Anda di halaman 1dari 24

KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

Felly Hendriyani, Am.Keb

PENDAHULUAN
Salah satu fungsi manusia melanjutkan keturunan sejak lahir
dikaruniai alat reproduksi tapi baru aktif fungsinya saat pubertas
Masa pubertas perubahan fisik dan psikis dipengaruhi hormon
Aktifnya hormon seksual dorongan seksual yang menggebu pada
remaja jika tidak terkendali penyelewengan fungsi reproduksi
tidak sehat bahagia dan sejahtera tidak tercapai

CONT.
Oleh sebab itu perlu menjaga kesehatan reproduksi salah
satunya dengan pengetahuan atau pendidikan yang benar

Reproduksi Sehat adalah perilaku individu yang berkaitan dengan


fungsi dan proses reproduksi termasuk perilaku seksual yang sehat.

ORGAN REPRODUKSI MANUSIA


Laki-laki : testis, scrotum, penis,
glans, preputium, uretra,
kel.prostat, kel.semen, vas
deferens, epididimis

Perempuan : vulva, labia mayor &


minor, clitoris, vagina, mulut
rahim, rahim, saluran telur, indung
telur

PUBERTAS
Pubertas
Mulai berfungsinya organ reproduksi pengaruh hormonal
Terjadi antara usia 9-16 tahun
Pertumbuhan & perkembangan terjadi sangat pesat bervariasi
tergantung genetis & gizi

PUBERTAS PADA LAKI-LAKI


Hormon : testosteron dan androgen
Ciri sekunder :
tumbuh rambut pd daerah tertentu
suara bariton
badan lebih berotot
penis lebih besar & bisa ejakulasi
bau badan
mimpi basah

PUBERTAS PADA PEREMPUAN


Hormon : estrogen dan progesteron
Ciri Sekunder :
tumbuh rambut didaerah tertentu
payudara mulai membesar
pinggul membesar
paha membulat
menstruasi
kulit lebih halus
suara menjadi halus dan tinggi

PERMASALAHAN TERKAIT PUBERTAS


bau badan : produksi kel.keringat mandi teratur, deodorant,
pakaian bersih
jerawat : sumbatan kel.minyak oleh kotoran membersihkan muka,
obat anti jerawat, tidak memegangi jerawat
menstruasi tidak teratur catat
variasi pertumbuhan dan perkembangan

MENSTRUASI
Luruhnya lapisan dinding rahim
yang banyak mengandung
pembuluh darah
Rata-rata mulai terjadi usia 8 - 13
tahun, jika > 18 tahun
keterlambatan
Terjadi setiap 21-35 hari (rata-rata
28 hari)
Siklus dipengaruhi : stress,
pengobatan, latihan olahraga.
Pada remaja awalnya tidak teratur
lambat laun akan teratur.

PERMASALAHAN TERKAIT MENSTRUASI


premenstruasi sindrom : malas, makan meningkat, emosi labil, kram
perut, nyeri kepala, pingsan, BB bertambah kurangi makanan
bergaram, tepung, gula, coklat dan kafein, perbanyak air putih, juice
dan buah, jika banyak darah yang keluar tambahan vit C, kalsium
dan zat besi
dismenorrhea kompres air hangat, mandi dan minum air hangat,
coba berjalan, posisi menungging (relaksasi), obat dengan
pengawasan dokter

PERMASALAHAN LAIN
Keputihan
normal : menjelang atau setelah menstruasi, ditengah-tengah siklus,
warna putih jernih, tidak berlebihan jumlahnya, tidak berbau, tidak
gatal
tidak normal : jumlahnya sangat banyak, warna kuning / merah /
coklat / hijau, berbau busuk / amis, gatal / nyeri

MIMPI BASAH
Terjadi pertama kali usia : 9-14 tahun
Terjadi periodik setiap 2-3 minggu produksi sperma telah
berjalan
Ereksi : saat ada stimulus dari luar, saat tidur (utamanya menjelang
pagi hari)
Tidak perlu malu jika terjadi mimpi basah bersyukur tanda organ
reproduksi berfungsi

PERMASALAHAN PADA LAKI-LAKI


Masturbasi dan onani
Menyentuh bagian tubuh untuk merangsang diri sendiri
Dampak :
psikologis : malu, perasaan bersalah, ketagihan, gangguan
konsentrasi, lemas dan kurang produktif
kesehatan : lecet, infeksi, kemandulan sementara

CARA PEMELIHARAAN ALAT REPRODUKSI


Untuk laki-laki dan perempuan
mengganti CD min 2x sehari
membersihkan dengan benar cegah infeksi
mencukur/merapikan rambut cegah kutu dan jamur
menghindari celana ketat mengurangi keringat dan menjaga
suhu

