Anda di halaman 1dari 17

Skizofrenia Paranoid

YODHA PRASIDYA
Pembimbing
dr.YOS Suwardi SpKJ

IDENTITAS PASIEN • Nama : Tn.cimanggis • Tanggal masuk RS : 15 maret 2013 . alex • Jenis kelamin : Laki-laki • Tempat/ Tanggal Lahir: 24 April 1975 • Usia : 38 tahun • Agama : Islam • Suku : Jawa • Pendidikan Terakhir : SMA • Status Pernikahan : Menikah • Pekerjaan : TNI.kopda • Alamat : Depok.

RIWAYAT PSIKIATRI • • Autoanamnesis Alloanamnesis : Tanggal 20 maret 2013 : Tanggal 26 maret 2013 • Keluhan Utama • Lebih dari sebulan terakhir ini pasien sering mengamuk dan pasien sering tidak tidur • Keluhan Tambahan • Sudah seminggu terakhir ini pasien sering mengamuk.2011. pasien terkadang mendengar bisikan. bicara dan ketawa sendiri. menurut istrinya perubahan perilaku pasien sudah terjadi > sebulan namun pasien menolak untuk berobat.merusak rumah. pasien juga menyangkal dia sakit.2012 . • Riwayat Gangguan Sebelumnya – Pasien pernah dirawat 3x dibangsal amino tahun 2006.

RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI • • • • Riwayat Prenatal dan Perinatal Masa Kanak-Kanak (0-3 tahun) Masa Pertengahan (3-11 tahun) Masa Kanak akhir dan Remaja .Selalu menjadi tulang punggung keluarga .

. Sering bermasalah dengan komandan – Riwayat Keluarga pasien: pasien anak ke 3 dari 6 bersaudara. menikmati pekerjaannya selama menjadi tentara. keluarga pasien tidak ada yang mengalami hal seperti ini – Riwayat Pernikahan • Menikah: Mei 1999 • telah dikarunia 2 anak laki laki.• Masa Dewasa – Riwayat Pekerjaan • Umur ±20 tahun  mengikuti wamil.

– Situasi Kehidupan Sekarang • Saat ini tinggal dengan istri dan dua anak lelaki • Pasien menjadi tulang punggung keluarganya sampai sekarang • Pasien sering mendapatkan tekanan dari keluarganya • Pasien sukar untuk bercerita kepada istri • Pasien selalu memendam permasalahan • Pasien sering bermasalah dengan komandannya yang dulu • Pasien kesulitan keuangan • Pasien selalu menolak berobat .

sering marah marah tidak jelas. – Persepsi Keluarga tentang Diri Pasien • Istri pasien: dulu sebelum pulang dari aceh pasien merupakan seorang yang baik di keluarganya. dan melakukan kekerasan pada anak . setelah pulang dari aceh pasien sering mengamuk. sering melakukan KDRT. alasannya pasien adalah karena di kerjain komandannya.– Persepsi Pasien tentang Diri dan Lingkungannya • Pasien tidak menyadari bahwa dirinya mengalami gangguan jiwa.

.

Ikhtisar penemuan bermakna dari autoanamnesa Pasien tn.2011.2012 • Pasien memiliki banyak masalah keluarga • Pasien memiliki masalah dengan pekerjaan • Setelah di rawat pasien tidak pernah melakukan kontrol dan jarang meminum obat • pasien sering mengamuk • Pasien merusak rumah sendiri • Pasien merasa dirinya bisa dimasuki dan saling membaca pikiran • pasien sering mengalami halusinasi visual dan aoditorik • pasien merasa bisa menjadi paranormal.gubernur .alex 38 tahun • sudah 3 kali dirawat di bangsal amino 2006.

