Anda di halaman 1dari 10

Pemeriksaan penunjang

1. Pemeriksaan Laboratorium
Hb
: 5,8 g/dl
leukosit
: 4,7 ribu/mm3
limfosit
: 24,8%
Monosit : 5,9%
Trombosit : 472 ribu /mm3
Eritrosit
: 3 juta/mm3

2. Pemeriksaan USG Abdomen


Berdasrkan pemeriksaan USG
abdomen didapatkan peningkatan
eksogenitas korteks kedua ginjal,
simpel cyst ginjal kanan. Hepar, lien,
vesika felea, pankreas, vesika
urinaria tidak tampak ada kelainan.

Diagnosa Keperawatan
1. Data Fokus
a. Data Subjektif
. Klien mengeluh tidak enak badan, lemas
dan sakit kepala.
. Klien mengatakan tidak bisa melakukan
aktivitas secara mandiri dan memerlukan
bantuan orang lain.
. Klien mengatakan belum BAB sejak 3 hari
yang lalu.
. Suami klien mengatakan porsi makan
klien berkurang

b. Data Objektif
KU pasien tampak lemah
Kesadaran compos mentis
GCS = E (4) M (5) V (6)
Vital Sign:
TD : 170/90 mmHg
HR : 82X/mnt
RR : 18X/mnt
S : 36,90C
Warna kulit pasien pucat
Turgor kulit pasien jelek
Ada sianosis saat palpasi kuku pasien
Konjungtiva pasien Pucat

Analisa Data
Symptom

Etiologi

Problem

DS :
Klien mengatakan tidak
enak badan dan lemas
Klien mengatakan belum
BAB sejak 3 hari yang
lalu.
DO :
KU pasien tampak lemah
Turgor kulit pasien jelek
Klien tampak pucat
TD = 170/90 mmHg
HR = 82X/mnt
RR = 18X/mnt
S = 36,90C
Hb = 5,8 g/dl

Penurunan
Konsentrasi Hb dan
darah

Gag. Perfusi
jaringan perifer

Lanjutan .....
DS :
Klien mengatakan tidak
bisa melakukan aktivitas
secara mandiri dan
memerlukan bantuan
orang lain
Klien mengatakan tidak
enak badan dan lemas
DO :
KU pasien tampak lemah
TD = 170/90 mmHg
HR = 82X/mnt
RR = 18X/mnt
S = 36,90C

Berkurangnya
Intoleran
suplay oksigen ke aktivitas
susunan saraf
pusat

Diagnosa dan Prioritas


1. Gg. Perfusi jaringan perifer b/d
penurunan konsentrasi Hb dan
darah
2. Intoleran aktivitas b/d berkurangnya
suplay oksigen ke susunan saraf
pusat

Intervensi
No Har Jam
.
i/tg
Dx l
1

NOC

Sab 08.3 Setelah dilakukan


tu, 0
tindakan
16/
keperawatan
2/1
selama 2 x 24
3
jam gangguan
perfusi jaringan
dengan kriteria
hasil status
sirkulasi dapat
teratasi:
Tekana sistol dan
diastol dalam
rentang yang
diharapkan
Terjadi
peningkatan Hb
dalam batas
normal

NIC

Rasional

Monitor
kemampuan BAB
klien
Kolaborasi
pemberian
analgetik
Atur
kemungkinan
transfusi
Instruksikan
keluarga untuk
mengobservasi
kulit jika ada lesi

Untuk
mengetahui
klien
mengalami
gangguan
eliminasi atau
tidak
Untuk
mengurangi
nyeri yang
dirasakan klien
Untuk
mempercepat
peningkatan
Hb klien
Mengetahui
ada kelainan
pada kulit atau

Evaluasi
2

17/2/
13

14.
00

S:
- klien mengatakan belum bisa melakukan
aktivitas secara mandiri
-klien mengatakan pusing sudah
berkurang
O:
-Klien terlihat masih berbaring di tempat
tidurnya
- KU klien tampak lebih membaik
-TD= 150/90 mmHg
- HR= 87x/mnt
-RR= 20x/mnt
-S= 37oC
A: Masalah belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi:
-Memonitor ttv
-Mendorong pasien melakukan aktivitas
secara mandiri
-Menganjurkan pasien untuk melatih
teknik pernafasan

Lanjutan...
2

18/2/1
3

14.0 S:
-Klien mengatakan lemas dan pusing sudah
0
berkurang
-Klien mengatakan sudah bisa duduk
bersandar di tempat tidur
O:
-klien terlihat sudah bisa berpindah posisi
walauoun masih di tempat tidur
-KU pasien tampak membaik
-TD= 150/90 mmHg
-HR= 86x/mnt
-RR= 18x/mnt
-S= 36,5oC
A: Masalah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi:
-Memonitor ttv
-Menganjurkan pasien untuk melakukan
aktivitas sesuai kemampuan.
-Menganjurkan pasien untuk melatih teknik
pernafasan