Anda di halaman 1dari 27

KRITIK PENAFSI

RAN
Metode Kritik Arsitektur

KRITIK PENAFSI
A N penafsiran dan bersifat
Kritik ini R
merupakan

pribadi

Kritik ini menafsirkan dengan


pandangannya sendiri dan bukan dengan
pedoman-pedoman baku dari luar
Tujuan kritikus adalah untuk membuat
orang-orang lain melihat lingkungan
buatan seperti yg dilihatnya

Kritik
Pembelaan

Kritik
Evokatif

Kritik
Impresionistik

KRITIK

PENAFSIRAN

Kritik Pembelaan
Kritik yang menafsirkan dengan menggunakan cara baru untuk
memandang obyek, biasanya dengan mengubah hiasan atau
analogi yang kita gunakan untuk mengamati obyek bangunan

Kritik Evokatif
Kritik yang mempunyai maksud menimbulkan perasaan atau
emosi yang serupa dengan yang dialami kritikan ketika
mengamati bangunan atau suasana kota.

Kritik Impresionistik
Kritikus menggunakan obyek yang diamati sebagai dasar untuk
menciptakan karya seni lain. Masih terdapat unsur penafsiran
tetapi focus kritikan terletak pada penciptaan sesuatu yang baru.

KRITIK
AN

PEMBELA

Bentuk kritiknya lebih dari sekedar anjuran, isi kritik


tidak mengarah pada upaya memandang rendah
karya orang lain.
Kritikus mencoba menyajikan satu arah topik yang
dipandang perlu untuk diperhatikan secara
bersama tentang bangunan.
Kritik tercurah untuk mengangkat apresiasi
pengamat
Mengemukakan suatu cara baru untuk memandang
obyek, biasanya dengan mengubah kiasan atau
analogi yg digunakan untuk mengamati obyekbangunan

Worlds Columbian
Exposition, Chicago 1893
Montgomery schuyler,
menegaskan bahwa rancangan
Worlds Columbian Exposition di
Chicago dalam tahun 1893
seyogyanya dianggap sebagai
suatu perangkat pentas, tidak
sebagai suatu arsitektur kota
atau arsitektur konvensional

KRITIK

PEMBEL
Worlds Columbian
A
A
N
Exposition

The white city (nama popular untuk lapangan terbuka dari


Pekan Raya tersebut)
adalah bagian yg paling utuh, paling luas, paling
menakjubkan dari arsitektur panorama yang pernah terlihat.
Hal itu merupakan cukup pujian bagi para pembangunnya,
tanpa menjadikan mereka membuat pujian selanjutnya untuk
sumbangan mereka yang berguna & penting bagi
pembangunan arsitektur dewasa ini, bagi penyiapan
arsitektur masa depan

KRITIK PEMBEL
Worlds Columbian
AExposition
AN

Hal yg penting sekali bagi khayalan ttg suatu


kota indah yg menyenangkan adalah bahwa ia
seharusnya bukanlah merupakan kota Amerika
di abad kesembilan belas. Ia adalah suatu
pelabuhan laut di Pantai Bohemia, Ia adalah ibu
kota Daerah Tak Bertuan (No Mans Land).
Itulah yg anda inginkankan, selama anda tidak
menganggapnya sebagai suatu kota Amerika
abad kesembilan belas, maupun arsitekturnya
untuk sesuatu yang nyata atau yang mungkin
atau bahkan yang ideal dari kota seperti itu.

Malioboro, Yogyakarta
Sebuah penilaian
terhadap kawasan
Malioboro yang masih
sarat dengan budaya
Jogjanya walaupun
sudah terpengaruh
dengan berdirinya mall
dan bangunan modern
lainnya, namun pada
kenyataannya
malioboro masih
cukup unik untuk
dinikmati.
Kesan ruang yg
ditangkap akan lebih
tradisional ketika
berjalan kaki melalui
lorong kaki lima

