Anda di halaman 1dari 11

TINJAUAN

PUSTAKA

OLEH :
I DEWA GEDE AGUNG KARISMA
YULDHA
157008057

ETIOLOGI

Virus Zika tergolong family Flavivirdae, genus


Flavivirus. Virus zika berbentuk ikoosaherdal dan
tidak bersegmen, stran tunggal, genom RNA.
Virus Zika disebarkan kepada manusia oleh nyamuk
Aedes yang terinfeksi. Nyamuk ini menjadi
terinfeksi setelah menggigit penderita yang telah
memiliki virus tersebut. Nyamuk ini sangat aktif di
siang hari.
WHO, Zika Situation Report, Neurogical Syndrome and Congenital

Virus Zika pertama ditemukan tahun 1947


pada seekor monyet resus di hutan Zika di
wilayah Uganda.
Virus Zika kemudian ditemukan kembali
pada nyamuk spesies Aedes Africanus di
hutan yang sama pada tahun 1948.

EPIDEMIOL
OGI

Pada manusia, pertama


Nigeria pada tahun 1954

ditemukan

di

Virus Zika menjadi penyakit endemis dan


mulai menyebar ke luar Afrika dan Asia
pada tahun 2007 di wilayah Pasifik Selatan
Pada Januari 2016 tersebar di Amerika
Utara, Amerika Selatan, Karibia, Afrika, dan
Asia (Oceania)
Di Indonesia sendiri, telah ditemukan virus
Zika di Jambi pada tahun 2015

BMA, Public Healt England. Zika Virus Invection : Guidance

PATOGENESI
S

Masa inkubasi setelah pajanan oleh nyamuk diperkirakan


dapat sampai dengan 14 hari. Individu yang terinfeksi
menunjukan gejala biasanya seperti penyakit ringan
yang mirip dengan infeksi virus dengue. Gejala penyakit
ringan yang berlangsung selama dua sampai tujuh hari.

TANDA &
GEJALA
GEJALA KHAS
Dedam cenderung tidak terlalu
tinggi, kadang maksimal hanya
pada suhu 38 derajat celcius.
Muncul beberapa ruam pada kulit
yang berbentuk makulapapular
atau ruam melebar dengan
benjolan tipis yang timbul
rasa nyeri pada sendi dan otot,
disertai lebam dan bengkak pada
sendi dan otot seperti terbentur
dan keseleo ringan
keluhan infeksi mata menyerupai
konjungtivitas dengan mata
kemerahan.

DIAGNOSIS

ANAMNESIS

TES SEROLOGIS

PEMERIKSAAN
FISIK

PEMERIKSAAN
PENUNJANG

IgM dan IgG (>hari ke 4 setelah demam)

Diagnosis pasti :

TES
MOLEKULAR

RT-PCR (<7 hari setelah demam)

Asosiasi infeksi virus Zika dengan mikrocephali dan


Malformasi kongenital
Peningkatan jumlah kasus mikrocephali di Brazil diyakini
terkait dengan berkelanjutannya wabah virus Zika.
Kementerian Diaalth di Brazil melaporkan peningkatan yang
luar biasa untuk jumlah bayi yang lahir dengan mikrocephali.
Pada Januari 2016, terdapat 4783 kasus mikrocephali dan
termasuk 76 kasus berujung kematian.
Ada semakin banyak bukti yang mendukung hipotesis ini,
termasuk deteksi virus Zika dalam cairan ketuban, plasenta
atau jaringan janin dari bayi dari ibu yang diduga memiliki
gejala virus Zika selama kehamilan
Selain itu, peningkatan malformasi sistem saraf pusat pada
janin telah diteliti setelah merebaknya wabah virus Zika di
Polinesia pada tahun 2013 -2014
BMA, Public Healt England. Zika Virus Invection : Guidance
For Primary Care

Felipe Dana/ AP : Mikrocephali yang


ditemukan di Santa Cruz. Sebelum
kehamilannya, ayah bayi ini sempat
terinfeksi virus zika.

Lourdes Garcia-Navarro/ NPR :


Mikrocephali yang ditemukan di Brazil, lahir
dari ibu yang selama kehamilannya
menderita infeksi virus zika.

Sumber :
Zika Virus likely Affected her baby, and she feels Brazil Doesnt Care. Np

Pedoman menyusui untuk ibu dengan


infeksi virus Zika
Beberapa ahli mengatakan virus Zika telah diidentifikasi
dalam ASI dari ibu yang terjangkit virus Zika. namun belum
ada kasus infeksi virus Zika terkait dengan menyusui yang
telah dilaporkan.
CDC mendorong ibu dengan infeksi virus Zika dan hidup di
daerah yang sedang berlangsung transmisi virus Zika tetap
menyusui bayi mereka.
Bukti saat ini menunjukkan bahwa manfaat dari menyusui
lebih besar daripada risiko teoritis penularan virus Zika
melalui ASI
Interim Guidelines for Health Care Providers Caring for Infants
and Children
with Possible Zika Virus Infection United States, February
2016

Pedoman pendonoran darah


dan jaringan
Individu yang telah didiagnosis dengan infeksi virus Zika, atau
yang melaporkan mengalami gejala yang dialami konsisten
dengan infeksi virus Zika, disarankan untuk tidak
mendonorkan darah, jaringan, atau semen selama enam
bulan setelah resolusi gejala
Masyarakat yang datang dari daerah dengan penularan virus
Zika aktif tidak diperbolehkan untuk mendonorkan darah,
jaringan atau semen selama 28 hari
Informasi ini direkomendasikan oleh Joint United
Kingdom (UK), Layanan Komite Penasehat Transfusi
darah dan jaringan

Penatalaksa
naan

Tidak ada vaksin untuk mencegah atau obat khusus untuk


mengobati infeksi virus Zika. Pengobatan virus Zika
difokuskan kepada upaya mengurangi gejala yang dirasakan
oleh pasien.
Pengobatan terhadap gejala yang dialami dapat berupa
pemberian cairan untuk mencegah dehidrasi
Minum obat seperti acetaminophen (Tylenol ) untuk
meringankan demam dan nyeri kepala. Hindari penggunaan
obat non steroid anti inflamasi (NSAID) seperti ibuprofen dan
naproxen untuk mengurangi resiko perdarahan.

CDC, Symptoms, Diagnostic & Treatment


Zika Virus