Anda di halaman 1dari 50

REFERAT

GANGGUAN KESEIMBANGAN
CAIRAN DAN ELEKTROLIT PADA
ANAK :
Pembimbing
dr. Irene, Sp. A

Disusun Oleh :
Debby Lesmana 2014-061-039
Florence Audina 2015-061-173
Alfredo Bambang 2015-061-175
KEPANITERAAN KLINIK DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN ANAK
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA
ATMA JAYA JAKARTA
PERIODE 30 MEI 2016 13 AGUSTUS 2016

LATAR BELAKANG

Gangguan
keseimbangan
cairan dan
elektrolit

gejala yang sering


didapatkan pada pasien
anak

Penting untuk dipantau dan


dijaga karena sangat
mempengaruhi perbaikan atau
perburukan keadaan klinis

Gangguan
elektrolit yang
banyak dijumpai
adalah
Bila tidak ditangani
ketidakseimbanga
dengan cepat dan tepat
n natrium (Na),
dapat menimbulkan
dan Kalium (K)
kematian
Sering terjadi pada anak karena:
Laju metabolisme yang tinggi
Insensible loss yang tinggi
Kemampuan konsentrasi urin yang rendah
Kadar ADH yang tinggi

TINJAUAN PUSTAKA

Cairan dan Elektrolit


Cairan tubuh adalah larutan yang
terdiri dari air (pelarut) dan zat
terlarut
Elektrolit adalah zat kimia yang
menghasilkan partikel-partikel
bermuatan listik yang disebut ion
Cairan dan elektrolit masuk ke
dalam tubuh melalui makanan,
minuman dan cairan intravena
yang didistribusikan ke seluruh
tubuh

Fungsi cairan
Sarana transportasi bagi nutrisi,
hormon, protein dan molekul-molekul
ke dalam sel
Sebagai sarana metabolisme sel
Ekskresi sisa metabolisme
Mengatur suhu tubuh
Pelarut elektrolit dan non elektrolit
Mengisi rongga tubuh: Cairan pleura,
cairan spinal, pericardium, peritoneal

Volume cairan ekstraselular lebih tinggi


pada individu-individu muda dan juga
pada pria dibandingkan pada individu
dengan usia lanjut dan wanita

Komposisi Ion dalam tubuh

Regulasi Keseimbangan Cairan


Nilai normal osmolalitas serum
adalah 265-285 mOsm/L
Mekanisme autoregulasi:
Ginjal
ADH
Sistem Renin-Angiotensin-Aldosteron
Atrial Natriuretic peptide

Kehilangan cairan
Sensible water loss

Urin
Faeces
Perdarahan

Muntah

Insensible water loss (lebih tinggi pada


anak)
Kulit
Sistem respirasi

Kebutuhan Cairan
Faktor yang dapat meningkatkan
kebutuhan cairan:
Suhu tubuh (10% untuk setiap 1C)
Aktivitas fisik
Hiperventilasi
Hipermetabolik

Faktor yang dapat mengurangi


kebutuhan cairan:
Gagal ginjal
Gagal jantung kongestif

Kebutuhan cairan dan elektrolit


Cairan
dan
Elektrolit
Total air

Natrium
Kalium
Klorida

Berat Badan (kg)


0-10
10-20
>20

100 ml/kg 1000 ml + 1500 ml


50 ml/kg +20 ml/kg
untuk
untuk
setiap
setiap
kg>10kg kg>20 kg
2-4 mEq/kg
1-3 mEq/kg
22-4 mEq/kg

Patofisiologi Gangguan Keseimbangan


Cairan dan Elektrolit
Dehidrasi
Hipernatremia
Hiponatremia
Hiperkalemia
Hipokalemia

Dehidrasi
Dehidrasi merupakan kondisi
kurangnya cairan dalam tubuh
Pada umumnya disertai dengan
ketidakseimbangan elektrolit
Penyebab dehidrasi adalah
kehilangan cairan yang berlebihan
atau kekurangan asupan cairan ke
dalam tubuh.
Pada bayi dan anak paling sering
disebabkan oleh muntah dan diare

