Anda di halaman 1dari 36

BAHASA

INDONESIA

DISUSUN OLEH :
SALSA NAZIA PUTRI
X MIPA 2

FAKTA

Kejadian/keadaan yang benar-benar


terjadi dan bukan mitos serta pernah
dilihat oleh manusia itu sendiri.

CIRI-CIRI
FAKTA

1. Sudah teruji kebenarannya


didepan khalayak umum serta
bersifat objektif.
2. Memiliki data yang akurat atau
bukti sebagai pendukung
kebenaraannya.
3. Pernah dilihat oleh manusia
serta telah dilakukan pengujian
dan pemastian di khalayak umum.

OPINI

Suatu ide, pikiran , atau pendapat yang


biasanya tidak bersifat objektif serta
belum disahkan kebenarannya.

CIRI-CIRI
OPINI

1. Belum teruji kebenarannya dan masih


bersifat subyektif.
2. Tidak memiliki data pendukung atau
bukti yang akurat.
3. Merupakan suatu peristiwa yang belum
terjadi, karena merupakan suatu
pendapat..

CONTOH
KALIMAT
FAKTA

1. Harimau merupakan hewan


berkaki empat
2. Oksigen sangat dibutuhkan
oleh manusia.
3. Indonesia adalah negara
kepulauan.

1. Obat ini sangat murah.


2. Besok Robi ingin pergi ke luar
negeri.
3. Obat ini sangat berkhasiat.

CONTOH
KALIMAT
OPINI

ARGUMENTASI

Salah satu jenis


pengembanganparagrafdalam
penulisanyang ditulis dengan tujuan
untuk meyakinkan atau
membujukpembaca

Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa


ide, gagasan atau pendapat tersebut benar
dan terbukti.

PENDAHULUAN

T
U
B
U
H
A
R
G
U
M
E
N

ARGUMENTASI

K
E
S
I
M
P
U
L
A
N

IDE POKOK

Ide pokok = gagasan


utama

Ide/gagasan yang menjadi


pokok pengembangan
paragraf

Dalam 1 paragraf hanya


ada 1 ide.

Ide pokok yang


mendasari suatu
tulisan/ paragraf.

Tercantum di satu
kalimat, tetapi
mungkin juga 2
atau lebih kalimat.

PIKIRAN
UTAMA

Biasanya ada 1 yang


memuat paling banyak
inti paragraf.

KALIMAT
UTAMA

KALIMAT
TOPIK

Kalimat yang
megandung ide
pokok sehingga
menjadi kalimat
yang merupakan
inti paragraf.
Ciri-ciri:
1. Mengandung suatu
permasalahan yang bisa
dikembangkan secara
terperinci.
2. Tidak ada penghubuung
antarkalimat/intra kalimat.
3. Teletak diawal paragraf.

Kalimat-kalimat yang isinya


merupakan penjelasan, uraian, atau
berupa rincian-rincian detail
tentang kalimat utama suatu
paragraf.

KALIMAT
PENJELAS

Ciri-ciri:
1. Berupa pendukung suatu kalimat
utama yang menyajikan deskripsi,
contoh, perbandingan, alasan dan
penjelasan mengenai topic yang
dibahas.
2. Merupakan kalimat yang tidak
dapat berdiri sendiri.

Demam berdarah merupakan ancaman bagi manusia di seluruh


belahan dunia. Banyak kasus demam berdarah yang terjadi di
seluruh dunia. Jumlah kasus demam berdarah yang paling
tinggi di tempati oleh asia terutama di asia timur dan selatan.
Hal ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi
sehingga
memungkinkan
nyamuk
dengue
berkembang.
Sedangkan australia dan amerika menempati peringkat ke 2
dan ke 3 dalam kasus demam berdarah. Jumlah kasus demam
berdarah di benua ini lebih kecil karena letak geografis dan
iklimnya yang membuat nyamuk dengue susah untuk
berkembang.
Kalimat utama:Demam berdarah merupakan ancaman bagi
manusia di seluruh belahan dunia.
Kalimat Penjelas:Ada di kalimat ke 2 hingga ke 6.

