Anda di halaman 1dari 18

Dyah Rhizkyani

Damayanti
Ikhsan Mursad
Nurul Huwrun Iyn
Andi Suhartina Baso
Andini Puspita Sari
Dody Abdullah
Attamimi
Nabigha Yushatia Putri
Nadziefah Ghina Faiqah
Nurman
Rizki Amalia
Magfirawati
Ulfa Dwiyanti

MODUL BUANG AIR


BESAR BERDARAH
SKENARIO 1

KELOMPOK IV

Skenario 1
Seorang wanita berusia 45 tahun datang ke Puskemas
dengan keluhan utama berak encer yang disertai darah dan
lendir. Keluhan ini dirasakan sejak beberapa bulan yang lalu.
Wanita ini juga mengeluh sakit perut yang sifatnya hilang
timbul dan penurunan berat badan kurang lebih 5 kg dalam
satu bulan terakhir. Ia berusaha mengobati penyakitnya
dengan meminum obat anti diare namun tidak memberikan
hasil. Pemeriksaan fisis menunjukkan adanya anemia dan
nyeri perut khususnya pada regio bawah abdomen.

Kata sulit
Berak encer (diare) adalah buang air besar dengan
tinja berbentuk cair atau stengah cair dengan
kandungan air tinja lebih banyak dari biasanya.
(>200 gr atau 200 ml / 24 jam). Selain itu berak
encer memakai kriteria frekunsi, yaitu BAB > 3 kali /
hari dan dapat atau tanpa disertai lendir dan darah.
Sumber: Sudoyo, Aru. W, dkk . 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid 1
Ed. V. Jakarta : Penerbit Interna Publishing (hal. 548)

Kata kunci

Wanita 45 tahun
Ke Pkm dngn k.u berak encer + darah + lendir
Dirasakan sejak beberapa bulan yg lalu
Keluhan lain : sakit perut yg hilang timbul, penurunan BB
>5kg sejak 1 bulan terakhir
Riwayat meminum obat anti diare namun tidak
memberikan hasil
Pemfis : anemia dan nyeri perut khususnya pada regio
bawah abdomen.

Pertanyaan
Sebutkan etiologi terjadinya berak
encer!
2. Bagaimana mekanisme terjadinya
diare?
3. Bagaimana langkah diagnostiknya?
4. Apa saja DDnya?
1.

Etiologi terjadinya berak


encer
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Infeksi (bakteri, parasite, virus)


Keracunan makanan
Malabsorbsi
Efek obat obatan
Kelainan endokrin
Keganasan

Mekanisme terjadinya diare

Kenapa diarenya berdarah dan ada


lendir?
Mukosa usus iritasi
sel goblet menjadi lebih
aktif
Sel-sel goblet menghasilkan mucus untuk
proteksi mukosa jumlahnya terlalu berlebihan (
)
feses berlendir
Berdasarkan etiologi
pecahnya pembuluh darah pada
dinding saluran cerna (khususnya bnyak pda tunika
submukosa)
jika terdapat ulkus yg mengenai tunika
submukosa
manifestasinya feses berdarah

Anamnesis tambahan
Pada keadaan apa nyeri perut biasa timbul dan gejala tersebut hilang?
2. Berapa kali berak encer dlm sehari?
3. Apakah disertai dengan demam?
4. Obat diare apa yang diminum?
5. Pada saat kapan serangan diare muncul?
6. Riwayat bepergian sebelumnya?
7. Bagaimana life style pasien?
8. Bagaimana lingkungan sekitar tempat tinggal?
9. Adakah orang sekitar menderita keluhan yg sama?
10. Bagaimana penjalaran dari nyeri ?
1.

Differential
Diagnosis

1. ULCERATIVE
COLITIS
2. DIVERTICULOSIS
3. DISENTRI

ULCERATIVE COLITIS

Defini
si

Penyakit usus inflamasi kronik / inflamatorik pada kolon. Proses


inflamasi biasanya dimulai dari rektum, meluas ke proksimal tidak
melewati colon.

