Anda di halaman 1dari 31

SISTEm RUJUKAN

dinas kesehatan kota padang


2 MEI 2016

Sistem RUJUKAN
SUATU

SISTEM

PELAYANAN
PELIMPAHAN

PENYELENGGARAAN

KESEHATAN

MELALUI

WEWENANG

&

TANGGUNGJAWAB ATAS KASUS PENYAKIT/


MASALAH

KESEHATAN

YANG

DISELENGGARAKAN SECARA TIMBAL BALIK,


BAIK VERTIKAL MAUPUN HORIZONTAL

RUJUKAN HORIZONTAL

DILAKUKAN ANTAR YAN KES DALAM SATU

TINGKATAN
PERUJUK MEMILIKI KETERBATASAN

FASILITAS, PERALATAN ATAU TENAGA (SDM)


YANG BERSIFAT SEMENTARA ATAU MENETAP

RUJUKAN VERTIKAL

DILAKUKAN ANTAR YAN KES YANG

BERBEDA TINGKATAN
DAPAT DILAKUKAN DARI TINGKAT YAN

KES YANG LEBIH RENDAH KE TINGKAT


YAN KES YANG LEBIH TINGGI
ATAU SEBALIKNYA

RUJUKAN VERTIKAL KE TK YANG LEBIH TINGGI

PASIEN MEMBUTUHKAN PELAYANAN

KESEHATAN SPESIALISTIK ATAU


SUBSPESIALISTIK
PERUJUK MEMILIKI KETERBATASAN

FASILITAS , PERALATAN DAN ATAU


KETENAGAAN

RUJUKAN KE TK YANG LEBIH RENDAH


MASALAH KESEHATAN PASIEN DAPAT

DITANGANI OLEH FASKES YG LEBIH RENDAH


SESUAI KOMPETENSI DAN KEWENANGANNYA
KOMPETENSI DAN KEWENANGAN PELAYANAN
TK PERTAMA ATAU KEDUA LEBIH BAIK DLM
MENANGANI PASIEN TSB
PASIEN BUTUH PELAYANAN LANJUTAN, UTK
KEMUDAHAN, EFISIENSI DAN JANGKA
PANJANG
PERUJUK MEMILIKI KETERBATASAN SARANA,
PRASARANA, PERALATAN DAN KETENAGAAN

MANFAAT SISTEM RUJUKAN


PEMERINTAH
- MENGHEMAT DANA UTK PENYEDIAAN
SARANA KESEHATAN DI SETIAP FASKES
- MEMPERJELAS SISTEM PELAYANAN KES
KRN ADA HUBUNGAN KERJA ANTAR
SARANA FASKES
- MEMUDAHKAN ASPEK PERENCANAAN

LANJUTAN
MASYARAKAT
- MERINGANKAN BIAYA PENGOBATAN
- MEMPERMUDAH MASYARAKAT
MEMPEROLEH PELAYANAN KARENA
TELAH DIKETAHUI DGN JELAS FUNGSI
DAN WEWENANG SETIAP SARANA
KESEHATAN

Lanjutan
PENYELENGGARA YAN KES
- MENJALIN KERJA SAMA ANTAR SARANA
KES TRANSFER OF KNOWLEDGE
- MERINGANKAN BEBAN TUGAS SETIAP
SARANA KES MEMPUNYAI TUGAS DAN
KEWAJIBAN TERTENTU

DASAR HUKUM
PERMENKES NO 001

TAHUN 2012 TENTANG


SISTEM RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN
PERORANGAN
UNDANG-UNDANG NO36 TAHUN 2009
TENTANG KESEHATAN
UNDANG-UNDANG No 40 TAHUN 2004
TENTANG SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL
UNDANG-UNDANG No 24 TAHUN 2011 TENTANG
BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL

JENIS RUJUKAN
1. RUJUKAN KESEHATAN
MASYARAKAT :
Rujukan sarana berupa antara lain
bantuan
laboratorium kesehatan,
teknologi
Rujukan tenaga dalam bentuk antara
lain dukungan tenaga ahli untuk
penyidikan.
Rujukan operasional berupa antara

2. RUJUKAN MEDIS
Rujukan kasus untuk keperluan diagnostik,

pengobatan, tindakan operasi dll.


