Anda di halaman 1dari 8

ANALISIS HASIL EDS 2013

- SEKOLAH DASAR -

RESPONDEN SD
SEKOLAH
propinsi

POPULASI

EDS

KAB/KOTA
%

KAB/KOT
A

KAB_EDS

Aceh

3,384

3,204

94.7%

23

23

100.0%

Bali

2,435

2,361

97.0%

100.0%

Banten

4,566

4,064

89.0%

100.0%

Bengkulu

1,345

1,278

95.0%

10

10

100.0%

Di Yogyakarta

1,859

1,690

90.9%

100.0%

Dki Jakarta

3,099

2,502

80.7%

100.0%

923

878

95.1%

100.0%

2,376

2,227

93.7%

11

11

100.0%

Jawa Barat

20,068

18,076

90.1%

26

26

100.0%

Jawa Tengah

19,463

18,240

93.7%

35

35

100.0%

Jawa Timur

19,753

17,859

90.4%

38

38

100.0%

Kalimantan Barat

4,221

3,828

90.7%

14

14

100.0%

Kalimantan Selatan

2,929

2,655

90.6%

13

13

100.0%

Kalimantan Tengah

2,513

2,252

89.6%

14

14

100.0%

Kalimantan Timur

2,239

1,796

80.2%

14

14

100.0%

Kepulauan Bangka Belitung

788

759

96.3%

100.0%

Kepulauan Riau

838

780

93.1%

100.0%

Gorontalo
Jambi

Skoring:
0-1,00

Menuju SNP 1 = tidak

1,01-2,00

Menuju SNP 2 = tidak

2,01-3,00

Menuju SNP 3 = belum

3,01-4,00

Menuju SNP 4 = belum

4,01-5,00

Menuju SNP 5 = kurang

5,01-6,00

Menuju SNP 6 = masih perlu

6,01-7,00

SNP

CAPAIAN SD - NASIONAL
STANDAR

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

NILAI

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

3.53

STANDAR ISI

4.07

STANDAR PROSES

3.84

STANDAR PENILAIAN

4.66

STANDAR PTK

4.50

STANDAR PENGELOLAAN

4.67

RATA-RATA

3.87

STANDAR PENGELOLAAN

STANDAR ISI
2

(3)

STANDAR PTK

STANDAR PROSES

STANDAR PENILAIAN

CAPAIAN KOMPETENSI LULUSAN


Lulusan memiliki kemampuan mengamati dan
bertanya untuk berpikir dan bertindak produktif
serta kreatif
Lulusan menunjukkan karakter (jujur, disiplin,
bertanggungjawab, dan menghargai orang lain)

5.22

Lulusan mampu berpikir logis dan sistematis

3.61

Lulusan mampu berkomunikasi efektif dan


santun

3.33

Prestasi siswa/lulusan

1.12

4.38

1.00

2.00

3.00

4.00

5.00

6.00

7.00

SEBARAN CAPAIAN
HASIL EDS 2013

HASIL UASBN 2010/2011

Nusa Tenggara Timur


Di Yogyakarta
Bali
Gorontalo
Dki Jakarta
Jawa Barat
Kepulauan Bangka Belitung
Jawa Tengah
Sulawesi Utara
Nusa Tenggara Barat
Sumatera Barat
Banten
Jawa Timur
Riau
Maluku
Kepulauan Riau
Sumatera Utara
Maluku Utara
Aceh
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Jambi
Kalimantan Timur
Sulawesi Tenggara
Bengkulu
Kalimantan Barat
Lampung
Kalimantan Selatan
Sumatera Selatan
Papua Barat
Papua
Sulawesi Barat
Kalimantan Tengah

4.30
Di Yogyakarta
4.26
Bali
4.14
Sumatera Barat
4.05
Jawa Timur
4.03
Sulawesi Selatan
4.02
Jawa Tengah
3.99
Dki Jakarta
3.96
Jawa Barat
3.96
Sumatera Utara
3.95
Bengkulu
3.94
Kepulauan Bangka Belitung
3.94
Sulawesi Barat
3.92
Sumatera Selatan
3.89
Jambi
3.88
Gorontalo
3.86
Sulawesi Utara
3.78
Riau
3.75
Nusa Tenggara Barat
3.75
Sulawesi Tengah
3.75
Kepulauan Riau
3.71
Lampung
3.70
Kalimantan Timur
3.69
Maluku
3.68
Banten
3.67
Sulawesi Tenggara
3.64
Nusa Tenggara Timur
3.64
Kalimantan Tengah
3.62
Aceh
3.61
Kalimantan Selatan
3.58
Maluku Utara
3.55
Kalimantan Barat
NAS: 3,87
3.52
Papua Barat
3.44
Papua
1

