Anda di halaman 1dari 22

Otitis Media

Akut

I Made Dwi Juniartha S

Pendahuluan
Telinga tengah biasanya steril, meskipun terdapat mikroba di
nasofaring dan faring.
Secara fisiologis terdapat mekanisme pencegahan masuknya
mikroba ke telinga sillia mukosa tuba Eustachius, enzim dan
antibody.
Otitis Media Akut (OMA) terjadi karena factor pertahanan tubuh
terganggu.
Sumbatan tuba Eustachius merupakan factor penyebab utama
otitis media.
Fx tuba Eustachius terganggu pencegahan invasi kuman ke
telinga tengah terganggu kuman masuk peradangan.

Pencetus terjadinya OMA ialah infeksi saluran nafas atas.


Pada anak, >> infeksi saluran nafas >> kemungkinan terjadi
OMA
Pada bayi, OMA dipermudahkan oleh tuba yang pendek dan
agak horizontal.

Patologi
Kuman penyebab OMA ialah bakteri piogenik spt
Streptokokus hemolitikus
Stafilokokus aureus
Pneumokokus
Hemofilus influenza
Escherichia colli
Streptokokus anhemolitikus
Proteus vulgaris
Pseudomonas aurugenosa

Di bawah 5 tahun Hemofilus influenza

Stadium OMA
Stadium okulsi tuba Eustachius
Stadium hiperemis
Stadium supurasi
Stadium perforasi
Stadium resolusi

Stadium okulsi tuba Eustachius


Gambaran retraksi membrane timpani akibat terjadinya tek.
Negatif di dalam telinga tengah akibat absorpsi udara.
Kadang membran timpani normal atau tampak pucat
Efusi mungkin terjadi tetapi tidak dapat di deteksi
Stadium ini sukar dibedakan dengan otitis media serosa yg
disebabkan oleh virus atau alergi

Stadium Hiperemsi (PreSupurasi)


Tampak pembuluh darah atau seluruh membran timpani tampak
hiperemis serta edem
Sekret eksudat yang serosa susah terlihat

Stadium Supurasi
Edema yg hebat di mukosa telinga tengah, hancurnya sel epitet
superfisial, terbentuknya eksudat yg purulent di kavum timpani
membran timpani menonjol ke arah telinga luar
Pasien tampak sangat sakit, nadi dan suhu me, nyeri di telinga
ber+ hebat
Jika tek nanah di kavum timpani tidak berkurang, maka terjadi
iskemia, serta timbul thrombophlebitis pada vena kecil dan
nekrosis mukosa dan submkosa.
Tampilan neksoris pada membran timpani adalah daerah yang
lebih lembek dan berwarna kekuningan
Di tempat ini akan terjadi ruptur

Bila tidak dilakukan insisi membran timpani pada stadium ini


MT rupture dan nanah akan keluar ke liang telinga luar.
miringotomi luka akan menutup kembali
Ruptur lubang akibat rupture tidak mudah tertutup kembali

Stadium perforasi
Akibat terlambatnya pemberian AB atau virulensi kuman yang
tinggi MT rupture dan nanah keluar ke linag telinga luar
Anak yang awalnya gelisah sekarang menjadi tenang, suhu
badan menurun dan dapat tidur nyenyak.

Stadium Resolusi
Jika MT utuh MT perlahan2 akan kembali normal
Jika perforasi secret << dan mongering,
Bila daya tahan tubuh baik atau virulensi kuman rendah
resolusi dapat terjadi tanpa pengobatan
OMA berulang menjadi OMSK bila perforasi menetap dgn secret
yang keluar terus menerus atau hilang timbul.
OMA dapat menimbulkan sequel otitis media serosa bila
secret menetap di kavum timpani tanpa terjadinya perforasi

Gejala Klinis
Tergantung stadium serta umur pasien
Pada anak yg sudah dapat berbicara rasa nyeri di telinga,
suhu tubuh yang tinggi, riw batuk pilek sebelumnya.
Pada dewasa selain nyeri di telinga, gangguan pendengaran
berupa rasa penuh dan kurang pendengaran.
Pada bayi demam (39,5 C), anak gelisah, sukar tidur, tiba2
menjerit waktu tidur, dan kadang anak memegang telinga yang
sakit
Bila rupture secret keluar dari liang telinga, demam turun,
dan anak tidur tenang

Terapi
Pengobatan OMA tergantung pada stadium penyakitnya
Stadium Okulsi
Untuk membuka kembali tuba eustachius.
Pemberian obat tetes hidung (HCl 0,5% dlm larutan fisiologis pada
anak < 12 tahun dan HCl efedrin 1% dlm larutan fisiologis untuk
anak berumur 12 tahun dan dewasa)
Sumber infeksius harus diobati

Stadium presupurasi
AB, obat tetes hidung, analgetika
AB yg diberikan penisilin atau ampisilin
Terapi awal diberikan penisilin IM agar didapatkan konsentrasi yg
adekuat di dalam darah, sehingga tdk terjadi mastoiditis yg
terselubung, gang pendengaran akibat gejala sisa dan kekambuhan.
Pemberian AB diberikan minimal 7 hari
Bila alergi penisilin diganti eritromisin

Stadium supurasi
Diberikan AB dan miringotomi bila MT masih utuh
Dengan miringotomi gejala klinis lebih cepat hilang dan rupture
dapat dihindari

Stadium perforasi
Sering terlihat secret banyak keluar kadang keluar secara berdenyut
(pulsasi)
Obat cuci telinga H2O2 3% selama 3-5 hari serta AB yg adekuat
Sekret akan hilang dan perforasi akan menutup kembali dalam
waktu 7-10 hari.

Stadium resolusi
MT berangsur normal kembali, secret tidak ada lagi dan perforasi MT
menutup

Bila tidak terjadi resolusi, secret keluar dari perforasi MT akibat


berlanjutnya edema pada mukosa telinga tengah.
Pemberian AB dapat dilanjutkan sampai 3 minggu
Bila 3 minggu pengobatan masih banyak secret sudah terjadi
mastoiditis

Bila OMA berlanjut dengan kkeluarnya secret dari telinga tengah


lebih dari 3 minggu disebut otitis media supuratif subakut
Bila perforasi menetap dan secret tetap keluar lebih dari satu
setengah bulan atau 2 bulan disebut OMSK

Komplikasi
Sebelum ada AB, OMA dapat menimbulkan abses sub-periosteal
sampai komplikasi berat (meningitis atau abses otak)
Setelah ada AB, semua jenis komplikasi itu biasanya didapatkan
sebagai komplikasi dari OMSK

Miringotomi
Miringotomi merupakan tindakan insisi pada pars tensa
membran timpani, agar terjadi drainase secret telinga tengah
ke liang telinga luar.
Miringotomi merupakan tindakan pembedahan kecil yg
dilakukan dengan syarat tindakan ini harus dilakukan secara avue, anak harus tenang, sehingga MT mudah terlihat.
Lokasi miringotomi adalah posterior-inferior

Komplikasi Miringotomi
Perdarahan akibat trauma pada liang telinga luar
Dislokasi tulang pendengaran,
Trauma pada fenestra rotundum
Trauma pada n fasialis
Trauma pada bulbus jugulare