Anda di halaman 1dari 30

FINAL PAPER

Coronary Artery Disease


M. Ricky Taufik H. Mustafa, S.Ked
2009730030
Pembimbing : dr. Achmad Fachron,
Sp.PD

Identitas Pasien
Nama Pasien : Tn. J
TTL : Jakarta, 28 Februari 1957
Usia : 56 tahun
Jenis Kelamin: Laki-laki
Pekerjaan
:Alamat : Serdang baru, IGG C/4 RT 12Kemayoran
Masuk Rumah Sakit : 02 maret 2013
No Kamar/Bangsal : Matahari 2 kamar 5
No Rekam Medik : 00795181
Dokter yang merawat : dr. Ozy

Anamnesis
Keluhan Utama
Nyeri dada sebelah kiri hilang timbul,
sejak 2 jam SMRS
Keluhan Tambahan
Sesak napas, jantung berdebar, sakit
kepala, sering haus, sering minum,
sering kencing dan terkadang pusing
dan keringat malam

Anamnesis
Riwayat Penyakit Sekarang
OS masuk RSIJ dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri
sejak 2 jam SMRS. Nyeri dada dirasakan seperti ditekan
dadanya, terasa berat hingga pada punggung. Nyeri
dada tersebut dirasakan menjalar ke lengan kiri OS,
nyeri dirasakan hilang timbul dan tidak menentu kapan
timbulnya. Jika sedang nyeri, nyeri dirasakan selama 15
sampai 30 menit. Sebelumnya, keluhan nyeri dada ini
sudah OS rasakan sejak 1 tahun yang lalu. Dan OS
sudah beberapa kali dirawat di RS karena keluhan nyeri
dada tersebut. Nyeri dada disertai dengan sesak napas,
jantung berdebar-debar dan sakit kepala. OS juga
terkadang merasa pusing. BAB normal, lancar, tidak
mencret. BAK normal, lancar, tidak nyeri.

Anamnesis
Riwayat Penyakit Dahulu
OS memiliki riwayat kencing manis sejak 10
tahun yang lalu, OS punya riwayat tekanan
darah tinggi, riwayat asma, flek paru disangkal
Riwayat Penyakit Keluarga
Dikeluarga terdapat riwayat DM dan penyakit
jantung, riwayat asma, flek paru, hipertensi
disangkal
Riwayat Pengobatan
OS sering kontrol untuk mengetahui kadar gula
dan OS mengkonsumsi obat tetapi OS lupa obat
apa yang diberikan

Anamnesis
Riwayat Alergi
Riwayat alergi obat, makanan, cuaca,
debu disangkal
Riwayat Psikososial
OS punya kebiasaan merokok. Merokok
12 batang dalam sehari, OS juga
mengaku sering minum kopi dan pola
makan dengan makanan yang siap saji,
jarang makan buah-buahan dan sayur,
riwayat minum alkohol di sangkal

Pemeriksaan Fisik
PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum : OS tampak sakit sedang
Kesadaran : Composmentis
Tanda Vital
Suhu : 36,5C
TD : 150/80 mmHg
Nadi : 80x/menit
RR : 22x/menit
Antropometri
BB : 75 kg
TB : 160 cm
Status Gizi : 29,3 ( Obesitas 1 )

Status Generalis
Status Generalis
Kepala: Normochepal
Rambut : Hitam, tidak rontok
Alis : Hitam, tidak rontok
Mata : Mata tidak cekung
Konjungtiva anemis (-)/(-)
Sklera ikterik (-)/(-)
Hidung : Deviasi septum (-), sekret (-)
Telinga : Normotia, serumen (-)/(-)
Mulut : Bibir kering (-), sianosis (-), stomatitis (-),
lidah kotor (-)
Leher : Pembesaran KGB (-), pembesaran kelenjar
Tiroid (-)

Dada
Inspeksi : Simetris, retraksi dinding dada,
tidak tampak bagian dada yang
tertinggal saat inspirasi, scar (-)
Palpasi
: Vokal Fremitus kiri dan kanan,
normal
Perkusi
: Sonor di kedua lapang paru
Auskultasi
: Vesikuler di kedua lapang
paru,
ronkhi (-)/(-), wheezing (-)/(-)

