Anda di halaman 1dari 24

KIMIA ORGANIK 1

ALKANA

Yunika Tessarillah
1311E2037

ALKANA
Senyawa kimia hidrokarbon jenuh asiklis
Senyawa alifatik
Sebuah rantai karbon panjang dengan
ikatan-ikatan tunggal
Rumus umum untuk alkana adalah
CnH2+n

BEBERAPA SUKU ALKANA


SUKU
NAMA

RUMUS STRUKTUR

Metana

CH4 | CH4

Etana

CH3- CH3 | C2H6

Propana

CH3- CH2- CH3 | C3H8

Butana

CH3- CH2- CH2- CH3 | C4H10

Pentana

CH3- CH2- CH2- CH2- CH3 | C5H12

Heksana

CH3- CH2- CH2- CH2- CH2- CH3 | C6H14

Heptana

CH3- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH3 | C7H16

Oktana

CH3- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH3 | C8H18

Nonana

CH3- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH3 |


C9H20

Dekana

CH3- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2CH3 | C10H22

ALKANA
Struktur alkana dapat berupa rantai lurus atau
rantai bercabang
Alkana yang mengandung tiga atom karbon
atau kurang tidak mempunyai isomer seperti
CH4,C2H6 dan C3H8 karena hanya memiliki
satu cara untuk menata atom-atom dalam
strukturikatannya sehinggamemiliki
rumusmolekul danrumus strukturmolekul
sama

ISOMER ALKANA
Semakin bertambah jumlah atom C pada rumus
molekul suatu alkana maka semakin banyak
isomernya seperti yang tertera di tabel bawah ini:
Jumlah
atom C
Rumus
Molekul
Jumlah
isomer

C4

C5

C6

C7

C8

C9

C10

C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22


2

18

35

75

SIFAT SIFAT ALKANA


1. Senyawa polar sehingga sukar larut dalam
air. Pelarut yang baik untuk alkana adalah
pelarut non polar, misalnya eter
2. Semakin banyak atom C, titik didih semakin
tinggi
3. Alkana yang berisomer (jumlah atom C
sama banyak), semakin banyak cabang, titik
didih semakin kecil

ATURAN TATA NAMA ALKANA


(Berdasarkan IUPAC)
1. Berakhiran ana
2. Alkana tanpa cabang dinamai sesuai dengan
banyaknya atom karbon
3. Cari rantai karbon lurus terpanjang. Ini menghasilkan
nama karbon induk. Contohnya:

ATURAN TATA NAMA ALKANA


(Berdasarkan IUPAC)

4. Nomori rantai terpanjang mulai dari ujung terdekat


dengan cabang pertama. Contohnya:

Jika ada dua rantai lurus terpanjang yang sama,


pilihlah rantai yang paling banyak cabangnya.
Contohnya:

ATURAN TATA NAMA ALKANA


(Berdasarkan IUPAC)
Jika ada dua cabang yang jaraknya sama dari setiap
ujng rantai terpanjang. Mulailah menomorinya dari
yang terdekat dari cabang ketiga. Contohnya:

ATURAN TATA NAMA ALKANA


(Berdasarkan IUPAC)
Jika tidak ada cabang ketiga, nomor di mulai
dari substituen terdekat yang namanya
memiliki prioritas dari segi abjad. Contohnya:

PEMBUATAN ALKANA
1. Secara komersil
Pemecahan (Cracking) : menguraikan molekul-molekul
hidrokarbon yang besar menjadi molekul-molekul yang
lebih kecil dan lebih bermanfaat, Contoh :

Pemecahan (cracking) terbagi menjadi dua cara, yaitu:


a) Pemecahan katalis (Pemecahan modern
menggunakan zeolit sebagai katalis)
b) pemecahan termal, digunakan suhu yang tinggi
(antara 450oC sampai 750oC)

PEMBUATAN ALKANA
2. Secara laboratorium
a) Hidrogenasi senyawa alkena dan alkuna
b) Reduksi alkil halida
c) Reduksi metal dan asam
d) Sintesa Dumas
Garam Na-Karboksilat jika dipanaskan bersama-sama
dengan NaOH, maka akan terbentuk alkana.
CH3-COONa + Na
CH4 + Na2CO3
(Na-asetat metana)
CH3-COONa + Na
CH3CH2CH3 + Na2CO3
(Na-butirat propane)

PEMBUATAN ALKANA
e) Reaksi Wurtz
Reaksi pembuatan parafin hidrokarbon (alkana)
dengan mengrefluks alkil halide (haloalkana) dengan
logam natrium dalam eter kering.

REAKSI REAKSI ALKANA


1. Oksidasi
Hasil oksidasi sempurna dari alkana adalah gas
karbon dioksidasi dan sejumlah air
2CH4 + 3O2 2CO2 + 4H2O
CH4 + O2

C + 2H2O

2. Halogenasi
Menghasilkan senyawa alkil halida.
Halogenasi biasanya menggunakan klor dan brom
sehingga di sebut juga klorinasi dan brominasi

REAKSI REAKSI ALKANA


Dalam reaksi klorinasi, satu atau lebih bahkan
semua atom hidrogen dig anti oleh atom halogen.
Contoh reaksi halogen dan klorinasi secara umum
digambarkan sebagai berikut

REAKSI REAKSI ALKANA


Gambaran yang rinci bagaimana ikatan di pecah
dan di buat menjadi reaktan dan berubah menjadi
hasil reaksi.
Langkah 1 terbelahnya molekul halogen menjadi dua
partikel netral yang dinamakan radikal bebas atau
radikal

REAKSI REAKSI ALKANA


Langkah 2 pengadaan dimana radikal klor
bertumbukkan dengan molekul metan, radikal ini akan
memindahkan atom-atom hidrogen (H) kemudian
menghasilkan H-Cl dan sebuah radikal baru, radikal
metil (CH3)

REAKSI REAKSI ALKANA


Langkah I siklus penggadaan

Langkah II siklus penggandaan

REAKSI REAKSI ALKANA


Langkah III reaksi penggabungan akhir
Memutuskan rantai dengan jalan mengambil sebuah
radikal setelah rantai putus. Siklus penggandaan akan
berhenti dan tak berbentuk lagi reaksi.

REAKSI REAKSI ALKANA


3. Sulfonasi alkana
Dalam reaksi terjadi pergantian satu atom H oleh
gugus SO3H. laju reaksi sulfonasi H3 > H2 > H1.
Contoh

REAKSI REAKSI ALKANA


4. Nitrasi
Reaksi nitrasi analog dengan sulfonasi berjalan
dengan mudah jika terdapat karbon tertier, jika
alkananya rantai lurus reaksinya sangat lambat.

REAKSI REAKSI ALKANA


5. Pirolisis (Cracking)
Proses pemecahan alkana dengan jalan pemanasan
pada temperatur tinggi, sekitar 1000oC tanpa oksigen

KEGUNAAN ALKANA
1. Bahan bakar
Misalnya elpiji, kerosin, bensin, dan solar.
2. Pelarut
Berbagai jenis hidrokarbon, seperti Petroleum eter dan
nafta, digunakan sebagai pelarut dalam industri atau
pencucian kering (dry cleaning).
3. Sumber hidrogen
Gas alam dan gas petroleum merupakan hidrogen
dalam industri, misalnya industry ammonia atau
pupuk.
4. Pelumas
Pelumas adalah alkana suhu tinggi (jumlah atom
karbon tiap molekulnya cukup besar, misalnya C18H38
5. Bahan baku untuk senyawa organik

TERIMAKASIH