Anda di halaman 1dari 12

Study Case 4

group 4
Kondiloma Akuminata pada
Wanita

Seorang wanita, Ny.Tini, usia 22 tahun,


datang ke RSU Surabaya dengan keluhan
adanya benjolan di kemaluan sejak 3
bulan yang lalu. Benjolan berupa bintilbintil yang semakin bertambah banyak
dan terasa gatal serta nyeri seperti
terbakar. Hubungan seksual hanya
dengan suami.

Identitas
Nama
: Ny. Tini
Usia
: 22 tahun
Alamat : Surabaya
Status : sudah menikah
Pekerjaan
: ibu rumah tangga

Anamnesis
Bintil-bintil pada kemaluan sejak 3 bulan
Lesi gatal, nyeri seperti terbakar, mudah
berdarah
Tidak ditemukan keluhan sistemik
Tidak ada penggunaan obat-obatan sebelum
kemunculan lesi

Suami: Pelaut, mengalami keluhan yang


sama
Pasien tidak hamil

Pemeriksaan Fisik
Status generalis
Keadaan umum: CM, tekanan darah 120/80, nadi
84x/menit, temperatur 36 derajat celcius
Kepala dan leher: tidak didapatkan anemia, ikterus,
maupun pembesaran kelenjar
Thoraks: Cor: suara S1, S2 tunggal tidak terdengar
murmur. Pulmo: ronki maupun wheezing tidaj
ditemukan
Abdomen: tidak ditemukan splenomegali maupun
hepatomegali, suara bising usus normal
Ekstrimitas: tidak ditemukan kelainan

Pemeriksaan Fisik
Status Lokalis:
Pada daerah vagina tampak tumor verukous
berukuran 2x3 cm memanjang dari introitus
vagina ke arah anus. Juga ditemukan tumor
sejenis dengan ukuran 0,5x1 cm pada bagian
luar labium mayus dan bagian luar urethra
serta klitoris

Diagnosis Banding
Kondiloma Akuminata
Veruca Vulgaris yang tidak bertangkai,
kering, berwarna abu-abu atau sama
dengan kulit
Kondiloma Latum atau Sifilis stadium II
Karsinoma sel squamosa, seperti
kembang kol, mudah berdarah dan
berbau

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan histopatologi: Tampak
adanya proses parakeratosis dan
akantosis serta pemanjangan papila
dermis, dimana perbatasan antara dermis
dan epidermis terlihat jelas. Pada stratum
spinosum dan stratum granulosum
ditemukan vacuolated cell. Gambaran ini
sesuai dengan kondiloma akuminata.
Tidak tampak adanya keganasan.

Diagnosis Kerja
Kondiloma Akuminata

Penatalaksanaan
Non-medikamentosa
perawatan diarahkan pada pembersihan lesi
(papul) yang tampak dan bukan pemusnahan
virus
Perhatian pada pribadi harus ditekankan
karena kelembabanmendukung pertumbuhan
kutil (lesi, papul)
Pasangan disarankan untuk konsultasi dan
mendapat pengobatan

Penatalaksanaan
Medikamentosa
Podophylin
Podofilytocin
Asam triklorasetat (TCA) 30%-50%
Topikal 5-fluorouracil (5FU)
Interferon

Penatalaksanaan
Terapi pembedahan
Kuret atau Kauter (Elektrokauterisasi)
Bedah beku (N2, N2O cair)
Laser

Terapi Kombinasi
interferon dengan prosedur pembedahan
TCAA dengan podophylin