Anda di halaman 1dari 29

MORNING REPORT

25 MARET 2016
Oleh:
Made Ayundari P
Anthony Yaputra

No.

Identitas

Diagnosa

1.

Tn. R /23 tahun

Skizofrenia Paranoid

2.

Tn. D / 41 tahun

Skizofrenia Paranoid

PASIEN 1

Identitas
Nama
Usia
Jenis kelamin
Agama
Pendidikan
Pekerjaan
Status
Alamat

: Tn. R
: 23 tahun
: Laki- laki
: Islam
: SMA
: Tidak bekerja
: Belum menikah
:-

Riwayat Penyakit Sekarang

Pasien datang ke IGD RSJSH diantar oleh keluarga


dengan keluhan tidak mau minum sejak 2 hari SMRS.
Pasien tidak mau minum karena merasa yakin akan
terkena guna- guna bila meminum air. Pasien mengaku
mendengar suara- suara yang mengancam pasien dan
mengatakan bahwa terdapat guna- guna di dalam air
minum. Pasien merasa yakin bahwa ada seseorang
bernama Novi dari Lampung yang mau mengguna- guna
pasien. Pasien mengatakan tidak kenal dengan Novi.

Menurut keluarga pasien, pasien mulai


berperilaku aneh sejak 2 bulan yang lalu.
pasien terlihat suka berbicara sendiri dan
seminggu
terakhir
pasien
suka
mengamuk tiba- tiba.

Riwayat Penyakit Dahulu

Pasien belum pernah dirawat di Rumah Sakit.


Pasien adalah seorang perokok (1 bungkus
perhari), tidak minum-minuman beralkohol, dan
tidak pernah mengkonsumsi zat psikoaktif.

Riwayat Pribadi dan Keluarga


Tidak ada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit
seperti yang dialami oleh pasien. Riwayat darah tinggi (-),
Asma (-), Alergi (-)

Pemeriksaan Fisik

Status Mentalis
Penampilan

: Laki- laki berusia 23 tahun, tampak


sesuai usia, rambut hitam pendek, memakai kaos putih
garis- garis coklat, celana pendek berwarna coklat,
tampak terawat

Kesadaran

: Composmentis
Perilaku dan aktivitas psikomotorik
: gelisah
Perilaku terhadap pemeriksa
: kooperatif
Pembicaraan
: spontan, banyak
bicara, intonasi cukup, artikulasi jelas, volume cukup.
Perasaan
:
Mood

: disforik
Afek
: terbatas
Keserasian : serasi

Proses pikir

Arus Pikir :

Produktivitas : cukup ide


Kontinuitas

: koheren
Hendaya bahasa : tidak ada
Isi pikir :
Waham : (+) waham kejar dan curiga
Preokupasi : tidak ada
Obsesi : tidak ada
Fobia : tidak ada
Persepsi
:
Halusinasi
: auditorik
Ilusi
: Tidak ada
Depersonalisasi
: Tidak ada
Derealisasi
: Tidak ada
Tilikan : derajat 1 (pasien merasa tidak sakit dan tidak butuh minum obat)
Pengendalian impuls : terganggu
RTA : terganggu

Diagnosis Multiaksial
Aksis I
Aksis II
Aksis III
Aksis IV
Aksis V

: f20.0 Skizofrenia Paranoid


::: Masalah psikososial
: GAF Current = 50-41
GAF HLPY = 80-71

Terapi
Rawat inap
Inj. Haloperidol 5 mg I.M
Risperidone 2 x 2 mg

PASIEN 2

Identitas
Nama
Usia
Jenis kelamin
Agama
Pendidikan
Pekerjaan
Status
Alamat

: Tn. D
: 41 tahun
: Laki- laki
: Islam
: SMA
: Tidak bekerja
: Duda
:-

Riwayat Penyakit Sekarang

Pasien datang ke IGD RSJSH diantar oleh keluarga


dengan keluhan mengamuk sejak 2 hari SMRS. Pasien
juga suka pergi tidak jelas tujuannya dan tidak mau minum
obat. Pasien mulai tidak mau minum obat sejak 1 minggu
yang lalu. Pasien sudah didiagnosa memiliki gangguan
jiwa sejak 10 tahun yang lalu dan diberi terapi berupa
haloperidol, chlorpromazine dan THP. Pasien baru pindah
ke Jakarta sejak 3 bulan yang lalu. Sebelumnya pasien
tinggal di Padang.

Menurut pasien, ia berpergian untuk


mengantarkan barang ke Ibu Megawati.
Pasien berkata ada suara- suara yang
menyuruhnya untuk mengantar barang
tersebut. Pasien mengaku kenal dekat
dengan Ibu Megawati, Presiden Jokowi,
Gubernur Ahok dan beberapa pejabat
lainnya bahkan sering mengobrol.

Riwayat Penyakit Dahulu

Pasien pernah dirawat di RSJ di Padang


sebanyak 3 kali. Pasien adalah seorang perokok
(1 bungkus perhari), tidak minum-minuman
beralkohol, dan tidak pernah mengkonsumsi zat
psikoaktif.

Riwayat Pribadi dan Keluarga


Tidak ada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit
seperti yang dialami oleh pasien. Riwayat darah tinggi (-),
Asma (-), Alergi (-)

Pemeriksaan Fisik

Status Mentalis
Penampilan

: Laki- laki berusia 41 tahun, tampak


sesuai usia, rambut hitam pendek, memakai kaos
berkerah warna hitam, celana panjang berwarna hitam,
tampak terawat

Kesadaran : Composmentis
Perilaku dan aktivitas psikomotorik

: Tenang
Perilaku terhadap pemeriksa
: kooperatif
Pembicaraan
: spontan, banyak bicara, intonasi cukup,
artikulasi jelas dengan dialek minang, volume cukup.
Perasaan :
Mood

: eutim
Afek
: terbatas
Keserasian : serasi

Proses pikir

Arus Pikir :

Produktivitas : cukup ide


Kontinuitas

: koheren
Hendaya bahasa : tidak ada
Isi pikir :
Waham : (+) waham kebesaran
Preokupasi : tidak ada
Obsesi : tidak ada
Fobia : tidak ada
Persepsi
:
Halusinasi
: auditorik
Ilusi
: Tidak ada
Depersonalisasi
: Tidak ada
Derealisasi
: Tidak ada
Tilikan : derajat 1 (pasien merasa tidak sakit dan tidak butuh minum obat)
Pengendalian impuls : tidak terganggu
RTA : terganggu

Diagnosis Multiaksial
Aksis I
Aksis II
Aksis III
Aksis IV
Aksis V

: f20.0 Skizofrenia Paranoid


::: Masalah keluarga
: GAF Current = 50-41
GAF HLPY = 80-71

Terapi
Rawat inap
Inj. Haloperidol 5 mg I.M
Risperidone 2 x 2 mg
CPZ 2 x 2 mg
THP 2 x 1

TERIMA KASIH