Anda di halaman 1dari 39

DOSIS OBAT

DRA. SHABIHA RAMADLANI J,


APT

Pengertian umum
Dosis
adalah banyaknya suatu obat yang dapat
dipergunakan atau diberikan kepada seorang
penderita , baik untuk obat dalam atau obat
luar, untuk memperoleh efek terapeutik yang
diharapkan.

Farmakope Indonesia edisi III


Dosis Maksimum ( DM )
Dosis Maksimum adalah dosis terbesar yang
dapat memberikan efek terapi tanpa menimbulkan
bahaya .Dosis ini berlaku untuk pemakaian satu
kali dan satu hari.Penyerahan obat melebihi DM
dapat dilakukan dengan cara menambahkan tanda
seru dan paraf dokter , memberi garis bawah pd
obat tersebut,dan menuliskan banyak obat dengan
huruf secara lengkap.
Contoh : Erithromycin
Sekali minum : 500 mg, sehari : 4000 mg

Dokter penulis resep tidak terikat akan DM obat yang


tercantumbila dianggap perlu dokter boleh
melebihi DM ini.
Jika dokter dengan sadar melebihi DM suatu
obatdibelakang angka/jumlah obat diresep
DIBERI TANDA SERU (!) dengan disertai paraf
exp. R/ Atropin Sulfas 2mg ! (paraf)
DM Atropin Sulfas : 1mgjika diperlukan dalam
keadaan khusus antidotum keracunan pestisida
Cholineesterase Inhibitor
Jika apoteker /asisten apoteker membuat obat terikat
akan DM melebihi DM tanpa ada tanda !
penderita keracunanapoteker bertanggung jawab&
menurut UU yang berlaku dapat dituntut ke
pengadilan

Dosis Lazim
Dosis yang tercantum di literatur yang
lazimnya dapat memberikan efek teraapi ,
dosis tersebut sebagai acuan dalam
menetapkan dosis terapi per individu
Dosis ini merupakan petunjuk umum dan tidak
mengikat.
Contoh : Erithromycin
Sekali minum : 250 mg 500 mg, sehari :
1000 mg 2000 mg

Macam-macam dosis
Dosis terapi : dosis yang diberikan dalam keadaan
biasa dan dapat menyembuhkan pasien.
Dosis Minimum : dosis terkecil yang masih dapat
menyembuhkan dan tidak menimbulkan resistensi pada
pasien
Dosis maksimum : dosis terbesar yang masih dapat
menyembuhkan dan tidak menimbulkan bahaya pada
pasien

Dosis Toksik : dosis yang dalam keadaan biasa


yang dapat meracuni pasien
Dosis Letal : dosis yang dalam keadaan biasa
yang dapat menimbulkan kematian pada pasien
Regimen Dosis adalah : jadwal pemberian
dosis suatu obat
Loading dose/initial dose : dosis awal
Maintenance dose: dosis pemeliharaan

Faktor Faktor yang mempengaruhi


penetapan dosis :

1.
2.
3.
4.

Faktor Obat
Cara pemberian Obat
Faktor Penderita/karakteristik penderita
Indikasi dan Patologi penyakit

1. Faktor Obat

Sifat fisika: daya larut obat dalam air/lemak,


kristal/amorf
Sifat kimia: asam, basa, ester,garam
komplex,pH, pKa
sifat farmako kinetic: adsorbsi, distribusi,
metabolism, eksresi
Toksisitas: dosis obat berbanding terbalik
dengan toksisitasnya

2. Cara Pemberian Obat kepada Penderita


Oral: dimakan/diminumobat oral biasanya
dosisnya lebih besar bila dibandingkan dengan
obat parenteral
Parenteral: subkutan, intramuskular, intavena
Rektal, vaginal, uretral
Lokal, topikal
Lain-lain: implantasi,sublingual, intrabukal

3. Faktor Penderita
Umur: Neonatus, bayi, anak, dewasa, geriatrik
berat badan & luas permukaan tubuh: sama dewasa
BB dapat berbeda
jenis kelamin: terutama gol hormon
Ras
sensitivitas
keadaan pato-fisiologi: kelainan saluran
pencernaanabsrbsi obat!, penyakit
hatimetabolisme obat, kelainan ginjalekskresi
obat
Obesitasobat-obat tertentu harus diperhitungkan

4. INDIKASI & PATOLOGI PENYAKIT

Contoh:
obat golongan barbiturat dosis
untuk sedasi akan berbeda dengan
dosis untuk hipnosis

DOSIS OBAT UNTUK ANAK

Prematur
Neonatus ( 0-1 bulan )
Infant ( s.D. 1 tahun )
Balita ( 1-5 tahun )
Anak ( 6 - 12 tahun

Bagaimana Dosis anak?