.ga usah di operasi.saya bisa nyembuhin penyakitnya ( setelah istrinya operasi mioma pasien sering berbicara seperti ini) .Ikhtisar bermakna dari alloanamnesa (istri pasien) • Pasien sering tertekan oleh keluarga.jika ada sesuatu hal( masalah ekonomi )..pasien yang menyelesaikannya • Pasien banyak mendapat masalah dengan komandannya • Pasien sering berbicara sendiri’’ saya itu pintar.

sehingga anaknya menjadi susah tidur .• Dirumah pasien juga suka mengalirkan keran air setiap malam • Pasien juga sering menyuruh anaknya solat jam berapapun.

• Pikiran – Proses. tampak kepala diikat sarung perawatan diri kurang. Waham kebesaran. Psikomotor :kooperatif.STATUS MENTAL (dilakukan pada tanggal 20 maret 2013) • Deskripsi Umum – Penampilan: Pria. Isi Pikir: koheren. volume suara cukup. – Sikap.waham dipengaruhi dan broad cast . tampak gelisah. ada gerakan sekitar mulut karena ingin meroko • Mood dan Afek – Mood : Disforik – Afek : Terbatas – Keserasian : serasi antara afek dan pikirannya • Bicara – Bicara kurang spontan.duduk tidak tenang . dan artikulasi cukup jelas. • Gangguan Persepsi – saat diwawancarai halusinasi auditorik (-) sedangkan halusinasi visual (+). 38 tahun.

tempat:baik. pendek. segera = baik – Konsentrasi dan Perhatian: kurang – Kemampuan Membaca dan Menulis : baik – Visuospasial : baik – Pikiran abstrak: Baik – Intelegensia dan Kemampuan Informasi:Baik .• Sensorium dan Kognitif – Taraf Kesadaran dan Kesiagaan: Kompos mentis dan kesiagaan baik – Orientasi: waktu:kurang. sedang. orang : kurang – Daya ingat : panjang.

berperilaku baik. dapat mengendalikan diri. – Tilikan: Derajat 1 • Taraf kepercayaan: Dapat Dipercaya . – Penilaian Realita: Terganggu. • Daya Nilai dan Tilikan – Daya Nilai Sosial:Pasien kooperatif ketika diwawancara. bersikap kooperatif.• Kemampuan Mengendalikan Impuls – Selama wawancara pasien tampak gelisah.

disability ringan dalam fungsi. adanya hubungan yang buruk antara komandan dan prajurit. disability sedang. • GAF pasien saat ini: 61 yaitu beberapa gejala ringan dan menetap.EVALUASI MULTI AKSIAL • Aksis I : Skizofrenia paranoid (F20.Serta riwayat pasien yang tidak mau kontrol lagi dan minum obat • Aksis V : • GAF tertinggi dalam satu tahun terakhir adalah 55 yaitu gejala sedang (moderate).0) • Aksis II :Tidak dapat dinilai • Aksis III : Tidak ditemukan kelainan • Aksis IV : Adanya tekanan dari keluarga pasien yang menuntut pasien menyelesaikan masalah ekonomi keluarganya. secara umum masih baik). .

• Lingkungan dan Sosioekonomi – Masalah ekonomi dalam keluarga – Masalah komandan dengan prajurit PROGNOSIS – Ad Vitam : ad bonam – Ad Sanationam : dubia ad bonam – Ad Fungsionam : dubia ad bonam . • Psikologis – Tidak mau kontrol dan minum obat lagi.DAFTAR MASALAH • Organobiologik – Tidak adanya faktor genetik dari keluarga yang mempunyai keluhan yang sama dengan pasien.

RENCANA TERAPI • Psikofarmaka – Risperidon 2x3 mg • Psikoterapi – Mengembalikan pasien pada fungsi optimal terutama dalam kehidupan sosialdapat melakukan aktivitas sehari-hari • Sosioterapi – edukasi dan informasi tentang penyakit pasien keluarga dapat menerima pasien dan mendukung sepenuhnya penyembuhan pasien – mengawasi kepatuhan pasien untuk kontrol minum obat .