Jantung
: Ictus Cordis terlihat
Inspeksi
Palpasi
: Ictus Cordis teraba di ICS VI
linea
midclavicularis sinistra
Perkusi
: Batas jantung kanan di
linea parasternal dextra ICS V,
batas jantung kiri di
linea midclavicula sinistra ICS VI
Auskultasi
: Bunyi Jantung I & II murni,
mur-mur (-), gallop (-)

Abdomen
Inspeksi
scar (-),
Auskultas
Palpasi
(-),
teraba
Perkusi
Tes asites

: Distensi abdomen (-),


spider navi (-)
: Bising usus normal
: Nyeri tekan abdomen
hepar dan lien tidak
: Timpani
: shifting dullness : (-)

Ekstremitas Atas
: Hangat
Akral
Edema : (-)/(-)
RCT : < 2 detik
Ekstremitas Bawah
Akral
: Hangat
Edema : (-)/(-)
RCT : < 2 detik

Pemeriksaan penunjang
Hasil

Nilai Rujukan

Hematologi

13,1

13,2 - 17,3

Leukosit

8,15

3,80 - 10,60

GDS

209

70 - 200

SGOT

23

10 - 34

SGPT

27

9 - 43

Ureum darah

62

10 - 50

Kreatinin darah

1,9

< 1,4

Na darah

134

135 - 147

K darah

3,9

3,5 - 5,0

Cl darah

94

94 - 111

Kimia Klinik

Nilai rujukan

CK

261 u/L

<195

CK-MB

21,10 u/L

<24

Troponin T (kuantitatif)

0,10 ng/uL

<0,03 (-)

Resume
Laki-laki 65 tahun masuk RSIJ dengan nyeri dada tiba-tiba sejak 2 jam
SMRS, seperti ditekan dadanya, terasa berat hingga punggung,
menjalar ke lengan kiri, hilang timbul dan tidak menentu timbulnya,
nyeri selama 15- 30 menit, sudah dirasakan sejak 1 tahun yang lalu.
Disertai dispneu, palpitasi dan sakit kepala
Pada pemeriksaan fisik didapatkan
Tanda Vital
TD = 150/80 mmHg
RR = 22x/menit
Nadi = 80x/menit
Suhu = 36,5 C

Pada pemeriksaan lab, didapatkan


CK
= 261 u/L
CK-MB
= 21,10 u/L
Troponin T = 0,10 ng/uL (positif)

Daftar Masalah
Angina Pectoris et causa Acute Coronary
Syndrome
DM tipe II
Hipertensi grade 1

Assesment
1. Angina Pectoris et causa Acute Coronary
Syndrome
Anamnesis : OS masuk RS dengan keluhan nyeri dada
sejak 2 jam SMRS, seperti ditekan dadanya, terasa
berat hingga punggung, menjalar ke lengan kiri, hilang
timbul dan tidak menentu timbulnya selama 15- 30
menit, sudah dirasakan sejak 1 tahun yang lalu.
Disertai dispneu, palpitasi dan sakit kepala dan sering
keringat malam
Pada pemeriksaan lab didapatkan:
CK = 261 u/L
CK-MB
= 21,10 u/L
Troponin T = 0,10 ng/uL (positif)
Pemeriksaan EKG : Normal

Rencana diagnostik :
o Cek EKG ulang
o Foto rontgen dada
o Ekokardiografi
Rencana Terapi :
o Tirah baring
o Infus RL 0,9 %
o Nitrogliserin
o Klopidogrel

Assesment
2. Diabetes Mellitus
Anamnesis : OS memiliki riwayat diabetes mellitus sejak
10 tahun yang lalu
Pada pemeriksaan Laboratorium didapatkan : GDS :
209 mg/dL
Rencana diagnostik
cek ulang GDS
Rencana terapi
o Edukasi
o Diet
o Olahraga yang besifat aerobik
o Obat-obatan : sulfonilurea, glinid, Metformin,
tiazolidindion dan glukosidase alfa inhibitor

Assesment
3. Hipertensi grade I
Anamnesis : OS merasa terkadang pusing. OS memiliki riwayat
hipertensi sejak 3 tahun yang lalu dan mengkonsumsi Amlodipin
namun tidak minum teratur
Pada pemeriksaan fisik didapatkan
TD = 150/80 mmHg
Rencana terapi
Terapi nonmedikamentosa
o Latihan fisik teratur
o Turunkan asupan garam berlebih
o Perbanyak asupan buah dan sayuran
Terapi medikamentosa
o Antagonis kalsium : Amlodipin
o Captopril 12,5mg

Definisi
Penyakit Jantung Koroner (PJK)
adalah penebalan dinding dalam
pembuluh darah jantung (pembuluh
koroner). Di dalam kondisi seperti ini,
darah yang mengalir ke otot jantung
berkurang, sehingga organ tersebut
mengalami kekurangan darah.

