Anda di halaman 1dari 35

KELOMPOK 5

KUTIPAN KARYA ILMIAH


Disusun oleh :
Khairunnisa (1113020025)
Rizqi Rahayu (1113020017)
Vindi Prana Prasetya
(1113020048)

KUTIPAN

CATATAN KAKI

DEFINISI KUTIPAN
FUNGSI KUTIPAN

KUTIPAN

PRINSIP KUTIPAN
PENAMPILAN
KUTIPAN
JENIS KUTIPAN

DEFINISI CATATAN KAKI

CATATAN
KAKI

FUNGSI CATATAN KAKI


JENIS CATATAN KAKI
PENEMPATAN CATATAN
KAKI
UNSUR-UNSUR CATATAN
KAKI
CATATAN KAKI SINGKAT

DEFINISI KUTIPAN
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat, dan pengokohan
argumentasi dalam sebuah karangan yang diambil dari
berbagai sumber.
Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip.
Gagasan tersebut dapat diambil dari kamus, ensiklopedia,
artikel, laporan, buku,
sebagainya.

majalah, internet, dan lain

FUNGSI KUTIPAN

Landasan teori
Sebagai penjelasan
Penguat pendapat yang dikemukakan penulis
Bahan bukti penunjang pendapat itu

PRINSIP MENGUTIP
Karena kutipan itu pada hakekatnya adalah meminjam
pendapat seseorang, maka pengutip tidak diperkenankan
merubah, baik kata-kata maupun teknik.
Bila dalam kutipan terdapat huruf atau kata yang salah
lalu dibetulkan oleh pengutip, harus digunakan tanda
siku [ .. ] atau beri tanda (sic!) yang artinya sekedar
mengutip sesuai dengan aslinya dan tidak bertanggung
jawab atas kesalahan itu.

CONTOH :
Tugas bank antara lain adalah memberi pinjam uang.
Cara memperbaikinya:
Tugas bank antara lain memberi pinjaman [seharusnya,
pinjaman, penulis] uang.
Tugas bank antara lain memberi pinjam [Sic!] uang.
[Sic!] artinya dikutip sesuai dengan aslinya.

Dalam kutipan juga diperkenankan menghilangkan


bagian-bagian kutipan dengan syarat bahwa
penghilangan bagian itu tidak menyebabkan
perubahan makna.
Menghilangkan bagian kutipan yang kurang dari satu
alinea. Bagian yang dihilangkan diganti dengan tiga
titik berspasi
Menghilangkan bagian kutipan yang lebih dari satu
alinea. Bagian yang dihilangkan diganti dengan titik
berspasi sepanjang garis (dari margin kiri sampai ke
margin kanan)

PENAMPILAN KUTIPAN
Jika nama pengarang dituliskan sebelum bunyi kutipan,
ketentuannya sebagai berikut:
a. Buatlah dahulu pengantar kalimat yang sesuai dengan
keperluan,
b. kemudian tulislah nama akhir pengarang,
c. cantumkan tahun terbit, titik dua, dan nomor halaman di
dalam kurung, baru kutipan ditampilkan, baik dengan
kalimat langsung maupun dengan kalimat tidak langsung.
Contoh :
Dalam hal pengasapan ini, Suhadi (1952:34)
mengatakan bahwa
pengasapan ikan dengan menaikkan suhu semaksimal mungkin akan
mendapatkan ikan yang lebih baik dan lebih enak rasanya. Selain itu,
waktu juga bisa dihemat.

