Anda di halaman 1dari 14

KEPROFESIAN BIDANG

KEPENGAWASAN SEKOLAH

A. JABATAN SUPERVISOR SEKOLAH

Guru
Dalam PP No. 74
Tahun 2008 pada
prinsipnya guru
itu ada tiga :

Guru dalam
jabatan
pengawas

Guru dengan
tugas
tambahan
sebagai
kepala
sekolah

. Tugas Pokok Pengawas Sekolah


Menurut Nana Sudjana ada tiga kegiatan yang harus di
laksanakan pengawas yakni :

Melakukan pembinaan,
pengembangan kualitas
sekolah, kinerja kepala
sekolah, kinerja guru, dan
kinerja seluruh staf
sekolah

Melakukan evaluasi
dan monitoring
pelaksanaan
program sekolah
besrta
pengembangannya
.

Melakukan penilain terhadap


proses dan hasil program
pengembangan sekolah secara
kolaboratif dengan pemangku
kepentingan sekolah

Di Inggris (Depdiknas, 2006) tugas pengawas


sekolah mencakup :

Inspecting (mensurpevisi)

Advising (memberi advis atau


nasehat)

Monitoring (memantau)

Reporting (membuat laporan)

Coordinating ( mengkoordinasi)

Performing Leadership (memimpin


untuk melaksanakan kelima tugas
pokok tersebut)

1. Inspecting/Pengawasan
Pengawasan Akademik (Teknik
Pendidikan/Pembelajaran)

Pelaksanaan kurikul um
mata pelajaran
Proses
pembelajaran/praktikum/
studi lapangan
Kegiatan ekstra kurikuler
Penggunaan media, alat
bantu dan sumber
belajar
Kemaun belajar siswa
Lingkungan Belajar

Pengawasan Manajeral
(Administrasi dan Manajemen
Sekolah)

Pelaksanaan kurikulum

sekolah
Penyelenggaraan
administrasi sekolah
Kinerja kepala seolah dan
staf sekolah
kemajuan pelaksanaan
pendidikan di sekolah
Kerja sama sekolah
dengan masyarakat

2. Advising/Menasehati
Pengawasan Akademik
(Teknik
Pendidikan/Pembelajaran)
Menasehati guru dalam

pembelajaran/bimbingan
Guru dalam meningkatkan
kompetensi profesional
Guru dalam melaksanaka
proses penilaian proses
dan hasul belajar
Guru dalam melaksanakan
penelitian tindakan kelas
Guru dalm meningkatkan

kompetensi pribadi, sosial,


dan pedagogik.

Pengawasan Manajeral
(Administrasi dan Manajemen
Sekolah)
Kepala sekolah didalam

mengelolah pendidikan
Kepala sekolah didalam
inovasi pendidikan
Kepala sekolah didalam
peningkatan kemampuan
profesional kepalah sekolah
Menasehati staf sekolah
dalam melaksanakan tugas
administrasi sekolah
Kepala sekolah dan staf
dalam kesejahteraan sekolah

3. Monitoring/Memantau
Pengawasan Akademik
(Teknik
Pendidikan/Pembelajaran)

Ketahanan
pembelajaran
Pelaksanaan ujian mata
pelajaran
Standar mutu hasil
belajar siswa
Pengembangan profesi
guru
Pengadaan dan
pemanfaatan sumbersumber belajar

Pengawasan Manajeral
(Administrasi dan Manajemen
Sekolah)

Penyelenggaraan

kurikulum
Administrasi sekolah
Manajamen sekolah
Kemajuan sekolah
Pengembangan SDM
sekolah
Penyelenggaraan ujian
sekolah
Penyelenggaraan
penerimaan siswa baru

4.
Coordinating/Mengkoordinasi
Pengawasan Akademik

(Teknik
Pendidikan/Pembelajaran)

Pelaksanaan inovasi

pembelajaran
Pengadaan sumbersumber belajar
Kegiatan
peningkatan
kemapuan profesi
guru

Pengawasan Manajeral
(Administrasi dan Manajemen
Sekolah)

Mengkoordinasi

peningkatan mutu
SDM sekolah
Penyelenggaraan
inovasi sekolah
Mengkoordinasi
akreditasi sekolah
Mengkoordinasi
kegiatan sumber daya
pendidikan

5. Reporting

Pengawasan Akademik

(Teknik
Pendidikan/Pembelajaran)

Kinerja guru dalam melaksanakan

pembelajaran
Kemajuan belajar siswa
Pelaksanaan tugas kepengawasan

akademik

Pengawasan Manajeral
(Administrasi dan Manajemen
Sekolah)

Kinerja kepala sekolah


Kinerja staf sekolah
Standar mutu pendidikan
Inovasi pendidikan

. Fungsi Pengawas Sekolah


Pengawasan melaksanakan fungsi supervisi, baik supervisi
akademik maupun supervisi manajerial.

Menurut Depdiknas (2006) Supervisi akademik adalah


fungsi supervisi yang berkenaan dengan aspek pembinaan
dan pengembangan kemempuan profesional guru.

Supervisi Manajerial adalah fungsi supervisi yang berkenaan


dengan aspek pengelolaan sekolah yang terkait langsung
dengan peningkatan dan efektifitas sekolah

D. Kewenangan Pengawas
Sekolah
Bersama kepala sekolah dan guru yang

dibinanya, menentukan program


peningkatan mutu pendidikan1.
Menyusun program kerja/agenda kerja
kepengawasan pada sekolah binaannya dan
membicarakannya dengan kepala sekolah
dan guru pada sekolah yang bersangkutan
Menentukan metode kerja untuk pencapaian
hasil optimal berdasarkan program kerja
yang telah disusun.
Menetapkan kinerja sekolah, kepala sekolah
dan guru serta tenaga kependidikan guna
peningkatan kualitas diri dan layanan
pengawas

E. Kompetensi Pengawas Sekolah


Kompetensi memiliki
taksonomi standar.

Taksonomi standar
mencakup standar isi,
standar proses, standar penampilan. Standar isi
meliputi muatan pengetahuan, keterampilan,
dan sikap. Standar proses mencakup kriteria
kinerja
dalm
aktivitas
transformasi
pengetahuan, keterampilan dan sikap yang
dituntut termaksud daya dukung fasilitatifnya.
Standar Penampilan berkenaan dengan kriteria
performance.

Secara Akademik, Standar


Kompetensi Pengawas Sekolah

Kompon
en
Kompete
nsi
Profesio
nal

Kompon
en
Kompete
nsi
Personal

Kompon
en
Kompete
nsi
Sosial

Kualifikasi Pengawas
Sekolah
Menurut Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional No. 12 Tahun 2007
Untuk Sekolah Menengah Pertama Madrasah
Tsanawiyah (SMP/MTs), sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah
Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan
(SMK/MAK)
Memiliki pendidikan minimum magister (S2) kependidikan

dengan berbasis sarjana (S1) dalamrumpun mata


pelajaran yang relevan pada perguruan tinggi
terakreditasi
Memiliki pangkat minmum penata, golongan ruang III/c
Berusia setinggi-tingginya 50 tahun, sejak diangkat
sebagai pengawas satuan pendidikan
Memenuhi kompetensi sebagai pengawas satuan
pendidikan yang dapat diperoleh melalui uji kompetensi
dan atau pendidikan dan pelatihan fungsional pengawas,
pada lembaga yang ditetapkan pemerintah