Anda di halaman 1dari 22

HIDROLIK

A
07/26/16

ALIRAN DI SALURAN TERBUKA


PENDAHULUAN
Aliran pada saluran terbuka (open channel flow)
berbeda dg aliran dalam pipa yang tertutup.
grs energi
v2/2g

grs energi
v2/2g
grs pisometrik

grs pisometrik

p/
h
dasar saluran

bd referensi

ALIRAN DLM PIPA


07/26/16

ALIRAN SAL. TERBUKA


2

KLASIFIKASI SALURAN TERBUKA

SALURAN BUATAN & SALURAN ALAMI


SALURAN PRISMATIS. Sal yang mempunyai penamp dan
kemiringan tetap

SALURAN NON PRISMATIS. Salah satu kemiringan atau penamp


berubah sepanjang saluran.

RIGID BOUNDARY CHANNEL. Sal dg dasar dan sisinya tdk dpt


bergerak.

MOBILE BOUNDARY CHANNEL. Dasar/sisinya terdiri dari partikel/


sediman yang bergerak saat ada aliran.

JK YG DIANGKUT MATERIAL SEJENIS DISEBUT SAL


ALUVIAL.

KLASIFIKASI ALIRAN
a. ALIRAN LAMINER DAN TURBULEN
Berhubungan dengan bilangan Reynold (R e), yaitu ratio antara
gaya inersia terhadap gaya kekentalan per satuan volume.
R = V.L /
07/26/16e
3

Dimana V = kecepatan aliran rata2


L = panjang karakteristik = R.
= kekentalan kinematik cairan.
Pada aliran terbuka L = R (radius hidraulik).
R = A / P = luas penamp basah / keliling basah.
Dan
jika

V.R/ 500 laminer


2000 turbulen

diantara nilai tersebut disebut transisi.


pada aliran turbulen, kecepatan aliran pada setiap
arah berubah-ubah menurut waktu.

07/26/16

b. ALIRAN SUB-KRITIS dan SUPER-KRITIS


Berhubungan dengan bilangan Froude (Fr),
yaitu ratio antara gaya inersia
terhadap
gaya gravitasi per satuan volume.
Fr = V / (g.L).
Pada saluran terbuka L = D (hidraulik depth)
D = A / T
Jika : Fr <
=
>
07/26/16

dengan T= lebar muka air saluran


1 sub-kritis
1 kritis
1 super-kritis
T
5

c. ALIRAN TETAP dan TIDAK TETAP (STEADY &


UNSTEADY FLOW).
Aliran disebut tetap jika,h,Q,V tidak
berubah terhadap waktu.
h/t=0 ; Q/t=0 ; V/t=0
d. ALIRAN SERAGAM dan TIDAK SERAGAM (UNIFORM &
NON-UNIFORM).
Aliran disebut seragam jika,h,Q,V tidak
berubah sepanjang saluran.
h/x=0 ; Q/x=0 ; V/x=0
Aliran tidak seragam dibagi lagi menjadi aliran
> berubah berangsur (gradually varied flow)
> berubah dengan cepat (rapidly varied flow)
07/26/16

ALIRAN SERAGAM DALAM SALURAN


BERTEPI KUKUH.
1. TEGANGAN GESER (O)
O
O= .g.R.I
kemiringan

g = berat spesifik
R = A/P
= density (air=1000kg/m3)
kecepatan geser = U*=

07/26/16

O/

2. RUMUS KECEPATAN RATA2 EMPIRIK


a. Chezy
V = C (R.I)
C tanpa dimensi

b. Manning

V = 1/n.R.I.
n koef kekasaran
C = 1/n R.

c. Strickler V = ks.R. I.
c,n&ks berturut2 adalah koef kekasaran
chezy, manning dan strickler.
07/26/16

Contoh soal
Air mengalir dengan kec 1 m/s pada suatu sal
empat persegi panjang yang lebarnya 1,0 m.
Kemiringan dasar sal 2.10-3 dan koef
kekasaran manning 0,015. Tent kedalaman
aliran dalam kondisi aliran seragam.
Manning V = 1/n.R.I.
V = 1 m/s. I = 2.10-3. n = 0,015
maka R = 0,194
= b.h/(b+2h) b=1m
0,194 = 1.h/(1+2h)
0,194+0,388h = h h = 0,317 m
07/26/16