Jika nama pengarang dicantumkan setelah


bunyi kutipan, ketentuannya sebagai berikut.
Buatlah dahulu pengantar kalimat yang sesuai
dengan
keperluan,
tampilkan
kutipan,
kemudian sebutkan nama akhir pengarang,
tanda koma, tanda tahunn terbit,titik dua, dan
nomor halaman di dalam kurung, dan
akhirnya diberi titik.
Contoh :
Lebih tegas lagi, dikatakan bahwa amoniak
dikirimkan secara kontinu untuk memenuhi keperluan
PT Petro Kimia Gresik dan diekspor ke Filipina, India,
Thailand, Korea Selatan, dan jepang (Subandi, 1987:40)

Ketentuan B dan A berlaku juga bagi


kutipan yang berasal dari suatu sumber
yang pengarangnya dua orang.
Contoh :
Selanjutnya,
Eman
dan
Fauzi
(1970:18)
mengatakan bahwa tenaga mesin itu dapat
mengatasi sekian tenaga manusia. Oleh sebab itu,
masalah ketenagakerjaan menjadi masalah yang
serius pula.

Jika diperlukan lebih dari satu buku rujukan


untuk kepentingan pendapat tersebut dan
buku-buku tersebut membicarakan hal
yang
sama,
penampilan
kutipannya
sebagai berikut.
Contoh :
Untuk menciptakan bentuk yang harmonis dan
estetis, diperlukan unsur-unsur yang menjadi
penunjang bentuk-bentuk arsitektur (Ali, 1984:6;
Gani, 1985:17; Wawan, 1986:54).

Jika nama pengarang lebih dari dua orang,


yang disebutkan hanya pengarang pertama
dengan memberikan et al. (berarti dan kawankawan) dibelakang nama tersebut.
Contoh :
Jika dirumuskan bagaimana hubungan arsitektur dan
arsitek, sulardo dkk. (1982:10-11) mengatakan bahwa
arsitektur adalah perpaduan ilmu dan seni, sedangkan
arsitek adalah orang yang menciptakan ruang sehingga
melahirkan bentuk-bentuk arsitektur yang beraneka
ragam.

Jika kutipan hanya lima baris atau kurang dari lima


baris, penampilannya seperti sudah dicontohkan di
atas, yaitu kutipan dicantumkan di dalam teks
dengan jarak dua spasi baik dengan kutipan
langsung maupun dengan kutipan tidak langsung,
sedangkan kutipan yang lebh dari lima baris
dicantumkan di bawah teks dengan jarak satu
spasi, dan menjorok kira-kira lima pukulan mesin
tik, baik disebelah kanan, tanpa diberi tanda petik.
Contoh :
Ternyata, ular itu banyak sekali jenisnya serta memiliki ciri
yang bermacam-macam, seperti dikatakan oleh Suharno
(1985:43) sebagai berikut:
Di Pulau Jawa dikenal 110 jenis ular, baik yang berbisa
maupun yang tidak yang tidak berbisa. Ular berbisa dengan
taring di muka berjumlah 30 jenis, 18 jenis diantaranya terdiri
atas ular-ular laut. Hingga kini didapatkan 12 jenis ular berbisa
yang hidup di darat.

JENIS KUTIPAN
KUTIPAN
LANGSUNG

KUTIPA
N

KUTIPAN LANGSUNG
PANJANG
KUTIPAN LANGSUNG
PENDEK
KUTIPAN TIDAK LANGSUNG
PANJANG

KUTIPAN
TIDAK
LANGSUNG

KUTIPAN TIDAK LANGSUNG


PENDEK
KUTIPAN PADA CATATAN
KAKI

KUTIPAN LANGSUNG
Kutipan langsung merupakan pernyataan
yang ditulis dalam susunan kalimat aslinya
tanpa mengalami perubahan sedikitpun.
Bahasa yang dikutip harus direproduksi tepat
seperti apa adanya sesuai sumber, termasuk
ejaan, tanda-tanda baca, dan sebagainya.
Sebaiknya kutipan langsung, intensitasnya
tidak melebihi 30% dari seluruh kutipan yang
ada.
Kutipan
langsung
kadang
memang
diperlukan
dengan
tujuan
untuk
mempertahankan keaslian pernyataan itu.
Seseorang mungkin membuat pernyataan

Kutipan langsung tidak dapat menghindari


hal-hal berikut :
Mengutip rumus-rumus
Mengutip peraturan-peraturan hukum,
undang-undang, anggaran dasar, anggaran
rumah tangga, dan sebagainya.
Mengutip peribahasa, , dialog, drama.
Mengutip beberapa landasan pikiran yang
dinyatakan dalam kata-kata yang sudah
pasti.
Mengutip pernyataan ilmiah, dan
Mengutip ayat-ayat dari kitab suci.

