Anda di halaman 1dari 63

Histologi

Organ Reproduksi
DR. Elyusrar A. Jalal

08/04/16

ORGAN REPRODUKSI
WANITA
1. INTERNA

2 OVARIUM (GONAD)
2 TUBA UTERINA FALLOPII (OVIDUCT)
UTERUS
VAGINA

2. EKSTERNA

MULUT VAGINA DAN VESTIBULUM


ORIFISIUM URETRA
KLITORIS
LABIA MAYORA DAN MINORA
MONS PUBIS

3. ORGAN ASESORIS

PLACENTA KOMPONEN FETAL-MATERNAL


KEL. MAMMA DERIVAT KULIT (INTEGUMEN)
BERHUBUNGAN LANGSUNG DG FUNGSIONAL REPRODUKTIF

08/04/16

Organ Reproduksi Wanita Interna


Ampulla
Ishtmus
Tuba fallopii
Intra mural

08/04/16

Ovarium:
1. Didalam rongga pelvik
2. Dibungkus oleh epitel
germinativum, selapis selsel kuboid, tidak ada kaitannya
dengan produksi oocyte
3. Dibawahnya terdapat kapsula
jaringan ikat: tunika albuginea
4. Terdiri dari cortex dan medulla
5. Merupakan gonad wanita,
berfungsi membentuk ovum
6. Menghasilkan hormon
estrogen dan progesteron

08/04/16

Cortex

Epitel germinativum
Tunica albuginea
Stroma, jaringan ikat
Developing follicle,
tampak dalam
beberapa tahap
perkembangan

Medulla
Stroma dgn pemb.
darah, serabut saraf
dan otot polos

08/04/16

Perkembangan Follicle
Bayi perempuan pada waktu dilahirkan
mempunyai sekitar 400.000-750.000
primordial follicle
Terjadi differensiasi follicle Atas pengaruh
hormon (FSH)
Follicle yang berdifferensiasi segera
dikelilingi oleh stroma, membentuk theca
folliculi yang akan menghasilkan hormon
steroid
Hanya satu follicle berkembang menjadi
follicle de Graaf setiap bulan
Akibat pertumbuhan dan degenerasi
jumlah follicle berkurang, pubertas
160.000, umur 34-45 th 34.000, usia
menopause semua follicle menghilang

08/04/16

08/04/16

Primordial follicle
Oocyte dilapisi
oleh selapis selsel follicle
berbentuk
gepeng

08/04/16

Primary follicle
Dilapisi oleh selsel kuboid (sel
granulosa)
Dapat selapis (uni
laminar) atau
beberapa lapisan
sel granulosa
(multi laminar)
Belum terdapat
ruang berisi liquor
folliculi (antrum)

08/04/16

Secondary Follicle /
Antral follicle
Sekret sel granulosa
(liquor folliculi) bertambah
banyak, ruang antar sel
menyatu membentuk
antrum
Sel granulosa terpisah,
sebagian mengelilingi
oocyte sebagai corona
radiata, sebagian pada
dinding follicle (membrana
granulosa)
Zona pellucida terlihat
jelas
Stroma disekeliling follicle
membentuk theca

08/04/16

Corona radiata dan zona


pellucida

08/04/16

Zona pellucida

Hasil sekresi
sel granulosa
dan oocyte

08/04/16

Theca Folliculi

08/04/16

Theca interna
Sel-sel
berbentuk
kuboid, banyak
vaskular
Mensekresi
hormon steroid

08/04/16

Theca externa
Stroma
jaringan ikat
dengan sel-sel
fusiform
Terdapat
vaskularisasi

08/04/16

Follicle de Graaf
Antrum menyatu
Sel granulosa
disekitar oocyte
menjadi corona
radiata
Dihubungkan dengan
membrana granulosa
pada dinding follicle
oleh cumulus
oophorus
08/04/16

Cumulus oophorus

08/04/16

Mature follicle
1. Lapisan
granulosa
dinding follicle
2. Corona radiata
3. Cumulus
oophorus
4. Theca

08/04/16

Mature follicle

08/04/16

Atretic follicle
Pada sebagian
follicle, oocyte
mati, terjadi
degenerasi
follicle menjadi
follicle atretic

