Anda di halaman 1dari 8

Membaca Untuk Menulis

Kelompok 2, Kelas 4 KB
Nama Anggota:
Bella Dwi Aulina (061430401245)
Elfrida Octavia Simanungkalit
(061430401247)
Palajuna Septarina (061430400327)
Zita Amelia Maharani (061430400335)
Dosen Pembimbing: M. Yusuf,
S.Pd.,M.Pd.

Hubungan
Aspek Ragam
Hakikat
Antara
dalam
Membaca dan
Membaca dan Membaca dan
Menulis
Menulis
Menulis
Perbedaan
Ragam
Bahasa Lisan
dan Ragam
Bahasa Tulis

Paragraf
dan Wacana

Hakikat Membaca
Menurut Anderson (1972:214) membaca ialah suatu proses
untuk memahami yang tersirat dalam yang tersurat, melihat
pikiran yang terkandung didalam kata-kata yang tertulis.
Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta
digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang
disampaikan penulis melalui media bahasa tulis (Tarigan,
1984:7).
Menurut Syafiie (1994:6-7) membaca adalah pengembangan
keterampilan.
Membaca merupakan perbuatan yang dilakukan berdasarkan
kerja sama beberapa keterampilan. (Jazir Burhan dalam St.Y.
Slamet, 2008:67).
Menurut Kolker (1983: 3) membaca merupakan suatu proses
komunikasi antara pembaca dan penulis dengan bahasa tulis.

Tujuan Membaca
Henry Guntur Tarigan mengemukakan tujuan membaca adalah
sebagai berikut:
1. Membaca untuk memperoleh perincian-perincian atau faktafakta(reading for details or facts)
2. Membaca untuk memperoleh ide-ide utama(reading for main
ideas)
3. Membaca untuk mengetahui urutan atau susunan, organisasi
cerita(reading for sequence or organization)
4. Membaca untuk menyimpulkan, membaca inferensi(reading for
inference)
5. Membaca untuk mengelompokkan, membaca untuk
mengklasifikasikan(reading to classify)
6. Membaca menilai, membaca evaluasi(reading to evaluate)
7. Membaca untuk memperbandingkan atau
mempertentangkan(reading to compare or contrast)

Manfaat Membaca
Manfaat dari membaca, yaitu:
Memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan
Membaca membantu melihat sudut pandang yang
berbeda
Meningkatkan kemampuan berimajinasi
Membaca membantu Anda belajar teknik menulis
Dapat menemukan hal baru yang berbeda dari biasanya
Menghilangkan stress dan beban pikiran
Mengembangkan kreativitas
Membaca merupakan gerbang perubahan
Mempertajam daya analisis
Mengembangkan pola pikir

Hakikat Menulis
Menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambanglambang grafik (Lado, 1964).
Menulis adalah proses menggambarkan suatu bahasa
sehingga pesan yang disampaikan penulis dapat di pahami
pembaca (Tarigan,1986:21).
Menurut Gebhardt dan Dawn Rodrigues (1989:1) writing is
one of the most important things you do in college. Menulis
merupakan salah satu hal paling penting yang kamu lakukan
di sekolah.
M. Atar Semi (2007:14) dalam bukunya mengungkapkan
pengertian menulis adalah suatu proses kreatif memindahkan
gagasan ke dalam lambang-lambang tulisan.
Menurut Djago Tarigan dalam Elina Syarif, Zulkarnaini,
Sumarno (2009:5) menulis berarti mengekpresikan secara
tertulis gagasan, ide, pendapat, atau pikiran dan perasaan.

Tujuan menulis
Sehubungan dengan tujuan penulisan suatu tulisan,
maka Hugo Harting (dalam Tarigan, 1994:24-45)
merangkumnya sebagai berikut:
1. Assignment purpose (tujuan penugasan)
2. Altruistic purpose (tujuan altruistic)
3. Persuasive purpose (tujuan persuasive)
4. Informational purpose (tujuan informasional, tujuan
penerangan)
5. Self expressive purpose (tujuan pernyataan diri)
6. Creative purpose (tujuan kreatif)
7. Problem-solving purpose (tujuan pemecahan masalah)

Manfaat menulis
Bernard (dalam Gie 2002:21-22)mengemukakan enam manfaat
kegiatan menulis, yaitu:
1.Suatu sarana untuk pengungkapan diri (a tool forself-expression)
2.Suatu sarana untuk pemahaman (a tool for understanding)
3.Suatu sarana untuk membantu mengembangkan kepuasan
pribadi, kebanggaan, dan suatu perasaan harga diri (a tool to help
developing personal satisfaction, pride, and feeling of self-worth)
4.Suatu sarana untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan
terhadap lingkungan sekeliling seseorang (a tool for increasing
awareness andperception of ones environment)
5.Suatu sarana untuk keterlibatan secara bersemangat dan
bukannya penerimaan yang pasrah (a tool for active involvement,
not passive acceptance)
6.Suatu sarana untuk mengembangkan suatu pemahaman tentang
dan kemampuan menggunakan bahasa (a tool for developing an
understanding ofand ability to use the language)