Anda di halaman 1dari 53

GEOLOGI INDONESIA

DRS. SANTOSO
SMA NEGERI 10 TANGERANG SELATAN
PEMBAGIAN ZAMAN

 Palaeozoicum : zaman kehidupan


tua (primer)
 Mesozoicum : zaman kehidupan
pertengahan (sekunder)
 Caenozoicum : zaman kehidupan

baru (tertier)
WAKTU GEOLOGI DINYATAKAN
DALAM SKALA
 Era (Masa) : didasarkan pada
perkembangan kehidupan di dunia
dan kegiatan pembentukan pegunungan
yang menyeluruh.
 Periode (Zaman) : didasarkan pada kegiatan
pembentukan pegunungan secara
regional atau lokal.
 Epoch (Kala) : didasarkan pada
kandungan fosil.
 Age (Waktu) : didasarkan pada fauna
dan flora atau zaman es.
ZAMAN ES MENCAIR
DISUSUN DALAM SKALA BATUAN

 Group, yaitu formasi batuan yang


terbentuk selama waktu era.
 Sistem, yaitu formasi batuan yang
terbentuk selama waktu periode.
 Seri, yaitu formasi batuan yang terbentuk
selama waktu epoch.
 Stage, yaitu formasi batuan yang
terbentuk selama waktu age.
PENETAPAN UMUR BATUAN

 AZOIKUM : Belum ada kehidupan (a=


tidak,
zoe=hewan/kehidupan)
 ARCHEOZOIKUM : Kehidupan purba, belum
diketemukan fosil
PROTEROZOIKUM :
Sudah ditemukan tanda-tanda
kehidupan, tetapi fosil belum
banyak diketemukan.
(proteros= mula/saksi/bukti).
PENETAPAN UMUR BATUAN
LANJUTAN…….
 PALAEZOIKUM : Zaman kehidupan pertama/tua.
Sudah banyak peristiwa
sedimentasi yang mengandung
fosil. (palaios= lama/tua).
 MESOZOIKUM : Zaman kehidupan pertengahan
(kedua). Terkenal sebagai zaman
reptil dimana fosil-fosil binatang
dari zaman ini ukurannya besar- besar
(mesos=pertengahan).
SKALA WAKTU GEOLOGI
BUMI KITA
 Umur : 4 milyar tahun
 Diameter : 12.757 kilometer (katulistiwa)
12.714 kilometer (kutub)
 Massa : 6 x 6 x 1021 ton
 Luas permukaan : 510.541.000 kilometer persegi
TENAGA GEOLOGI

 Bentuk muka bumi selalu mengalami perubahan. Perubahan itu disebabkan


oleh tenaga yang berasal dari dalam dan luar bumi. Tenaga dari dalam bumi
disebut tenaga endogen. Tenaga yang berasal dari luar bumi disebut tenaga
eksogen.
 Tenaga endogen bersifat membangun bentuk muka bumi, sedangkan tenaga
eksogen bersifat merusak.

TENAGA GEOLOGI

TENAGA ENDOGEN TENAGA EKSOGEN

DIASTROPISME VULKANISME GEMPA BUMI PELAPUKAN EROSI SEDIMENTASI


CONTINENTS
TEORI PEMBENTUKAN
RELIEF BUMI

 KONTRAKSI
 LAURASIA-GONDWANA

 PERGESERAN BENUA

 KONVEKSI

 PERGESERAN DASAR LAUT

 LEMPENG TEKTONIK
TEORI KONTRAKSI
(THEORY OF A SHRINKING
EARTH)

