Anda di halaman 1dari 33

ANATOMI DAN MORFOLOGI

BUNGA
Kelompok 1

Anggota Kelompok
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Lutfi Surya Muchamad (1513100015)


Dyah Rika Ar Rosyidah (1513100019)
Dewi Kristina (1513100033)
Maslakhatun Nisakdiyah (1513100035)
Indah Budi Asih(1513100037)
Masita Imamsari (1513100041)
Acib Setia Ibadah (1513100051)
Hikmah Suci Unjila (1513100059)

Bunga
Bunga merupakan alat reproduksi
seksual. Bunga dikatakan lengkap
apabila mempunyai daun kelopak,
daun mahkota, benang sari, putik,
dan daun buah. Bunga terdiri atas
bagian fertil, yaitu benang sari dan
daun buah, serta bagian yang steril
yaitu daun kelopak dan daun
mahkota.

Bagian Bunga
Bagian steril
Sepala
Petala

Bagian fertil
Stamen (Benang Sari)
Karpela (bakal buah)
Megasporogenesis
Gametofit jantan
Gametofit betina

Perkembangan Anatomi
Bunga
Pembentukan Endosperma dan
Embrio
Pembuahan
Perkembangan Embrio

Pembentukan Endosperma dan


Embrio
proses fertilisasi atau pembuahan
yang dapat terjadi setelah proses
polinasi atau penyerbukan.

bagian utama bunga


Kelopak bungaataucalyx
Mahkota bungaataucorollayang biasanya
tipis dan dapat berwarna-warni untuk memikat
serangga yang membantu prosespenyerbukan
Alat kelamin jantan
atauandroecium(daribahasa Yunaniandros
oikia:rumah pria) berupabenang sari
Alat kelamin betina ataugynoecium(dari
bahasa Yunanigynaikos oikia: rumah wanita)
berupaputik.

Jenis bunga berdasarkan bagian


penyusunnya
Bunga Lengkap : Bunga ini terdiri dari kelopak
(calyx), mahkota (corolla), benang sari (androecium)
dan putik (gynaecium).
Bunga tak Lengkap : Bunga ini tidak memiliki salah
satu bagian bunga seperti bunga lengkap, misalnya
tidak memiliki kelopak.
Bunga Sempurna : Hanya terbatas bahwa bunga ini
memiliki benang sari(androecium) dan putik
(gynaecium).
Bunga tak Sempurna : Bunga ini tidak memiliki
benang sari (androecium) atau tidak memiliki putik
(gynaecium).

Jenis bunga berdasarkan


Kelamin
Bunga banci (hermaprodithus), dimana pada
satu bunga terdapat benang sari dan putik,
dapat pula disebut bunga sempurna.
Bunga Berkelamin Tunggal (unisexualis),
terbagi menjadi 3 macam yaitu,
Bunga yang terdiri dari benang sari saja, yang
disebut bunga jantan (flos masculus)
Bunga yang terdiri dari putik saja yang disebut
bunga betina (flos femineus)
Bunga yang tidak memiliki kelamin, atau bunga
mandul

Macam Dasar Bunga Berdasarkan


fungsinya
Dasar bunga yang mendukung mahkota
bunga (anthophorum)
Dasar bunga yang mendukung benang
sari (androphorum)
Dasar bunga yang mendukung putik
(gynophorum)
Dasar bunga yang mendukung benang
sari dan putik (androgynophorum)
Cakram (discus)

Putik
Bakal Buah (ovarium)
Tangkai putik (stylus)
Kepala putik (stigma

Benang Sari
Tangkai sari (filamentum)
Kepala sari (anthera)
Penghubung ruang sari
(connectivum)

BUNGA

BUNGA

SEPAL & PETAL

Anatomi sepal dan petal


mirip dengan daun.

Lapisan epidermis sepal


dan petal tersusun atas
beberapa lapis sel yang
isodiametris

Bagian mesofil biasanya


tidak terdiferensiasi
sempurna menjadi
palisade dan bunga
karang

Gambar: Penampang melintang bagian-bagian bunga Citrus

Karpel &Ginesium

Ginesium merupakan struktur yang


dibentuk oleh beberapa karpel/putik
yang bersatu

Pada bunga bisa ditemukan satu helai


karpel atau lebih

Dalam pembentukannya menjadi


ginesium, karpel dianggap melipat
sepanjang tepinya sedemikian rupa
sehingga sisi adaksial berada di
dalam ruang tertutup, dan tepinya
saling melekat

Pada ginesium biasanya dapat


dibedakan bagian bawah yang fertil,
yakni bakal buah atau ovarium,
bagian tengah yang steril, yakni
tangkai putik atau stilus, dan yang
paling ujung adalah kepala putik
atau stigma.

