Anda di halaman 1dari 9

Konsiderasi Anestesi

Pada Pasien dengan


PPCM
Tim EMG

Anamnesa
Identitas pasien :
Nama
Umur

: Ny. Y
: 31

Keluhan utama : sesak saat beraktivitas


berat
Rencana operasi untuk melahirkan,
sesak saat beraktifitas berat dirasakan sejak
usia kehamilan 5 bulan,
Aktifitas ringan tidak terbatas
Tidur dengan 1 bantal
Konsumsi furosemide 1x40 mg
Riwayat operasi dan penyakit penyerta :
tidak ada

Pemeriksaan Fisik

Ku : CM
BB : 55 kg
Tek darah
Nadi
Respirasi
Suhu
SpO2
Jalan napas
Thoraks

TB : 150 cm

: 120/70 mmHg
: 92 x/menit
: 20 x/min
: 36,7 C
: 97 % udara bebas
: Malampati II, buka mulut >3 jari, ROM tdk terbatas
: bentuk & gerak simetris
pulmo dalam batas normal, murmur (+)
Abdomen
: cembung lembut, NT (-), Hepar/Lien dalam batas
normal, BU (+)
normal.
Extrimitas : edema +/+

Laboratorium
Hb

Ht

Leuko Tr

13,
6

40

9000

PT

INR

aPTT

10,
5

0,96 24,6

Ur

Cr

GDS

241.00 43
0

0,63

88

Na

Ca

Cl

Mg

131

3,6

4,23

100

2,04

Pemeriksaan Penunjang
Rontgen Thoraks : kardiomegali (+), TB
paru (-)

Pasien dengan Status Fisik ASA III


Rencana tindakan Anestesi umum

Rencana Anestesi
Preoperatif
Informed consent tentang tindakan
anestesi umum, puasa preoperatif dan
manajemen nyeri pasca operasi dan
ruang rawat pasca operasi.
Puasa mulai pukul 02.00
Pasang infus RL, 90cc/jam, IV cath no
18G, transfusi set

Intraoperatif
Maintenance cairan RL cc/jam, ABL
1070cc.

Post operatif
Analgetik post op Fentanyl 25
mcg/jam + Ketorolac 30 mg/8jam
Ruang rawat NCCU.