K R I T I K

V O K A S I

Karakteristik
Evoke : menimbulkan, membangkitkan
Ungkapan sebagai pengganti cara kita mencintai bangunan
Menggugah pemahaman intelektual kita atas makna yang
dikandung bangunan
Membangkitkan emosi rasa kita dalam memperlakukan bangunan
Kritik evokatif tidak perlu menyajikan argumentasi rasional dalam
menilai bangunan
Kritik evokatif tidak dilihat dalam konteks benar atau salah tetapi
makna yang terungkap dan pengalaman ruang yang dirasakan.
Mendorong orang lain untuk turut membangkitkan emosi yang
serupa sebagaimana dirasakan kritikus

Kritik
Evokati
f

Naratif
Fotograf

K R I T I K
Kritik Naratif

V O K A S
I

Contoh : Kritik Peter Green (1974)


London Underground
Perjalanan ke Bawah Tanah London
Aku turun memasuki usus-ususmu London
Melalui mulutmu yang lembab
Melalui bibirmu yang kering
Melalui ubinmu yang retak dan jalanmu yang penuh luka
Melalui eskalatormu yang tiada berujung
Bergerak menggelinding dalam temaram cahayamu
Bergelantung dalam kompartemenmu yang merana
Bergelantung melintasi seluruh kota
Bergelantung melintasi benua
Bergelantung sembari menggapai keseimbangan
Dan membaca dengan sebelah tangan koran-koran raksasa
Jiwa melemah menghirup lagi udara yang telah berpuluh-puluh kali dihirup
Aku mengelana dalam mimpi yang memuakkan
Melewati dinding-dindingmu yang kasar
Dan lorong-lorongmu yang bisu
Menari-nari berjejalan di sela tempat dudukmu yang mahal
Dan ruang dansa yang lurus membosankan
Di kerumunan teman yang tak pernah kukenal

Menuju keterasingan..
Musik yang tak berirama..
Kadang berdentum
Kadang sunyi..
Diselingi cahaya yang melintas
Kadang terang berkilau
Kadang pendar temaram
Lintasanmu meliuk di bawah tanah
Menembus jalan-jalan sungai-sungai dan rumah-rumah
Kadang turun menghunjam naik menukik dan
Kadang melata di tengah perut bumi..
Debu terbang di sela asapmu
Menyusup dan menyergap sesak napasku
Menggerincing di sepanjang lintasan listrikmu
Angkutan London
Menyisakan kehangatan masa lalu
Di Sloane Square, seorang anak lai-laki melintas
Menggiring seekor sapi dengan tambatan
Sapi putih kecoklatan
Hidung besar kemerahan
Ekornya menari-nari mengibas serangga
Puttingnya membengkak
Menatap dengan mata mengkilap
Sementara hitam di luar jendela mulai
merangkak
Dan mata dipenuhi oleh malam yang buta
London Underground
Aku berdiri dalam hati yang mulai panas

Dan berdiri di atas kereta yang tak sempurna


Sisa debu kemarin masih menempel
Koran-koran berdesir mengumpulkan kesadaranku yang
hamper hilang
Dan batuk-batuk gelisah masih belum reda juga
Kami harus menyusuri malam
Duduk kembali mengunci dalam kesendirian
Kepala terkulai lelap
Dengkur-dengkur kelelahan menyelinap dalam hening
Kelopak mata lelah kehilangan tenaganya
Lantai kereta.
Adalah lautan surat kabar, bungkus permen, puntung rokok
dan kertas-kertas tisu
Sesekali sepeda motor di luar menderu melawan hiruk musik tak
berirama
Lalu kembali sunyi
Bau
pesing
keringat
air seni
menciptakan
aroma
baru
Dalam
jam kami
tak dan
pernah
tahuberbaur
telah berapa
lama waktu
habis
Hari
tampak menunggu
malam
bersamanya
di sana
Bintang
berpendar
di luar di sela garis hitam jendela
Hari pasti
telah berlalu
Pada
jam lima
pagimenunggu di atas kaki letih dan kaku
Dan wanita
hamil
Mereka bergerak kembali tanpa peringatan
Di Kensington Selatan..
Pintu-pintu terbuka
Mereka berhamburan bagai terlempar dalam tumpukan jerami
Angin sepoi dingin menyelinap melalui celah kereta
Ia kembali melintas seperti kemarin
Ia tak pernah lelah menyusuri seluruh kota, benua dan
Seluruh tempat pijak peradaban manusia
London Underground