Khusus perempuan
jangan gunakan pembilas vagina
periksa payudara min 1x tiap bulan
tidak memasukkan benda asing
saat haid : jaga kebersihan, ganti pembalut 4-5x, daya serap
tinggi, catat siklus

PERILAKU SEKSUAL REMAJA


Perilaku = aktivitas = hubungan
seksual
Perilaku seksual tujuannya untuk menarik perhatian lawan jenis :
dandan, mejeng, ngerling, merayu, menggoda, bersiul
Aktivitas seksual upaya untuk memenuhi dorongan seksual :
fantasi, masturbasi, nonton film porno, ciuman, petting
Hubungan seksual kontak seksual
Hai
Mas

AKTIVITAS SEKSUAL REMAJA

Fantasi
Pegangan tangan
Cium kering
Cium basah
Meraba bagian sensitif
Berpelukan
Masturbasi
Oral
Petting

Perilaku seksual
yang lebih jauh

DAMPAK AKTIVITAS SEKSUAL REMAJA


Fantasi : membayangkan aktivitas seksual
Dampak : aktivitas berlanjut, produktivitas menurun, memanjakan diri
Pegangan tangan
Dampak : getaran-getaran romantis perasaan aman dan nyaman
Cium kering : pipi dengan pipi, pipi dengan bibir
Dampak : imajinasi berkembang, perasaan sayang, ingin aktivitas lain
yang lebih bisa dinikmati
Cium basah : bibir dengan bibir
Dampak: jantung berdebar, dorongan seksual tak terkendali berlanjut
pada cumbuan, petting bahkan sampai hubungan intim tanpa
disadari, infeksi tenggorokan, hepatitis, TBC, sariawan, ketagihan

CONT.
Meraba : bagian yang sensitif (payudara, leher, paha atas, vagina,
penis, pantat,dll)
Dampak : terangsang lepas kontrol, ketagihan
Berpelukan
Dampak : jantung berdebar, perasaan aman dan nyaman,
menimbulkan rangsangan seksual
Masturbasi
Dampak : infeksi, energi terkuras, merobek selaput dara, pikiran
terus berfantasi, perasaan berdosa, lecet, ejakulasi dini, jika sudah
menikah kurang bisa memuaskan pasangan, ketagihan

CONT
Oral : memasukkan alat kelamin ke mulut pasangan
Dampak : PMS, radang tenggorokan, ketagihan, sanksi
moral/agama, berlanjut pada hub intim, penyimpangan seksual
Petting : menempelkan alat kelamin
Dampak : ketagihan, hamil, PMS, berlanjut hub intim, sanksi
moral/agama, robeknya selaput dara
Hubungan intim : memasukkan alat kelamin laki-laki ke alat kelamin
perempuan
Dampak : perasaan berdosa, ketagihan, HAMIL, PMS, Infeksi sal
kemih, impotensi, ejakulasi dini, sanksi agam/moral, menguras
energi, terpaksa menikah, aborsi, kematian, merusak masa depan
(DO), konflik menjelang pernikahan

PMS
Penyakit yang dapat menular melalui
hubungan seksual
Penyebab :
Bakteri siphilis, gonorrhea
Virus HIV, herpes, kutil
Jamur Kandidiasis
Protozoa Trichomoniasis
Perilaku yang berisiko terkena PMS :
Ciuman
Hubungan seksual multipartner
Oral seks
Anal seks

ABORSI
Kehamilan tidak diinginkan aborsi
Aborsi : berakhirnya kehamilan sebelum kandungan mencapai usia
20 minggu
Risiko aborsi :
Aborsi tidak steril infeksi alat reproduksi kemandulan
Perdarahan syok kematian
Penipisan dinding rahim robek rahim

CARA EFEKTIF MENCEGAH AKTIVITAS


SEKSUAL SEBELUM MENIKAH
Jangan menggunakan obat-obatan /alkohol menjebak
Jangan terjebak rayuan gombal
Bersikap tegas jangan setengah-setengah
Ikuti kegiatan yang positif
Hindari berpergian dengan orang yang tidak dapat dipercaya
Hindari berduaan
Jangan menerima hadiah/uang dari orang tidak dikenal
Kurangi frekuensi bertemu pacar
Mendekatkan diri dengan agama

INGATLAH
Satu-satunya cara yang paling efektif mencegah kehamilan dan PMS
adalah abstinence (tidak melakukan hubungan seksual sebelum
menikah)
Pikir dahulu sebelum berbuat, sesal kemudian tiada guna, jangan
terjebak oleh bias cinta, kecelakaan terjadi kalau kita tidak punya
rem

SEMOGA DAPAT
BERMANFAAT