Anda di halaman 1dari 19

Agile System Control

Agile Control System adalah sistem


kontrol yang mempunyai sifat cepat
ringan, ringan, bebas bergerak, dan
waspada.

pengembangan agile control system memiliki potensi untuk


mengurangi siklus pengembangan dan pada saat yang
sama, meliputi unit testing otomatis.Sesuatu yang industri
menyerukan.Selain itu, "tidak mengulangi diri sendiri"
aspek pengembangan perangkat lunak berorientasi objek
Agile meliputi perpanjangan softwarekelasmelalui
antarmuka (kelas Software ini terbuka untuk ekstensi tapi
ditutup untuk modifikasi) yang sangat menarik dalam
industri diatur di mana perubahan software validasi sangat
mahal.Pengembangan perangkat lunak Agile
mempromosikan objek benar pemrograman software
berorientasi yang pada gilirannya menghasilkan perangkat
lunak yang lebih setuju untuk mengubah dan kurang
mungkin untuk istirahat

Untuk mengatasi permintaan tak terduga dan berbagai


macam produk, sistem produksi masa depan
membutuhkan kelincahan.Untuk mewujudkan
kelincahan manufaktur, sistem kontrol harus merespon
dan beradaptasi dengan variasi dalam dunia nyata,
lingkungan produksi yang dinamis.Sistem kontrol harus
mempromosikan persyaratan seperti mengurangi
kompleksitas, meningkatkan fleksibilitas, adaptasi
secara real time, diperpanjang, heterogenitas dan
operasi otonom.Sebuah arsitektur sistem kontrol
diusulkan memastikan manufaktur kelincahan dengan
mengadaptasi cepat dan murah untuk perubahan
dalam lingkungan produksi.

Pendekatan yang berbeda untuk control


dijelaskan dengan sangat baik dengan
menunjuk pada sebuah contoh sederhana,
yakni pembubutan benda kerja silindris
pada mesin bubut. Prinsip prinsip
tersebut berlaku untuk beberapa proses.
Berikut ini sistem Kontrol Manual dan
Otomatis Beserta Contohnya:

Sistem kontrol manualini disajikan


beserta
contohnya yaitu:

Scadasuatu Sistem
KontrolSupervisorydan
Pengumpul.Supervisory Control
adalah kendali yang dilakukan diatas
kendali lokal, sebagai contoh,
padaoil productionkita mempunyai
beberapaproduction siteyang
dikumpulkan pada stasiun
pengumpul (gathering station).

Kontrol Otomatis Beserta Contohnya


adalah Robot

Robot yang selama ini kita kenal adalah sebuah mesin


berbentuk manusia yang dapat berbicara dan berjalan
layaknya manusia. Robot tersebut adalah salah satu
dari jenis robot berdasarkan bentuknya yaitu kategori
Android. Robot Android ini bergerak secaraautomatic.
AutomaticRobot bergerak berdasarkan perintahperintah yang telah diprogramkan sebelumnya atau
juga berdasarkan masukan - masukan dari setiap
sensor-sensornya.

Sistem Kontrol
1. Sistem Kontrol Open Loop

Open loop controlatau kontrol lup


terbuka adalah suatu sistem yang
keluarannya
tidak
mempunyai
pengaruh terhadap aksi kontrol.
Artinya, sistem kontrol terbuka
keluarannya tidak dapat digunakan
sebagai
umpan
balik
dalam
masukan. System control open loop
dapat
digunakan
hanya
jika
hubungan antara masukan dan

2. Sistem Kontrol Close Loop

Sistem kontrol lup tertutup adalah sistem kontrol


yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh
langsung pada aksi pengontrolan, sistem kontrol
lup tertutup juga merupakan sistem kontrol
berumpan balik. Sinyal kesalahan penggerak, yang
merupakan selisih antara sinyal masukan dan
sinyal umpan balik (yang dapat berupa sinyal
keluaran atau suatu fungsi sinyal keluaran atau
turunannya, diumpankan ke kontroler untuk
memperkecil kesalahan dan membuat agar
keluaran sistem mendekati harga yang diinginkan.

Numerical Control
CNC, singkatan dari Computer
Numerical Control, adalah perangkat
yang mampu menjadikan suatu
mesin perkakas ataupun mesin
produksi lainnya dapat beroperasi
secara otomatis dengan
memanfaatkan komputer sebagai
pengendali gerakan.

CNC digunakan secara langsung maupun


tidak langsung dalam pembuatan produk.
Secara langsung artinya produk memang
diproduksi
dengan
menggunakan
CNC.
Namun ada pula produk yang diproduksi
mesin non CNC namun tetap mempunyai
keterkaitan dengan CNC. Contoh pada suatu
mesin press hidrolik tidak diperlukan teknologi
CNC, namun cetakan yang digunakan mesin
tersebut umumnya diproduksi oleh mesin
CNC, begitu pula untuk cetakan plastik.

Manufacturingsecara umum adalah perangkat


lunak yang digunakan sebagai alat bantu untuk
mendukung kegiatan manufaktur. Secara khusus
sesuai konteks penulisan buku ini, CAM adalah
perangkat lunak yang mengkonversikan file
gambar hasil dari CAD menjadi program untuk
mesin CNC, umumnya berupaG-code. DisebutGcodekarena sebagian besar instruksinya diawali
huruf G. SelainG-codeformat lain yang dikenal
terutama di kalangan hobiis elektronika dalam
pembuatan PCB adalahgerber file. Contoh
perangkat lunak CAM adalahMasterCAM,ArtCAM.