Anda di halaman 1dari 20

PANJI ALVIN NUGROHO

Definisi

Adalah suatu sindrom yang


terdiri dari siklus haid yang
tidak teratur sampai
amenorea, infertilitas,
hirsutisme dan obesitas
(Stain dan Leventhal, 1935)

ETIOLOGI
Penyebab pasti belum diketahui
Diduga adanya gangguan proses pengaturan

ovulasi serta ketidakmampuan enzim yang


berperan pada proses sintesis estrogen di
ovarium
pehormon LH menyebabkan pesintesis
androgen di ovarium
Androgen yang dinding ovarium fibrosis,
terjadinya hirsutisme, akne, seborea,
pembesaran klitoris dan pengecilan payudara

PCO dihubungkan dengan resistensi insulin


pekadar insulin akibat adanya resistensi

insulin di jaringan perifer akan memicu


produksi androgen di ovarium dan
menghambat SHBG di hati kadar androgen
bebas di serum me
Kadar insulin yang me gangguan pada
metabolisme lipid dan pe tekanan darah

DIAGNOSIS
Harus dibedakan antara wanita yang memiliki

gejala (sindroma ovarium polikistik) dengan


wanita yang tidak memiliki gejala (ovarium
polikistik)
25% wanita normal ditemukan ovarium
polikistik pada pem. USG
Sindr. ovarium polikistik selalu dijumpai
pembesaran ovarium (USG)

Gambaran USG terlihat folikel2 kecil,

diameter 7-10mm (khas sprt gbr. roda pedati)


D/ pasti laparaskopi
Analisis hormonal (LH, FSH, prolaktin, atau
testosteron) tergantung gbr klinis wanita
Amenorea FSH, LH, dan prolaktin

FSH adanya kegagalan pada ovarium


LH aromatisasi estrogen menjadi

androgen
Prolaktin dicurigai adanya prolaktinoma
Bila kadar FSH dan prolaktin normal perlu
dilakukan pem. USG dan uji P (uji progesteron)

Wanita dengan sindr. Polikistik ditemukan

ovarium polikistik dan uji P (+), sedangkan


wanita dgn amenorea hipotalamik ditemukan
uji P (-)
Wanita dgn PCOS disertai hirsutisme
ditambahkan pem. Hormon testosteron dan
DHEAS untuk mengetahui apakah terdapat
tumor pd ovarium dan suprarenal

Kadar DHEAS yg me 5-7 ng/ml

menunjukan adanya tumor suprarenal


Kadar DHEAS yg normal dan kadar
testosteron yg me (>2.0 ng/ml)
menunjukan adanya tumor di ovarium

Uji untuk mengetahui resistensi insulin:


Uji toleransi glukosa oral (UTGO)
Uji toleransi insulin (UTI)
Infus glukosa secara berkesinambungan
Teknik klem euglukemikmrpkan teknik pasti
utk mengukur sensitivitas jaringan thdp insulin
Nisbah gula darah puasa/ insulin puasa

Dikatakan resistensi insulin insulin puasa

> 10 mU/ml, kadar akumulasi insulin (area


dibawah kurva pd UTGO ) > 8000 Umenit/ml
dg kadar gula UTGO >140 mg/dl dan <
200mg/dl
Menurut konsensus National Institute of
Health Nasional Institute of Child Health and
Human Development 1977 mendiagnosis
PCOS plg sedikit 1 kriteria mayor dan 2
kriteria minor

Kriteria mayor:
Anovulasi
Hiperandrogenemia

Kriteria minor:

Resistensi insulin
Hirsutisme
Obesitas
LH/FSH > 2.5
Pada USG terbukti ovarium polikistik

Kriteria minimal mendiagnosis PCOS 1

kriteria mayor berupa anovulasi dan 2 kriteria


minor berupa LH/FSH > 2.5 dan terbukti
adanya ovarium polikistik dgn USG

TERAPI
Wanita yang belum menginginkan anak pil

KB, bertujuan menekan fungsi ovarium dan


sekresi LH
Penekanan fungsi ovarium sintesis
testosteron berkurang
Komponen estrogen sintetik memicu produksi
SHBG di hati kadar SHBG mengikat
testosteron lebih byk di dlm darah
Wanita dengan hirsutisme dianjurkan pil KB
yg mengandung hormon antiandrogen sprt:
siproteron asetat (SPA)/Androkur Diane 35

Spironolakton (antagonis aldosteron)

antiandrogen, menghambat sintesis androgen


di ovarium, menghambat kerja androgen di
reseptor, menghambat pengaktifan
testosteron menjadi dihidrotestosteron
Dosis spirinolakton 2x50 mg/hari
Pil KBgagal dpt dicoba pemberian Analog
GnRH

Cara kerja GnRH menekan sekresi LH dan

fungsi Ovarium
Wanita gemuk pengobatan terbaik dgn
menurunkan BB
Bila belum terjadi ovulasi dan ingin hamil
berikan obat pemicu ovulasi (klomifen sitrat,
epimestrol/ FSH yg dimurnikan

Wanita dgn resistensi insulin diusahakan

penurunan kadar insulin (diet, OR) dan


perbaikan sensitivitas jaringan thdp insulin
(metformin)
Pemberian Klomifen sitrat dgn metformin pd
wanita obesitas angka ovulasi yg tinggi
Tindakan reseksi baji untuk pengobatan PCOS
sudah ditinggalkan

Pengobatan medikamentosa tdk memberikan

hasil drilling pd ovarium, dilakukan dgn


laparoskopi (bertujuan mengeluarkan cairan yg
terdapat didalam folikel-folikel kecil tsb)
Lama pengobatan dgn antiandrogen 1-2 thn
Bila 6-12 bln pengobatan tdk menunjukan
perbaikan pem. Ulang thdp testosteron dan
DHEAS
kadar DHEAS yg tinggi curigai adanya
kerusakan sistim enzim di suprarenal

PROGNOSIS PENGOBATAN DGN


ANTIANDROGEN
Selama penyebab hirsutisme bkn tumor

angka keberhasilan 65-80%


Wanita dgn kadar androgen yg tinggi
memiliki prognosis yg baik dgn SPA
(Siproteron Asetat)
Hirsutisme yg lama memiliki prognosis buruk