Anda di halaman 1dari 32

Indikator & Tujuan

Pembelajaran
Menganalisis fenomena

menggunakan pendekatan dan


prinsip geografi.

Pendekatan Geografi
suatu metode, cara pandang, atau
analisis untuk memahami berbagai gejala
dan fenomena geosfer, khususnya antara
manusia terhadap lingkungannya.

Kebakaran Hutan Riau


Sembilan titik lokasi api ditemukan lagi di Kabupaten
Bengkalis, Riau, setelah beberapa waktu lalu kebakaran
hutan dan lahan melanda kawasan tersebut.
Sembilan titik api tersebut menyebabkan kebakaran
hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Bengkalis
sebanyak dua lokasi, yakni Desa Wonosari dan Sungai
Alam dengan luas lahan yang terbakar sebanyak kurang
lebih satu hektare, kata Pelaksana Tugas (PLT) Kepala
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jaafar di
Bengkalis.
Ia merinci, kebakaran juga terjadi di lahan milik
warga seluas 1.5 hektare di perbatasan BengkalisBantan, sejak Sabtu sore.
Diterbitkan dari: harianandalas.com
edisi 23 Juli 2013

Pendekatan Keruangan
(spatial)
Pendekatan topik

menghubungkan suatu kejadian dengan tematema utama dalam suatu permasalahan.


Pendekatan aktivitas manusia

mendeskripsikan aktivitas manusia dalam ruang.


Pendekatan wilayah

persebaran fenomena Geografi yang tidak


merata, sehingga setiap wilayah memiliki
karakteristik, keunikan, kekurangan, serta
kelebihan dibandingkan dengan wilayah lain.

Contoh:
Wilayah Jatinegara banjir saat musim

hujan. Hal ini dikarenakan di wilayah


tersebut hanya sedikit tanah yang dijadikan
sebagai resapan air dan lahan dijadikan
bangunan dan jalan. Selain itu, juga
dikarenakan sampah yang dibuang
sembarangan menutup saluran air.
Di pantai, kebanyakan manusia beraktivitas
sebagai nelayan, penambak udang,
pengeramba ikan, petani garam, atau
kegiatan ekspor-impor hasil laut.

Pendekatan Kelingkungan (ekologi)


Pendekatan ekologi menelaah gejala
interaksi dan interelasi antara komponen
fisikal (alamiah) dengan nonfisik (sosial).
Manusia tergantung alam
Manusia dan alam saling memengaruhi
Manusia menguasai alam

Industri di manapun di dunia terutama di negara yang tarafnya

masih berkembang, tidak sedikit yg melakukan pelanggaran


dengan tidak menangani limbahnya secara baik, mereka langsung
membuangnya ke sungai atau kali, padahal penduduk sekitarnya
banyak yang memanfaatkan airnya untuk keperluan seharihari,
akibatnya warga masyarakat itu menderita berbagai penyakit
terutama penyakit kulit.
Para petani zaman dahulu dalam tanam-menanam padi hanya
sekali. Hal ini dikarenakan kebutuhan pengairan hanya
mengandalkan musim hujan(tadah hujan). Sementara itu,
jumlah penduduk bertambah besar dan kebutuhan terhadap
pangan bertambah juga. Oleh karena itu, manusia berupaya
memenuhi kebutuhan irigasi untuk pengairan sawah supaya
dapat bercocok tanam sepanjang tahun.

Pendekatan Kewilayahan (region)

Pendekatan kewilayahan menelaah gejala


atau fenomena dengan membandingkan
aspek-aspek keruangan dan kelingkungan.

Pemerintah kabupaten kota merencanakan

pembangunan kawasan permukiman pada


lahan kosong. Dalam perencaan tersebut
tentunya memperhitungkan kawasan
sekitarnya.
Di era otonomi daerah seperti sekarang ini
banyak sekali kabupaten yang dimekarkan
menjadi daerah otonomi baru.

Prinsip Geografi
dasar untuk menguraikan, mengkaji
serta mengungkapkan fenomena,
variabel, faktor-faktor, dan masalah
geografi.

1. Prinsip Interelasi
Prinsip ini
menjelaskan
bahwa terdapat
hubungan antara
satu fenomena
geografi dengan
fenomena
geografi lainnya.

2. Prinsip Deskripsi
Prinsip Deskripsi
digunakan untuk
menggambarkan
secara jelas
mengenai
fenomena geosfer
melalui tulisan,
tabel, diagram
dan peta.

3. Prinsip Distribusi
Prinsip penyebaran
digunakan untuk
menggambarkan
hubungan fenomena
geosfer yang terjadi
antara satu tempat
dengan tempat
lainnya. Prinsip ini
dipakai karena
fenomena geosfer di
setiap tempat tidak
sama.

4. Prinsip Korologi
Prinsip penyebaran digunakan untuk
menggambarkan hubungan fenomena
geosfer yang terjadi antara satu tempat
dengan tempat lainnya. Prinsip ini dipakai
karena fenomena geosfer di setiap tempat
tidak sama.

Konsep Esensial Geografi


suatu pernyataan yang menunjukkan
suatu gambaran abstrak mengenai
sebuah fenomena di lapangan yang
memiliki karakteristik dan dapat
dibedcakan satu sama lain.

ASPEK GEOGRAFI

ASPEK GEOGRAFI
Aspek fisik

litosfer (gempa bumi, gunung meletus, pergerakan


lempeng, tsunami, dll)
hidrosfer (DAS, abrasi pantai, terjadinya hujan, dll)
atmosfer (angin fohn, hujan, pemanasan global, dll)
biosfer (persebaran flora & fauna, keanekaragaman
hayati, dll)
Aspek sosial

pengangguran, kelaparan, transmigrasi, kepadatan


penduduk, dll.

SARANA BANTU GEOGRAFI


peta, tabel, grafik, dan diagram

MANFAAT GEOGRAFI

MANFAAT BAGI PENDIDIKAN


Sumbangan
Pedagogis
Wawasan dalam
ruang
Persepsi relasi
antargejala
Pendidikan
keindahan
Kecintaan terhadap
tanah air
Pemahaman global

Pembentukan Kepribadian
Mengerti permasalahan sosial yang

sangat kompleks
Menghargai adanya gejala geografi
Mengetahui ketersediaan SDA
Refleksi terhadap lingkungan

MANFAAT BAGI KEHIDUPAN SOSIAL


Bidang Pertanian

Hubungan antara
aspek fisik dan
sosial bermanfaat
untuk menyusun
diversifikasi
tanaman pada
lahan pertanian.

Bidang Industri

Hubungan antara aspek fisik dan


sosial digunakan untuk menyusun
sarana pembangunan dan
pengembangan industri.

Banjir bandang yang disebabkan akibat hujan deras

yang mengguyur kawasan lahan kritis akibat


penggundulan hutan.
Kebakaran hutan, dan polusi kendaraan bermotor
menyebabkan pemanasan iklim secara global.
Thailand dan Vietnam merupakan negara penghasil
utama padi di Asia Tenggara. Penyebabnya adalah
iklimnya tropis yang jumlah hujannya mencukupi.
Air permukaan cukup melimpah. Jumlah air cukup
untuk mendukung irigasi lahan sawah yang subur.
Sebagian besar wilayahnya berupa dataran rendah.
Sangat cocok untuk pertanian padi sawah.
Kondisi kemiringan lereng, tingkat erosi , jenis tanah
dan terjadinya erosi.