Anda di halaman 1dari 28

Weekly Report

Tutor

:dr. Marsuji, Sp. B

KASUS 1
Identitas
Nama
Umur
Alamat
Pekerjaan
Agama

:
:
:
:
:

Ny. M
26 th
Ds. Kemloro,Blitar
Ibu rumah tangga
Islam

Kel. Utama :
luka dan keluar nanah di depan telinga sebelah kiri

RPS :
Ny. M datang ke poli bedah umum RSUD Mardi
waluyo dengan keluhan luka di depan telinga
sebelah kiri yang sembuh dan kembali luka lagi
sejak kecil dan keluar nanah 1 hari yll.

RPD :
tidak ada

RPK :
tidak ada

R. Pengobatan
tidak ada

Pemeriksaan Fisik
Status present
Kesadaran
: Composmentis
GCS : 456
TD
: 120/100
N : 80x/m
RR
: 20x/m
Suhu: 36,1C
Status Lokalis
Abses dan fistula di preauricular
sinistra

Jumlah abses 1, 0,5 cm


Jumlah fistula 1

Diagnosa: Fistula Preauricular Sinistra


Planning : Fistulografi
Pembedahan fistula
Masalah : -

Kasus 2
Identitas
Nama
Umur
Alamat
Agama
Pekerjaan

:
:
:
:
:

Tn. U
49 tahun
Jl. Suryat
Islam
Sopir

Anamnesa

Keluhan Utama
: BAB campur darah
RPS : Tn.U mengeluh BAB-nya bercampur darah
segar sejak 7 hari. Darah keluar pada saat Tn.U
mengejan kadang mengalir deras dan masih
menetes di akhir BAB. Selain itu terdapat
benjolan dari anus yang tampak dari luar.
Benjolan ini muncul sejak 7 hari yang lalu juga
dan bisa masuk ke dalam anus secara spontan.
Tn.U sering mengalami kesulitan BAB atau
sembelit
RPD :
DM : disangkal
HT : disangkal
R. Pengobatan : -

Pemeriksaan fisik

Status present
Kesadaran : Composmentis
GCS
: 456
TD
: 120/80
N
: 80x/m
RR
: 20x/m
Suhu : 36C
Status Lokalis
Dilakukan pemeriksaan RT:
- Tonus musculus spincter ani kuat mencengkram
- Mucosa recti teraba licin dan tidak berbenjol-benjol
- Tidak ada benjolan teraba
Sarung tangan lendir darah (-), feses (-)
Nyeri (-)

Diagnosa : Hemoroid interna grade 2


Planning :
Lactulax 3x15 ml PO
KIE makanan berserat tinggi
Mengubah kebiasaan buang air besar. Jangan
menahan BAB
Rencana operatif jika hemoroid mengarah
pada grade 3 dan 4
Masalah : -

Kasus 3
Nama: Tn. A
Usia: 25 tahun
Pekerjaan: Supir
Keluhan Utama: Benjolan pada lipat paha kiri
Anamnesa: Benjolan di lipat paha kurang lebih 2 bulan lalu, nyeri ketika
benjolan keluar perut senep, benjolan bisa masuk sendiri, terlihat jika
tidur dan ketika berdiri, batuk dan mengejan juga membuat benjolan
muncul,mual (-), muntah(-), nyeri perut (-)
Keadaan umum: Baik 456, Turgor baik, Gizi baik, TD: 110/80 mmHg
Kepala dan Leher: A(-), I(-), C(-), D(-) Servikal spine: stabil
Thorax:
Cor: Simetris, Ret(-)
Pulmo/Ves + rh wh Cor/S1S2 tunggal m(-) g(-)
Abdomen : Soefl, nyeri tekan , timpani, Bising Usus(-)
Benjolan di Inguinalis (s) kenyal, mobile, nyeri ketika keluar
Ekstrimitas: HKM + AD+, ed -, crt <2
Diagnosa : Hernia Inguinalis Laterlais Sinistra
Penatalaksanaan: Terapi Pre Op HIL

Diagnosa : Hernia Inguinalis Laterlais Sinistra


Masalah

:-

KASUS 4
IDENTITAS
Nama : Tn.R
Umur : 30 tahun
Alamat : Sidomulyo RT. 006 RW 009,
Blitar
Pekerjaan : Swasta
Agama : Islam
Pendidikan : SMA

Keluhan Utama : nyeri saat BAK


RPS : pasien mengeluh nyeri saat BAK 6 bulan yang
lalu. BAK mula-mula aliran lancar tapi tiba2 menetes
diikuti rasa nyeri pada perut bagian bawah. Nyeri
tidak menjalar ke tempat lain. Pasien juga mengeluh
kadang kencing terputus-putus dan kadang BAK harus
dengan mengedan. Terkadang didapatkan nyeri
pinggang. Urine yang keluar bewarna jernih, riwayat
keluar batu saat BAK (-), BAK berdarah (-) BAB (+).