Epidemiologi
Di negara maju, penyakit jantung dan pembuluh
darah merupakan pembunuh nomor satu,
terutama di Eropa. Merupakan pembunuh nomor
satu dan dunia. Setiap menit, orang dapat
meninggal karena Coronary Artery Disease (CAD)
sekitar 37 % memiliki riwayat koroner akut, angina
pectoris dan infark miokard, akan meninggal di
tahun yang sama. Di Indonesia, penyakit jantung
dan pembuluh darah terbanyak adalah penyakit
jantung koroner (CAD), Penyakit jantung koroner
umumnya banyak terdapat pada usia di atas 40
tahun dengan prevalensi sebesar 13 %.1

Gejala dan Tanda


Palpitasi, keadaan ini bisa timbul
spontan maupun atas dasar faktor
pencetus yang menambah iskemia
seperti aktivitas fisik, stress, sesak
nafas mulai dengan nafas yang terasa
pendek sewaktu melakukan aktivitas
yang cukup berat, yang biasanya tidak
menimbulkan keluhan. Makin lama
sesak makin berat sekalipun melakukan
aktivitas ringan, Pada keadaan yang
lanjut dapat terjadi gagal jantung kiri.

Faktor resiko

Kebiasaan merokok
tekanan darah tinggi
Kadar kolesterol yang tinggi
suatu keadaan dimana tubuh jarang bergerak
Memiliki berat badan yang berlebihan atau
obesitas
Penyakit gula darah
Sejarah keluarga yang memiliki riwayat
penyakit jantung
Faktor umur

Patofisiologi
Terbentuknya
plak
arteroklererosis

Lumen arteri
koronaria
menyempit

Respon koagulasi

Plak mengalami
ruptur dan tidak
stabil

Aktifasi jalur
ekstrinsik dan
trombosit

Terbentuk TROMBUS

Mekanisme terbentuknya aterosklerosis


1. Mekanisme infiltrasi lipid
2. Permeabilitas tunika intima dan kerusakan sel endotel
3. Mekanisme trombogenik

Pemeriksaan penunjang
Pemeriksaan EKG
X-Ray Thorax
Angiogram
Pemeriksan Laboratorium
Pemeriksaan Troponin T atau I
Pemeriksaan CK-MB

Tatalaksana
Tatalaksana Umum
Tirah baring di ruang rawat intensif jantung (ICCU)
Pasang infus intravena dengan NaCl 0,9 % atau Dextrosa 5 %
Oksigenasi dimulai dengan 2 liter/menit 2-3 jam, dilanjutkan bila
saturasi oksigen arteri rendah (<90 %)
Diet puasa sampai bebas nyeri, kemudian diet cair. Selanjutnya diet
jantung
Pasang monitor EKG secara kontinu
Atasi nyeri dengan
Nitrat sublingual atau transdermal atau Nitrogliserin intravena titrasi
(kontraindikasi bila TD sistolik <90 mmHg), bradikardia (<50
kali/menit), takikardia atau
Morfin 2,5 mg (2 4 mg) intravena atau Tramadol 25 -50 mg intravena 11

Kesimpulan
Coronary Artery Disease (CAD) merupakan
masalah kesehatan utama di negara negara
maju. Pada saat ini penyakit jantung telah
menjadi penyebab kematian pertama di
dunia. Pada tahun 1999 sedikitnya 55,9 juta
atau setara dengan 30,3% kematian di
seluruh dunia disebabkan oleh penyakit
jantung. (WHO) 60% dari seluruh penyebab
kematian penyakit jantung adalah CAD.
Penyakit ini juga masih sering dijumpai di
Indonesia dan menduduki peringkat ke 3
sebagaipenyebab kematian terbanyak.

Saran
Acute Coronary Syndrome (ACS)
merupakan suatu keadaan darurat
jantung dengan manifestasi klinis
berupa perasaan tidak enak di dada
atau gejala-gejala lain sebagai akibat
iskemia miokardium. Tatalaksana yang
tepat memperbaiki prognosis dengan
cara mencegah infark miokard dan
kematian.