Hipernatremia
Hipernatremia konsentrasi natrium
(sodium) > 145 mEq/L
Penyebab:
Asupan air yang inadekuat
ASI yang inadekuat

Asupan natrium berlebih


Sering pada koreksi asidosis metabolik dengan
NaHCO3

Kehilangan air dalam jumlah besar


Pada bayi: diletakkan di radiant warmer,
fototerapi, diare

Hiponatremia
Hipernatremia konsentrasi natrium
(sodium) < 135 mEq/L
Konsentrasi Na < 125 mEq/l dapat
menimbulkan kejang

Mekanisme:
Osmolalitas plasma rendah sekresi ADH
dan ekskresi air ginjal
Intake air melebihi kemampuan ginjal untuk
eliminasi air.
Air berpindah ke ruang intrasel dan
menyebabkan edema

Hiperkalemia
Hiperkalemia konsentrasi kalium
(potassium) > 5.5 mEq/L
Mekanisme:
Peningkatan uptake
Pemberian IVFD yang mengandung ion K+ /
transfusi darah

Penurunan ekskresi
Gangguan fungsi ginjal

Perpindahan kalium dalam sel


Nekrosis, Rhabdomyolisis

Hipokalemia
Hipokalemia konsentrasi kalium
(potassium) < 3.5 mEq/L
Mekanisme:
Perpindahan kalium antar sel
Penurunan intake
Kehilangan dari ekstrarenal
Kehilangan dari renal

Terapi Cairan
Rumatan
Defisit
Replacement

Terapi Cairan Rumatan


Mengkompensasi kehilangan
cairan yang sedang terjadi
Pemberian melalui
IV
oral
Dipengaruhi sensible dan
insensible water loss

Terapi Cairan Defisit


Tujuan: Koreksi kekurangan cairan
Perhitungan defisit:
Melalui pemeriksaan fisik (contohnya
pada diare)
Terbagi 3 fase
Fase I : Pemberian Bolus
Fase II : Terapi cairan 8 jam pertama
Fase III : Terapi cairan 16 jam selanjutnya

Terapi Cairan Defisit

Tatalaksana Ketidakseimbangan Elektrolit

Hiponatremia
Suatu kegawatdaruratan
Bolus hipertonik saline
Biasa diberikan NaCl 3%

Fast and Slower correction

Tatalaksana Ketidakseimbangan Elektrolit

Fast correction:
4 ml /kg NaCl 3% IV dalam 15-20 menit
1,2 ml/kg NaCl 3% (0,6 mEq/kg) : Serum
Na+ 1 mEq/l
Level serum Na+ > 120 gejala membaik

Slower correction:
Target: meningkatkan level serum Na+ dari
level 120 mEq dalam 24 jam
Perhitungan: 0,6 x KgBB x Na
Na tidak lebih dari 12 mEq/l

Hipernatremia
Tujuan terapi hipernatremia adalah
untuk menurunkan serum sodium <12
mEq/L tiap 24 jam
Rate 0.5 mEq/L/jam atau 12 mEq/L/hari

Koreksi hipernatremia sedang dan berat


memerlukan monitoring serum Na
Untuk memberikan koreksi yang adekuat,
tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
Hentikan apabila anak mengalami kejang
akibat edema otak

Hipernatremia
Perhitungan ini setara dengan 3-4
mL air per kg untuk tiap 1 mEq
Kandungan free water:
NS : Tidak mengandung free water
D5 NS : 40% free water (sering
digunakan)
NS : 50% free water
Aquabidest: 100% free water

Hipernatremia
Langkah koreksi dehidrasi hipernatremik:
Mengembalikan volume intravaskular
NS 20 ml/kg dalam 20 menit

Perkirakan waktu untuk koreksi

145-157
158-170
171-183
184-196

mEq/l
mEq/l
mEq/l
mEq/l

24
48
72
84

jam
jam
jam
jam

Berikan D5 NS + KCL 20 mEq/l dengan rate


1.25-1.5 kali maintenance
Sesuaikan pemberian cairan dengan hasil
pemeriksaan serum Na+

Hipokalemia
Pemberian kalium oral dianggap
lebih aman dibandingkan melalui
IV
Protokol konservatif
3-3.5 : 0.25 mEq/kg IV bolus dalam 1
jam
2.5-3 : 0.5 mEq/kg IV bolus dalam 2
jam
< 2.5 : 0.75 mEq/kg IV bolus dalam 3
jam

Hiperkalemia

Kesimpulan
Gangguan keseimbangan dan
elektrolit memberikan manifestasi
yang berbeda untuk setiap jenis
elektrolitnya
Tatalaksana yang dapat diberikan
juga berbeda untuk tiap
elektrolitnya.