Anak Bukan Miniatur Dewasa

ORGAN (HEPAR, GINJAL & SSP) BELUM BERFUNGSI


SECARA SEMPURNA
heparkonjugasi dengan asam glukoronat<<
Ginjalbaru di atas 1 thn anak menghasilkan urine dgn
konsentrasi=orang dewasa. Sampai umur 1 thnanak
membutuhkan 4-6X air dibanding dengan orang dewasa
per satuan berat badan.
umur 1 thn besar otak anak mencapai 2/3 besar otak
dewasabut koordinasiSSP - otonom belum sempurna
DISTRIBUSI CAIRAN TUBUH BERBEDA
* NEONATUS
: > 29,7% DARI DEWASA
* BAYI 6 BULAN : > 20,7% DARI DEWASA

FAKTOR YG PERLU DIPERHATIKAN


ABSORPSI
a. pH lambung
b. waktu pengosongan lambung
c. waktu transit
DISTRIBUSI
a. massa jaringan
b. kandungan lemak
c. aliran darah
d. permeabilitas membran
e. kadar protein plasma
f. volume cairan ekstrasel

METABOLISME
a. ukuran hepar
b. kemampuan enzim mikrosomial
EKSKRESI
a. kecepatan filtrasi glumerolus
b. proses ekskresi & reabsorpsi tubuler

CARA PERHITUNGAN DOSIS ANAK


1.

Didasarkan perbandingan dengan dosis dewasa

a)
b)
c)

Perbandingan umurdws 20-24 thn


Perbandingan berat badandws 70 kg
Perbandingan Luas Permukaan Tubuh LPT Dewasa 1,75
m2

2.
a)
b)
c)

Didasarkan atas ukuran fisik anak secara individual


sesuai berat badan anak dalam Kg
Sesuai LPT anak dalam m2lihat Nomogram
Rumus R.O. Mosteller
LPT anak(m2)= V T(cm) X BB (Kg)
360

RUMUS-RUMUS (DIDASARKAN
PERBANDINGAN DOSIS DEWASA)
1. YOUNG 1-8 thn
Da =
n X Dd (mg) n=umur anak (thn)
n+12
2. DILLING antara 9-20 tahun
Da=
n
X Dd (mg) n=umur anak (thn)
20
3. COWLING
Da=
n+1 X Dd (mg)
n=umur anak (thn)
24

4. FRIED
Da =

m X Dd (mg) m=umur (bln)


150

Perbandingan dengan BB dws

Clark
Da = w anak
150

X Dd w= berat badan
(pon)

BERDASARKAN LUAS PERMUKAAN TUBUH


Dosis=luas permukaan badan anak X dosis dws
1,75

KESIMPULAN DOSIS OBAT ANAK


1. Berdasarkan perbandingan umur anak dengan
umur dewasa sering tidak tepat?anak
dengan umur yang sama variasi berat badan
atau LPT
2. Berdasarkan perbandingan berat badan anak
dengan berat badan dewasatidak bisa untuk
semua obat narkotika anak lebih sensitif
dosis lebih kecil. Atropine, belladonna,
phenobarbitalanak lebih tahandapat
diberikan dosis lebih besar.
3. Perbandingan LPT anak dengan LPT dewasa
kecuali untuk neonatus dan bayi dapat
dipakai? sebagian besar obatdidistrbs dlm
CES. Problem, menghitung LPT secara akurat!

4. Yang terbaik menghitung dosis tidak


berdasarkan dengan orang dewasa tetapi
disesuaikan dengan ukuran fisik individu
anak. exp. Antibiotikasekian mg/kg
berat badan anak per hari. untuk dosis per
kali, dosis per hari dapat dibagi empat atau
lima tergantung T 1/2

PERHITUNGAN DOSIS BERDASARKAN JAM


1. Menurut FI Ed III satu hari dihitung 24 jam
Dosis= 24 X
n

n= selang waktu pemberian

Exp. S.o.t.h (tiap 3 jam)


24 X= 8 X sehari semalam
3

2. Menurut Van Duin


Pemakaian sehari dihitung 16 jam, kecuali anti
biotikadihitung sehari semalam 24 jam
Untuk s.o.t.h (tiap 3 jam)
16 + 1 X=5,3 + 1= 6,3
3
dibulatkan 7 X sehari semalam