PAR
A
DED GRAF
UK T
IF

POLA:
Umum,
khusus,
khusus,
khusus.

Suatu paragraf
yang kalimat
utamanya
terletak di
awal paragraf.

Ciri-ciri:
1. Berada diawal
paragraf.
2. Disusun dari
pernyataan umum
yang kemudian
disusul dengan
penjelasanpenjelasan.

CONTOHNYA

Kemacetan sudah menjadi hal yang


biasa di kota jakarta. Kemacetan
tersebut diseabkan oleh beberapa
faktor antara lain. Pertama, jumlah
kendaraan yang ada di Jakarta tidak
seimbang dengan luasnya jalan. Kedua,
kurangnya kedisiplinan bagi semua
pengguna jalan raya. Ketiga, kemunculan
tempat-tempat yang menganggu lalu
lintas seperti pasar, rel kereta api,
pedagang kaki lima, halte yang tidak
difungsikan, banjir, dan sebagainya.
Yang terakhir, ketidak tegasnya aparat
yang berwenang dalam menindak para
pelanggar lalu lintas

PAR
A
IND GRAF
U KT
IF

Terletak
pada bagian
akhir
paragraf.

Pola:
Khusus,
Khusus,
Khusus,
Umum.

Ciri-ciri:
1. Diawali dengan
penjelasan-penjelasan
khusus.
2. Kemudian,
digeneralisasikan
menjadi sebuah
kesimpulan berdasarkan
penjelasan-penjelasan
khusus
3. Kesimpulan yang
merupakan kalimat
utama terdapat di akhir
Paragraf.

CONTOH:
a. Generalisasi

Setelah ujian anak-anak di periksa, ternyata nilai


mereka beragam. Sebanyak 20 siswa nilainya
melebihi standar kelulusan. 10 siswa mendapat nilai
tepat pada standar kelulusan, dan tidak ada
seorangpun yang mendapat nilai dibawah standar.
Bisa dikatakan kegiatan belajar di kelas ini cukup
berhasil.
b. Analogi

Belajar di masa tua membutuhkan usaha yang ekstra


karenakan daya tangkap yang dimiliki pada masa ini
sudah sangat berkurang. Bahkan motivasi yang
dimiliki juga sudah melemah karena terlalu
banyaknya pikiran yang mengagngu. Itulah mengapa
dikatakan belajar di waktu tua seperti melukis di
atas air.

c. Sebab-akibat

Saat ini kita sudah memasuki musim penghujan.


Banyak sampah yang menumpuk akibat kita sering
membuang sampah sembarangan. Terlebih lagi,
mendangkalnya permukaan saat ini. Oleh karena itu,
tidak mengherankan banjir selalu datang setiap hari.

d. Perbandingan

Andi suka menolong setiap orang. Dia selalu ramah


kepada siapapun. Tidak seperti adiknya Anto yang
suka menjahili orang. Anto terkenal karena
kenakalannya daripada prestasinya. Itulah mengapa
kedua saudara ini mendapat perlakuan beda dari
teman-temannya.

PARA
CAM GRAF
PURA
N

Pola:
Umum,
Khusus,
Khusus,
Umum.

Paragraf yang
diawali dengan
mengemukakan
kalimat utama
kemudian di dukung
oleh kalimatkalimat penjelas
dan diakhiri oleh
kesimpulan pada
bagian akhir
Paragraf.

Ciri-ciri:
1. Kalimat utama pada
awal paragraf dan
kemudian ditekankan
kembali pada akhir
paragraf.
2. Adanya pengulangan
atau variasi pada
beberapa kata kunci
atau keyword pada
awal dan akhir
paragraf.

CONTOHNYA

Manusia adalah makhluk sosial. Semua


pekerjaan sehari-hari kita membutuhkan
manusia lainnya. Misalnya saja kita ingin makan,
tentu saja kita membutuhkan petani untuk
mendapatkan nasi, nelayan untuk mendapatkan
ikan dan peternak untuk mendapatkan daging.
Semua aspek di kehidupan kita tidak luput dari
bantuan orang lain. Bahkan untuk mati pun kita
masih membutuhkan orang lain. Oleh karena itu,
kita tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain.

