Anda di halaman 1dari 18

POKA YOKE

PENGERTIAN POKA YOKE


JENIS PERALATAN POKA YOKE
HAL TENTANG
KECACATAN/KESALAHAN
LIMA POKA YOKE TERBAIK
PETUNJUK POKA YOKE
PRINSIP DASAR POKA YOKE

PENGERTIAN POKA YOKE


APA POKA YOKE ITU ?
~ Yoke berasal dari kata Yokeru yang berarti Menghindari
~ Poka berarti Kesalahan karena kurang hati-hati
Konsep Poka Yoke telah ada sejak dulu dalam bentuk yang bermacammacam. Dan seorang insinyur manufaktur Jepang yang bernama
Shigeo Shingo mengembangkan ide dalam satu bentuk alat untuk
mencapai Zero Defect yang dikenal dengan Istilah Poka Yoke yang
diterjemahkan sebagai Pembuktian Kesalahan atau Penyelamat
Kesalahan.
Dalam lingkungan kerja yang komplek, tiap hari ada kemungkinan untuk
membuat kesalahan yang akan mengakibatkan produk cacat dan jika
tidak diketahui akan mengecewakan harapan relasi terhadap mutu.
Konsep Poka Yoke ini tidak membenarkan adanya kesalahan/cacat
sekecil apapun.

JENIS PERALATAN POKA YOKE


Inspeksi Sumber
yi : Pengecekan langsung ke sumber yang bisa menyebabkan
kesalahan, tidak yang menghasilkan cacat (orangnya). Contoh :
penambahan lokator pin untuk mencegah salah peletakan bahan kerja.

Inspeksi 100 %
yi : inspeksi yang dilakukan thd semua produk, bukan secara sampling.
Tujuannya : untuk menghasilkan produk tanpa cacat (zero defect),
sehingga kepuasan relasi 100 % terpenuhi.
Contoh : pemasangan alat sensor, seperti Limit Switch, Digital
conter dsb.

Tindakan Langsung
Dilakukan guna memberhentikan operasi secara seketika, seperti :
interlock sirkuit yang secara otomatis mematikan mesin.

HAL TENTANG
KECACATAN/KESALAHAN
Ada 2 (dua) pendekatan untuk menghadapi kesalahan
Kesalahan yang tidak bisa dielakkan
Orang selalu membuat kesalahan. Saat kita cenderung menerima
kesalahan seperti biasa, kita menyalahkan orang tersebut. Dengan sikap
yang seperti ini kita sepertinya melupakan bahwa kecacatan yang terjadi
di produksi. Kesalahan tersebut mungkin diketahui hanya pada inspeksi
akhir atau yang lebih buruk diketemukan oleh relasi/konsumen.
Kesalahan yang bisa dihilangkan
Apa saja jenis dari kesalahan yang dibuat manusia bisa dikurangi
atau bahkan dihilangkan. Orang membuat kesalahan yang lebih sedikit
jika mereka didukung dengan pelatihan dan sistem produksi yang
berdasarkan pada prinsip bahwa kesalahan bisa selalu dicegah.

STRATEGI UNTUK NOL CACAT

Dalam menghasilkan suatu produk, kita tidak mengharapkan


menemukan cacat dalam artian ingin mencapai Nol Cacat.
Untuk mencapai Nol Cacat tsb, ada 3 (tiga) strategi yang
harus dilakukan yi :
1. Jangan Memproduksi
2. Buat untuk bisa digunakan dalam jangka panjang
3. Saat memproduksi, pakai dengan segera

JENIS - JENIS KESALAHAN


1. Terlupa

Terkadang kita lupa sesuatu saat kita tidak konsentrasi.


Contoh : Penjaga KA lupa menutup pagar
Lupa mematikan kompor.

2. Kesalahan karena salah pengertian


Terkadang kita membuat kesalahan saat kita langsung melompat pada
konklusi yang salah sebelum kita terbiasa dengan situasinya.
Contoh : Pengemudi mobil salah pengertian dikira rem, tetapi ternyata
gas/copling.
Memijit panel yang tidak ada kode.
3. Kesalahan yang dilakukan oleh pemula
Terkadang kita membuat kesalahan karena kurang pengalaman.
Contoh : Pegawai baru :
~ tidak teliti
~ salah laporan

JENIS - JENIS KESALAHAN


4. Kesalahan karena salah identifikasi
Terkadang kita salah memutuskan sebuah situasi karena kita melihat
terlalu cepat atau terlalu jauh untuk melihat dengan jelas.
Contoh ;
Terkadang kita salah memutuskan sebuah situasi karena kita melihat
terlalu cepat atau terlalu jauh untuk melihat dengan jelas.
Wouw.
Duit Rp. 50.000,Lumayan.