7.25
6.99
6.98
6.97
6.84
6.82
6.74
6.7
6.66
6.64
6.61
6.57
6.55
6.55
6.55
6.54
6.49
6.49
6.48
6.48
6.47
6.46
6.45
6.44
6.4
6.37
6.32
6.32
6.23
6.08
5.98
NAS: 6.67
5.94
5.94
1

10

NAD

Sumut
Kepri
Riau

Kaltim

Gorontalo

Sulut

Maluku Utara

Kalbar
Papua Barat

Sumbar

Jambi

Kalteng
Babel

Bengkulu

Kalsel

Sulsel
DKI
Jateng
Bali
DIY

0-1,00

3,014,00

Maluku
Sultenggara

Banten
Jabar

2,013,00

Sulbar

Sumsel

Lampung

1,012,00

Sulteng

Menuju SNP
1
Menuju SNP
2
Menuju SNP
3
Menuju SNP
4

NTB

NTT

Papua

S umatera Utara
S umatera S elatan

60,000

S umatera Barat
S ulawes i Utara

50,000

S ulawes i Tenggara
S ulawes i Tengah
S ulawes i S elatan

40,000

S ulawes i Barat
Riau

30,000

Papua Barat
Papua
Nus a Tenggara Timur

20,000

Nus a Tenggara Barat


Maluku Utara

10,000

Maluku
Lampung
Kepulauan Riau

Kepulauan Bangka Belitung


Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Kalimantan S elatan

Sekolah Berbasis SNP

Kalimantan Barat
Jawa Timur

KEL

INTERVAL

SEKOLAH

0-1,00

19

1,01-2,00

2,881

2,01-3,00

19,438

3,01-4,00

49,082

4,01-5,00

49,877

5,01-6,00

11,066

Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Dki Jakarta
Di Yogyakarta
Bengkulu
Banten
Bali
Aceh

0%

20%

40%

60%

80%

100%

SEBARAN INDIKATOR STANDAR


STANDAR ISI

STANDAR PENILAIAN

STANDAR PROSES

Materi ajar sesuai dengan SKL (membentuk karakter, mengembangkan kreatifitas, mengembangkan kemampuan komunikatif, mengembangkan budaya dan kemampuan belajar)

4.93

PBM mengembangkan karakter jujur, dis iplin, bertanggungjawab, dan menghargai orang lain

5.09 Penilaian dilakukan dengan menerapkan aspek keadilan, transparansi dan akuntabilitas

Materiajar sesuai dengan kurikulum nasional

4.71

RPP yang dikembangkan sesuai dengan SKL dan standar is i serta memenuhi aspek kualitas

4.78

Interaksi guru-sis wa mendukung efektifitas PBM

4.49

3.56

Kurikulum disusun secara logis dan sistematis

PBM mengembangkan budaya dan kemandirian belajar

4.19

Suasana akademik di sekolah mendukung pembelajaran (kondusif)

3.95

3.07

Materi ajar relevan dengan kebutuhan siswa

-1234567

PBM dilakukan secara efisien dan efektif untuk penguasaan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku

STANDAR PENGELOLAAN
Sekolah memiliki dokumen perencanaan yang berkualitas, mencakup peningkatan PBM, tenaga kependidikan, dan sarpras; yang dijalankan secara konsisten

5.65

PBM mengembangkan kemampuan berkomunikasi efektif dan santun

Kepala sekolah melakukan supervisi kualitas PBM dan memberikan saran perbaikan

5.61

PBM mengembangkan kreatifitas peserta didik

Kepala sekolah melaksanakan pengelolaan sekolah secara efektif dan efisien untuk peningkatan mutu sekolah

5.49

Pelaksanaan perencanaan sekolah dievaluasi berdasarkan capaian indikator

5.06

Sekolah memiliki rumusan visi dan misi yang dipahami oleh semua komponen sekolah

4.49

Semua guru dan komponen sekolah ikut terlibat dalam pelaksanaan program sekolah yang dimuat dalam perencanaan

4.20

Komite berkontribusi efektif terhadap peningkatan mutu sekolah

2.17
-1234567

3.29

Guru menganalisis hasil penilaia n utk perbaikan PBM

4.98

Penilaian dilakukan secara holistik dan berkesinambungan untuk efisie nsi PBM

4.51

Evaluasi dilakukan berdasarkan penjaminan mutu

4.30

Penilaian dilakukan sesuai dengan kompetensi yang diukur

3.92
- 1234567

2.76
2.17

5.58

STANDAR PTK

- 1234567
Guru dan tenaga pendidikan profesional dalam bidangnya

Guru dan kepala sekolah dapat dijadikan teladan oleh siswa

4.97

4.04
- 1 2 3 4 5 6 7