Kutipan Langsung Panjang


Kutipan langsung yang lebih dari tiga baris ketikan disebut
kutipan langsung panjang. Kutipan semacam ini tidak disalin
dalam teks, tetapi diberi tempat tersendiri. Kutipan langsung
panjang diketik dengan jarak baris satu spasi tunggal pada garis
tepi baru yang jaraknya empat ketikan huruf dari garis margin.
Indensi dari kalimat pertama tujuh ketikan dari garis tepi (margin)
atau tiga ketikan dari garis tepi yang baru. Ingat, kutipan
langsung panjang tidak diapit dengan tanda kutip.
Contoh :
... banyak batasan yang telah dikemukakan mengenai pengertian
definisi. Keraf, misalnya mengemukakan :.
Definisi pada prinsipnya adalah suatu proses menempatkan suatu
objek yang akan dibatasi ke dalam kelas yang dimasukinya (berarti
klasifikasinya lagi), dengan menyebutkan cirri-ciri yang membedakan
objektadi dari anggota-anggota kelas lainnya.

Kutipan Langsung Pendek


Kutipan langsung dapat digolongkan ke
dalam kutipan langsung pendek kalau tidak
melihat tiga baris ketikan. Kutipan ini cukup
disalin
ke
dalam
teks
dengan
meletakkannya diantara dua tanda petik.

Contoh :
Mengenai kalimat efektif Anton M. Moeliono
mengemukakan, Kalimat yang efektif dapat
dikenal karena cirri-cirinya yang berikut ;
keutuhan, perpautan, pemusatan perhatian, dan
keringkasan.

KUTIPAN TIDAK LANGSUNG


Dalam kutipan tidak langsung kita hanya
mengambil
intisari
pendapat
yang
kita
kutip.Kutipan tidak langsung ditulis menyatu
dengan teks yang kita buat dan tidak usah diapit
tanda petik.Penyebutan sumber dapat dengan
sistem catatan kaki,dapat juga dengan sistem
catatan langsung (catatan perut )
Adapun cara penulisannya sebagai berikut :
Kalimat-kalimat yang mengandung kutipan ide
tersebut
ditulis
dengan
spasi
rangkap
sebagaimana dengan teks biasa
Semua kutipan harus dirujuk
Sumber-sumber rujukan harus ditulis sebelum
atau sesudah kalimat-kalimat yang mengandung

Kutipan Tidak Langsung Panjang


Kutipan tidak langsung (paraphrase) sebaiknya
dilakukan sependek mungkin, diperas sedemikian
rupa sehingga tidak lebih dari satu paragraf.
Namun, karena sesuatu hal tidak langsung dapat
melebihi satu paragraf. Kutipan tidak langsung
yang lebih dari satu paragraph inilah yang disebut
kutipan tidak langsung panjang.
Untuk parafrase yang lebih dari satu paragraph ini
menimbulkan
kesulitan
bagaimana
mengidentifikasikan bahwa paragraf-paragraf itu
merupakan kutipan, karena gaya penulisannya
sama dengan menyebutkan nama penulis yang
dikutip pada permulaan parafrase dan memberikan
angka catatan kaki pada akhir kalimat paraphrase.

Contoh :
Bagaimana wujud penalaran ilmiah itu di dalam pelaksanaannya.
Berikut ini dikemukakan penjelasan Shurter dan Pierce.