Rp.5000

JENIS - JENIS KESALAHAN


5. Kesalahan yang disengaja
Terkadang kesalahan terjadi saat kita memutuskan bahwa kita bisa
mengabaikankan peraturan dibawah situasi tertentu.
Contoh ; menyeberang jalan saat lampu merah.
Masuk bioskop dengan tiket/karcis palsu

JENIS - JENIS KESALAHAN


6. Kesalahan karena kurang hati-hati
Terkadang kita tidak memikirkan dan membuat kesalahan tanpa tahu
bagaimana hal tersebut terjadi.
Contoh : naik kendaraaan jalan licin/ ngebut.

7. Kesalahan karena Keterlambatan


Terkadang kita membuat kesalahan saat tindakan kita lambat karena
adanya penundaan keputusan.
Contoh : belajar mengemudi lambat, nginjak rem.

JENIS - JENIS KESALAHAN


8. Kesalahan karena kurang standar
Beberapa kesalahan terjadi saat tidak ada instruksi atau standar
kerja yang memadai.
Contoh : Buat bangunan tidak ada gambar.

9. Kesalahan yang direncanakan


Beberapa orang melakukan kesalahan denagn disengaja. Tindak
kriminal dan sabotase sebagai contohnya.

JENIS - JENIS KESALAHAN


10. Kesalahan Mendadak
Kesalahan terkadang terjadi saat peralatan beroperasi tidak seperti
biasanya.

LIMA POKA - YOKE YANG TERBAIK


PIN DENGAN UKURAN BERBEDA
SEBAGAI PENUNTUN
PENDETEKSI KESALAHAN DAN ALARM
LIMIT SWITCH
PENGHITUNG
DAFTAR CEK

PETUNJUK POKA YOKE


1. IDENTIFIKASI BARANG DENGAN KARAKTERISTIK
1.1 BERAT : Ciptakan / tentukan standar berat dengan menggunakan
neraca (timbangan) atau skala untuk mengidentifikasi
item-item yang rusak.
1.2 UKURAN : Ciptakan/tentukan standar untuk panjang, lebar,
diameter dsb, identifikasi penyimpangan dari standar
dengan menggunakan stopper, limit switch dll.
1.3 BENTUK : Ciptakan/tentukan standar untuk karakteristik bentuk
siku atau posisi lubang. Identifikasi penyimpangan dari
standar dengan menggunakan limit switch jig dsb.

PETUNJUK POKA YOKE


2.

MENDETEKSI PENYIMPANGAN DARI PROSEDUR ATAU


PROSES YANG DILUPAKAN
2.1 Proses Metode yang Berurutan
Kerja yang selanjutnya tidak dapat dilakukan jika tangan
pekerja ataupun operasi mesin selama proses tidak mengikuti
standar proses kerja.
2.2 Metode Proses ke Proses yang Berurutan
Operasi tidak dapat dilakukan jika satu rangkaian proses
dilupakan dan prosedur rutin tidak diikuti.

PETUNJUK POKA YOKE


3. DETEKSI PENYIMPANGAN DENGAN NILAI TETAP
3.1 Menggunakan Penghitung
Angka yang tetap seperti angka operasi atau susku cadang,
digunakan sebagai referensi. Jika nomor yang aktual berbeda
dengan nomor referensi maka alarm akan berbunyi.
3.2 Keanehan - Bagian - Metode yang Salah
Bila jumlah part/bagian dirangkai jadi satu rangkaian, jumlah
bagian yang diperlukan akan disiapkan saat rangkaian sudah
lengkap, kelebihan bagian menunjukan kesalahan yang sudah
terjadi.

PETUNJUK POKA YOKE


3. DETEKSI PENYIMPANGAN DENGAN NILAI TETAP
3.3 Pendeteksi Keadaan Kritikal
Kondisi manufaktur yang kritikal spt pressure/tekanan,
tegangan listrik, suhu atau waktu diukur. Pekerjaan tidak bisa
diproses jika nilai tidak berada diantara jarak tsb.

DELAPAN PRINSIP DASAR PERBAIKAN UNTUK POKA YOKE


1. CIPTAKAN MUTU DALAM PROSES
2. HILANGKAN KESALAHAN DAN DEFEKTIF KARENA
KESALAHAN DAPAT DIKURANGI
3. BERHENTI MEMBUAT KESALAHAN DAN LAKUKAN
HAL YANG BENAR SEKARANG !
4. JANGAN BERPIKIR UNTUK MENGHINDAR,
PIKIRKAN CARA MELAKUKAN DENGAN BENAR.
5. 60 % KESEMPATAN BERHASIL ADALAH CUKUP BAIK
LAKSANAKAN IDEMU SEKARANG

DELAPAN PRINSIP DASAR PERBAIKAN UNTUK POKA YOKE


6. KESALAHAN DAN DEFEKTIF DAPAT DIKURANGI KE
NOL BILA TIAP ORANG BEKERJA SAMA UNTUK
MENGURANGINYA
7. SEPULUH KEPALA LEBIH BAIK DARIPADA SATU
8. CARI SEBAB SEBENARNYA DENGAN MENGGUNAKAN
5W + 1H (WHAT, WHY, WHEN, WHERE, WHO + HOW)