K R I T I K
Kritik Fotografi

V O K A S I

Intensify

Kemudahan pemahaman

Juxtaposition
Penyandingan sesuatu yang
kontras

Ethereal

Suasana
pemaham
an yang
mudah
dari
referensi

Assosiation

Pengkait
an
dengan
hal-hal
lain yang
eksotik

Momen of Thruth
Momen kebenaran

Bank Indonesia, Yogyakarta


Kritik mengenai kota Jogja
seputar Bank Indonesia kuno
pada malam hari akan
membangkitkan kenangan
tempo dulu dgn arsitektur BI
yang kental dengan kesan
Belandanya. Namun Jogja
tempo lalu hanya mampu
dirasakan disana, tidak
banyak tempat dikota Jogja
yang mampu
membangkitkan pengalaman
Jogja tempo lalu

K R I T I K I M P R E S S
I O N I S
Karakteristik
Seniman mereproduksi karyanya sendiri atau
orang lain dengan konsekuensi adanya
kejemuan, sedang kritik selalu berubah dan
berkembang. Impresi terhadap karya
mempengaruhi perancang untuk membuat
perubahan dan perkembangan dalam karyakarya berikutnya
Kritik impressionis adakalanya dipandang
sebagai parasit karena seringkali
menggunakan karya seni atau bangunan
sebagai dasar bagi pembentukan karya
keseniannya. Karya yang telah ada menjadi

K R I T I K I M P R E S S
I O N I S
Karakteristik
Karya yang asli berjasa bagi kritik sebagai area
eksplorasi karya-karya baru yang berbeda. Begitu
juga sebaliknya kritik akan memberikan impresi
bagi pengkayaan rasa, pengalaman dan apresiasi
terhadap perkembangan
teoritik
ke depan
Kecantikan,
memberi kepada
penciptaan
unsur yang
universal dan estetik, menjadikan kritikus sebagai
kreator, dan menghembuskan ribuan benda yang
berbeda yang belum pernah hadir dalam benaknya,
yang kemudian terukir pada patung-patung, terlukis
pada panel-panel dan terbenam dalam permatapermata.

K R I T I K

I M P R E S S I O N
I S

Kritik Impresionistik dapat berbentuk :


Verbal Discourse
Narasi verbal puisi atau prosa
Caligramme
Paduan kata yang membentuk silhouette
Painting
Lukisan
Photo image
Imagi foto
Modifcation of Building
Modifkasi bangunan
Cartoon
Focus pada bagian bangunan sebagai
lelucon

K R I T I K
Narasi verbal

I M P R E S S I O N
I S

Narasi verbal puisi atau prosa

Yang menggunakan ruang sebagai media


berkarya,
THE ROOM contoh;
Day Lewis

Inilah dunia dimana saya bisa pergi


Dan menceritakan segala rahasiku
kepadanya
Dalam kamarku
Dalam dunia telah kukurung diriku
Dari seluruh kecemasan dan ketakutanku
Dalam kamarku
Dapatkah mimpi-mimpiku dan seluruh
rencanaku
Kubangun dan kumohonkan
Dapatkah tangis dan keluhanku
Terhibur seperti kemarin
Sekarang telah gelap dan aku sendiri
Tetapi aku tidak takut

Calliagra
Paduan
mkata yg membentuk silhouette

Imagi
Foto

K R I T I K

I M P R E S S I O N
I S


Modifikasi bangunan

K R I T I K

Focus pd
Cartoonbagian
bangunan
sebagai
lolucon

I M P R E S S I O N
I S

Pelabuhan

Painting
Lukisan
story

Bangunan pengawas
diujung pelabuhan
Benteng

Imagination vs realty

Keuntungan Kritik Impressionis


Menggugah imaji tentang fakta menjadi lebih
bermakna
Dengan cepat membuat pengamat menduga-duga
sesuatu yang lain lebih dari sekadar sebuah bangunan
fsik
Menggiring pengamat untuk lebih seksama melihat
sebuah karya seni
Mampu membangkitkan analisis objek yang
sebelumnya tampak sulit atau sebaliknya membuat
kompleks yang sebelumnya tampak sederhana
Membuat lingkungan lebih terlihat dan mudah diingat