DIFORMULASIKAN OLEH JAMES DANA


(1847), & ELIE DE BAUMANT (1852):
 KERAK BUMI MENGALAMI PENGERUTAN
KARENA BAGIAN DALAMNYA
MENGALAMI PENDINGINAN SEBAGAI
AKIBAT KONDUKSI PANAS
MENGAKIBATKAN TERBENTUKNYA
PEGUNUNGAN TINGGI DAN LEMBAH-
LEMBAH DIPERMUKAAN BUMI
TEORI LAURASIA-
GONDWANA
(THE FACE OF THE EARTH)
 DIKEMUKAKAN OLEH EDUARD ZUESS (1884) &
FRANK B. TAYLOR (1910)
 MULA-MULA ADA DUA BENUA YANG
BERLOKASI DI KEDUA KUTUB BUMI. BENUA
TERSEBUT DIBERI NAMA LAURENTIA
(LAURASIA) DAN GONDWANA KEMUDIAN
KEDUANYA BERGERAK KEARAH EQUATOR
SECARA PELAN-PELAN, TERPECAH-PECAH
MEMBENTUK BENUA-BENUA YANG ADA
SEKARANG
TEORI PERGESERAN BENUA
(CONTINENTAL DRIFT
THEORY)
 ALFRED WEGENER (1915) DALAM BUKUNYA
THE ORIGIN OF CONTINENT’S AND OCEAN’S
 DAHULU MULA-MULA HANYA ADA SATU
BENUA YANG DISEBUT PANGAA (PANGEAE)
KEMUDIAN PADA PERMULAAN MESOZOIKUM
BENUA TERSEBUT MULAI BERGESER
PERLAHAN-LAHAN KE ARAH EQUATOR DAN
BARAT SAMPAI TERPECAH DAN MENCAPAI
POSISI SEPERTI YANG ADA SEKARANG INI
TEORI PERGESERAN BENUA
(CONTINENTAL DRIFT THEORY)
LANJUTAN……
 ADAPUN PENYEBAB GERAKAN TERSEBUT
DIKEMUKAKAN SEBAGAI AKIBAT ROTASI
BUMI YANG MENGHASILKAN GAYA
SENTRIFUGAL, MENYEBABKAN
KECENDERUNGAN GERAKAN KE ARAH
EQUATOR, SERTA ADANYA GAYA TARIK
ANTARA BUMI DAN BULAN MENGHASILKAN
GERAKAN KE ARAH BARAT SEPERTI HALNYA
PADA GELOMBANG PASANG (BULAN
BERGERAK DARI ARAH BARAT KE TIMUR
DALAM GERAKANNYA MENGORBIT BUMI
TEORI KONVEKSI
(CONVECTION THEORY)
 HARRY H. HESS (1962) DALAM BUKUNYA:
HISTORY OF THE OCEAN BASIN
 ADA ALIRAN KONVEKSI DI DALAM
LAPISAN ASTENOSFER YANG AGAK
KENTAL DIMANA PENGARUHNYA SAMPAI
KE KERAK BUMI DI ATASNYA MERAMBAT
MENYEBABKAN BATUAN KERAK BUMI
MENJADI LUNAK. GERAK ALIRAN INI
MENYEBABKAN PERMUKAAN BUMI
MENJADI TIDAK RATA
TEORI KONVEKSI
(CONVECTION THEORY)
LANJUTAN…..
 SELANJUTNYA ALIRAN KONVEKSI YANG
SAMPAI KE PERMUKAAN BUMI DI MID
OCEANIC RIDGE. DI PUNCAK MID
OCEANIC RIDGE LAVA MENGALIR
TERUS DARI DALAM KEMUDIAN
TERSEBAR KE KEDUA
SISINYA,MEMBEKU DAN MEMBENTUK
KERAK BUMI BARU
LAVA MENGALIR KE
PERMUKAAN BUMI
TEORI PERGESERAN
DASAR LAUT
 ROBERT DIESZ MENGEMBANGKAN HIPOTESA
HESS…..
 PERKEMBANGAN PENELITIAN TOPOGRAFI
DASAR LAUT MEMBUKTIKAN TERJADINYA
PERGESERAN DASAR LAUT DARI ARAH
PUNGGUNGAN DASAR LAUT KE KEDUA
SISINYA, DIMANA MAKIN JAUH DARI
PUNGGUNGAN DASAR LAUT MAKIN TUA
UMURNYA.
TEORI PERGESERAN DASAR LAUT
LANJUTAN…..

 ADANYA GERAKAN YANG


ARAHNYA DARI PUNGGUNGAN
DASAR LAUT
CONTOH: MID ATLANTIC RIDGE,
EAST PASIFIC RISE, ATLANTIC
INDIAN RIDGE, PASIFIC ATLANTIC
RIDGE
MID OCEAN RIDGE
PERGESERAN DASAR LAUT
LEMPENG LITOSFER
TEORI LEMPENG TEKTONIK
(PLATE TECTONICS TEORY)
 DAN MC KENZIE & ROBERT PARKER (1967)
MENAMPILKAN HIPOTESA BARU:
 MENYEMPURNAKAN TEORI-TEORI
SEBELUMNYA; KERAK BUMI BERSAMA
LAPISAN LITHOSFER MENGAPUNG DI ATAS
LAPISAN ASTENOSFER DIANGGAP SATU
LEMPENG YANG SALING BERHUBUNGAN,
KARENA ADANYA ALIRAN KONVEKSI YANG
KELUAR DARI MID OCEANIC YANG KEMUDIAN
MENYEBAR KE KEDUA SISINYA, SETELAH ITU
MASUK KEMBALI KE LAPISAN DALAM
TEORI LEMPENG TEKTONIK
(PLATE TECTONICS TEORY)
LANJUTAN…..
 DAERAH TEMPAT MASUKNYA MATERI TADI
MERUPAKAN PATAHAN (TRANSFORM FAULT)
YANG DITANDAI DENGAN DERETAN PALUNG
LAUT DAN PULAU VOLKANIS.
 PADA TRANSFORM FAULT INI AKTIVITAS
GEMPA BUMI SANGAT BANYAK AKIBAT
PERGESERAN KERAK BUMI YANG
BERLANGSUNG TERUS MENERUS
 MASING-MASING LEMPENG BERGERAK KE
ARAH TERTENTU DENGAN KECEPATAN
BERKISAR 1 – 13 CM/TAHUN.
VULKANISME DAN LEMPENG TEKTONIK
GERAK LEMPENG LITOSFER
AKIBAT PERGERAKAN
LEMPENG TEKTONIK
 BATAS MENYEBAR (DIVERGENT
BOUNDARIES)
 BATAS TERPUSATKAN

