Anda di halaman 1dari 14

Bab 1

Kerajinan dan
Wirausaha
Tekstil
Anggota :
1. Aatikah Ambarani
2. Adigwa Syahda Nur Fawiyah
3. Ikah Siti Barkah
4. Ria Vira Rahmawati
5. Rizal Fadli

01
SE
CT
IO
N

A.Mengenal Kerajinan
Tekstil

SL
ID
E2

A. Mengenal Kerajinan Tekstil

IPS

Pengertian kata tekstil adalah jalinan antara lungsin dan


pakan atau dapat dikatakan sebuah anyaman yang
mengikat satu sama lain, tenunan dan rajutan.
Tekstil dapat ditemukan pada kehidupan sehari-hari,
yaitu kain biasa digunakan untuk pakaian sebagai
kebutuhan sandang, sprei pelapis tempat tidur dan
sarung bantal, taplak meja, kain yang dijahit menjadi tas
dan produk kerajinan lainnya.

SL
ID
E3

A. Mengenal Kerajinan Tekstil

IPS

Kerajinan Tekstil di Indonesia dibagi menjadi dua yaitu


kerajinan tekstil Modern dan kerajinan tekstil tradisional.
Kerajinan tektil modern digunakan untuk memenuhi
kebutuhan praktis atau fungsional, sedangkan kerajinan
tekstil tradisional umumnya memiliki makna simbolis
dan digunakan juga untuk kebutuhan upacara
tradisional.

SL
ID
E4

1. Kerajinan Tekstil Modern

Karya kerajinan tekstil Modern, secara fungsi dapat dibagi sebagai berikut.

Sandang dan Fashion


Seperti Busana, Aksesoris, Sepatu, Topi dan Tas.

Pelengkap Interior
Seperti Kain tirai, kain salut kursi, Perlengkapan rumah tangga
IPS
X

Seperti Tas laptop, Aneka tas, Aneka wadah, Aneka dompet, dan lain-lain.

Wadah dan Pelindung Benda

Contoh-contoh dari Kerajinan


Tekstil Modern

SL
ID
E4

2. Kerajinan Tekstil Tradisional


Indonesia

Karya kerajinan teksil tradisional indonesia, secara fungsi dapat


dibagi sebagai berikut.

Kebutuhan Sandang
Seperti kain panjang, sarung, dan baju daerah.
Alat Bantu & Alat RT
Seperti kain gendongan bayi dan untuk membawa barang.
IPS
X

Contohnya : Kain tenun ulos, kain pembungkus kafan batik motif


doa, dan Kain ikat celup indonesia timur (penutup jenazah)

Alat Ritual

Contoh dari Kerajinan


Tekstil Tradisional
Indonesia

SL
ID
E3

3. Ragam Hias Kerajinan Tekstil


Tradisional dan Modern

IPS

Pada kerajinan tekstil, estetika atau keindahannya


dimunculkan oleh bentuk kerajinan, tekstur material, warna
serta yang paling menonjol adalah ragam hiasnya. Ragam
hias dan warna pada tekstil tradisional umumnya memiliki
simbol dan makna tertentu, sedangkan pada tekstil modern
ragam hias cenderung berfungsi sebagai nilai tambah
estetika atau keindahan.

Ragam Hias Simbolis, ialah


ragam hias yang selain berfungsi
memperindah juga memiliki
makna tertentu yang bersumber
dari adat istiadat, agama maupun
sistem sosial, yang harus ditaati
norma-normanya untuk

fP
ow

Ragam Hias Murni, ialah ragam hias


yang hanya berfungsi untuk memberi
nilai tambah estetika pada benda
tersebut dan tidak berhubungan
dengan nilai fungsi benda tersebut.

lis
o
b
m
i
S
s
a
i
b. Ragam H

Po
we
ro

ni
r
u
M
s
a
i
H
a. Ragam

Th
e

SL
ID
E1
0

3. Ragam Hias Kerajinan Tekstil


Tradisional dan Modern

Ragam Hias Tumbuh-tumbuhan


adalah
ragam hias yang mengambil
inspirasi dari
tumbuh-tumbuhan pada wilayah
tertentu

fP
ow

Ragam Hias Geometris adalah ragam


hias yang mengulang suatu bentuk
baku
tertentu dengan ukuran tertentu dalam
komposisi yang seimbang pada seluruh
sisinya.

an
h
u
b
m
u
t
h
u
b
m
u
T
s
a
i
H
m
b. Raga

Po
we
ro

s
i
r
t
e
m
o
e
G
ias
H
m
a
g
a
R
.
a

Th
e

SL
ID
E1
1

Ragam hias di Indonesia, berdasarkan pada pola dan


bentuk visualnya, dibagi dalam klasikasi sebagai berikut.

Ragam Hias Dekoratif adalah


ragam hias yang bersifat artisial dan
biasanya merupakan penggabungan
dari beberapa inspirasi ragam hias
pada kelompok yang ada
sebelumnya yang dimodikasi
sehingga menjadi sebuah bentuk

fP
ow

Ragam Hias Mahluk Hidup adalah ragam


hias yang mengambil inspirasi dari mahluk
hidup di darat, laut, dan udara pada
wilayah tertentu dan dimodifikasi menjadi
ragam hias khas wilayah tersebut. Ragam
hias ini biasanya dimasukkan dalam
kelompok ragam hias untuk
menggambarkan dunia tengah.

f
i
t
a
r
o
k
e
D
i as
H
m
a
g
a
R
.
d

Po
we
ro

p
u
d
i
H
k
u
l
h
Ma
s
a
i
H
m
a
g
c. Ra

Th
e

SL
ID
E1
2

Ragam hias di Indonesia, berdasarkan pada pola dan


bentuk visualnya, dibagi dalam klasikasi sebagai berikut.

SL
ID
E4

Pola Ragam Hias

Desain ragam hias yang terdapat di wilayah Indonesia ini beberapa di


antaranya sudah merupakan pola baku ragam hias wilayah tertentu. Desain
ragam hias dapat dikelompokkan dalam jenis pola sebagai berikut.

a. Jenis pola tunggal (pattern),

Yaitu bentuk pola yang disusun dengan ukuran yang berdiri sendiri tanpa
diberi bentuk yang lain.
b. Jenis pola ulang himpunan (assemblage),

Yaitu bentuk pola yang tiap bagian merupakan suatu kelompok dan
kumpulan dari beberapa bentuk atau unsur yang masih bersifat satu
kesatuan.
IPS
X

Yaitu ragam hias dengan kombinasi-kombinasi ulangan disertai dengan


membubuhkan bentuk lain yang tidak tercakup dalam kelompok tanpa
merusak bentuk pokok dari ragam hias tersebut.

c. Jenis pola ulang menyeluruh,

Proses pengulangan
berpotongan, yaitu pada proses
pembuatan motif
saling bertumpangan dan
berpotongan terhadap bidang
gambar.

fP
ow

Proses pengulangan sejajar,


baik secara vertikal maupun
horizontal, disusun dalam posisi
yang sama, jarak dan ukuran yang
sama. Proses tersebut sangat
mudah dijumpai dalam ragam hias
geometris sebagai desain tepi

n
a
g
n
o
t
o
p
r
be
n
a
g
n
a
l
u
g
n
b. Proses pe

Po
we
ro

ar
j
a
j
e
s
n
a
g
n
la
u
g
n
e
p
s
e
s
a. Pro

Th
e

SL
ID
E1
4

ragam hias
pendukung, dan ragam hias isian atau pelengkap. Proses
penataan ragam hias
secara garis besar dapat dikelompokkan dalam proses sebagai
berikut.