Anda di halaman 1dari 10

.

Ombudsman Swedia

Ombudsman seseorang yg bertindak atas


nama orang lain (Bhs Swedia);
Pertama kali tebentuk di Sewdia Tahun
1809;
Badan independen, dijamin konstitusi;
Tugas pokoknya mengawasi pengadilan &
badan2 pemerintahan, kemudian militer;
Cara pengawasan penyelidikan &
pemeriksaan;
Cara pengawasan tsb dilakukan atas adanya
laporan masyarakat maupun investigasi atas
inisiatif sendiri;

Dalam melaksanakan tugasnya, Ombudsman


Swedia mempunyai kewenangan:
Melihat semua berkas & risalah
persidangan, para pejabat sipil maupun
militer;
Dapat mengajukan penuntutan thdp pejabat
di Pengadilan dalam hal pejabat tsb
melakukan kesalahan besar;
Dapat menyatakan bahwa suatu Peraturan
per-uu-an tidak efisien & dapat
mengusulkan amandemen;
Semua pegawai negeri, polisi & militer
wajib memberikan bantuan yg diminta,
berkaitan pelaksaanaan tugasnya.

Ombudsman tdk mempumyai


kekuasaan untuk mengubah putusan
pengadilan maupun instansi
pemerintah. Dari hasil pemeriksaanya
ia hanya dapat membuat rekomendasi
pada pejabat terkait.
Rekomendasi tidak mengikat moral.
Hasil kinerja Ombudsman dapat
menjadi bahan informasi parlemen.

Ombudsman
Nasional
adalah
lembaga
pengawasan masyarakat yang berasaskan
Pancasila dan bersifat mandiri, serta berwenang
melakukan
klarifikasi,
monitoring
atau
pemeriksaan atas laporan masyarakat mengenai
penyelenggaraan
negara
khususnya
pelaksanaan
oleh
aparatur
pemerintahan
termasuk lembaga peradilan terutama dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat.
(Pasal 2 KEPRES Nomor 44 Tahun 2000)

TUJUAN
Melalui

peran serta masyarakat


membantu menciptakan dan atau
mengembangkan kondisi yang kondusif
dalam melaksanakan pemberantasan
Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
Meningkatkan perlindungan hak-hak
masyarakat agar memperoleh pelayanan
umum, keadilan, dan kesejahteraan
secara lebih baik.

TUGAS
Menyebarluaskan

pemahaman
mengenai
lembaga Ombudsman.
Melakukan koordinasi dan atau kerjasama
dengan Instansi Pemerintah, Perguruan Tinggi,
Lembaga Swadaya Masyarakat, Para Ahli,
Praktisi, Organisasi Profesi dan lain-lain.
Melakukan
langkah untuk menindaklanjuti
laporan atau informasi mengenai terjadinya
penyimpangan oleh penyelenggaraan negara
dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam
memberikan pelayanan umum.
Mempersiapkan konsep Rancangan Undangundang tentang Ombudsman Nasional.

Susunan Organisasi
Ombudsman Nasional, terdiri
atas :

Rapat Paripurna.
Sub Komisi (Sub Komisi Klarifikasi,
Monitoring dan Pemeriksaan, Sub
Komisi Penyuluhan dan Pendidikan, Sub
Komisi Pencegahan dan Sub Komisi
Khusus)
Sekretariat.
Tim Asistensi dan Staf Administrasi.

Maladministrasi Publik sbg objek


investigasi

Maladministrasi publik adalah suatu praktek yg menyimpang


dari etika administrasi, atau suatu praktek admnistrasi yg
menjauhkan dari pencapaian tujuan administrasi.
Dari buku panduan investigasi untuk Ombudsman Indonesia
karangan Sunaryati Hartono, terdapat 20 kategori
Maladministrasi publik, dari itu dapat dikategorikan menjadi 6
kelompok:

Ketepatan waktu
Keberpihakan shg menimbulkan diskriminasi;
Perbuatan melanggar hukum & perundang-undangan;
Kompetensi;
Arogansi dalam pemberian pelayanan;
Bentuk-bentuk korupsi.