Anda di halaman 1dari 27

KELAINAN IRAMA

(DISRITMIA)

NURLAECI,S.Kep. Ners

Pengertian
Disritmia merupakan kelainan dari irama
jantung yang disebabkan oleh kelainan
pembentuka impuls listrik jantung atau
gangguan pd mekanisme konduksi listrik
jantung

Faktor Pencetus
Obat-obatan ,t.u : kelas IA (kinidin,prokainamid),
kelas I C (flekamid,propafenon), digitalis,
antidepresan dan teofilin
Ggn keseimbangan elektrolit dan asam basa
CHF
Kelianan jantung aritmogenik : sindroma WPW,
QT memanjang
Ggn ventilasi, infeksi, anemia,hipotensi
Tiroksikosis : menimbulkan fibrilasi/flutter atrial

Klasifikasi disritmia
1. Ggn pembentukan impuls :
* Extrasistole (prematur contraction)
* tachicardia abnormal
* flutter
* fibrilasi
* escape beat
* wandering pace maker
* arrest
2. Ggn penghantaran impuls
* block : SA/ AV block, block intraventrikuler
* hantaran yg dipercepat (sindroma WPW)

Jenis-jenis disritmia

Berasal dari simpul sinus : sinus bradikardi, sinus takhikardi, aritmia


sinus, sinus arrest

Disritmia atrial : extrasistole atrial, takhikardis atrial paroksismal,


atrial flutter, atrial fibrilasi, atrial escape beat

Disritmia simpul AV/junctional : extrasistole AV junctional,


takhikardia AV junctional paroksismal, AV junctional escape beat

Disritmia ventrikel : extrasistole ventrikel, takhikardia ventikel


pareoksismal,fibrilasi ventrikel, ventrikular escape beat

Wandering pace maker (wpm)

Ggn penghantaran impuls

SINUS BRADIKARDI

IRAMA
: TERATUR
FREKUENSI
: < 60X/Mt
GEL. P
:N
INTERVAL PR : 0,12-0,20 Dtk
LEBAR QRS
: < 0,12 dtk

SINUS TAKIKARDI

IRAMA : TERATUR
FREK/HR
: 100-150x/Mnt
Gel.P : n
INTERVL PR : 0,12-0,20 dtk
LEBAR QRS : < 0,12 dtk

ATRIAL EKSTRASISTOL
IRAMA
: TIDAK TERATUR
FREK/HR
: TGT IRAMA DASAR
GEL.P
: TIMBUL > AWAL,
BERBEDA DG BTK GEL DASAR
INTRVL PR : BERVARIASI
LEBAR QRS : < 0,12 dtk

SUPRAVENTRIKULER TAKIKARDI (SVT)

IRAMA
FREK/HR
GEL. P
INTRVL PR
LEBAR QRS

: TERATUR
: > 150X/Mnt
: KECIL/TIDAK ADA
: MEMENDEK/ ( - )
: < 0,12 Dtk

ATRIAL FLUTTER (Af )


IRAMA
: TERATUR/ Bisa TDK
FREK/HR
: 250 350X/Mnt (GEL. P)
FREK VENTRIKEL BERVARIASI
HR < 60 X/Mnt
Slow Response
HR 60-100 X :
Normo Response
HR > 100X
Rapid Response
GEL. P
: BANYAK (Gigi gergaji)
INTRVL PR : TIDAK DPT DIHITUNG
LEBAR QRS : < 0,12 Dtk

ATRIAL FIBRILASI (AF)

IRAMA : TIDAK TERATUR


FREK/HR
: Atrium > 350 x/ mnt
GEL P : Tdk dpt Diidentifikasi
INTRVL PR
:LEBAR QRS : < 0,12 dtk

JUNCTIONAL RHYTHM

IRAMA
: TERATUR
HR
: 40 60 x/mnt
GEL P
: ADA/ INTRVL PR
: MEMENDEK/TDK DPT DIUKUR
LEBAR QRS
: < 0,12 dtk
JIKA HR 60 100x/mnt : ACCELERATED JR
JIKA HR > 100x/mnt
: JUNCTIONAL TAKIKARDI

