Anda di halaman 1dari 11

Amenorea Sekunder

Pembimbing :
dr. Eko H Sutanto, Sp.OG
Penyaji :
Rizka aulia hermawati / 2012730153

Primer

ketika seseorang
gadis belum mulai
mengalami
menstruasi usia 15
tahun (atau dalam
waktu 5 taun dari
tanda-tanda pertama
pubertas)

Sekunder

ketika seorang gadis


atau wanita telah
mengalami
menstruasi namun
kemudian berhenti
setelah 3 bulan

Amenore

Alami

Etiologi amenore

Obat-obatan

Amenore hipotalamus

Kehamilan, menyusui,
menopause

-pil KB tertentu, kb
suntik
-antidepresan
-kemoterapi

BBR, Lemak tubuh


rendah, asupan kalori
rendah, OR berat, def
leptin

Ginekologi
Etiologi
amenore

Tiroid
Tumor
hipofisis

PCOS,Fragil
ex
syndrome

Penyakit yang termasuk amenore

Sindrom Asherman
sinekia intrauterin
sehingga terjadi
gangguan
pertumbuhan
endometrium normal
dan peluruhannya

Endometritis
Tuberkulosa
timbul sekunder pada
penderita dengan
salpingitis tuberkulosa.
Keadaan ini ditemukan
setelah dilakukan
biopsy endometrium
dan ditemukan
tuberkel dalam
sediaan

Premature Ovarian
Failure
Hilangnya fungsi
ovarium sebelum umur
40 tahun
amenorea,
oligomenorea,
infertilitas, dan
keluhan akibat
defisiensi hormone
estrogen

Penyakit yang termasuk amenore


Polikistik
Ovarium
Sindrom
ditandai dengan
oligomenore,
amenorea,
hirsutisme,
infertilitas, dan
kadang-kadang
kegemukan

Adenoma
Hipofisis
Sekresi
Prolactin
amenorea dengan
kadar prolactin
tinggi dan dapat
pula disertai
galaktorea.

Sindrom
Sheehan
infark akut dan
nekrosis pada
kelenjar hipofisis
yang disebabkan
oleh perdarahan
pascapersalinan
dan syok

Penyakit yang termasuk amenore


Hipotalamus
Defisiensi sekresi
pulsatil GnRH
gangguan pengeluaran
gonadotropin sehingga
berakibat gangguan
pematangan folikel
dan ovulasi pada
giliranya akanterjadi
amenorea hipotalamus

Anoreksia
penurunan berat
badan 25%, disertai
pertumbuhan rambut
lanugo, bradikardia,
aktifitas berlebih,
bulimia, muntah yang
biasanya dibuat
sendiri, amenorea, dan
lain sebagainya.

Bulimia
Suatu keadaan
ditandai dengan
episode makan
berlebihan dan
dilanjutkan dengan
menginduksi muntah,
puasa, atau
menggunakan obat
pencahar dan diureti

terapi

Obesitas diet dan olahraaga


Turunkan aktivitas fisik yang berlebih
Aglutinasi labia krim estrogen
Kelainan bawaan vagina insisi atau eksisi
Sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser MRIdan USG dilatasi tonjoan atau
pembuatan vagina baru
Parut pada Rahim operasi pengambilan jar parut & pemberian estrogen setelah
operasi

Disgenesis gonadal hormone


Gg hipofisis agonis dopamine
Gg hipotalamus sind polikistik ovari, gg fungsi tiroid, sindrom cushing
Hipogonadotropik/ hypogonadism krn anoreksia atau bulimia psikiater

Agonis dopamine namu kurang efektif untuk mengurangi hiperprolaktinemia


Terapi gonadotropin
suntikan progesteron atau mg 5-10 medroksiprogesteron selama 10 hari

Algoritma untuk evaluasi amenore


Priksa tes kehamilan
Bila negative, periksa TSH dan prolactin
TSH dan prolactin norma periksa progestin
Ada perdarahan PCO
Tidak ada perdarahan dam progestin negarif sindroma asherman
Perdarahan, progestin normal periksa FSH dan LH
FSH atau LH turun atau dbn MRI
MRI abnormal hipotalamus, hipofisis
MRI normal lanjutkan evaluasi
FSH dan LH meningkat prtiksa kariotipe gonadal disgenesis
Bila kariotipe abnormal kegagalan ovarium
TSH dan prolaktik memanjang hipotiroidisme
Periksa testosterone dan DHEAS meningkat (hyperplasia adrenal kongenital) normal
(bila ada perdarahan PCOS)