08/04/16

Ovulasi: Erruption
Ovum bersama corona
radiata keluar menembus
dinding ovarium
Ovum bersama corona
radiata ditangkap oleh
fimbria
Pembuahan terjadi
didalam ampula tuba

08/04/16

Corpus rubrum
Membrana granulosa
dan theca interna
didalam ovarium
membentuk corpus
rubrum
Berwarna merah karena
perdarahan pada waktu
ovulasi

08/04/16

Corpus luteum
Sel-sel granulosa
mengalami luteinisasi,
menjadi besar dan
berwarna kekuningan
Memproduksi hormon
estrogen dan progesteron
Jika terjadi kehamilan
dipertahankan oleh
hormon chorionic
gonadothropin

08/04/16

Lutein granulosa - theca

08/04/16

Corpus luteum:

Sel lutein theca


Sel lutein granulosa

08/04/16

Corpus albicans
Bila tidak terjadi
kehamilan, corpus
luteum
berdegeneasi,
dimakan oleh
macrophage
Timbul jaringan
parut, karena
invasi jaringan
ikat kolagen
Berwarna putih,
disebut corpus
albicans
08/04/16

TUBA UTERINA (OVIDUCT)


ATAU TUBA FALOPII SALURAN
MUSKULAR, PANJANG 12 CM
MENJULUR DR UTERUS KE
ARAH OVARIUM
UJUNG DISTAL TERBUKA KE
DLM RONGGA PERITONEUM
DEKAT OVARIUM
BERGERAK MENDEKATI
OVARIUM I MENANGKAP
OVUM
UTK TEMPAT PEMBUAHAN DAN
PENGANGKUTAN OVUM / ZIGOT
KE UTERUS

08/04/16

Tuba Uterina Fallopii Oviduct / Saluran


Telur

1.

2.

3.

4.

Pars intramuralis/ pars


interstitialis
Didalam dinding uterus
Pars isthmica
Ampulla
Bagian yang sempit, melekat
pada uterus
Infundibulum
Pars ampullaris
Bagian tengan, panjang.
Tempat
biasanya terjadi konsepsi
Infundibulum
Ujung tuba yang terbuka ke
rongga perut
Terdapat fimbriae

08/04/16

Isthmus

Intra mural

A. TUNIKA MUKOSA
EPITELNYA SELAPIS TORAK,
TDD 2 JENIS SEL, BERSILIA DAN
TDK BERSILIA
BERSILIA :
MEMBANTU PERGERAKAN CAIRAN
KENTAL
BERSAMA KONTRAKSI OTOT LUAR
MENGANGKUT OOSIT/EMBRIO KE
UTERUS
MEMPERMUDAH PERGERAKAN
SPERMATOZOA KE ARAH TELUR
TDK BERSILIA :
SEL RENDAH MENSEKRESI MUKUS,
TERSEBAR DIANTARA SEL BERSILIA
MEMBANTU TRANSPOR OVUM

08/04/16

Epitel dan lamina


propria masuk
kedalam lumen,
berkelok-kelok dan
bercabang

08/04/16

Epitel tuba fallopii

08/04/16

B. TUNIKA MUSKULARIS
OTOT POLOS YG
TERSUSUN SIRKULAR
DAN LONGITUDINAL
KONTRAKSINYA
MENGHASILKAN
GELOMBANG PERISTALTIK
MEMBANTU OVUM KE
UTERUS

C. TUNIKA SEROSA
MELIPUTI TUBA
PERITONEUM VISCERALIS

08/04/16

Ampula tuba uterina


Mukosa memenuhi lumen

08/04/16

Isthmus tuba uterina

Dinding lebih
tebal
Mukosa lebih
lurus

08/04/16

UTERUS
ORGAN MUSKULAR, BTK
BUAH PEAR, TDPT DI RONGGA
PELVIS
TEMPAT PEMBENIHAN
(IMPLANTASI) DAN
PERKEMBANGAN AWAL
EMBRIO
BAGIAN2 :
FUNDUS : BGN ATAS, TEMPAT
MASUKNYA TUBA UTERINA
KORPUS : BGN TENGAH, BULAT
MELEBAR
SERVIKS (LEHER UTERUS) : BGN
YG PALING SEMPIT DAN
MENONJOL KE DLM RONGGA
(LUMEN) VAGINA

08/04/16

DINDING UTERUS
1.
2.

