Anda di halaman 1dari 14

Debu Industri

Oleh :
Aditio Suryanto(14513075)
Siti Sevina Nurlitha (14513036)
Adelina (13513057)

Debu

adalah

partikel

padat,

yang

disebabkan oleh kekuatan-kekuatan alami


atau

mekanis

penghancuran,

seperti

pengolahan,

pelembutan,

pengepakan

yang cepat, peledakan, dan lain-lain dari


benda,

baik

organik

maupun

anorganik

(Sumamur, 2009).
Debu merupakan salah satu bahan
yang sering disebut sebagai partikel yang
melayang di udara (Suspended Particulate
Matter / SPM) dengan ukuran 1 mikron
sampai dengan 500 mikron.
Jadi,

pengertian debu industri adalah

partikel padat dengan ukuran 1 sampai 500


mikron yang melayang di udara (Suspended
Particulate Matter / SPM) yang di sebabkan
oleh

kegiatan

pengolahan,

indurtri

seperti

proses

Pengertian

penghancuran,

dan

Debu dapat mengendap karena


dipengaruhi oleh gaya gravitasi
bumi.
Debu memiliki permukaan yang
selalu basah karena dilapisi oleh
air.
Debu
gumpalan

mampu
atau

membentuk
koloni

karena

permukannya yang selalu basah.


Debu bersifat listrik statis, artinya
debu mampu menangkap partikel
lain yang berlawanan
Debu bersifat opsis, artinya debu
mampu

memancarkan
Sifat-sifat cahaya

Debu fisik (debu tanah, batu, dan


mineral),
Debu kimia (debu organik dan
anorganik),
Debu

biologis

(virus,

bakteri,

kista),
Debu eksplosif atau debu yang
mudah terbakar (batu bara, Pb),
Debu

radioaktif

Titanium),
Debu

Inert

(Uranium,

Karakter
(debu

yang

tidak

Debu organik,
Debu organik adalah debu yang
berasal dari makhluk hidup
Debu metal
Debu metal adalah debu yang di
dalamnya terkandung unsurunsur
logam (Pb, Hg, Cd, dan Arsen)
Debu mineral
Debu mineral ialah debu yang di
dalamnya

terkandung

kompleks

Jenis-jenis

senyawa

Deposit particulate matter


Partikel debu yang hanya berada
sementara di udara, partikel ini
segera mengendap karena daya
tarik bumi.

Suspended particulate matter


Debu yang tetap berada di udara
dan tidak mudah mengendap.

Debu Industri dalam Udara

Gangguan

estetik

pemandangan

dan

dan

fisik

pelunturan

seperti
warna

terganggunya
bangunan

dan

pengotoran.
Merusak kehidupan tumbuhan yang terjadi akibat adanya
penutupan pori pori tumbuhan sehingga mengganggu
jalannya fotosintesis.
Merubah iklim global regional maupun internasional
Menganggu

perhubungan/penerbangan

yang

akhirnya

menganggu kegiatan sosial ekonomi di masyarakat.


Risiko dust explosion dan kebakaran
Merusak peralatan.
Bau yang tidak enak.
Masalah bagi komunitas sekitar pabrik.
Bahaya kesehatan.

Dampak

Komposisi debu
Konsentrasi debu
Berdasarkan berat: mg dust /m3 udara
Berdasarkan jumlah: jutaan partikel/cubic foot udara
Ukuran dan bentuk partikel
Distribusi ukuran partikel didalam rentang ukuran respirable
Fiberous atau spherical
Lama paparan

Faktor

Iritasi pada hidung, tenggorokan: debu


kimia (asam, alkali, Cr )
Kerusakan jaringan organ dalam: debu
radioaktif
Keracunan Beryllium: Biasanya parah,
disebabkan oleh Be fumes dan Be terikat
pada debu. Be-fluorida juga berbahaya.
Demam logam : merupakan penyakit
akut,

jangka

pendek,

terutama

disebabkan Zn dan Mg dengan oksida


logamnya
Alergi : terjadi pada orang yang peka
terhadap zat kimia
Akumulasi

debu

yang

masuk

dan

akhirnya mengendap di paru-paru dapat


menimbulkan Bahaya
penyakit yang disebut

Silikosis
Penyakit ini disebabkan oleh penimbunan debu-debu silika
dalam paru-paru, biasanya silikosis ini terdapat pada pekerjapekerja di perusahaan pertambangan timah, tambang granit,
dan

tambang-tambang

lainnya

yang

daerah

operasinya

adalah pada batuan asam.


Antrakosis
Penyakit ini disebabkan karena penimbunan debu batubara,
terutama

batubara

jenis

antrasit,

yang

paling

banyak

menderita penyakit antrakosis ini adalah pekerja pekerja


tambang batubara.
Asbestosis
Penyebabnya adalah penimbunan debu asbes di dalam paruparu. Penderita asbestosis banyak dijumpai pada pekerja-

Jenis asbes
Pneumoconiosis
pekerja tambang
dan industri-industri tekstil yang

Stanosis
Penyebabnya adalah penimbunan debu timah putih dalam paruparu. Banyak terdapat pada pekerja -pekerja tambang timah putih,
penyakit ini tidak begitu berbahaya, tetapi karena timah putih ada
hubungannya dengan batuan asam maka biasanya penderita
Stanosis ini disertai dengan silikosis.

Siderosis
Penyebabnya adalah penimbunan debu siderite (besi karbonat)
dalam paru-paru, penyakit ini banyak terdapat pada pekerja-pekerja
tambang bijih besi. Penyakit siderosis ini tidak begitu berbahaya
hanya kadang-kadang penyakit ini disertai silikosis barulah penyakit
siderosis ini berbahaya.

Talkosis
Penyebabnya adalah penimbunan debu talk pada paru-paru, karena
talk ini suatu silikat, maka kadang-kadang talkosis disertai pula
dengan silikosis. Penyakit ini banyak terdapat pada pekerja-pekerja

Jenis Pneumoconiosis

tambang talk, tidak berbahaya.

Pencegahan terhadap sumbernya antara lain:


Isolasi sumber agar tidak mengeluarkan debu diruang kerja dengan
Local Exhauster atau dengan melengkapi water sprayer pada
cerobong asap.
Substitusi alat yang mengeluarkan debu dengan yang tidak
mengeluarkan debu
Pencegahan dilakukan terhadap media Transmisi dan udara ambien
Memakai metode basah yaitu,penyiraman lantai dan pengeboran
basah (Wet Drilling).
Dengan
Umum.

alat

berupa

Scrubber,Elektropresipitator,dan

Pengendalian & Pencegahan

Penanaman pohon atau reboisasi

Ventilasi

Pencegahan Terhadap Tenaga Kerja yang terpapar


Antara lain dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa
masker.
Pencagahan terhadap penderita atau orang sakit akibat terpapar
partikel debu antara lain melalui:
Pemeriksaan dan pengobatan serta rehabilitasi terhadap korban
atau orang sakit.
Pemeriksaan dapat dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium
dan radiologi untuk mengetahui kelainan akibat debu.
Rehabilitasi dilakukan terhadap korban yang mengalami cacat
organ akibat terpapar partikel debu dalam jangka waktu lama.

Pengendalian & Pencegahan

Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai