Anda di halaman 1dari 33

assalamualaikum wr.

wb

PENGANTAR PWK
PERENCANAAN SARANA PERMUKIMAN

Johannes Parlindungan Siregar


PERENCANAAN WILAYAH dan KOTA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PENDAHULUAN
PELAYANAN
PELAYANAN
FASILITAS
FASILITAS UMUM
UMUM

PELAYANAN
PELAYANAN KEBUTUHAN
KEBUTUHAN
DASAR
DASAR WARGA
WARGA
KEPENTINGAN
KEPENTINGAN UMUM
UMUM

PEMERATAAN
PEMERATAAN
KESEJAHTERAAN
KESEJAHTERAAN

PENGANTAR PWK

HAK
HAK AZASI
AZASI MANUSIA
MANUSIA

PELAYANAN
PELAYANAN
FASILITAS
FASILITAS UMUM
UMUM
Pendidikan.
Pendidikan.
Kesehatan.
Kesehatan.
Peribadatan.
Peribadatan.
Ruang
Ruang Terbuka.
Terbuka.
Kebudayaan
Kebudayaan dan
dan
Rekreasi.
Rekreasi.
Perdagangan.
Perdagangan.

PENINGKATAN
PENINGKATAN
IPM
IPM

(Index
(Index Pembangunan
Pembangunan
Manusia)
Manusia)

DAYA
DAYA SAING
SAING
SUMBER
SUMBER DAYA
DAYA
MANUSIA
MANUSIA

AKSES
AKSES
PRODUKTIFITAS
PRODUKTIFITAS &
&
EKONOMI
EKONOMI
3

PENGANTAR PWK

ASPEK
ASPEK
EKSTERNALITAS
EKSTERNALITAS

DAMPAK
DAMPAK DARI
DARI PEMANFAATAN
PEMANFAATAN BARANG
BARANG
PUBLIK
PUBLIK (PUBLIC
(PUBLIC GOODS)
GOODS) SEC.
SEC. POSITIF
POSITIF
MAUPUN
MAUPUN NEGATIF
NEGATIF
DITIMBULKAN
DITIMBULKAN
INDIVIDU
INDIVIDU /KELOMPOK
/KELOMPOK

ASPEK
ASPEK EFISIENSI
EFISIENSI

LEBIH
LEBIH EFISIEN
EFISIEN APABILA
APABILA DIMANFAATKAN
DIMANFAATKAN
SEC.
SEC. BERKELOMPOK
BERKELOMPOK
AMBANG
AMBANG BATAS
BATAS &
&
KAPASITAS
KAPASITAS

PENGANTAR PWK

DIRASAKAN
DIRASAKAN OLEH
OLEH
INDIVIDU
INDIVIDU // KELOMPOK
KELOMPOK

SARANA PERMUKIMAN
WAKTU
WAKTU PELAYANAN
PELAYANAN
MENDESAK,
MENDESAK, HARUS
HARUS TERSEDIA
TERSEDIA 24
24 JAM
JAM
REGULER
REGULER

BENTUK
BENTUK PRODUK
PRODUK LAYANAN
LAYANAN
BARANG
BARANG NYATA
NYATA
BARANG
BARANG TIDAK
TIDAK NYATA
NYATA
JASA
JASA
5

PENGANTAR PWK

KUALITAS Pelayanan
WARGA
WARGA
DEMAND
DEMAND

KETERJANGKAUAN
KETERJANGKAUAN
AKSESIBILITAS
AKSESIBILITAS

FASUM
FASUM
SUPPLY
SUPPLY

KELENGKAPAN
KELENGKAPAN
MEMBENTUK
MEMBENTUK SITUASI
SITUASI YG
YG KONDUSIF
KONDUSIF DALAM
DALAM
PEMBANGUNAN
PEMBANGUNAN DAN
DAN KEG.
KEG. BERMASYARAKAT
BERMASYARAKAT
MENGEMBANGKAN
MENGEMBANGKAN LAPANGAN
LAPANGAN KERJA
KERJA &
&
PRODUKTIFITAS
PRODUKTIFITAS
KESEJAHTERAAN
KESEJAHTERAAN
6

PENGANTAR PWK

KUALITAS
KUALITAS PELAYANAN
PELAYANAN FASUM
FASUM
(ADISASMITA,
(ADISASMITA, 2006)
2006)
Kegiatan
Kegiatan pelayanan
pelayanan yang
yang dikehendaki.
dikehendaki.
Minimalisir
Minimalisir dampak
dampak negatif
negatif dalam
dalam penyediaan
penyediaan // pengadaan
pengadaan pelayanan.
pelayanan.
Kuantitas
Kuantitas pelayanan
pelayanan yang
yang cukup.
cukup.
Distribusi
Distribusi pelayanan
pelayanan yang
yang adil.
adil.
Respek
Respek penduduk
penduduk yang
yang menikmati
menikmati // memperoleh
memperoleh pelayanan.
pelayanan.
Waktu
Waktu respons
respons dalam
dalam penyediaan
penyediaan pelayanan.
pelayanan.
Jumlah
Jumlah penduduk
penduduk yang
yang menggunakan
menggunakan pelayanan.
pelayanan.
Persepsi
Persepsi penduduk
penduduk mengenai
mengenai kepuasan
kepuasan mereka
mereka terhadap
terhadap suatu
suatu
pelayanan.
pelayanan.
Efisiensi
Efisiensi (produktivitas
(produktivitas dan
dan biaya)
biaya) pengadaan
pengadaan pelayanan.
pelayanan.

PENGANTAR PWK

JENIS SARANA UMUM


Sarana PERKANTORAN
Balai pertemuan

Kantor pos

Kantor pemerintahan

Kantor polisi

Pos keamanan

dll

Sarana PENDIDIKAN
TK

SLTA

SD

PERGURUAN TINGGI

SMP

TAMAN BACAAN

Sarana KESEHATAN

POSYANDU

RUMAH SAKIT

PUSKESMAS

POLIKLINIK

PENGANTAR PWK
PUSKESMAS
PEMBANTU

PRAKTEK DOKTER

Sarana PERIBADATAN
GEREJA

MASJID KECAMATAN

MUSHOLLA

Sarana lainnya.

MASJID KELURAHAN

Sarana PERDAGANGAN
TOKO/WARUNG

PUSAT PERBELANJAAN

PERTOKOAN
PASAR LINGKUNGAN

Sarana KEBUDAYAAN
BALAI WARGA

GEDUNG BIOSKOP

BALAI SERBAGUNA

Sarana lainnya.

GEDUNG SERBAGUNA
9

PENGANTAR PWK

METODOLOGI Perencanaan
PENDEKATAN PERENCANAAN
PENDUDUK
PENDUDUK SEBAGAI
SEBAGAI SASARAN
SASARAN PENGGUNA
PENGGUNA
JUMLAH
JUMLAH PENGGUNA
PENGGUNA (demand)
(demand)
DAYA
DAYATAMPUNG
TAMPUNG // BATAS
BATAS PELAYANAN
PELAYANAN FASUM
FASUM
(supply)
(supply)
SPASIAL
SPASIAL
PENYEBARAN
PENYEBARAN FASUM
FASUM

AKSESIBILITAS
AKSESIBILITAS (JARAK
(JARAK // JANGKAUAN
JANGKAUAN
PELAYANAN)
PELAYANAN)

10

PENGANTAR PWK

11

PENGANTAR PWK

BEBERAPA KETENTUAN UMUM


PERENCANAAN
PERENCANAAN MENGACU
MENGACU PADA
PADA DOKUMEN
DOKUMEN TATA
TATA RUANG
RUANG
MEMENUHI
MEMENUHI PERSYARATAN
PERSYARATAN ADMINISTRATIF,
ADMINISTRATIF, TEKNIS
TEKNIS DAN
DAN EKOLOGIS
EKOLOGIS
MEMBENTUK
MEMBENTUK KESATUAN
KESATUAN FUNGSIONAL,
FUNGSIONAL, DALAM
DALAM TATANAN
TATANAN RUANG
RUANG FISIK,
FISIK,
EKONOMI
EKONOMI DAN
DAN SOSIAL
SOSIAL BUDAYA
BUDAYA
PERENCANAAN
PERENCANAAN DIPADUKAN
DIPADUKAN DENGAN
DENGAN RENCANA
RENCANA PEMBANGUNAN
PEMBANGUNAN KAWASAN
KAWASAN
PERUMAHAN
PERUMAHAN DAN
DAN KAWASAN-KAWASAN
KAWASAN-KAWASAN FUNGSIONAL
FUNGSIONAL LAINNYA
LAINNYA
TERINTEGRASI,
TERINTEGRASI, ANTARA
ANTARA PUSAT-PUSAT
PUSAT-PUSAT LINGKUNGAN
LINGKUNGAN SKALA
SKALA TERKECIL
TERKECIL
(250
(250 PENDUDUK)
PENDUDUK) SAMPAI
SAMPAI SKALA
SKALA TERBESAR
TERBESAR (120.000
(120.000 PENDUDUK)
PENDUDUK)

12

PENGANTAR PWK

SNI
SNI 03
03 1733
1733 -- 2004
2004
STANDAR
STANDAR PELAYANAN
PELAYANAN
MENURUT
MENURUT DEMAND
DEMAND
(DEMOGRAFIS)
(DEMOGRAFIS)
KRITERIA
KRITERIA SPASIAL
SPASIAL
RADIUS
RADIUS PENCAPAIAN,
PENCAPAIAN,
KRITERIA-KRITERIA
KRITERIA-KRITERIA
PENYEBARAN
PENYEBARAN
KESESUAIAN
KESESUAIAN
PERUNTUKAN
PERUNTUKAN LAHAN
LAHAN
DAN
DAN ZONASI
ZONASI

13

PENGANTAR PWK

14

DI BAWAH
AMBANG
PENGANTAR PWK
PELAYANAN ?

TIDAK
TERLAYANI ?

DI ATAS
KAPASITAS
PELAYANAN ?

KRITERIA
KRITERIA SPASIAL
SPASIAL (LOKASI)
(LOKASI)

15

KEAMANAN.
KEAMANAN.
KENYAMANAN
KENYAMANAN AKSESIBILITAS.
AKSESIBILITAS.
KESEHATAN
KESEHATAN LINGKUNGAN.
LINGKUNGAN.
ESTETIKA
ESTETIKA LINGKUNGAN.
LINGKUNGAN.
FLEKSIBILITAS
FLEKSIBILITAS (KEMUNGKINAN
(KEMUNGKINAN UNTUK
UNTUK
PENGEMBANGAN).
PENGEMBANGAN).
KETERJANGKAUAN
KETERJANGKAUAN JARAK.
JARAK.
LINGKUNGAN
LINGKUNGAN BERJATI
BERJATI DIRI
DIRI (TERUTAMA
(TERUTAMA BERPENGARUH
BERPENGARUH
PADA
PADA PERWUJUDAN
PERWUJUDAN DESAIN
DESAIN BANGUNAN)
BANGUNAN)
STATUS
STATUS KEPEMILIKAN
KEPEMILIKAN JELAS
JELAS (TERUTAMA
(TERUTAMA MILIK
MILIK
PEMERINTAH)
PEMERINTAH)
KETERPADUAN
KETERPADUAN DGN
DGN RENCANA
RENCANA TATA
TATA RUANG
RUANG PADA
PADA
SKALA
SKALA YG
YG LEBIH
LEBIH MAKRO
MAKRO
PENGANTAR PWK

EVALUASI TINGKAT Pelayanan


AMBANG BATAS & KAPASITAS
JLH.
JLH. PENGGUNA
PENGGUNA
MAKSIMAL
MAKSIMAL
(kapasitas)
(kapasitas)

JUMLAH
JUMLAH PENGGUNA
PENGGUNA

JLH.
JLH. PENGGUNA
PENGGUNA
MINIMAL
MINIMAL
(ambang)
(ambang)
DIBUTUHKAN
DIBUTUHKAN
STANDAR
STANDAR
16

PENGANTAR PWK

PELAYANAN
PELAYANAN
OPTIMAL
OPTIMAL
COST
COST
EFISIEN
EFISIEN

17

PENGANTAR PWK

FAKTOR
FAKTOR REDUKSI
REDUKSI TERHADAP
TERHADAP PERSYARATAN
PERSYARATAN
KEBUTUHAN
KEBUTUHAN LAHAN
LAHAN

PENGGABUNGAN
PENGGABUNGAN LAHAN
LAHAN ATAS
ATAS BEBERAPA
BEBERAPAFASILITAS
FASILITAS UMUM
UMUM DALAM
DALAM
MENGHADAPI
MENGHADAPI KEPADATAN
KEPADATAN PENDUDUK
PENDUDUK TINGGI
TINGGI DAN
DAN SANGAT
SANGAT PADAT
PADAT
TANPA
TANPAMENGURANGI
MENGURANGI KUALITAS
KUALITAS PELAYANAN
PELAYANAN

18

PENGANTAR PWK

CONTOH
CONTOH FORM
FORM PENILAIAN
PENILAIAN (DAPAT
(DAPAT DIMODIFIKASI)
DIMODIFIKASI)

Deviasi
Deviasi ambang.
ambang. Nilai
Nilai deviasi
deviasi negatif
negatif (-)
(-) menyatakan
menyatakan bahwa
bahwa jumlah
jumlah penduduk
penduduk eksisting
eksisting yang
yang
dilayani
dilayani masih
masih di
di bawah
bawah ambang
ambang batas
batas sehingga
sehingga tidak
tidak dapat
dapat menutupi
menutupi biaya
biaya operasional.
operasional.
Nilai
Nilai deviasi
deviasi positif
positif (+)
(+) menyatakan
menyatakan bahwa
bahwa jumlah
jumlah penduduk
penduduk yang
yang dilayani
dilayani berada
berada di
di atas
atas
ambang
ambang sehingga
sehingga memberi
memberi dapat
dapat pemasukan
pemasukan lebih
lebih pada
pada lembaga
lembaga fasilitas
fasilitas umum
umum tersebut.
tersebut.
Deviasi
Deviasi kapasitas.
kapasitas. Nilai
Nilai deviasi
deviasi (-)
(-) menyatakan
menyatakan bahwa
bahwa jumlah
jumlah penduduk
penduduk yang
yang dilayani
dilayani
eksisting
eksisting berada
berada di
di atas
atas kapasitas
kapasitas pelayanan
pelayanan sehingga
sehingga dapat
dapat mengurangi
mengurangi efektifitas
efektifitas dan
dan mutu
mutu
pelayanan.
pelayanan. Nilai
Nilai deviasi
deviasi positif
positif (+)
(+) menyatakan
menyatakan bahwa
bahwa jumlah
jumlah penduduk
penduduk yang
yang dilayani
dilayani masih
masih
di
kapasitas
di bawah
bawah
kapasitas sehingga
sehingga pelayanan
pelayanan yang
yang diberikan
diberikan dapat
dapat sesuai
sesuai dengan
dengan SOP
SOP fasilitas
fasilitas
19
PENGANTAR PWK
yang
yang bersangkutan.
bersangkutan.

BIAYA
BIAYAOPERASIONAL
OPERASIONAL
TERTUTUPI,
TERTUTUPI, TETAPI
TETAPI
PELAYANAN
PELAYANAN MUTU
MUTU
PELAYANAN
PELAYANAN BERKURANG
BERKURANG

DEVIASI
DEVIASI AMBANG
AMBANG == (+)
(+)
DEVIASI
DEVIASI KAPASITAS
KAPASITAS == (-)
(-)
KAPASITAS

BIAYA
BIAYAOPERASIONAL
OPERASIONAL
TERTUTUPI,
TERTUTUPI, PELAYANAN
PELAYANAN
SESUAI
SESUAI SOP
SOP

DEVIASI
DEVIASI AMBANG
AMBANG == (+)
(+)
DEVIASI
DEVIASI KAPASITAS
KAPASITAS == (+)
(+)

AMBANG
BIAYA
BIAYAOPERASIONAL
OPERASIONAL TIDAK
TIDAK
TERTUTUPI,
TERTUTUPI, PELAYANAN
PELAYANAN
CENDERUNG
CENDERUNG MUBAZIR
MUBAZIR
20

PENGANTAR PWK

DEVIASI
DEVIASI AMBANG
AMBANG == (-)
(-)
DEVIASI
DEVIASI KAPASITAS
KAPASITAS == (+)
(+)

CONTOH
CONTOH FORM
FORM PENILAIAN
PENILAIAN (DAPAT
(DAPAT DIMODIFIKASI)
DIMODIFIKASI)

Deviasi
Deviasi (f/e)
(f/e) bernilai
bernilai negatif
negatif (-)
(-) menyatakan
menyatakan bahwa
bahwa pelayanan
pelayanan fasilitas
fasilitas umum
umum eksisting
eksisting masih
masih
di
di bawah
bawah standar.
standar. Sebaliknya,
Sebaliknya, deviasi
deviasi bernilai
bernilai (+)
(+) menyatakan
menyatakan bahwa
bahwa pelayanan
pelayanan fasilitas
fasilitas
umum
umum eksisting
eksisting sudah
sudah di
di atas
atas standar.
standar.
21

PENGANTAR PWK

CONTOH
CONTOH APLIKASI
APLIKASI

22

PENGANTAR PWK

AKSESIBILITAS
TINGKAT
TINGKAT PENYEBARAN
PENYEBARAN DAN
DAN JANGKAUAN
JANGKAUAN FASILITAS
FASILITAS UMUM
UMUM
TINGKAT
TINGKAT PENYEBARAN
PENYEBARAN
ANALISIS
ANALISIS TETANGGA
TETANGGA TERDEKAT
TERDEKAT

TT == indeks
indeks penyebaran
penyebaran tetangga
tetangga terdekat
terdekat
Ju
Ju == jarak
jarak rata-rata
rata-rata yang
yang diukur
diukur antara
antara satu
satu titik
titik dengan
dengan titik
titik tetangganya
tetangganya yang
yang terdekat
terdekat
Jh
Jh == jarak
jarak rata-rata
rata-rata yang
yang diperoleh
diperoleh apabila
apabila semua
semua titik
titik mempunyai
mempunyai pola
pola random
random == 1/2p
1/2p
22
22
P
P == kepadatan
kepadatan titik
titik dalam
dalam km
km yaitu
yaitu titik
titik (N)
(N) dibagi
dibagi luas
luas wilayah
wilayah dalam
dalam A
A km
km
TT == 00 0.7,
0.7, maka
maka penyebarannya
penyebarannya bergerombol.
bergerombol.
TT == 0.7
0.7 1.4,
1.4, maka
maka penyebarannya
penyebarannya penyebarannya
penyebarannya tidak
tidak merata.
merata.
TT == 1.4

2.15,
maka
penyebarannya
merata.
1.4 2.15, maka penyebarannya merata.
23

PENGANTAR PWK

TINGKAT
TINGKAT JANGKAUAN
JANGKAUAN
PELAYANAN
PELAYANAN
MATRIKS
MATRIKS KESEMPATAN
KESEMPATAN TERDEKAT
TERDEKAT

ANALISIS
ANALISIS WILAYAH
WILAYAH PELAYANAN
PELAYANAN (ISOLINE)
(ISOLINE)

24

PENGANTAR PWK

CONTOH
CONTOH APLIKASI
APLIKASI
ANALISIS
ANALISIS
TETANGGA
TETANGGA
TERDEKAT
TERDEKAT

PETA PENYEBARAN SEKOLAH MENENGAH UMUM


(ANALISI S TETANGGA TERDEKAT)