Etiologi - Idiopatik ( usia 40 tahun / 15 20 tahun) wanita >> pria


- Infeksi bakteri / virus

Gejala
klinis

- Diare berdarah, nyeri abdomen, ada juga gejala konstitusional (demam,


BB menurun, anoreksia, dan ada nyeri tekan abdomen.

Pemeriksaan
penunjang

- Darah lab
:
leokosit & LED : sangat berat
- Kultur feses
: eritrosit, leukosit
- Foto polos abdomen : dilatasi colon / perforasi usus
- kolonoskopi
: luas penyakit, untuk mendiagnosis.
- enema barium
: pada akut ulserasi colon tampak
gambar bergerigi sepanjang kontur usus.

Penatalaksanaan 1.
2.
.
.
.

Suportif : diet nutrisi bergizi, edukasi


Farmakologis :
simptomatis : Rehidrasi (oralit, infus cairan CRL, dekstrosa 5 %)
Anti spasmodik : papaverin 3x/hari
Anti diare

DIVERTICULOSIS
Divertikulosis adalah kondisi di mana
terbentuk kantong-kantong
(divertikula) pada dinding usus
besar. Kantong tersebut paling
sering berlokasi di bagian usus besar
sebelah kiri bawah

Divertikulosis
Gejala

-Divertikulosis ringan : memberikan gejala berupa perut kembung, sering


buang angin, dan pola buang air besar tidak teratur.
-Divertikulosis berat : Gejala biasanya berupa nyeri perut kiri bawah yang
berkurang setelah buang air besar atau setelah buang angin. Selain itu
dapat timbul demam, diare, muntah, atau tinja bercampur darah.
Divertikulosis

Pemeriksaan tambahan

- Barium Enema & Kolonoskopi


- USG abdomen

Divertikulosis
Pengobatan

1. Medikamentosa (Divertikulitis akut : Antibiotik & istirahatkan usus)


2. Nyeri dan Asimptomatik : Diet tinggi serat & Tingkatkan asupan cairan.
3. Drainase yang dipandu radiologi untuk abses local

Disentri
Disentri, yaitu diare yang disertai
darah dalam tinjanya. Akibat dari
disentri adalah anoreksia, penurunan
berat badan dengan cepat,
kemungkinan terjadi komplikasi pada
mukosa.

Disentri Basiler

Gejala
Klinis

- Pada fase awal pasien mengeluh nyeri


perut bawah, diare disertai demam yang
mencapai 40C. Selanjutnya diare
berkurang
tetapi
tinja
masih
mengandung
darah
dan
lendir,
tenesmus, dan nafsu makan menurun.

Disentri Amoeba
- Awalnya tidak bergejala

-Ringan: Penderita biasanya mengeluh perut kembung,


kadang nyeri perut ringan. Dapat timbul diare ringan,
4-5 kali sehari, dengan tinja berbau busuk. Kadang
juga tinja bercampur darah dan lendir. Kadang
subfebris sedang: Tinja biasanya disertai lendir dan
- Bentuk klinis dapat bermacam-macam darah. Pasien mengeluh perut kram, demam dan lemah
dari yang ringan, sedang sampai yang badan
berat. Sakit perut terutama di bagian
sebelah kiri, terasa melilit diikuti - Berat: Penderita mengalami diare disertai darah yang
pengeluaran
tinja
sehingga banyak, lebih dari 15 kali sehari. Demam tinggi
mengakibatkan perut menjadi cekung.
disertai mual dan anemia.
-Kronik: Pasien biasanya menunjukkan gejala
neurastenia. Serangan diare yang terjadi biasanya
dikarenakan kelelahan, demam atau makanan yang
sulit dicerna.

Pemeriksaan tambahan

Disentri Basiler

Disentri Amoeba

- Pemeriksaan tinja
- PCR
- Enzim immunoassay
- Sigmoidoskopi
- Aglutinasi
- Endoskopi

- Pemeriksaan tinja
- Pemeriksaan sigmoidoskopi
dan kolonoskopi
- Pemeriksaan uji serologi

Disentri Basiler
Penatalaksanaan

- Istirahat, mencegah atau


memperbaiki dehidrasi

Disentri Amoeba