Anda di halaman 1dari 13

Persentasi by : ABDI HAQIQI

7111081392
Pembimbing : dr. Hervina, Sp. KK

Kasus

seorang pasien perempuan, umur 26 tahun datang


ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD D.R. RM.
Djoelham Binjai dengan keluhan tampak massa
lunak sewarna kulit, bertangkai diameter 1 minggu
lalu.

Diagnosa banding
Skin tag
Veruca vulgaris
Kista Epidermoid
Diagnosa kerja :
Skin tag

pemeriksaan status dermatologi


1. lokasi
.Labiya mayor
2. Ruam
.Nodul dengan vegetasi

DEFENISI

Suatu tumor jinak kulit yang dijumpai padaa pasien


obesitas, tampilannya berupa tonjolan kecil lunak dan
sewarna kulit, kadang kadaang skin tag disebut dengan
nama lain achordon.

ETIOLOGI

Adanya orotasi kulit yang seiring dan lama diduga


merupakan faktor pencetus, terutama pada pasien
obesitas. Ketidakseimbangan hormonal juga dapat
memudahkan terjadinya skin tag, misalnya tingginya
kadar estrogen dan progesteron pada saat hamil, akan
terganggunya kadar growth hormone pada penderita
akromegali.

Epidemiologi

Skin tag dilaporkan


sebesar 46% dari populasi
umum. Skin tag tidak
dujumpai pada saat baru
lahir dan frekuensinya
meningkat seiring dengan
pertambahan usia.

Patofisiologi

Skin tag terjadi sebagai akibat


tekanan yang persisten ataupun
dari gesekan yang terus
menerus pada daerah
permukaan kulit, terutama pada
penderita obesitas, yang
menyebabkan gangguan
jaringan elastik kulit.

Gambaran klinis

Skin tag merupakan sutau lesi peducunlated yang lunak dan


berwarna seperti kulit. Kadang- kadang didapati adanya
riwayat kelurga pasien skin tag. Skin tag biasanya asimtomatis
dan tidak terasa nyeri, kecuali mengalami inflamasi atau
iritasi. Ada 3 tipe skin tag yaitu : tipe kecil berupa papula
berukuran 1-2 mm didaaerah aksila dan leher, tipe sedang
berupa lesi tunggal dan multiple dengan ukuran lebar 3 mm
dan panjang 5 mm dan timbul dimana saja, tipe besar berupa
tumor bertangkai atau nevoid. Yang muncul dibawah trunkus.

Gambaran histopatologi

Menunjukkan adanya gambaran papul yang


berkerut yang memperlihatkan adanya
gambaran papilomatosis, hiperkeratosis dan
akantosis yang reguler.

Pemeriksaan penunjang melakukan biopsi

dengan cara mengambil cairan pada tonjolan dikulit.