Anda di halaman 1dari 27

MPEG SURROUND

MULTICHANNEL
AUDIO

MULTICHANNEL AUDIO
Digunakan untuk menghasilkan suara yang seolah-olah
berada di sekeliling pendengar
Misalnya suara berasal dari belakang pendengar,
dengan sistem audio multichannel speaker akan
menghasilkan suara seolah-olah suara tersebut
dibelakang kita

MULTICHANNEL AUDIO

DIFFERENCES BETWEEN
STEREO AUDIO AND
MULTICHANNEL AUDIO

2.0 Audio Configuration

5.1 Audio Configuration

BANDWIDTH OF
MULTICHANNEL AUDIO

SPATIAL AUDIO
CODING

SPATIAL AUDIO CODING


Teknologi yang digunakan untuk mengodekan audio
multichannel
Audio yang dikirim bukan audio multikanal melainkan
downmix audio

MPEG SURROUND

MPEG SURROUND
Dikembangkan oleh MPEG (Motion Pictures Expert
Group) pada tahun 2007
Telah diakui oleh ISO (International Standarization
Organization)
Bekerja dengan prinsip Spatial Audio Coding
Spatial audio coding yang paling populer
Terdapat dua jenis MPEG Surround, yaitu mono
downmix dan stereo downmix

STRUKTUR UTAMA
MPEG
SURROUND
MPEG Surround Encoder

MPEG Surround Decoder

SPATIAL ENCODER
MPEG Surround memiliki dua jenis blok encoder yaitu,
R-OTT (Reverse One-to-Two) dan R-TTT (Reverse Twoto-Three)
R-OTT berfungsi untuk mendownmix dua kanal audio
masukan menjadi audio satu kanal
R-TTT berfungsi untuk mendownmix tiga kanal audio
masukan menjadi audios dua kanal
Untuk mendonwmix audio multikanal, MPEG Surround
menggunakan kombinasi beberapa blok R-OTT
dan/atau R-TTT

SPATIAL ENCODER

Stereo Encoder MPEG Surround

Mono Encoder MPEG Surround

SPATIAL DECODER
MPEG Surround memiliki dua jenis blok decoder yaitu,
OTT (One-to-Two) dan TTT (Two-to-Three)
OTT berfungsi untuk mensintesis kembali dua kanal
audio berdasrkan audio masukan satu kanal dan
spatial parameter
R-TTT berfungsi untuk mensintesis kembali tiga kanal
audio berdasrkan audio masukan dua kanal dan
spatial parameter

SPATIAL DECODER

Stereo Encoder MPEG Surround


Stereo Decoder MPEG Surround

Stereo Decoder MPEG Surround merupakan


kebalikan dari stereo Encoder MPEG

SPATIAL PARAMETER
Spatial Parameter merupakan parameter yang
digunakan untuk mensintesis kembali audio multikanal
Teknik yang digunakan untuk mensintesis sinyal
menggunakan parametric modeling, oleh sebab itu
terkadang disebut dengan parametric coding

SPATIAL PARAMETER
Untuk pasangan R-OTT dan OTT digunakan dua buah
spatial parameter yaitu CLD dan ICC
Channel Level Difference (CLD) - Menunjukkan
perbedaan level antara dua kanal input.
Inter-Channel Coherence (ICC) - Memberikan ukuran
kemiripan (korelasi) antara dua sinyal input.

SPATIAL PARAMETER
Untuk pasangan R-TTT dan TTT digunakan spatial
parameter CPC
Channel Prediction Coefficient (CPC) - Parameter ini
digunakan oleh blok TTT untuk memperkirakan
(memprediksi) saluran ketiga dari sinyal dengan dua
input.

SPATIAL PARAMETER

Baik pada pasangan R-OTT dan OTT maupun R-TTT dan


TTT, keduanya mendukung ditransmisikannya sinyal
residu
Sinyal Residu merupakan selisih antara sinyal asli
terhadap sinyal hasil paramectic modeling yang
dihitung berdasarkan spatial parameter
Dengan mentransmisikan sinyal residu, akan
memungkinkan rekonstruksi penuh dari gelombang
audio pada decoder. Sehingga dalam hypothetical
condition (tidak ada error) bentuk gelombang audio
sinyal kompresi sama dengan bentuk gelombang
aslinya.

FILTER BANK

Filterbank merupakan kumpulan filter BPF

MPEG SURROUND
FILTERBANK Terdiri dari dua filterbank, yaitu
QMF Filterbank dan Nyquist
Filterbank

G0,x merupakan QMF FilterBank


yang berfungsi untuk membagi
sinyal menjadi 64 subband
G1,x , G2,x , dan G3,x merupakan
Nyquist FIlterBank
Nyquist FilterBank berfungsi
membagi lagi 3 sinyal dengan
subband terendah pada QMF
menjadi 10 subband
Dengan demikian terdapat
output dari MPEG Surround
Filterbank terbagi menjadi 71
Subband sinyal yang selanjutnya
disebut dengan 71 hybridband

MPEG SURROUND
FILTERBANK G merupakan Nyquist
1,x

Filterbank pertama yang


membagi ouput QMF filterbank
pertama menjadi 6 hybridband
G2,x merupakan Nyquist
Filterbank pertama yang
membagi ouput QMF filterbank
kedua menjadi 2 hybridband
G3,x merupakan Nyquist
Filterbank pertama yang
membagi ouput QMF filterbank
ketiga menjadi 2 hybridband

Telinga manusia
mendeteksi posisi
sumber suara
menggunakan
parameter ILD (interaural level difference)
dan ITD (inter-aural
time difference)

FUNGSI FILTERBANK

Manusia memproses
ITD dan ILD terpisah
pada beberapa
rentang Frekuensi
MPEG Surround
berusaha meniru
sistem pendengaran
manusia dengan
mengolah spatial
parameter terpisah
pada beberapa range
frekuensi guna
menghasilkan
kualitas audio yang
lebih baik

PENTRANSMISIAN MPEG
SURROUND
MPEG Surround tidak dapat bekerja sendiri
MPEG Surround membutuhkan codec lain untuk
mengkodekan Sinyal Downmix

HASIL PENGUJIAN MPEG


SURROUND
Diuji sesuai dengan
rekomnedasi ITU-R
BS.1534-1

HASIL PENGUJIAN MPEG


SURROUND
Sumbu vertikal
menunjukan MUSHRA
Score, 0-20
menunjukan kualitas
pada level bad, 20-40
pada level poor, 40-60
pada level fair, 60-80
pada level good dan
80-100 pada level
excelent
Sumbu horizontal
menunjukan jenis
pengkode yang
diujikan

KESIMPULAN
MPEG Surround menggunakan prisip Spatial Audio
Coding
MPEG Surround menggunakan dua jenis encoding blok
yaitu OTT dan TTT
MPEG Surround tidak dapat berkerja sendiri, harus
didampingi dengan pengkode lain seperti MP3 atau
AAC
MPEG Surround menghasilkan kualitas audio yang lebih
baik dibandingkan 3 codec pembanding
Tidak hanya menghasilkan kualitas audio yang lebih
baik, MPEG Surround juga kompatibel dengan sistem
yang belum mendukung MPEG Surround (Backward
Compatibility)