Anda di halaman 1dari 24

METODE MATERIAL BALANCE (MB)

Metode material balance digunakan untuk


memperkirakan besarnya cadangan reservoir pada
suatu lapangan minyak atau gas yang telah
dkembangkan, dimana data-data produksi yang
diperoleh sudah cukup banyak.
Prinsip penurunan persamaannya didasarkan pada
persamaan Schiltuis (1936), yang berdasarkan
hukum kekekalan massa, dimana jumlah massa
dalam sistem adalah tetap atau terjadinya
kesetimbangan volume antara produksi kumulatif
terhadap pengembangan fluida reservoir.

Estimating
Original Hydrocarbons in Place
Gas
Oil

OGIP = Gi

OOIP = N

OGIP = NRsi

Water

Cadangan hidrokarbon dapat diprediksikan dengan persamaan


Material Balance berdasarkan konsep kesetimbangan materi dalam
sistem reservoar.
Np STB oil
RpcNp SCF gas
Wp Bbl water

Gas cap

Gi = m N Bti / Bgi

Initial Bgi Current Bg RB/SCF

Oil rim

OOIP = N STB oil

Initial Bti =Boi RB/STB

Rsi SCF/STB

Current Bt =Bo + (Rsi Rs)Bg RB/STB

Rs SCF/STB

Water influx We Bbl


3

METODE MATERIAL BALANCE (MB)


Persamaan Material Balance merupakan persamaan
kesetimbangan materi secara volumetris yang
menyatakan apabila volume reservoir konstan, maka
jumlah aljabar dari perubahan-perubahan volume
minyak, air dan gas adalah sama dengan nol.
Misal :
Jika volume minyak pada suatu saat
berkurang karena diproduksikan, maka kekurangan
jumlah ini harus sama dengan pertambahan volume
gas dan air.

1.Penurunan Persamaan Material Balance


Prinsip dasar yang digunakan untuk menurunkan persamaan
Material Balance adalah hukum kekekalan massa. Prinsip dasar
Material Balance untuk fluida di dalam reservoar diperlihatkan
sebagai berikut :

Vol HC awal = Vol HC terproduksi + Vol HC sisa


Prinsip Material Balance ini menyatakan bahwa net withdrawal
fluida (yang diproduksikan yang dimasukkan) merupakan
penjumlahan antara perubahan volume fluida reservoar mulamula dan ekspansi karena penurunan tekanan. Ekspansi berarti
perubahan volume karena adanya faktor kompressibilitas. .(1)

Prinsip ini dapat ditunjukkan sebagai berikut :


Mula-Mula
Volume minyak dan gas

= N. Boi + G. Bgi

G.B gi

Ratio

= m

Volume tudung gas awal

= G. Bgi = NmBoi, maka

Volume minyak dan gas

= N.Boi + mNBoi

N.B oi

= (1+m)(N.Boi)

Prinsip ini dapat ditunjukkan sebagai berikut :


Setelah Pertambahan Waktu

Pengembangan tudung gas

Pembebasan gas dari minyak

Pengembangan air dan batuan

Perembesan air

= We-Wp.Bw

Cadangan minyak sisa

= (N-Np)Bo

mNBoi

Bgi

NR

si

Bg

N p R p ( N N p )R s B g
SwiCw Cf
p
1 S wi

NBoi (1 m)

Dari Persamaan (1), sehingga menjadi :

N .Boi Nm.Boi

Nm.Boi Bg
Bgi

N p Bo N p R p Bg N p Rs Bg NRsi Bg NRs Bg NBo

C w Sw C f
1 S wi

N p R si B g N p R si B g 1 m NB oi

p We Wp B w

(2)

Dari Persamaan (2), kemudian dikumpulkan term-term tersebut, maka :

NB oi NmB oi

Nm.B oi B g
B gi

N p B o R si R s B g N B o R si R s B g N p B g R p R si

C wSw Cf
1 m NB oi
1 S wi

p We Wp B w

(3)