Tentukan debit suatu sal trapesium dengan


lebar dasar 10 meter, kemiringan sisi 1:1
dan kedalaman aliran 2 meter, kondisi
aliran seragam kemiringan badan saluran I
= 10-4 dan n = 0,02. Tentukan koef chezy
pada kondisi ini.
R=A/P
=(b+h)h/(b+2h2)
2m
1
=(10+2)2/(10+2.2.1,414)
1
=1,53 m
10
pers manning V = 1/n.R.I.
= 1/0,02.1,53.(10-4).
= 0,66 m/s
Debit Q =A.V = (b+h)h.V= 16 m3/s
Koef chezy C = 1/n R.= 1/ 0,02.1,53.
C = 52,4.
07/26/16

10

DISAIN SALURAN
Prinsip disain saluran adalah untuk
mendapatkan kecepatan (V) dimana
sedimen halus tidak akan mengendap dan
kecepatan (V)yang dimaksud lebih kecil dari
kecepatan (V) yang dapat merusak lapisan
(lining) saluran.
Dari persamaan manning yang digabungkan
dengan persamaan kontinuitas akan didapat
persamaan.
Q = A. V
= A.1/n.R2/3.I1/2.
= A5/3.I1/2/ n.P2/3.
07/26/16
11

Dari persamaan tsb. Bila debit maks


maka P min., dengan nilai kekasaran
badan saluran dan kemiringan dasar
saluran ditetapkan.
P = (I3/4/Q3/2.n3/2).A5/2.
Jika keliling basah minimal maka luas
saluran juga minimal, shg volume
galian juga minimal.
Shg disebut menguntungkan krn kemiringan & luas
galian tetap akan didpt debit maks, dan dg luas
galian tetap ttp keliling basahnya minimal maka
akan ekonomis dalam biaya galiannya.
07/26/16

12

1. Saluran segi tiga

A = zh2.
1 P = zh(1+z2) = z (1+z2).(A/z)1/2
z
P2= 4(1+z2).(A/z)1/2 = 4(1/z + z).A

Agar Pmin. P/z = 0 2P. P/z =0


0 = (4 - 4/z2).A
z=1
Jadi penampang sal segi tiga dg sdt pusat 900 adalah
yang paling efisien, jika z = 1, maka R = h/22

07/26/16

13

2. Saluran segi empat


A = b.h
b = A/h
P = b + 2h = A/h + 2h
h

Agar Pmin,
b

P/h = 0

-A/h2+2 = 0

A = 2h2 & b = 2h
Sehingga R =A/P = b.h/(b+2h)
R = h/2
07/26/16

14

3. TRAPESIUM
A = (b +zh)h.
h 1
z

P
P
P

= b + 2h(1+z2)
= A/h zh+2h(1+z2).
= A/h +h(2(1+z2)-z)1

Agar Pmin, P/h = 0


- A/h2 +2(1+z2)-z = 0
(b+zh)h/h2 = 2(1+z2)-z
b = 2h(1+z2)-z2
R = A/P = (b +zh)h/ b + 2h(1+z2)
dengan substitusi nilai b maka didapat R = h/2
Jika kemiringan sisi bervariasi, A & h konstan, maka
z = 1/3 atau = 600 atau z = 0,577
07/26/16

15

Penampang saluran efisien ini secara


praktek perlu diadakan perubahan,
misalkan karena jenis tanahnya,
maka kemiringan talud tak dapat
dibuat 1:1 pada saluran berpenam
pang segi-3 atau sudut yang tajam
merupakan daerah stagnasi yang
menyebabkan pengendapan lumpur.