Rujukan bahan (spesimen) untuk pemeriksaan lab

klinik yang lebih lengkap


Rujukan ilmu pengetahuan antara lain dengan

mendatangkan atau mengirim tenaga ahli/


berkompeten

PELAYANAN KESEHATAN PERORANGAN


a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama yan kes
dasar yang diberikan oleh FKTP

b. Pelayanan kesehatan tingkat kedua, yan kes oleh


dr/ drg spesialis
c. Pelayanan kesehatan tingkat ketiga, yan kes
subspesialis

SISTEM RUJUKAN BERJENJANG

RUJUKAN BERJENJANG DIKECUALIKAN

KEADAAN GAWAT DARURAT


BENCANA, DGN KRITERIA YANG DITETAPKAN

OLEH PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH


SUDAH TEGAK DIAGNOSIS DAN R/ TERAPI ,
HANYA ADA DI FASKES TK III
PERTIMBANGAN GEOGRAFIS
PERTIMBANGAN KETERSEDIAAN FASILITAS

JALUR RUJUKAN
RUJUKAN PELAYANAN MEDIS
Antara masyarakat dengan puskesmas
Antara puskesmas pembantu/bidan di desa

dengan puskesmas
Intern petugas / puskesmas rawat inap
Antar puskesmas atau puskesmas dengan

rumah sakit, atau fasilitas pelayanan lainnya

RUJUKAN YAN KESEHATAN MASYARAKAT


Dari puskesmas ke Dinas Kesehatan

Kabupaten / Kota
Dari puskesmas ke instansi lain yang

lebih kompeten baik intrasektoral


maupun lintas sektoral.
Bila rujukan di tingkat Kabupaten Kota

masih belum mampu menanggulangi,


bisa diteruskan ke Propinsi / Pusat

PENJELASAN SEBELUM MERUJUK


DIAGNOSIS , TERAPI DAN TINDAKAN MEDIS

YANG DIPERLUKAN
ALASAN/ TUJUAN DILAKUKAN RUJUKAN
RESIKO / PENYAKIT APABILA TIDAK DIRUJUK

DAN YG MUNGKIN TIMBUL DALAM PERJALANAN


TRANSPORTASI RUJUKAN

YANG HARUS DILAKUKAN PERUJUK


PERTOLONGAN PERTAMA YAITU TINDAKAN

STABILISASI KONDISI PASIEN SESUAI INDIKASI


MEDIS DAN KEMAMPUAN, BERTUJUAN UTK
KESELAMATAN PASIEN
MELAKUKAN KOMUNIKASI DGN PENERIMA
RUJUKAN MEMASTIKAN BISA MENERIMA
MEMBUAT SURAT PENGANTAR
BILA MEMERLUKAN ASUHAN MEDIS TERUSMENERUS DIDAMPINGI OLEH TENAGA
KESEHATAN YANG KOMPETEN

FORMULIR
RUJUKAN

SURAT RUJUKAN PESERTA

SURAT RUJUKAN BALIK

PENERIMA RUJUKAN WAJIB


MEMBERITAHU KONDISI
PERKEMBANGAN PASIEN KEPADA
PERUJUK

SISTEM RUJUKAN DI
PUSKESMAS

RUJUKAN KE RS TIPE C ATAU D


MASA BERLAKU RUJUKAN :

A. PENYAKIT KRONIS : 3 BULAN


B. SELAIN PENYAKIT KRONIS :1 BULAN
JUMLAH MAKSIMAL RUJUKAN : 5 %

KUNJUNGAN

Upaya Meningkatkan Sistem Rujukan

1.

2.
3.
4.
5.
6.

Meningkatkan mutu puskesmas guna


menampung rujukan dari puskesmas
pembantu
Mengadakan pusat rujukan antara di lokasi
strategis
Meningkatkan komunikasi antar unit
kesehatan
Setiap kecamatan ada puskesmas keliling
Disediakan sarana R.R untuk rujukan
Ditingkatkan upaya dana sehat sebagai
penunjang pembiayaan rujukan.