SEROSA / ADVENTITIA : JAR. IKAT YG MEMBUNGKUS UTERUS


MIOMETRIUM : MRPKN BGN UTERUS YG PALING TEBAL ( 3
LAPIS)
SERAT MUSKULAR PD SAAT KEHAMILAN DPT SANGAT
MEMBESAR HIPERTROFI DAN HIPERPLASIA
ADANYA OKSITOSIN (HIPOFISIS) MENGINDUKSI
KEKUATAN KONTRAKSI MIOMETRIUM DPT MENDORONG
KELUARNYA BAYI ( LAHIR)
3. ENDOMETRIUM
MUKOSA TDD EPITEL SELAPIS TORAK, MEMP. KELENJAR
TUBULER SIMPLEKS
Stratum fungsionale
Stratum basale

08/04/16

DINDING UTERUS

08/04/16

Terjadi perubahan siklik endometrium, atas


pengaruh ovarium
Fase menstruasi / fase desquamasi
Fase post menstruasi / fase regenerasi
Fase proliferasi
Fase proliferasi dini
Fase proliferasi madya
Fase proliferasi akhir

Fase sekresi / fase pra haid


Fase sekresi dini
Fase sekresi lanjut

08/04/16

08/04/16

1. FASE MENSTRUASI
ENDOMETRIUM
DEGENERASI DAN PELEPASAN
STR. FUNGSIONAL + DARAH +
CAIRAN UTERINA KE VAGINA
(SBG CAIRAN HAID)
STR.BASALE TETAP ADA

08/04/16

2. FASE PROLIFERASI
ENDOMETRIUM
BEREGENERASI DR STR.
BASAL, STR. FUNGSIONAL
MENEBAL, KELENJAR
BERTAMBAH LONJONG, MASIH
LURUS, SEMPIT, a. SPIRALIS
MEMANJANG DAN BERKELOK2

08/04/16

Proliferative awal
Regenerasi
sudah dimulai
sejak fase
menstruasi
Proliferasi sel-sel
epitel
endometrium
Kelenjar
endometrium
lurus, pendek
dan sempit
08/04/16

Proliferative
lanjut
Sel epitel
menjadi torak
Kelenjar
berkelok-kelok
Banyak mitosis
Stroma
menjadi lebih
padat
08/04/16

3. FASE SEKRESI
ENDOMETRIUM
KELENJAR PANJANG DAN SANGAT
BERGELUNG
BERSEKRESI LUMEN MELEBAR
EDEMA PADA JARINGAN IKAT
PENEBALAN ENDOMETRIUM
SEKRET GLIKOPROTEIN
A. SPIRALIS MEMANJANG
MENDEKATI PERMUKAAN LUMEN
(SUPERFISIAL)

08/04/16

08/04/16

Secretory
Kelenjar panjang,
berkelok-kelok
Mulai mengeluarkan
sekret
Terjadi penimbunan
glikogen didalam
endometrium
Kaya vaskularisasi

08/04/16

Sekretorik
akhir
Kelenjar berkelokkelok
Banyak vaskularissi
Penimbunan
glikogen

08/04/16

Cervix uteri

08/04/16

SERVIKS UTERI
PERMUKAAN LUAR / LEHER UTERUS
MENONJOL KE DLM LUMEN VAGINA
DINDING TDD JAR. IKAT PADAT DAN
SEJUMLAH KECIL OTOT POLOS
MUKOSA : EPITEL SELAPIS TORAK
TINGGI DAN KELENJAR SERCIKSNYA
SANGAT BERCABANG, MEMBATASI
PERMUKAAN DALAM ( LUMEN SERVIKS)
EPITEL BERLAPIS GEPENG MENUTUPI
PERMUKAAN LUAR (VAGINA)
SAAT MENSTRUASI : TJD PERUBAHAN
PD JUMLAH DAN KEKENTALAN GETAH
SERVIKS
SAAT OVULASI : SEKRETNYA CAIR,
MEMUNGKINKAN SPERMA MENEMBUS
F. LUTEAL DAN SAAT KEHAMILAN :
SEKRET >>> DAN LENGKET
PERSALINAN : SERVIKS MELUNAK,
DISEBABKAN AKTIFITAS KOLAGENASE
YG HEBAT DI DLM DINDING SERVIKS