Kesimpulan
Natrium dan kalium merupakan elektrolit dengan
konsentrasi terbesar dalam tubuh sehingga
gangguan elektrolit yang terjadi umumnya
melibatkan dua elektrolit ini
Bila tidak ditangani dengan baik, gangguan
keseimbangan ini dapat menyebabkan kematian,
sehingga diperlukan pengamatan yang teliti
untuk dapat menegakkan diagnosa gangguan
keseimbangan cairan dan elektrolit. Penanganan
yang tepat akan memberikan prognosis yang
lebih baik, mengurangi morbiditas, dan
mencegah mortalitas.

Daftar Pustaka
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.

Kliegman R, Behrman RE, Nelson WE, editors. Nelson textbook of pediatrics. Edition 20. Phialdelphia, PA: Elsevier; 2016. 2 p.
Kavanagh BP, Meyer LJ. Normalizing physiological variables in acute illness: five reasons for caution. Intensive Care Med. 2005,
31:1161-1167.
NYU Hospital Center. Types of Fluid & Electrolyte Disorders in Children.
http://nyulangone.org/conditions/fluid-electrolyte-disorders-in-children/types.
Meyers R S. Pediatric Fluid and Electrolyte Therapy. J Pediatr Pharmacol Ther 2009; 14(): 204-211
Friedman A. Maintenance Fluid Therapy: What's Next. The Journal of pediatrics. 2014 Jan 7;165(1):14-5.
Foster BA, Tom D, Hill V. Hypotonic versus isotonic fluids in hospitalized children: a systematic review and meta-analysis. The
Journal of pediatrics. 2014 Jul 31;165(1):163-9.
Moritz ML, Ayus JC. Maintenance intravenous fluids in acutely ill patients. New England Journal of Medicine. 2015 Oct
1;373(14):1350-60.
Kiguli S, Akech SO, Mtove G, Opoka RO, Engoru C, Olupot-Olupot P, Nyeko R, Evans J, Crawley J, Prevatt N, Reyburn H. WHO
guidelines on fluid resuscitation in children: missing the FEAST data. BMJ. 2014 Jan 14;348:f7003.
Algorithms for IV fluid therapy in children and young people in hospital.
https://www.nice.org.uk/guidance/ng29/resources/algorithms-for-iv-fluid-therapy-in-children-and-young-people-in-hospital-set-of
-6-2190274957
Fluid Administration, Continuous IV - Clinical Pathway: Inpatient | The Childrens Hospital of Philadelphia [Internet]. [cited 2016
Jun 10]. Available from: http://www.chop.edu/clinical-pathway/fluid-administration-continuous-iv-clinical-pathway
Edelson JB, Orenstein EW, Zaoutis LB, Copelovitch L. Intravenous Fluid Management in the Pediatric Hospital Setting: Is Isotonic
Fluid the Right Approach for all Patients? Jonathan B. Edelson, M. Current Treatment Options in Pediatrics 2015; 1: 90-99
Royal Pharmaceutical Society . Principles of fluid management for paediatric patients.
http://www.pharmaceutical-journal.com/learning/learning-article/principles-of-fluid-management-for-paediatric-patients/11104039.ar
ticle
Merck Manual. Dehydration in Children.
http://www.merckmanuals.com/professional/pediatrics/dehydration-and-fluid-therapy-in-children/dehydration-in-children
Bontant T, Matrot B, Abdoul H, et al. Assessing fluid balance in critically ill pediatric patients. Eur J Pediatr 2015; 174(): 133-137