Penalaran induktif merupakan proses penalaran untuk menarik suatu


prinsip/sikap yang berlaku umum atau suatu kesimpulan yang bersifat
khusus berdasarkan atas fakta-fakta khusus. Penalaran induktif mungkin
merupakan generlisasi, analogi atau hubungan kausal. Generalisasi
adalah proses penalaran berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejala
dengan sifat-sifat tertentu untuk menarik kesimpulan mengenai semua
atau sebagian dari gejala serupa itu. Di dalam analogi,referensi tentang
kebenaran suatu gejala khusus ditarik berdasarkan kebenaraan gejala
khusus yang bersamaan. Hubungan kausal adalah hubungan
ketergantungan antara gejala-gejala yang mengikuti pola sebab-akibat,
akibat-sebab,atau,akibat-akibat
Penalaran deduktif adalah penalaran untuk menarik kesimpulan yang
bersifat individual atau khusus dari suatu prinsip atau sikap yang berlaku
umum. Penalaran itu mencangkup bentuk silogisme, yaitu bentuk
penalaran deduktif formal untuk menarik kesimpulan dari premis mayor
dan premis minor. Kesimpulan di dalam silogisme selalu harus lebih
khusus dari premis-premisnya.untuk penalaran deduktif lainnya ialah
entimem, yaitu bentuk silogisme yang di hilangkan salah satu premisnya.

Kutipan Tidak Langsung Pendek


Parafrase yang terdiri dari satu paragraph disebut pendek.
Sebaiknya parafrase pendek ini disediakan tempat tersendiri,
tidak baur teks. Akan lebih baik lagi parafrase itu diambil dari satu
sumber. Akan tetapi jika ide, pendapat, atau kesimpulan yang
dikutip itu berasal dari bermacam-macam sumber dan sangat
mirip satu sama lain, lebih baik di parafrasekan dalam satu
paragraph dengan menyebutkan semua sumbernya dalam satu
paragraph.
Contoh :
Muass (1975) mengadakan penelitian untuk menjawab
masalah apakah perkembangan pemikiran operasional formal
tidak dapat dipercepat melalui pengajaaran seperti yang mulamula dikemukan piaget. Dari penelitiannya ia menyimpulkan
bahwa pemberian pengalaman-pengalaman belajar yang terarah
mempengaruhi struktur pemikiran anak.
Di Indonesia penelitian perkembangan kognitif dengan
menggunakan perangkat tugas dari teori piaget dan perangkat
tugas dari bruner, pernah dilakukan oleh tim penelitian dari

DEFINISI CATATAN KAKI


Catatan kaki adalah keterangan-keterangan
atas teks karangan yang ditempatkan pada
kaki halaman karangan yang bersangkutan.
Catatan
kaki
bukan
semata-mata
dimaksudkan
untuk
menunjuk
sumber
tempat terdapatnya sebuah kutipan, tetapi
dapat
juga
dipakai
untuk
memberi
keterangan-keterangan
lainnya
terhadap
teks. Oleh karena itu catatan kaki dan bagian
dari teks yang akan diberi penjelasan itu
terdapat suatu hubungan yang sangat erat.

FUNGSI CATATAN KAKI


Fungsi catatan kaki
ialah memberi
keterangan tambahan dan menujukan
sumber informasi bagi pernyataan ilmiah
yang terdapat dalam tulisan kita. Fungsi
lain dari catatan kaki ini sebagai tempat
bagi catatan-catatan kecil yang kalau
disatukan akan mengganggu kelancaran
penulisan tetapi jika keterangan tambahan
ini panjang sekali, sebaiknya dipindahkan
ke lampiran.

Catatan kaki dipergunakan sebagai:


Pendukung keabsahan penemuan atau
pernyataan penulis yang tercantum di
dalam teks sebagai petunjuk sumber;
Tempat memperluas pembahasan yang
diperlukan tetapi tidak relevan jika
dimasukan ke dalam teks, penjelasan ini
dapat berupa kutipan pula;
Referensi silang , yaitu petunjuk yang
menyatakan pada bagian mana/halaman
berapa, hal yang sama di bahas di dalam
tulisan;
Tempat menyatakan penghargaan atas
karya atau data yang di terima dari orang