VENTRIKEL EKSTRASISTOL ( VES

IRAMA
HR
GEL. P
INTRVL
LEBAR QRS

: Tidak Teratur
: TGT IRAMA DASAR
::: > 0,12 dtk

IDIOVENTRICULAR RHYTHM

IRAMA
FREK/HR
GEL. P
INTRVL PR
LEBAR QRS

: TERATUR
: 20 40 x/mnt
::: > 0,20/Lebar

VENTRIKEL TAKIKARDI ( VT )

IRAMA : TERATUR
HR : > 100 x/mnt
GEL P : INTRVL PR
:LEBAR QRS : > 0,12 dtk

VENTRIKEL FIBRILASI ( VF )

IRAMA
HR
GEL P
INTRVL PR
LEBAR QRS

: TIDAK TERATUR
: > 350 x/mnt
::: > 0,12 dtk/ Lebar

AV BLOCK DERAJAT I

IRAMA : TERATUR
HR: N/ 60-100x/mnt
GEL P : N
INTRVL PR : > 0,20 dtk, Konstan
LEBAR QRS : < 0,12 dtk

AV BLOCK DERAJAT II TIPE I


( WENCHENBACH)

IRAMA
HR
GEL P
INTRVL PR
LEBAR QRS

: ATRIAL TERATUR, VENT TDK ERATUR


: ATRIUM > VENTRIKEL
: N, ADA 1 P TDK DIIKUTI QRS
: MAKIN LAMA MAKIN PANJANG
: < 0,12 dtk

AV BLOCK DERAJAT II TIPE 2

IRAMA
HR
GEL P
INTRVL PR
LEBAR QRS

: ATRIAL TERATUR, VENT TDK TERATUR


: ATRIUM > VENTRIKEL
: N, ADA 1/> GEL P TDK DIIKUTI QRS
: N/ MEMANJANG KONSTAN
: SEMPIT/LEBAR

AV BLOCK DERAJAT III


( TOTAL AV BLOCK)

IRAMA
: TERATUR
HR : ATRIUM > VENTRIKEL
GEL P
: N, > 1 GEL. P
INTRVL PR
: TDK DPT DIUKUR
LEBAR QRS
: SEMPIT/LEBAR

Righ Bundle Branch Block (RBBB)


1. QRS 0.12 sec or wider
2. Rsr(M)pattern in V1 and V2 and deep ,wide S wave in ,V5-6.
3. The ST segment is slight depressure with negative T waves
When incomplete RBBB is present ,the pattern is similar, but the QRS width is less
than 0.12sec.

Komplikasi
Henti jantung
Payah jantung (CHF)
Renjatan

Askep pd Disritmia
Pengkajian
focus pd disritmianya dan pengaruhnya thd curah jantung
- riwayat sinkop
- adakah kepala pusing
- kelelahan
- nyeri dada/berdebar-debar
- vital sign
- akral dingin/lembab/hangat
- tanda retensi cairan : JVP, krekel, wheezing
- bunyi jantung S3/S4
penurunan compliance miokard

Dignosa Perawatan
1.
2.
3.
4.

Penurunan cardiac output


Intoleransi aktivitas
Kecemasan
Kurang pengetahuan

Masalah kolaboratif
- terjadi gagal jantung kongestif

Penatalaksanaan
Kardioversi
- Indikasi : VT ada nadi, SVT
- bersifat elektif
- premedikasi : dexametason, penenang
- ijin tindakan
- menggudakan defibrilator dg energi : 50dg mode synchronizer

360 joule

Defibrilasi
- indikasi : VT tanpa nadi, VF
- sifat gawat darurat
- menggunakan defibrilator dg mode asynchronizer, energi
360 joule

HATUR NUHUN