur Kinerja Untuk Perusahaan
ABC
Mengukur kinerja 2005 2006 2007
laba bersih
$320 $312 $331
Aliran
kas
dari $527 $466 $434
aktivitas
operasi
(CFO)
Aliran
kas
dari (277) (309) (360)
aktivitas investasi
(CFI)
CFO-CFI
$250 $157
$74
Aliran kas bebas
$332
$99
$80

TERIMA
KASIH