08/04/16

AKTIFITAS BLASTOKIS
TROFOBLAS, INNER CELLS DAN
KORION

08/04/16

TROFOBLAS
SEL2 TROFOBLAS MELEKAT PD
ENDOMETRIUM, BERMITOSIS
SECARA CEPAT DAN
BERDIFERENSIASI MJD 2
LAPISAN
TROFOBLAS MENGIKIS EPITEL
UTERUS, SHG EMBRIO DPT
MENEMBUS STROMA
HARI KE 9 STLH PEMBUAHAN
EMBRIO TERBENAM
SELURUHNYA (IMPLANTASI
INTERTITIAL) DAN DIKELILINGI
SELAPUT TROFOBLASTIK

VAGINA

BENTUK TABUNG MUSKULAR, MULAI SERVIKS


--- GENITAL EKSTERNA
DINDING TDK MEMPUNYAI KELENJAR,
PELUMASAN VAGINA OLEH SEKRESI :
1. KELENJAR SERVIKS
2. KELENJAR BARTHOLINI
3. KELENJAR MUKOSA KECIL DLM VESTIBULUM
TDD :
A. T. MUKOSA
B. T. MUSKULARIS
C. T. ADVENTITIA
08/04/16

A. TUNIKA MUKOSA
EPITEL BERLAPIS GEPENG
KAYA GLIKOGEN SERTA DITUNJANG
OLEH L. PROPRIA
BANYAK SERAT ELASTIN
METABOLISME GLIKOGEN OLEH
BAKTERI DIKELUARKAN KE DLM
VAGINA MENIMBULKAN
PENIMBUNAN ASAM LAKTAT SHG
PH VAGINA RENDAH
PEMBULUH KAPILER BANYAK TDP DI
L.PROPRIA MRPK SUMBER
BANYAKNYA CAIRAN YG MEREMBES
KE DLM LUMEN PD SAAT
RANGSANGAN SEKS
MUKOSA VAGINA MENGANDUNG
SEDIKIT UJUNG2 SERAT SARAF
SENSORIS

08/04/16

B. TUNIKA MUSKULARIS
TERUTAMA TDD SERAT OTOT
POLOS MEMANJANG,
MELINGKAR DEKAT DAERAH
MUKOSA (BGN PALING
DALAM)
C. TUNIKA ADVENTITIA
JAR. IKAT PADAT SELUBUNG
LUAR VAGINA
MENGANDUNG BANYAK SERAT
ELASTIN ELASTISITAS
VAGINA
BANYAK PLEKSUS VENOSA,
BERKAS2 SARAF DAN
KELOMPOK SEL SYARAF
08/04/16

FERTILISASI (PEMBUAHAN)
AMPULA ----ISTMUS TUBA
UTERINA
SPERMATOZOA MENEMBUS
KORONA RADIATA Z.
PELLUSIDA. HANYA SATU
KEPALA SPERMATOZOA YG
DPT MELEBUR MEMBRAN
OVUM (OOLEMMA), INI
MERANGSANG LENGKAPNYA
MEIOSIS II DAN BADAN
POLAR II DIKELUARKAN.
AKHIRNYA HAPLOID PRIA
BERSATU DG PRONUCLEI
WANITA MEMBENTUK
DIPLOID ZIGOT
08/04/16

implantasi

08/04/16

DESIDUA DIBAGI 3 :
1. DESIDUA BASALIS : BAGIAN
BAWAH TEMPAT IMPLANTSI
DAN MEMBENTUK PLASENTA
MATERNAL. TERLETAK
ANTARA EMBRIO DAN
MIOMETRIUM
2. DESIDUA KAPSULARIS :
BAGIAN LUAR,MELIPUTI
IMPLANTASI EMBRIO DAN
TERPISAH DG CAVUM UTERI
3. DESIDUA PARIETALIS :
BAGIAN ENDOMETRIUM
SELEBIHNYA, TDK LANGSUNG
BERHUBUNGAN DG JANIN

