Anda di halaman 1dari 12

PENETAPAN DERAJAT

IONISASI ASAM LEMAH


SECARA PH METRI

DISUSUN OLEH
KELOMPOK 12 ANALISIS
INSTRUMEN KELAS 11
-2
HARRY ALFIANSYAH
OLIVIA JUANITA

DASAR KERJA :
Asam asetat merupakan asam lemah dan
natrium hidroksida merupakan basa kuat.
Jika bereaksi maka akan menghasilkan
garam natrium asetat, dimana garam yang
dihasilkan
merupakan
larutan
buffer.
Dengan metode potensiometri, titik akhir
penitaran
dapat
dideteksi
dengan
menggunakan pHmeter ataupun dengan
kurva penitaran dengan cara menetapkan
volume dimana terjadi lonjakan nilai pH.

TUJUAN
1. Menentukan nilai tetapan ionisasi
asam/basa lemah
2. Menentukan titik akhir dari suatu
penitaran
3. Membandingkan nilai pH larutan
pada setiap titrasi

REAKSI

CH3COOH + NaOH CH3COONa


+H2O

ALAT ALAT YANG


DIPERGUNAKAN
1. Piala gelas 400 ml
2. Piala gelas 800 ml
3. Buret 50 ml
4. Corong
5. Pengaduk
6. Pipet volumetri 10 & 100 ml
7. Kaca arloji
8. Neraca digital
9. Labu ukur 100 ml
10. Pipet tetes

BAHAN YANG
DIPERGUNAKAN
1. Larutan CH3COOH 0,1 N
2. Larutan NaOH 0,1 N
3. Hablur (COOH)2.2H2O
4. Indikator PP
5. Air suling

CARA KERJA
STANDARISASI LARUTAN NAOH 0,1 N

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Ditimbang 0,63 gram hablur asam oksalat


Dilarutkan ke dalam labu ukur 100 ml, diseka, dan dihimpitkan, lalu
dihomogenkan
Larutan NaOH 0,1 N dimasukkan ke dalam piala gelas 400ml
Buret 50ml dibilas dengan air suling sebanyak 2kali dan dengan
larutan NaOH sebanyak 1kali
Buret 50ml diisi dengan larutan NaOH 0,1 N lalu diseka dan
dihimpitkan
Pipet volumetri 10ml dibilas dengan air suling sebanyak 2kali dan
larutan asam oksalat 1kali
Dipipet 10,0 ml larutan asam oksalat lalu dimasukkan ke dalam
Erlenmeyer, diencerkan hingga 100ml lalu ditambahakan 2-3 tetes
indikator PP
Dilakukan penitaran larutan asam oksalat dengan larutan NaOH
sebagai titran hingga diperoleh TA merah muda seulas

1,0 gr minuman
serbuk

100 ml H2O

Larutan
NaOH
TA. Merah
Muda Seulas

Dipipet 10 ml

H2O hingga
100 ml
2-3 tetes PP

CARA KERJA
MENETUKAN TETAPAN
IONISASI

1.
2.
3.
4.
5.
6.
.
.
.
.
.
.
.

Disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan


Larutan CH3COOH 0,1 N dimasukkan ke dalam piala gelas 400ml
Buret 50ml diisi dengan larutan NaOH 0,1 N diseka dan dihimpitkan
Dipipet larutan CH3COOH 0,1 N sebanyak 100,0 ml
Dimasukkan ke dalam Erlenmeyer, dicek pH awal
Dilakukan penitaran dengan cara :
- ditambahkan 1,0ml titran (dari pHawalpH 5) a
- ditambahkan 0,5ml titran
(dari pH 5pH 6) b
- ditambahkan 0,1ml titran
(dari pH 6TE)
- ditambahkan 0,1ml titran
(hingga angka bulat)
- ditambahkan 0,5ml titran
(sebanyak b kali)
- ditambahkan 1,0ml titran
(sebanyak a kali)

Bagan Kerja

Larutan
NaOH

100 ml
CH3COOH
0,1 N

ditambahkan 1,0ml
titran (dari pHawal
pH 5) a
ditambahkan 0,5ml
titran (dari pH 5
pH 6) b
ditambahkan 0,1ml
titran (dari pH 6
TE)
ditambahkan 0,1ml
titran (hingga
angka bulat)
ditambahkan 0,5ml
titran (sebanyak b
kali)
ditambahkan 1,0ml
titran (sebanyak a

PERHITUNGAN

- Log Ka = pH TE

KESIMPULAN
Kesimpulan dari penetapan ini ialah
tetapan ionisasi asam atau basa lemah
merupakan
Suatu tetapan yang menggambarkan
tingkat ionisasi suatu asam atau basa
lemah.
Penetapan
ini
dilakukan
berdasarkan pH asam atau basa lemah
yang diukur dengan menggunakan
alat atau instrumen berupa pH meter.
Penitaran dilakukan hingga mencapai