J ARAK TERDEKAT
SMK / SETINGKAT

25

PENGANTAR PWK

0m

250 m

7500 m

KOTAMADYA BERDIKARI

1500 m

Ju
kec.Sukadame

26

PENGANTAR PWK

PENGEMBANGAN Pelayanan
AMBANG BATAS & KAPASITAS
MEMPERHATIKAN
MEMPERHATIKAN PROYEKSI
PROYEKSI PERTUMBUHAN
PERTUMBUHAN PENDUDUK
PENDUDUK SESUAI
SESUAI
KURUN
KURUN WAKTU
WAKTU HASIL
HASIL RENCANA
RENCANA
Apabila
Apabila pada
pada evaluasi
evaluasi ambang
ambang batas
batas ditemukan
ditemukan bahwa
bahwa tingkat
tingkat pelayanan
pelayanan
berada
berada di
di bawah
bawah ambang,
ambang, tidak
tidak perlu
perlu dilakukan
dilakukan penambahan
penambahan jumlah
jumlah fasilitas.
fasilitas.
Peningkatan
Peningkatan jumlah
jumlah penduduk
penduduk secara
secara alami
alami akan
akan dengan
dengan sendirinya
sendirinya membawa
membawa
kondisi
kondisi pelayanan
pelayanan ke
ke titik
titik setimbang.
setimbang.
Apabila
Apabila pada
pada evaluasi
evaluasi ambang
ambang batas
batas ditemukan
ditemukan bahwa
bahwa tingkat
tingkat pelayanan
pelayanan
berada
berada diatas
diatas ambang,
ambang, maka
maka untuk
untuk kurun
kurun waktu
waktu tertentu
tertentu tidak
tidak perlu
perlu dilakukan
dilakukan
penambahan
penambahan fasilitas.
fasilitas.
Apabila
Apabila pada
pada evaluasi
evaluasi kapasitas
kapasitas ditemukan
ditemukan bahwa
bahwa tingkat
tingkat pelayanan
pelayanan berada
berada
di
di bawah
bawah kapasitas,
kapasitas, maka
maka tidak
tidak perlu
perlu dilakukan
dilakukan penambahan
penambahan fasilitas.
fasilitas.
Apabila
Apabila pada
pada evaluasi
evaluasi kapasitas
kapasitas ditemukan
ditemukan bahwa
bahwa tingkat
tingkat pelayanan
pelayanan berada
berada
di
di atas
atas kapasitas,
kapasitas, maka
maka perlu
perlu dilakukan
dilakukan penambahan
penambahan jumlah
jumlah fasilitas.
fasilitas.
27

PENGANTAR PWK

HA
H
AR
RU
USS
T
TEER
DIID
D
RK
DUK
K
A
A
KU
KEEB IITT P U
UN
K
NG
GO
BIIJJA PEEM
M
OLLE
AK
B
KA
B
A
AN
AN
EH
HK
N
NK
GU
KEEB
KEEP G
UN
N
A
PEEN
AN
N IIN BIIJJA
AK
ND
KA
DU
NFFR
AN
UD
N SS
DU
R
UK
A
A
KA
S
S
EEK
T
AN
K O
TR
RU
N
UK
KTTU TTO
RA
R
ALL,
UR
RD
,
DA
AN
N
28

PENGANTAR PWK

KEMAMPUAN
KEMAMPUAN PELAYANAN
PELAYANAN FASUM
FASUM <<
PENDUDUK
PENDUDUK YG
YG TERLAYANI.
TERLAYANI.
PENINGKATAN
PENINGKATAN JUMLAH
JUMLAH FASUM
FASUM
PELAYANAN.
PELAYANAN.
KAPASITAS

KONDISI
KONDISI
IDEAL
IDEAL

AMBANG
KEMAMPUAN
KEMAMPUAN PELAYANAN
PELAYANAN FASUM
FASUM >>
PENDUDUK
PENDUDUK YG
YG TERLAYANI.
TERLAYANI.
PENINGKATAN
PENINGKATAN RADIUS
RADIUS
(JANGKAUAN)
(JANGKAUAN) PELAYANAN.
PELAYANAN.