DM Sinergis
Bila dalam satu resep terdapat dua obat atau lebih
yang kerjanya searah
Tidak boleh melampaui jumlah maksimum dosis kedua
obat tersebut baik 1X pakai maupun pemakaian sehari.
Exp=
1. Atropin sulfat dengan ekstrak beladona
2.Pulvis opium dengan pulvis doveri
3.Coffein dengan aminophylin
4.Arsen trioksida dengan natrium arsenat

CONTOH PERHITUNGAN DOSIS


1.Berapa dosis erythromycin untuk anak 5 thn,?
Rumus Young
Dosis Lazim Erytromycin
1x
= 250 mg 500 mg
Sehari = 1000 mg 2000 mg
Jawab :
1x
= 5/ 5 +12 X 250 500 = 73,5 mg- 147 mg
Sehari= 5/5+12 x 1000 2000= 294 mg 588 mg

2. R/ aminophyllin 1,4 gram Diketahui : DM


Aminophyllin 500 mg / 1,5 g
m.f. pulv no XVI
S 3 dd 1 pulv
Pro : ani 14 thn
DM Ani ?
DM ani
= 14/20 X 500 mg/1,5 gram
= 350 mg / 1,05 gram
1x pakai : 0,0875 gram atau 87,5 mg
1 hari : 262,5 mg
Jadi tidak over dosis karena 87,5mg <350 mg
1,05 gram

dan 262,5 mg <

3. DL Floxika untuk dewasa adalah dua tablet


200 mg pd hari pertama diikuti satu tablet 200
mg per hari selama 9 hari berikutnya?
Berapa regimen dosis untuk anak 9 th?
Resep Dilling !
9 /20 x 400 mg/hari = 180 mg / hari pada hari
pertama
9/20 x 200 mg / hari = 90 mg / hari untuk 9
hari berikutnya

4. Dosis Lazim Floxan untuk infeksi bakteri


adalah 400 mg/hari . Berapa dosis untuk bayi
usia 8 bulan ?
Rumus Fried
8/150 x 400 mg /hari = 21,33 mg /hari

5. Dosis Lazim Celebex untuk dewasa adalah


100 mg dua kali sehari, u/ dosis total 200
mg/hari. Berapa banyak celebex per dosis untuk
anak berbobot 22 kg?
Rumus Clark
22 kg = 22 X 2,2= 48,4 pon
48,4/150 x 100 mg = 32,26 mg dua kali sehari
untuk dosis total 64,53mg/hari

6. R/ Ampicillin 7,5 gram


GG
1,5 gram
Ephedrine
0,3 gram
CTM
0,06 gram
m.f. caps no XV , S 3 dd 1 caps
Pro : ananda 12 thn
Diketahui : DM ephedrine 50 mg/150 mg
Hitung DM Ephedrin resep di atas !
Rumus Dilling !
1 x pakai
= 0,02
1 hari
= 0,06 g
DM ananda = 12/20 X 50 mg / 150 mg = 30 mg/90 mg
Jadi TOD krn 0,02 gram < 30 mg dan 0,06 gram < 90 mg

7.

R/ Ampicillin 0,5 gram


GG
0,1 gram
Ephedrine
0,25 gram
CTM
0,04 gram
m.f. caps dtd no XV
S 3 dd 1 caps
Pro : nurul 15 thn

Diketahui : DM ephedrine 50 mg/150 mg


Hitung DM resep di atas!

JAWAB

1 x pakai = 250 mg
1 hari = 750
RUMUS DILLING
DM ananda ; 15/20 X 50 mg/150 mg = 37,5
mg / 112,5 mg
OD karena 250 mg > 37,5 dan 750 mg >
112,5 mg
Tidak dapat dibuat!

PERHITUNGAN DM SINERGIS
R/ Atropin Sulfat
Belladona Ekst
SL
mf pulv dtd No X
Stdd p I
Pro= Ny. Ani
ditanyakan = DM ?

0.5 mg
15 mg
qs

DM 1mg/3mg
DM20mg/80mg

jawab

DM Gabungan
1. % dosis sekali= 50% + 75%= 125%
2. % dosis sehari= 50% + 56,25%= 106,25%
DM Gabungan/sinergis melampaui 100%

Contoh pasien berusia dibawah 8 tahun


R/

Parasetamol
0,200
coffein
0.050 DM 0,5g/1,5g
ctm
0,001 DM sehari=40 mg
SL
qs
mf pulv dtd No X
Stdd p 1 ac
Pro= Andy 4 tahun