Benang Sari

Epidermis pada tangkai sari diliputi oleh kutikula; pada berbagai


jenis tumbuhan mungkin juga mempunyai trikoma.

Tangkai sari terdiri atas jaringan parenkim dengan sel-sel yang


mempunyai vakuola yang nyata dan ruang-ruang antar sel yang
kecil

Pada Angiospermae yang mempunyai empat kotak spora diantara


keempat kotak sporanya terdapat jaringan steril (connectivum),
yang dilewati jaringan vaskuler.

Dibawah epidermis terdapat lapisan sel edotecium yang berperan


dalam proses pembukaan kepala sari

Disebelah dalam terdapat struktur tapetum yang berhubungan


langsung dengan ruang kotak spora, struktur ini berfungsi dalam
pembentukan mikrospora dan memberi makan spora yang
terbentuk

Anatomi kotak Spora


(lilium)

Serbuk Sari

Dinding butir sari terdiri dari


dua lapisan utama, yakni intin
yang lunak di bagian dalam,
dan eksin yang keras di
sebelah luar.

Gambar: Polen lilium


1 polen, 2 polen yang berkecambah, 3 inti, 4 eksin, 5 intin

Anatomi Polen

Serbuk Sari

Serbuk Sari

Tangkai dan Kepala Putik

Tangkai putik merupakan bagian karpel


yang memanjang ke atas, ke arah distal.

Jaringan dasar stilus bersifat parenkim dan


ditembus oleh berkas pembuluh angkut

Pada kebanyakan Angiospermae, stilusnya


padat dan jaringan di tengah terspesialisasi
menjadi jaringan transmisi, yang
memasok zat hara bagi tabung sari yang
tumbuh melalui-nya

Pada saat menerima serbuk sari


mengeluarkan sekret yang banyak
sehingga pada kondisi ini stigmanya
disebut stigma basah.

Pembentukan dan Perkembangan Megaspora & Mikrospora

Pembentukan dan Perkembangan Megaspora

Bakal Buah

Pada bakal buah


dibedakan dinding bakal
buah dan ruang bakal
buah. Pada bakal buah
beruang banyak terdapat
sekat pemisah. Bakal biji
atau ovulum terdapat
pada daerah dinding
bakal buah dalam
(adaksial), yang disebut
plasenta.

Berkas Pembuluh angkut pada buah

Pada kebanyakan bunga, berkas pembuluh yang


menuju se-tiap organ berdivergensi dari silinder
pembuluh sentral,.

Jumlah berkas pembuluh pada sepal dan petal amat


beragam dalam berbagai bunga, tetapi berkas itu dapat
bercabang dikotom seperti pada daun.

Pada stamen biasanya hanya ada satu berkas


pembuluh, namun beberapa familia memiliki ke-khasan
jalan daun, yakni bejumlah 34 berkas per stamen,
seperti pada Araceae. Sistem pembuluh pada karpel
terbagi menjadi berkas ventral yang berdivergensi ke
bakal biji, dan berkas karpel dorsal yang masuk ke
dalarn stilus

PENYERBUKAN DAN PEMBUAHAN

Terbentuknya buah dan biji


diawali dengan adanya 2
kejadian penting, ialah
penyerbukan dan pebuahan.

Penyerbukan adalah datangnya


serbuk sari di atas kepala
putik; serbuk sari kemudian
berkecambah. Sel sperma pada
buluh serbuk sari kemudian
akan bersatu dengan sel telur.
Peristiwa ini disebut
pembuahan

Pembuahan Ganda

Kepala putik mempunyai peranan penting pada


perkecam-bahan serbuk sari, oleh adanya cairan tertentu
yang dikeluarkan oleh papillae pada permukaan kepala
putik
Setelah buluh serbuk sari keluar, tumbuh di antara
papillae pada kepala putik ke dalam jaringan tangkai
putik. Dari ujung atas bakal buah buluh serbuk sari
menuju ke bakal biji, biasanya masuk kantong embrio
melalui mikropil
Setelah sampai pada tepi kantong embrio, terjadi
persatuan antara inti sperma 1 dengan sel telur dan
terjadi zigot, dan persatu-an antara inti sperma II dengan
inti-inti kutub dan terjadi inti primer endosperm. Kejadian
ini disebut pembuahan ganda

TERIMAKASIH