KEBUTUHAN
KEBUTUHAN PENAMBAHAN
PENAMBAHAN FASILITAS
FASILITAS SMU
SMU TAHUN
TAHUN 2011
2011

KEBUTUHAN
KEBUTUHAN PENAMBAHAN
PENAMBAHAN FASILITAS
FASILITAS SMU
SMU TAHUN
TAHUN 2012
2012

29

PENGANTAR PWK

AKSESIBILITAS
Total
Total jarak
jarak dari
dari seluruh
seluruh penduduk
penduduk calon
calon lokasi
lokasi fasilitas
fasilitas adalah
adalah terkecil
terkecil
(minimizing
(minimizing agregate
agregate distance).
distance).

A,
A, B,
B, C
C == alternatif
alternatif lokasi
lokasi fasilitas
fasilitas umum
umum
1,
1, 2,
2, 3,
3, 4,
4, 5,
5, 66 == kelompok
kelompok penduduk
penduduk yang
yang akan
akan dilayani
dilayani
Total
Total jarak
jarak antara
antara fasilitas
fasilitas AAdengan
dengan penduduk
penduduk == jarak
jarak A-1
A-1 ++ jarak
jarak A-2
A-2 ++ jarak
jarak A-3
A-3 ++ jarak
jarak A-4
A-4 ++ jarak
jarak A-5
A-5 ++ jarak
jarak A-6
A-6
Total
Total jarak
jarak antara
antara fasilitas
fasilitas BB dengan
dengan penduduk
penduduk == jarak
jarak B-1
B-1 ++ jarak
jarak B-2
B-2 ++ jarak
jarak B-3
B-3 ++ jarak
jarak B-4
B-4 ++ jarak
jarak B-5
B-5 ++ jarak
jarak B-6
B-6
Total
Total jarak
jarak antara
antara fasilitas
fasilitas C
C dengan
dengan penduduk
penduduk == jarak
jarak C-1
C-1 ++ jarak
jarak C-2
C-2 ++ jarak
jarak C-3
C-3 ++ jarak
jarak C-4
C-4 ++ jarak
jarak C-5
C-5 ++ jarak
jarak C-6
C-6

30

Di
Di antara
antara ketiganya,
ketiganya, dipilih
dipilih salah
salah satu
satu yang
yang total
total jaraknya
jaraknya terkecil.
terkecil.

PENGANTAR PWK

Jarak
Jarak terjauh
terjauh penduduk
penduduk terhadap
terhadap calon
calon lokasi
lokasi adalah
adalah minimum
minimum (minimax
(minimax
distance
distance criterion).
criterion).

Lokasi
Lokasi AA:: jarak
jarak terjauh
terjauh dengan
dengan penduduk
penduduk 66
Lokasi
Lokasi BB :: jarak
jarak terjauh
terjauh dengan
dengan penduduk
penduduk 66
Lokasi
Lokasi C
C :: jarak
jarak terjauh
terjauh dengan
dengan penduduk
penduduk 11
Dari
Dari ketiga
ketiga jarak
jarak tersebut
tersebut dapat
dapat disimpulkan
disimpulkan bahwa
bahwa lokasi
lokasi BB memenuhi
memenuhi kriteria
kriteria minimax
minimax distance
distance criterion
criterion karena
karena
memiliki
memiliki jarak
jarak terjauh
terjauh terpendek.
terpendek.

31

PENGANTAR PWK

DAFTAR PUSTAKA
Adisasmita. 2006. Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan.
Penerbit Graha Ilmu. Yogyakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2004. Tata Cara Perencanaan
Lingkungan Perumahan di Perkotaan. SNI 03-1733-2004. Jakarta
Riyadi dan Bratakusumah. 2004. Perencanaan Pembangunan
Daerah. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Sadyohutomo. 2008. Manajemen Kota dan Wilayah, Realita dan
Tantangan. Penerbit Bumi Aksara. Jakarta.
Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan.
SNI 03-1733-2004

32

PENGANTAR PWK

SEKIAN DAN TERIMA KASIH


wassalamualaikum
wr. wb

33

PENGANTAR PWK