Dari Persamaan (3), kemudian dikumpulkan term-term tersebut, maka :

Np Bo ( Rp Rs ) Bg (We WpBw)
Bg

SwiCw Cf
( Bo Boi ) ( Rsi Rs ) Bg mBoi
1 Boi (1 m)
P
Bgi
1

Swi
)

(4)

10

The cumulative gas produced Gp can be expressed in terms of the


cumulative gas-oil ratio Rp and cumulative oil produced Np by:
Gp = Rp Np

NpBo (Gp NpRs ) Bg (We WpBw)


Bg

SwiCw Cf
( Bo Boi ) ( Rsi Rs) Bg mBoi
1 Boi (1 m)
P

1 Swi )
Bgi

(5)

11

Apabila Boi=Bti danBo Rsi Rs B g =Bt, adalah faktor volume formasi


dua fasa, maka:

N.B ti Nm.B ti

Nm.B ti B g
B gi

C wSw Cf
1 S wi

N p B t NB t N p B g R p R si 1 m NB ti

We Wp B w

(6)

Bg

N p Bt R p R si Bg 1 m NBoi C wSw Cf
N Bt Bti NmBti 1
1 S

B
gi
wi

C w Sw C f
1 Swi

N p Bt R p R si Bg Wp Bw 1 m NB ti

p We

p We Wp Bw

NmBti
Bgi Bg N Bti Bt
Bgi

12

Persamaan Material Balance secara umum


adalah sebagai berikut :
Np.{Bt (Rp - Rsi).Bg} - {We - Bw.Wp}
N
Cw S wi C f
m.Bti
p
(Bt - Bti) 1 m Bti
(Bg - Bgi)
1 S wi
Bgi

(9)

13

Berdasarkan tekanan reservoar, maka perhitungan


Material Balance dapat dibagi menjadi dua, yaitu
tekanan diatas bubble point ( Pi > Pb ) dan tekanan
dibawah bubble point ( Pi < Pb ).

14

P>Pb :
Oil

Oil

N Boi

Pi

(N - Np) Bo

Pi>P>Pb

P<Pb :
Oil

N Boi

Pi

Free Gas
(N - Np) Bo

NRsi (N Np)Rs Gp Bg

P<Pb
15

A. Reservoar Tak Jenuh


(Undersaturated Reservoar), Pi > Pb

Pada keadaan tekanan reservoar diatas tekanan jenuh, maka dalam


reservoar belum terbentuk gas bebas dan tidak memiliki tudung gas
awal, sehingga Rs = Rsi = Rp dan m = 0.
Jika didalam reservoar tidak terdapat perembesan air dan tidak
terdapat produksi air, dimana We = 0 dan Wp = 0, maka :

N p .B o
B oi .C t .P

(10)

Jika reservoar mengalami perembesan air dan produksi air


dipermukaan (We 0, Wp 0) maka persamaan diatas menjadi :

N p .B o We Wp .B w
B o B oi

(11)

16

Jika volume pori dianggap tidak mengalami perubahan, maka


Persamaan (9) menjadi :

N p .B o Wp .B w We
B oi .C o .P

1 Bo

Co
1

P B oi

(12)
(13)

Jika volume pori dianggap mengalami perubahan, maka berlaku


persamaan :

N p .B o Wp .B w We
B oi .C e .P

C o .S o C w .S w C f
Ce
1 Sw

(14)

(15)
17

B. Reservoar Jenuh
(Saturated Reservoar), Pi < Pb

N p Bt R p Rsi Bg We W p Bw
N
Cw S wi C f
mBti

Bt Bti
Bg Bgi 1 m Bti
Bgi
1 S wi

(16)

Akibat compresibilitas formasi dan connate water dapat diabaikan,


biasanya untuk saturated reservoar, maka Persamaan (16) menjadi :