Semua mNYAakhluk hidup memerlukan makanan


dan minuman untuk melangsungkan hidupnya.
Binatang bertahan hidup dengan cara berburu
makanan yang tersedia di alam. Demikian pula
dengan tumbuhan dan manusia yang memerlukan
makanan dan minuman untuk tumbuh dan
berkembang. Semua makhluk hidup akan mati
jika tidak makan dan minum. Jadi, binatang,
tumbuhan, dan manusia memerlukan makanan
dan minuman untuk bertahan hidup.

ISTILAH

KBBI

Kata atau gabungan kata yang


dengan cermat mengungkapkan
makna konsep, proses, keadaan,
atau sifat khas dalam bidang
tertentu.

CONTOH

Istilah biologi: anatomi, amputasi, asimilasi, aorta,


benang sari, ekosistem, transplantasi, dll.

Istilah pertanian : gabah kering, hama wereng,


huma, irigasi, lele dumbo, lumbung desa, masa
panen, masa tanam, dll.

PRONOMINA

Kata yang dipakai untuk


mengacu kenominalain atau
untuk
menggantikannominalainnya.

Ciri-ciri:
1. Menduduki posisi fungsi subjek dan objek.
Bahkan kadang pada kalimat tertentu
menduduki fungsi predikat.
2. Acuannya dapat berpindah-pindah
bergantung pada siapa yang menjadi pembicara,
siapa yang menjadi pembaca, atau siapa yang
dibicarakan.

KATA GANTI

JENIS-JENIS
PRONOMINA

Pronomina persona adalah pronomina yang digunakan untuk acuan berupa


manusia. Contohnya:saya, aku, engkau, kau, kamu, ia, dia, -nya, -mu, -ku,
dan lain-lain.

Pronomina penunjuk adalah pronomina yang dipakai untuk penunjuk umum,


arah dan tempat. Contohnya:ini, itu, di sana, di sini.

Pronomina penanya adalah pronomina yang digunakan untuk menanyakan hal


berupa manusia, barang, atau pilihan. Contohnya:siapa, apa dan mana.

ADJEKTIVA
Kelas kata yang
mengubahnominaataupronomina,
biasanya dengan menjelaskannya
atau membuatnya menjadi lebih
spesifik.

Kata benda konkrit dapat


dikenal dengan panca indra.
Contoh: buku, pena, dll.
Kata benda abstrak
menyatakan hal yang hanya
dapat dikenal pikiran.
Contoh: cinta

Nomina kelas
kata yang
mengatakan nama
dari seseorang,
tempat, atau semua
benda dan segala
yang dibendakan.

JENIS KATA BENDA

Kata benda khusus/nama diri


(proper noun) mewakili
suatu entitas tertentu.
Contoh: Jakarta atau Ali.

Kata benda khusus


menjelaskan suatu kelas
entitas.
Contoh: kota atau orang.

Kelas kata yang


menyatakan
suatu tindakan ,
keberadaan,
atau pengertian
dinamis lainnya.

VERBA

Kata kerja
transitif
membutuhkan
pelengkap atau
objek seperti
memukul (bola).

Kata kerja
intrasitif tidak
membutuhkan
pelengkap.
Contoh: lari.

Kata bilangan,
kata yang
menyatakan
jumlah benda
atau urutannya
dalam suatu
deretan.

NUMERALIA

Kata bilangan
tentu (takrif).
Contoh: satu,
setengah,
ketujuh, dll.

Kata bilangan
tidak tentu.
Contoh:
beberapa,
seluruh, banyak,
dll.

Konjungsi yang
menghubungkan antara
dua klausa atau beberapa
klausa lain tetapi memiliki
sintaksis yang tidak sama

Ketika, jika,
seandainya, agar,
walaupun, seolaholah, sebab,
sampai-sampai,
bahwa.

KONJUNGSI
SUBORDINATIF

Ayahnya
meninggal,
ketika ia
masih kecil.
Dll.