RPD : HT (-) , DM (-), Asam urat (-)


RPK : Tidak ada
RPO : R.Kebiasaan : Merokok,
R.Alergi : -

STATUS PRESENT
Kesadaran : Komposmentis
GCS : 4 5 6
TD : 130/90 mmHg
Nadi : 96x/menit
RR : 24x/menit
Suhu : 37 C
Status Lokalis:
Regio Flank : nyeri ketok (-/-), scar (-), massa (-)
Regio Supra simpisis : scar (-), Buli penuh
Genetalia Eksterna : OUE stenosis (-), pasang DC (-)
Rectal Toucher (RT) : TSA normal, mukosa licin, prostat
normal, sarung tangan : feses (-), darah (-), lendir (-)

Diagnosa :
Kerja disuria
Primer Vesicolithiasis
Sekunder (-)
Komplikasi (-)

Penatalaksanaan :

Pembedahan : open vesicolithotomi

Kasus 5
Nama : Tn. S
Usia
: 54 th
Alamat : Blitar
Pekerjaan : wiraswata
Suku
: Jawa
Agama : Islam

Keluhan utama : Inkontinensia urine


Keluhan penyerta : Nokturia (+), pancaran lemah,
perasaan tidak puas setelah BAK, disuria (-),
hematuria (-)
RPS : Pasien datang ke poli uro dengan keluhan
tidak bisa menahan rasa kencing sejak 7 hari yll,
pasien juga mengaku sering bolak-balik ke kamar
kecil, sering bangun saat tidur malam untuk
kencing, merasa kencing tidak tuntas, pancaran
lemah dan harus mengejan saat mau kencing.
RDP : HT (+), DM (-), penyakit serupa (+) 3 bln yll
RPK : tidak ada
R. Pengobatan : berobat ke dokter tidak membaik
R. Alergi : tidak ada
R. Kebiasaan : Merokok (+), Kopi (-), Alkohol (-),
jarang olahraga

Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Composmentis
GCS : E4V5M6
TD : 160/90, N: 80x/mnt, RR: 18x/mnt, S: 36,5
Kepala dan leher : A/I/C/D = -/-/-/Thorax
Cor : simetris s1s2 tunggal reguler,gallop (-),
murmur (-)
Pulmo : Ves (+/+), Rh -/- , Wh -/Abdomen : BU (+) normal, Soefl (+), Nyeri
tekan
Ekstremitas : Crt <2 dtk, AH (-/-), Ed (-/-)

Status lokalis
Regio Flank
Nyeri ketok (-/-), Scar (-/-), Massa (-/-)
Regio supra simpisis
Scar -, Buli penuh
Regio genitalia externa
OUE : Stenosis (-), pasang DC (-)
RT : TSA mencekap, prostat kesan
membesar, tidak ada nodul, prostat
konsistensi kenyal
Sarung Tangan : feses (-), darah (-), lendir (-)

Diagnosa
Diagnosa Kerja : LUTS (Lower urinary tract
symtomp)
Diagnosa Primer : Prostat Hiperplasi
Diagnosa sekunder : Hipertensi
Diagnosa komplikasi : (-)

Terapi
Medikamentosa :
Harnal 0,2 mg tab (tamsulosin HCL) 1x/hari
Avodart 0,5 mg tab (dutasteride) 1x/hari
Operatif : TURP (trans uretral resectio of the
prostate)

Kasus 6
Nama : Tn. I
Usia
: 70 th
Alamat : Blitar
Pekerjaan : pensiunan
Suku
: Jawa
Agama : Islam

Keluhan utama : kepala berdarah


Keluhan penyerta : pusing
RPS : Pasien datang ke IGD diantar keluarga
dengan keluhan kepala berdarah setelah terjatuh
di teras rumah 10 min yll. Pasien terjatuh
ketika sedang menyapu, kemudian terpeleset dan
kepala terbentur benda keras. Pasien mengeluh
pusing seperti cenut-cenut. Pasien mengaku tidak
pingsan setelah jatuh. Mual (-), muntah (+) 1x di
perjalanan ke RSD. Pandangan kabur disangkal.
RDP : HT (+), DM (-)
R. Pengobatan : tidak ada
R. Alergi : tidak ada
R. Kebiasaan : Merokok (-), Kopi (-), Alkohol (-),
jarang olahraga

Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum : Cukup
Kesadaran
: Composmentis
GCS : E4V5M6
TD : 150/70, N: 84x/mnt, RR: 18x/mnt, S: 36,1
Kepala dan leher : A/I/C/D = -/-/-/-, cervical spine
stabil, pupil isokor 3mm, hematom (-), v. Laseratum
15 cm dgn kedalam 0,5-1 cm pada regio parietal
Thorax
Cor : S1S2 tunggal reguler,gallop (-), murmur (-)
Pulmo : simetris, retraksi (-) Ves (+/+), Rh -/- , Wh -/Abdomen : Soefl, BU (+) normal, Nyeri tekan (-)
Ekstremitas : Crt <2 dtk, akral hangat, kering,
merah, Ed (-/-)

Diagnosa

Diagnosa : Cedera Kepala Ringan + vulnus


laseratum

Terapi
Medikamentosa
Tetagam P 250 iu IM
Antibiotik: amoxicillin 3x500 mg
Analgetik : asam mefenamat 3x 500 mg

Non medikamentosa :
Debridement + hecting
Observasi kesadaran

CT-Scan