N p B t R p R si B g We Wp B w
N
mB ti
Bg Bgi
B t B ti
B gi

(17)

18

2. Konsep Mekanisme Pendorong (Drive Index)


Mekanisme pendorong yang bekerja dalam reservoar dapat
diteliti dengan menggunakan konsep drive index. Harga drive
index ini menggambarkan kemampuan masing-masing tenaga
pendorong untuk memproduksikan hidrokarbon.
Craft mengemukakan konsep drive index berdasarkan
persamaan Material Balance sebagai berikut :
N

N p B t R p R si B g Wp B w We

B t B ti mB ti B g B gi / B gi

N B t B ti

NmB ti
B g B gi We Wp B w
B gi

N p B t R p R si B g

(18)

(19)

19

Dari persamaan diatas terlihat bahwa drive index untuk depletion drive (solution
gas) drive, Segregation (gas cap expansion) drive dan water drive sebagai berikut :

Depletion Drive Index (DDI)

DDI

SDI

N B t B ti
N p B t R p R si B g

NmB ti
Bg Bgi
B gi

N p B t R p R si B g

WDI

Segregation
Drive Index (SDI)
(20)

Wp B w

N p B t R p R si B g

Water Drive Index (WDI)

(21)

DDI + SDI + WDI = 1


(22)

20

Persamaan (17) merupakan persamaan drive index untuk


kombinasi depletion drive, segregation drive dan water drive.
Reservoar yang tidak terdapat tudung gas (no gas cap), akan
berlaku persamaan :
DDI + WDI = 1
Reservoar yang tidak terdapat perembesan air ( We = 0 ) akan
berlaku persamaan :
DDI + SDI = 1

21

Contoh 1.
The Big Butte field is a combination-drive reservoir. The current
reservoir pressure is estimated at 2500 psi. The reservoir production
data and PVT information are given below:
Initial reservoir condition
3000

p, psi

Current reservoir condition


2500

Bo, bbl/STB

1.35

1.33

Rs, scf/STB

600

500

Np, MMSTB

Gp, MMMscf

5.5

Bw, bbl/STB

1.00

1.00

We, MMbbl

Wp, MMbbl

0.2

Bg, bbl/scf

0.0011

0.0015

cf, cw

The following additional information is available:


Volume of bulk oil zone = 100,000 ac-ft
Volume of bulk gas zone = 20,000 ac-ft
Calculate the initial oil in place.

22

Solution
Step 1. Assuming the same porosity and connate water for the oil and gas
zones, calculate m:

20000
0.2
100000

Step 2. Calculate the cumulative gas-oil ratio Rp:

Rp

5.5 x10 9

5 x10 6

1100 scf / STB

Step 3. Solve for the initial oil-in-place by applying Equation 11-15:

5 x10 6 1.33 (1100 500)0.0015 (3 x10 6 0.2 x10 6 )


N
0.0015

(1.35 1.33) (600 500)0.0015 (0.2)(1.35)


1
0.0011

= 31.14 MMSTB
23

Contoh 2.
A combination-drive reservoir contains 10 MMSTB of oil initially in
place. The ratio of the original gas-cap volume to the original oil volume,
i.e., m, is estimated as 0.25. The initial reservoir pressure is 3000 psia at
150F. The reservoir produced 1 MMSTB of oil, 1100 MMscf of 0.8
specific gravity gas, and 50,000 STB of water by the time the reservoir
pressure dropped to 2800 psi. The following PVT is available:

Bo, bbl/STB

3000 psi
1.58

2800 psi
1.48

Rs, scf/STB

1040

850

Bg, bbl/scf

0.00080

0.00092

Bt, bbl/STB

1.58

1.655

Bw, bbl/STB

1.000

1.000

The following data is also available:


Swi = 0.20 cw = 1.5x106 psi1 cf = 1x106 psi1
Calculate:
a. Cumulative water influx
b. Net water influx
c. Primary driving indexes at 2800 psi

24