Anda di halaman 1dari 50

Pembimbing

dr Wita, Sp.B

Appendicitis Akut
UNIVERSITAS YARSI RS SAID SUKANTO

RM AFFANDI AKBAR 1102011216

DEFINISI
Appendicitis adalah peradangan pada
organ appendix vermiformis atau yang
dikenal juga sebagai usus buntu

ANATOMI APPENDIKS

ANATOMI APPENDIKS

ANATOMI APPENDIKS

ANATOMI APPENDIKS

FISIOLOGI APPENDIKS

Menghasilkan lendir 1 2 ml/hari.


Mensekresikan IgA.
Komponen dari sistem GALT.
Pengangkatan appendiks tidak memperngaruhi
sistem imun.

APPENDISITIS

EPIDEMIOLOGI
Insiden di negara maju lebih tinggi daripada
negara berkembang.
Beberapa tahun terakhir, insiden menurun
bermakna.
Disebabkan meningkatnya penggunaan makanan
berserat dalam menu sehari-hari.
Insiden tertinggi pada kelompok umur 20 30
tahun.
Insiden laki-laki dan perempuan sebanding.

ETIOLOGI
Faktor sumbatan (90%)
60%

hiperplasia

submukosa.
35% stasis fekalith.
4% benda asing.
1% sebab lainnya.

jaringan

limfoid

ETIOLOGI
Faktor bakteri
Infeksi enterogen
Faktor fekalith meperberat infeksi
Bakteri yang menyebabkan perforasi adalah
o Anaerob 96%
o Aerob <10%
Faktor parasit
Faktor ras / diet

ETIOLOGI
Bakteri aerob
Escherichia coli
Viridans streptococci
Pseudomonas aeruginosa
Enterococcus

Bakteri anaerob
Bacteroides fragilis
Peptostreptococcus micros
Bilophila sp.
Lactobacillus sp.

KLASIFIKASI
Appendisitis akut ringan (Cataral Appendicitis)
Appendisitis

akut

purulent

(Supurative

gangrenosa

(Gangrenous

Appendicitis)
Appendisitis

akut

Appendicitis)
Appendisitis infiltrat (Phlegmonous Appendicitis)
Appendisitis abses (Abces Appendicitis)
Appendisitis perforasi (Perforated Appendicitis)
Appendisitis kronis (Chronic Appendicitis)

PATOGENESIS APPENDIKS
Obstruksi

Timbunan mukus di
luman

Tekanan intralumen
meningkat

Edema pada dinding


appendiks

Aliran limfe
terganggu

Mukosa mengalami
ulserasi

APPENDISITIS
AKUT RINGAN

PATOGENESIS APPENDIKS
Sekresi mukus
berlanjut

Bakteri invasi ke
dinding

Infeksi pus

Tekanan intralumen makin


meningkat + edema

Obstruksi
aliran vena

Memperberat edema dan


terjadi iskemik

Trombosis

APPENDISITIS
AKUT SUPURATIF

PATOGENESIS APPENDIKS
Sekresi mukus
terus berlanjut

Tekanan intralumen makin


meningkat

Bakteri terus
berinvasi

Sudah terjadi
mikroperforasi

Gangren

Aliran arteri
terganggu

Infark dinding
appendiks

APPENDISITIS AKUT
GANGRENOSA

PATOGENESIS APPENDIKS
Appendiks
gangren

WALLING
OFF

Dinding
rapuh

APPENDISITIS
PERFORASI

Massa flegmon / massa


periapendikuler
Nekrosis jaringan
abses perforasi
APPENDISITIS
INFILTRAT

Massa
periapendikuler
mengurai diri

MANIFESTASI KLINIS
Nyeri mulai muncul di epigastrium / regio
umbilikus (nyeri somatik)
Nyeri pindah ke kanan perut kanan bawah (nyeri
viceral)
Mual dan muntah
Anoreksia
Demam
Defans Muskular

DIAGNOSIS
Anamnesis
Pemeriksaan fisik
Inspeksi
Auskultasi
Palpasi
Perkusi

MANUVER DIAGNOSTIK

Mc. Burneys sign


Blumbergs sign

MANUVER DIAGNOSTIK
Rovsings sign

MANUVER DIAGNOSTIK
Psoass sign

MANUVER DIAGNOSTIK
Dasar anatomi terjadinya Psoass sign

MANUVER DIAGNOSTIK
Obturators sign

MANUVER DIAGNOSTIK
Dasar anatomi terjadinya Obturators sign

MANUVER DIAGNOSTIK
Kochers sign
Dunphys sign
Nyeri lepas
Rectal Toucher

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Laboratorium
Pemeriksaan urin
Pemeriksaan laboratorium lain
CRP

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Radiologi
Foto polos abdomen
USG
CT-Scan
Apendikogram

SCORING
Skor Alvarado
Gejala Klinik

Gejala
Tanda
Lab
Total poin

Adanya migrasi
nyeri
Anoreksia
Mual / muntah
Nyeri di RLQ
Nyeri lepas
Febris
Leukositosis
Shift to the left

Nilai

1
1
1
2
1
1
2
1
10

SCORING
Interpretasi dari Modified Alvarado Score
14

: bukan appendisitis akut

57

: kemungkinan appendisitis akut

8 10 : appendisitis akut
Penanganan berdasarkan score Alvarado
14

: observasi

57

: antibiotik

8 10 : operasi

DIAGNOSIS BANDING
Gastroenteritis
Ulkus Peptikum Perforasi
Urolithiasis
PID
KET

TATALAKSANA
Indikasi appendiktomi
Appendisitis akut
Appndisitis kronik
Appendisitis infiltrat dalam stadium tenang
Appendisitis perforata

KOMPLIKASI

Apendikular infiltrat
Apendikular abses
Perforasi
Peritonitis

KOMPLIKASI
Durante operasi
Perdarahan intraperitoneal
Robekan sekum / bagian usus lain
Post operasi
Perdarahan
Infeksi
Ileus paralitik
Abses intraperitoneal

PERAWATAN

Mobilisasi secepatnya
Observasi intake

Prognosis

Mortalitas 0,1% appendiks akut tidak pecah


Mortalitas 15% jika pecah pada orang tua

THANKYOU