08/04/16

PLASENTA

08/04/16

ORGAN SEMENTARA, MULAI DIBTK


SAAT IMPLANTASI, TDD :
1. JAR. EMBRIONAL (KORION
FRONDOSUM)
2. JAR. MATERNAL (DESIDUA
BASALIS)
FUNGSI :
MENGANTARKAN MAKANAN DAN
OKSIGEN KE EMBRIO
MEMBERSIHKAN DARAH JANIN
MENSEKRESI HORMON
MRPKN SATU2NYA ORGAN YG TDD
SEL2 YG BERASAL DR 2 INDIVIDU

VILUS
VILUS PRIMER
BERBENTUK KORDA PADAT YG TUMBUH KELUAR, KEDLM LAKUNA
VILI PRIMER TDD SINSITIO DAN SITOTROFOBLAS
VILUS SEKUNDER
MESENKIM EKSTRA EMBRIONAL YG TERLETAK DI BWH MENYUSUP.
VILI PRIMER MBTK VILI SEKUNDER YG TDD: SINSITIO,
SITOTROFOBLAS DG PUSAT MESENKIM EKSTRA EMBRIONAL
VILUS TERSIER
MESENKIM EKSTRA EMBRIONAL PD VILI SEKUNDER
BERDIFERENSIASI MJD PEMB. DRH YG NANTINYA BERKAITAN DG
PEMB. TALI PUSAT
JADI VILI TERSIER DISUSUN OLEH :
SINSITIOTROFOBLAS
SITOTROFOBLAS
MESENKIM EKSTRAEMBRIONAL VILI SEKUNDER
08/04/16

PEMB. DARAH DIPUSATNYA

VILUS

08/04/16

BARRIER PLASENTA
1. DINDING KAPILER FETUS
2. MEMBRAN BASALIS
KAPILER DAN TROFOBLAS
3. MESENKIM YG TERLETAK
DI DLM VILI
4. SITOTROFOBLAS ( SELAMA
PERTENGAHAN
KEHAMILAN)
5. SINSITIOTROFOBLAS
08/04/16

MAMMA

08/04/16

KEL. MAMMA KEL. KULIT KHUSUS,


MODIFIKASI KEL. KERINGAT
BTK TUBULOALVEOLAR YG
MENGANDUNG 15-25 LOBUS
PERKEMBANGAN EMBRIONAL :
PENEBALAN EPIDERMIS GARIS
SUSU
PREPUBERTAS : BELUM BERFUNGSI
PUBERTAS :
MULAI MEMBESAR AKUMULASI
JAR. LEMAK DAN JAR.
PENYAMBUNG KOLAGEN
PRODUKSI ESTROGEN OVARIUM
PENYIMPANAN LEMAK DAN
PROLIFERASI DUKTUS
LAKTIFERUS (TERMASUK
PENAMBAHAN DIAMETER DAN

KELENJAR MAMMA IN AKTIF


JARINGAN IKAT BANYAK
ELEMEN KELENJAR MINIMAL
SATU LOBULAR SEKELOMPOK
TUBULUS KECIL (KUBOID/
KOLUMNAR RENDAH) TAMPAK SPT
DUKTUS
JAR. IKAT INTRALOBULAR : JAR.
IKAT JARANG SERAT HALUS,
VASKULAR (FIBROBLAS, LIMFOSIT,
SEL PLASMA DAN EOSINOFIL)
MENGITARI TUBULUS
JAR. IKAT INTERLOBULAR : JAR.
IKAT PADAT DAN JAR. LEMAK
MENGITARI JAR. IKAT
INTRALOBULAR

08/04/16

KELENJAR MAMMA AKTIF


MASA KEHAMILAN
PROLIFERASI SISTEM
DUKTUS
LOBULUS TERISI ALVEOLI
JAR. IKAT INTRALOBULAR
BERKURANG
DUKTUS LAKTIFERUS :
EPITEL BERTINGKAT DR
LOBUS PERMUKAAN
PUTTING SUSU
08/04/16