Anda di halaman 1dari 18

MIKROORGANISME

PENYEBAB KANKER

Oleh:
Dr. Constantyn Kountul,SpMK(K)

Virus merupakan faktor etiologi dalam


perkembangan beberapa jenis tumor pada
manusia, termasuk dua yang paling
penting di seluruh dunia (kanker serviks &
kanker hati).
Sebanyak 15% tumor disebabkan oleh virus.
Virus yang paling sering menimbulkan tumor
adalah papilomavirus manusia, virus
Epstein-Barr, virus Hepatitis B & C, dan
dua retrovirus manusia (virus HTL & Virus
Imunodefisiensi manusia)

Tabel: Hubungan antara virus dengan kanker manusia


Famili virus

Virus

Kanker manusia

Papilomaviridae Papiloma virus


manusia

Tumor genital
Karsinoma sel skuamosa
Karsinoma orofaring

Herpesviridae

Virus EB

Karsinoma nasofaring
LimfomaBurkit Afrika
Limfoma sel B

Hepadnaviridae

Virus Hepatitis B

Karsinoma hepatoselular

Retroviridae

Virus HTL

Leukemia sel T orang dewasa

Virus Imunodefisiensi
manusia

Keganasan yang
berhubungan dengan AIDS

Virus hepatitis C

Karsinoma hepatoseluler

Flaviviridae

MIKROORGANISME PENYEBAB KANKER


1. DNA Tumor Viruses (Oncogenic)

SV40 virus
Polyoma virus
Human adenovirus
(tipe 12, 18, 31) Highly
(tipe 3, 7, 14, 16, 21) Weakly
Human papiloma virus
Hepatitis B virus

2. RNA Tumor Viruses

Bittner Virus
Rous chicken sarcoma virus
Moloney murine leukemia virus
Human T cell leukemia viruses (HTLV) 1 & 2
Hepatitis C virus

3. Aspergillus flavus (melalui Aflatoksinnya)

Prinsip perbedaan karsinogenesis virus :


1. Virus dpt menyebabkan kanker pd
hewan dan manusia.
2. Virus tumor sering menimbulkan infeksi
persisten pd pejamu alamiah.
3. Faktor pejamu merupakan penentu
penting pd tumorigenesis yg diinduksi
oleh virus
4. Virus jarang merupakan karsinogen
komplet.

5. Infeksi virus lebih umum daripada


pembentukan tumor yg disebabkan
virus.
6. Masa laten yg lama biasanya terjadi
antara infeksi awal dan timbulnya tumor.
7. Strain virus dpt memiliki potensi
onkogenik yg berbeda.
8. Virus dpt secara langsung/ tak langsng
berperan sbg agen karsinogenik.
9. Virus onkogen memodulasi jalur
pengendalian pertumbuhan dlm sel.

10. Model hewan dapat menunjukan


mekanisme karsinogenesis virus.
11. Penanda virus biasanya terdapat di
dalam sel tumor.
12. Sebuah virus dapat menimbulkan lebih
dari satu jenis tumor.

Sifat Retrovirus yang penting :


1. Virion: sferis, diameter 80-110 nm,
nukleoprotein berbentuk heliks
diselubungi kapsid ikosahedral.
2. Komposisi: RNA (1%), Protein (sekitar
65%), lipid (sekitar 30%), karbohidrat
(sekitar 4%)
3. Genom: RNA rantai tunggal, linear
sense positif, 5-8 kb, diploid, BM total 36 juta;dapat bersifat defektif; dapat
membawa onkogen

4. Protein: enzim reverse transcriptase di


dalam virion
5. Replikasi: reverse transcriptase
menghasilkan salinan DNA dari RNA
genom; DNA (provirus) bersatu dengan
kromosom sel. Provirus merupakan
cetakan untuk RNA virus
6. Selubung: ada
7. Pematangan: penonjolan virion dari
membran plasma

8. Karakteristik yang menonjol: infeksi


tidak membunuh sel, dapat mengaktivasi
ekspresi gen selular, provirus menetap
secara permanen pada sel dan sering
tidak diekspresikan, banyak anggota
adalah virus tumor

Sifat penting Poliomavirus


1. Virion: ikosahedral, diameter 45 nm
2. Komposisi: DNA (10%), Protein (90%)
3. Genom: DNA untai ganda, sirkular, BM 3
juta, 5 kbp
4. Protein: 3 protein sturktural; histon
selular mengondensasi DNA dalam
virion
5. Selubung: ada
6. Replikasi: nukleus

7. Karakteristik yang menonjol:


Merangsang sintesis DNA sel,
onkoprotein virus berinteraksi dengan
protein penekan tumor selular, model
virus tumor yang penting, dapat
menyebabkan kelainan neurologis dan
ginjal pd manusia, dapat menimbulkan
kanker pada manusia.

Sifat penting Papilomavirus:


1. Virion: ikosahedral, diameter 55 nm
2. Komposisi: DNA (10%), protein (90%)
3. Genom: DNA untai ganda, sirkular, BM 5
juta, 8kbp
4. Protein: 2 protein struktural; histon
selular mengondensasi DNA dalam
virion
5. Selubung: tidak ada
6. Replikasi: nukleus

7. Karakteristik yang menonjol:


Menstimulasi sintesis DNA sel.
Kisaran pejamu &tropisme jaringan
terbatas. Penyebab bermakna kanker
pada manusia khususnya kanker
serviks. Onkoprotein virus berinteraksi
dengan protein penekan tumor selular.

VIRUS HEPATITIS B & VIRUS HEPATITIS C


Virus hepatitis B, anggota famili
Hepadnaviridae, ditandai dgn virion sferis
berukuran 42 nm dengan genom DNA untai
ganda yg berbentuk sirkular (3,2 kbp).
Selain menyebabkan hepatitis, virus hepatitis
B merupakan faktor risiko dalam
perkembangan kanker hati pada manusia.

Infeksi virus hepatitis B yang terjadi pada


orang dewasa biasanya sembuh, tetapi
infeksi primer pada neonatus dan anak
kecil cenderung menjadi kronik pada
hampir 90% kasus.
Infeksi virus hepatitis B persisten
yg terjadi pada awal kehidupan inilah yg
memberikan resiko karsinoma
hepatoselular yang paling tinggi
selanjutnya.

Virus hepatitis C, anggota famili


Flaviviridae,mengandung genom RNA
untai tunggal berukuran 9,4 kb.
Tampaknya sebagian besar infeksi
menjadi persisten, bahkan pd orang
dewasa. Infeksi kronik virus hepatitis C
juga dianggap sebagai faktor penyebab
karsinoma hepatoselular. Kemungkinan
besar, virus hepatitis C bertindak secara
tidak langsung dalam perkembangan
karsinoma hepatosesular.