Anda di halaman 1dari 11

Ilustrasi 8.

3
Contoh kasus metode % penyelesaian kontrak (PSAK
34)

Ditandatangi suatu kontrak harga tetap, dgn nilai kontrak = Rp 5000,


jgk wktu 3 thn.
Estimasi biaya :
th ke-1 = Rp 4000
th ke-2
= Rp 4150
th ke-3
= Rp 4200 (ada penyimpangan Rp 300)
Total biaya riil yg tjd :
s/d akhir th ke-1 = Rp 1500 (termasuk biaya th ke-2 sbesar Rp 100)
s/d akhir th ke-2 = Rp 3300
s/d akhir th ke-3 = Rp 4200
Kontraktor
menentukan
tahap
penyelesaian
kontrak
dg
membandingkan biaya kontrak s/d periode berjalan, dg estimasi
biaya kontrak terakhir. Tagihan kontraktor kpd pelangganny adl :
Th ke-1 = Rp 2000
Th ke-2 = Rp 2000
Th ke-3 = Rp 1300
Tentukan laba yg diakui setiap tahun, beserta jurnalnya!

Jawaban :
1. Persentase penyelesaian :

Th ke-1
a

Pendapatan kontrak yg
)dise7i

b
)

Penyimpangan

Th ke-2

Th ke-3

5000

5000

5000

300

c) Total pendapatan kontrak


(a+b)

5000

5000

5300

d
)

Biaya kontrak s/d periode ini

1400

2982

4200

e
)

Biy. kontrak u/ penyelesaian

2600

1218

f)

Total estimasi biaya kontrak


(d+e)

4000

4200

4200

g
)

Estimasi laba (c-f)

1000

800

1100

2. Perhitungan laba :
Smp
saat ini

Diakui
thn
sebelum
nya

Diakui
th
berjala
n

Tahun 1
Pendapatan (35% x 5000)

1750

1750

Beban (35% x 4000)

1400

1400

350

350

Pendapatan (71% x 5000)

3550

1750

1800

Beban (71% x 4000)

2982

1400

1582

568

350

218

5300

3550

1750

Laba (P-B)
Tahun 2

Laba (P-B)
Tahun 2
Pendapatan

3. Jurnalnya :

Tahun 1

Tahun 2

Tahun 3

Mencatat bi akrual
konstruksi
Konstruksi dlm proses
Kas, utang, gaji, dll

1400

1582

- 1218

1400

2000

2000

2000

2000

2000

2000

2000

1300

350

218

532

1400

1582

- 1218

1750

1582

1218

- 1300

Mencatat tagihan
Piutang
Tagihan konstruksi

2000

1300

- 1300

Mencatat pembayaran
piutang
Kas
Piutang
Mengakui pendapatan & bi
konstruksi
Konstruksi dlm proses
Biaya konstruksi
Pendapatn konstruksi
Mencatat penyelesaian
konstruksi

1800

1750

8.2.3 Penjualan aset entitas olh pihak lain


Hal ini dapat menghasilkan pendapatan, bila
manfaat ekonomi & jml pendapatan yg diterima
entitas, dpt diukur dg handal. Pendapatan disini
berupa :
1. Bunga
jika penggunaannya = kas/setara kas
diakui dg = metode suku bunga efektif
2. Royalti
jika penggunaannya = aset jgk pjg (cont : paten & hak
cipta)
diakui = dasar akrual ssuai substansi perjanjian yg relevan
3. Dividen
distribusi laba kpd pemegang investasi ekuitas, ssuai
proporsi kepemilikan
diakui = saat hak pemegang saham utk mnerima
pembayaran tlh diumumkan

Ilustrasi 8.4

PT.A beli lisensi software dr PT.X. Stelah CD


software tsb dikirimkan ke PT.A, PT.X tdk mpy
tanggung jawab apapun. Tetapi CD dapat
ditukarkan bila cacat. Bgmn pengakuan
pendapatan olh PT.X?
Jawab :
Pendapatan PT.X diakui = saat penjualan tjd
(krn pd saat tsb, hak milik CD software scr
penuh pindah ke PT.A)
Namun, PT.X perlu mengakui kewajiban yg
mungkin muncul atas penukaran CD yg rusak,
sesuai estimasi yg handal.

8.2.4. Pendapatan diterima


dimuka (PDD)
Suatu penjualan baik brg / jasa, dapat diakui
pendapatannya bahkan sebelum tindakan
tsb dilaksanakan, yi pendapatan diterima
dimuka. Entitas mengakui liabilitas sebesar
pendapatan yg tlh diterima tsb, sampai
kriteria pengakuan pendapatan tsb
terpenuhi.
Contohnya : booking penerbangan & hotel,
koran / majalah berlangganan.

Ilustrasi 8.5 :
Pengakuan pendapatn & beban PT Garuda Ind.
Penjualan tiket & jasa cargo = PDD transportasi
setelah penerbangan dilakukan, barulah diakui sbg
pendapatan operasional.
Pendapatn jasa perbaikan & pemeliharaan pesawat
(kontrak jk pndek) = diakui saat jasa diserahkan pd
langganan
(kontrak jk pjg) = diakui dg metode % penyelesaian
Pendapatan ats jasa hotel, boga, biro, & sistem
reservasi = diakui sbg pendapatan, saat jasa
diserahkan
Pendapatan bunga = diakui saat tjdnya, acuan = jmlh
pokok terutang & tk bunga berlaku.
Penghasilan dividen dari saham = diakui saat hak
menerima dividen tsb telah ditetapkan, dan mengakui
beban saat pembayaran divien tjd.

8.3. Pengungkapan
Pengungkapan yg diperlukan ttg
pendapatan :
1. Kebijakan akt. utk pengakuan
pendapatan
2. Jml tiap kategori signifikan dr
pendapatan, selama periode.
(termasuk pendapatan penjualan
brg/jasa, bunga, royalti, dividen.
3. Jml pendapatan dr pertukaran brg /
jasa yg masuk dlm tiap kategori
signifikan dr pendapatan.

Ilustrasi 8.6. Pengungkapan Pendapatan &


Beban PT. Matahari Putra Prima Tbk
Pendapatan penjualan diakui = saat brg dibayar di kasir
Pendapatan penjualan scr cash on delivery diakui = saat
brg dikirim ke pelanggan
Pendapatan penjualan brg konsinyasi / titipan diakui =
hasil penjualan beban utang kpd pemilik brg konsinyasi
(consignor)
Program loyalitas pelanggan, bila memenuhi kriteria
ISAK 10, maka pemberian poin dicatat sbg pendapatan
yg ditangguhkan dlm liabilitas jk pdk lainnya, & diakui
seiring berlangsungnya program tsb.
Pendapatan penjualan kartu prabayar / power card pd
pusat hiburan, awalnya dicatat sbg PDD, kemudian scr
proporsional diakui sbg pendapatan seiring penggunaan
yg sebenarnya ats kartu tsb oleh pelanggan.
Sedangkan pendapatan dr penjualan koin pd pelanggan,
diakui = saat koin dibeli pelanggan
Beban diakui saat terjadinya.

Dari ilustrasi tsb, rincian penjualan bersihnya :


31 /12/ 2013
Supermarket /
hypermart

31 /12/ 2014

11.825.664

10.304.931

Pusat hiburan keluarga

337.351

Lain-lain

148.781

11.825.664

10.791.063

783.563

513.962

(651.464)

(436.861)

87.099

77.101

11.912.763

10.868.164

Penjualan konsinyasi
Biaya konsinyasi
Komisi dr penjualan
konsinyasi
Penjualan bersih