(CONVERGENT BOUNDARIES)
 BATAS MENGGUNTING (SHEAR

BOUNDARIES)
BATAS MENYEBAR
(DIVERGENT BOUNDARIES)
 PERBATASAN LEMPENG DIMANA
LEMPENG-LEMPENG BERGERAK KE
ARAH YANG BERLAWANAN ATAU
SALING MENJAUH
 PERBATASAN INI BIASANYA

MERUPAKAN RANGKAIAN
PEGUNUNGAN DASAR LAUT
TEORI LEMPENG
TEKTONIK
MID OCEAN RIDGE
BATAS TERPUSATKAN
(CONVERGENT
BOUNDARIES)
 PERBATASAN LEMPENG YANG GERAKNYA
DARI ARAH YANG BERLAWANAN ATAU
MEMUSAT.
 DI PERBATASAN INI LEMPENG SALING
BERTUMBUKAN SEHINGGA TERJADI
PATAHAN-PATAHAN YANG MEMUDAHKAN
TIMBULNYA GUNUNG API DAN PALUNG LAUT
YANG SEJAJAR DENGAN PERBATASAN ITU.
 SALAH SATU LEMPENG AKAN MENJOROK KE
DALAM YANG DISEBUT “SUBDUCTION ZONE”
DAN MERUPAKAN DAERAH PUSAT GEMPA
ZONE SUBDUKSI
SUBDUCTION ZONE
PERTEMUAN DUA
LEMPENG
RELIEF MUKA BUMI DI DAERAH SUBDUKSI
BATAS MENGGUNTING
(SHEAR BOUNDARIES)
 PERBATASAN LEMPENG
DIMANA GERAK LEMPENG
SEJAJAR DENGAN ARAH YANG
BERLAWANAN SEPANJANG
PERBATASAN ITU ATAU
SEPERTI GERAKAN
MENGGUNTING
BATAS MENGGUNTING
(SHEAR BOUNDARIES)
PATAHAN DI SAN
ANDREAS CALIFORNIA
JALUR GUNUNG API DAN
GEMPA DI DUNIA
JALUR GUNUNG API DAN GEMPA
DI INDONESIA
GEMPA DI DASAR
SAMUDERA
GELOMBANG TSUNAMI
GELOMBANG TSUNAMI
AKIBAT GELOMBANG
TSUNAMI
KORBAN TSUNAMI DI ACEH
26 DESEMBER 2004
1
Batas normal perm ukaan laut
Pantai

TANDA-TANDA
TERJADI TSUNAMI
Lari m enuju dataran tinggi

2 3
Air laut tiba-tiba naik ke darat

Pantai Batas normal permukaan laut Batas normal permukaan laut

Ikan dan binatang laut l ain terti nggal di pantai

Pantai m enjadi luas


Air laut tiba-tiba surut
SOAL YANG PERLU
DIDISKUSIKAN
1. MENGAPA TENAGA ENDOGEN DIKATAKAN BERSIFAT
KONSTRUKTIF?
2. JELASKAN AKIBAT YANG DITIMBULKAN DENGAN
TERJADINYA PERGESERAN LEMPENG
3. MENGAPA DI INDONESIA SERING TERJADI GEMPA
TEKTONIK?
4. MENGAPA DI KALIMANTAN JARANG TERJADI GEMPA
BUMI?
5. LEMPENG BENUA BERGESER DARI WAKTU KE
WAKTU, BUATLAH PREDIKSI KONDISI INDONESIA
PADA 50 JUTA TAHUN YANG AKAN DATANG!