JENIS CATATAN KAKI


Penunjukan sumber (referensi) : Menunjuk
sumber tempat sumber tempat sumber
kutipan terdapat. Catatan kaki semcam ini
disebut juga sebagai referensi
Catatan Penjelas : Penjelasan ini harus dibuat
dalam catatan kaki dan tidak dimasukkan
dalam teks karena akan mengganggu
jalannya uraian dalam teks.
Gabungan sumber dan penjelas : Menunjuk
sumber di mana dapat diperoleh bahan-bahan
dalam teks, dan kedua dan memberi
komentar atau penjelasan seperlunya tentang

PENEMPATAN CATATAN KAKI


Catatan kaki dapat di tempatkan langsung dibelakang
bagian yang diberi keterangan (catatan kaki
langsung) dan diteruskan dengan teks. Antara
catatan kaki dengan teks dipisahkan dengan garis
sepanjang garis. Cara yang lebih banyak dilakukan
ialah dengan meletakannya pada bagian bawah (kaki)
halaman atau pada akhir setiap bab.
Contoh :
Peranan dan tugas kaum pria dengan peranan kaum wanita.
Sehubungan dengan hal itu Margaret mead (1945) berdasarkan
penelitiannya
dobeberapa masyarakat di papua nugini,
menyatakan bahwa perbedaan itu tidak semata-mata
berdasarkan perbedaan perbedaan jenis kelamin saja,
melainkan berhubungan eratdengan kondisi social budaya
lingkungannya.
Margaret mead, sex and temperament in three primitive

UNSUR-UNSUR CATATAN KAKI


o Untuk Buku
1.Nama pengarang ( editor, penerjemah)
ditulis dalam urutan diikuti koma (,).
2.Judul buku, ditulis dengan huruf capital
(kecuali kata-kata penghubung) dan digaris
bawahi
3.Nama atau nomor seri, kalau ada
4.Data publikasi (Jumlah jilid, kalau ada)
(Nomor cetakan, kalau ada)(Kota penerbit,
diikuti titik dua (:) )(Nama penerbit, diikuti
koma(,) )(Tahun penerbitan c,d,e diletakan di
antara tanda kurung () )
5.Nomor jilid, kalau perlu
6.Nomor halaman, diikutin titik (.)

Contoh :
2John Dewey, How We Think (Chicago:
Henry Regnery Company, 1974), p.75
3BP3K, Strategi Pengembangan Kekuatan
Penalaran (Jakarta Departemen P dan K,
1979), pp.81-95.
4Ibid., p. 15.
5John Dewey, op.cit., p.18.
6John Dewey, loc.cit.

o Untuk Artikel dalam Majalah Berkala


1)
2)
3)
4)
5)
6)

Nama pengarang
Judul artikel, diantara tanda kutip
Nama majalah, digarisbawahi.
Nomor majalah jaka ada.
Tanggal penerbitan.
Nomor halaman.

Contoh:
Linus Simanjutak, Andaikan Kolam itu Bumi Kita,
Suara Alam No. 9 (1980), pp. 17-18
11

CATATAN KAKI SINGKAT


Ibid (singkatan dari ibidium, artinya sama dengan di atas),
untuk catatan kaki yang sumbernya sama dengan catatan
kaki yang tepat di atasnya. Ditulis dengan huruf besar,
digarisbawahi, diikuti titik ( . ) dan koma ( , ) lalu nomor
halaman.
Op.cit. (singkatan dari opera citati, artinya dalam karya
yang telah dikutip), dipergunakan untuk catatan kaki dari
sumber yang pernah dikutip, tetapi telah dsisipi catatan
kaki lain dari sumber lain. Urutannya : nama pengarang,
op.cit, nomor halaman.
Loc.cit (singkatan dari loco citati, artinya tempat yang
telah dikutip), seperti diatas tetapi dari halaman yang
sama : nama pengarang loc.cit. (tanpa nomor halaman).

TERIMA
KASIH

Alvia
ibid, loc cit, op cit
Galih
Cat kaki, cat langsung, cat. Perut
Rika
Apakah cat. Kaki dan kutipan ada di fiksi
Noni kutipan dalam kutipan