EKSPOSISI

Paragraf atau karangan yang mempunyai


tujuan untuk memberikan informasi
mengenai sesuatu sehingga bisa
memperluas pengetahuan pembaca.

Bersifat ilmiah/nonfiksi.

Diperoleh dari hasil penelitian,


pengamatan, dan pengalaman.

Ciri-ciri:

Berupa tulisan yang memberikan pengertian dan pengetahuan.

Menjawab pertanyaan tentang apa, mengapa, kapan, dan bagaimana.

Disampaikan secara lugas dengan menggunakan bahasa baku.

Bersifat netral, dalam artinya tidak memihak, dan memaksakan


sikap penulis terhadap pembaca.

CONTOH

Paragraf Eksposisi Definisi


Bekam atau hijamah ialah sebuah teknik pengobatan yang dilakukan dengan
jalan membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh lewat
permukaan kulit. menurut pemahaman umum, sebenarnya ia berfungsi untuk
membuang darah yang telah rusak atau teroksidasi karena tingginya oksidan
dalam tubuh.

Paragraf Eksposisi Proses


Hingga saat ini, bantuan untuk para korban letusan gunung merapi belum
merata. Hal ini bisa disaksikan di beberapa wilayah sleman. Misalnya, di Desa
P. Sampai saat ini, warga Desa P hanya makan singkong. Mereka mengambilnya
dari beberapa kebun warga. Jika ada warga yang makan nasi, itu adalah sisasisa beras yang mereka kumpulkan di balik reruntuhan bangunan. Keadaan
seperti ini menunjukkan bahwa bantuan pemerintah belum merata.

Paragraf Eksposisi Ilustrasi


Kepemimpinan pengangkut ayah dalam rumah tangga ibarat nahkoda yang
mengemudikan kapal. Ayah menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab
terhadap anggota keluarga lainnya. Sama seperti nahkoda yang mengemudikan
kapalnya. Bila ia mampu mempimpin keluarganya dengan baik maka akan baik pula
keluarga itu, sama halnya dengan kagak yang dikemudikan nahkoda.
Paragraf Eksposisi Ilustrasi
Kepemimpinan pengangkut ayah dalam rumah tangga ibarat nahkoda yang
mengemudikan kapal. Ayah menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab
terhadap anggota keluarga lainnya. Sama seperti nahkoda yang mengemudikan
kapalnya. Bila ia mampu mempimpin keluarganya dengan baik maka akan baik
pula keluarga itu, sama halnya dengan kagak yang dikemudikan nahkoda.
Paragraf Eksposisi Klasifikasi
Ada dua jenis tanaman mini. Pertama Tanaman mini asli. Tanaman ini jika
ditanam di tanah tidak dapat besar dan jika di taman di pot ia akan makin
kecil, mungil dan cantik. Tanaman ini contohnya adalah anthurium dan
chrysantium. Jenis judul tanaman mini yang bukan asli mini. Tanaman ini jika
dibiarkan tumbuh di tanah ic akan tumbuh besar dan normal seperti biasa.
Jika ditempatkan di pot pertumbuhannya akan jadi lambat. Contoh dari
tanaman ini diantaranya adalah palem udang, beringin, dan pohon asam.

JENIS-JENIS EKSPOSISI

Eksposisi berita, berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini


banyak ditemukan pada surat kabar

Eksposisi ilustrasi, pengembangannya menggunakan gambaran sederhana


atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan
sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Biasanya
menggunakan frase penghubung seperti, bagaikan.

Eksposisi klasifikasi, membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam


kategori-kategori

Eksposisi proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan,


penggunaan, atau cara-cara tertentu.

Eksposisi perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide


dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
Eksposisi pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu
yang lain. frase penghubung yang biasa digunakan adalah akan tetapi,
meskipun begitu, sebaliknya.
Eksposisi definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada
karakteristik sesuatu itu.
Eksposisi analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu
gagasan utama menjadi beberapa subbagian, kemudian masing-masing
dikembangkan secara berurutan.