07/26/16

16

FREE BOARD (JAGAAN) DALAM SALURAN


Cara mendisain penampang saluran yang efisien
selama ini hanya mendisain kedalaman air nya
saja. Pada hal puncak dari tanggul saluran
harus dijaga lebih tinggi dari muka air, yang
gunanya untuk memperhitungkan gelombang
dan kemungkinan naik turunnya debit (Q) air.
Jarak vertikal antara puncak tanggul dan tinggi
muka air maksimum dari saluran dikenal
sebagai free board (jagaan).
Jagaan yang disarankan untuk saluran
Q(m3/s)
Free board(m)
07/26/16

<0,75 0,75-1,50 1,50-85,0 >85,0


0,45

0,60

0,75

0,90
17

Contoh soal
1.

Disainlah suatu saluran penampang segi-4 yang


efisien jika saluran tsb mengangkut debit 1,1 m3/s
dg nilai kekasaran badan sal 0,011 dan kemiringan
badan sal 0,002.

Q = (b.h).1/n. R2/3. I1/2


pers manning
untuk penampang segi-4 yg efisien
b=2h & R=h/2

b
jadi Q =1,1= 2h2/0,011. (h/2)2/3.(0,002)1/2
h8/3=0,215 h = 0,562 m dan b=2h
b = 1,124 m
07/26/16

18

2. Suatu saluran trapesium dengan penampang efisien yang

mempunyai kemiringan talud 1:1 dapat mengangkut debit 25


m3/s dalam kemiringan dasar saluran 1: 1500. Rencanakan
dimensi saluran jika diketahui koef kekasaran 0,0135.
syarat penampang efisien (trapesium)R=h/2

B = 2h(z2+1 z)
z
B = 2h(2 -1) = 0,828h
A = (B +zh)h = 1,828h2
1

dari pers manning Q = A/n. R2/3.I1/2


25 = 1,828h/0,0135.(h/2)2/3(i/1500)1/2
h8/3= 11,35 h = 2,49 meter
b = 0,828h = 2,06 meter

07/26/16

19

SALURAN BERPANAMPANG MAJEMUK


1

8
2

II

3
4

Rumus manning dan chezy dapat digunakan untuk


menghitung Q (debit) di bagian I dan II.
Yang harus diperhatikan di bentuk saluran ini
adalah dalam menghitung keliling basah saluran,
untuk bentuk saluran seperti diatas, maka P =
panjang 12345678. dan luasnya adalah luas
bentu I dan II, sehingga akan mendapatkan nilai
R (hydroulik depth)= A/P.
07/26/16

20

Latihan Soal2
1.
Tentukan debit saluran yang berbentuk
segi-4 dengan lebar dasar sal 8,A m
kedalaman aliran 3,B m, kemiringan dasar
sal 2.10-3, koef kekasaran manning
0,01A,jika nilai rapat relatif air
saluran 0,6AB. Berapa nilai tegangan
geser akibat aliran dan tentukan juga
koef chezynya.
2.

Diketahui suatu aliran seragam mengalir


melalui sal berbentuk trapesium dengan
lebar dasar 3,A m, kemiringan sisi sal
1:1, kedalaman aliran 2A6 cm, kecepatan
aliran 1,0B m/s, koef kekasaran manning
0,02A. Hitung berapa nilai kemiringan
dasar saluran dan tentukan koef chezynya

07/26/16

21

3. Saluran trapesium dengan lebar dasar 3,A


meter dengan kemiringan sisi H:V = 1,5:1,
kemiringan dasar saluran 0,001A,n manning
0,01B. Tentukan debit saluran bila diketahui
kedalaman aliran 2,A meter, dan jika nilai
rapat relatif air saluran 0,8AB. Berapa
nilai tegangan geser akibat aliran dan
tentukan juga koef chezynya.
4. Saluran trapesium dengan lebar dasar 3,B
meter dengan kemiringan sisi H:V = 1,7:1,
kemiringan dasar saluran 0,28A meter dalam
jarak 7A6 meter, n manning 0,01A, jika nilai
rapat relatif air saluran 0,9BA. Berapa
nilai tegangan geser akibat aliran dan
tentukan juga koef chezynya, tentukan juga
berapa kedalaman normal aliran jika debit
saluran diketahui 4,A m3/s.
07/26/16

22