Anda di halaman 1dari 11

ARSITEKTUR

MODERN
KELOMPOK 3
XII TGB 2
Vio ananda n.
Kustia hadi
Yulliansyah saputra
Ivan al-husein
Amalya sandini

Arsitektur Modern
Arsitektur modern memiliki ornament yang sangat minim.
Pada arsitektur modern fungsi lebih diutamakan dalam
menentukan bentuk, ukuran dan bahan. Di Indonesia
rumah-rumah dengan gaya arsitektur modern mulai banyak
diterapkan pada awalt tahun 70-an.
Di masa sekarang pun banyak rumah-rumah baru yang
dibangun dengan gaya arsitektur modern dengan
penyesuain terhadap bahan bangunan dengan teknologi
terkini, perkembangan budaya dan wawasan serta gaya
hidup penghuninya.
Eksterior rumah dengan gaya arsitektur modern didominasi
dengan jendela yang berukuran lebar dan atau tinggi, list
plang beton memanjang dan kanopi yang menjeorok ke
depan. Dengan kolom yang simple atau bahkan tanpa
kolom. Bentuk masa rumah modern di dekorasi dengan
ornament garis vertical, horizontal, dan diagonal yang
sederhana pada dinding eksterior yang luas

Ars. Modern
Interior rumah modern ditata dengan ornament yang
sederhana, plafond bertingkat dan void di ruangruang public yang meberikan kesan luas.
Ruang pada rumah dengan gaya Arsitektur Modern
umunya transparan, menerus, ruang-ruang saling
terhubung dengan ruang-ruang perantara dibatasi
oleh dekorasi interior yang tidak masiv.
Bahan bangunan berupa stainless steel finishing
polished, aluminum anodized, kaca berwarna / tinted
glass, marupakan bahan dengan jenis finishing
mencirikan rumah modern dimasa-masa awal
berkembangnya di Indonesia. Disaat sekarang ini
banyak bahan engunan dengan teknologi modern
yang menjadi komponen penting seperti galvanized
metal, granitile, grc, perforated metal dll.

Sejarah Arsitektur

Perkembangan dunia pada masa itu (1900-1940an) masih


terkait akibat dari industrialisasi. Sehingga muncul berbagai
macam reaksi di bidang arsitektur. Munculnya mesin-mesin
yang dapat membuat bahan bangunan dengan cara cepat
dan juga sudah mencapai standard yang ditentukan
membuat kalangan arsitek mencoba dan mencari hal-hal
baru dalam hal desain. Begitu pesatnya kemajuan dalam
bidang teknologi yang membuat manusia cenderung untuk
sesuatu yang ekonomis, mudah dan bagus adalah faktor
utama terciptanya arsitektur modern. Hal ini membuat
munculnya banyak aliran arsitektur pada masa itu.
Khususnya aliran-aliran yang terjadi antara 1900-1940 yang
menjadi pertimbangan banyak arsitek di masa itu.

Aliran-aliran

arsitektur berkembang di
beberapa Negara barat. Pada saat itu juga
bersamaan dengan terjadinya perang dunia
satu dan ikut mempengaruhi perkembangan
arsitektur modern. Akibatnya banyak aliranaliran arsitektur modern yang memiliki unsur
yang berbau politis. Selain itu gagasan-gagasan
para tokoh arsitek serta karyanya memberikan
peranan penting kepada berkembangnya suatu
aliran arsitektur. Gagasan-gagasan tersebut di
tuangkan secara nyata ke dalam bidang
arsitektur. Yang kemudian berkembang hingga
ke Negara-negara lain.

Ciri Khas
Menolak

gaya lama;
Menolak bordiran atau ukiran dalam
bangunan;
Menyederhanakan bangunan sehingga
format detail menjadi tidak perlu;
Mengadopsi prinsip bahwa bahan dan
fungsi sangatlah menentukan hasil
bangunan;
Memandang bagunan sebagai mesin.

Gambar Bangunan Arsitektur


Modern

Kesimpulan

Perkembangan arsitektur modern periode 19001940 merupaka akibat dari revolusi industrialisasi.
Dimana hampir semuanya terjadi di Negaranegara maju, seperti Prancis, Italia, Belanda,
Jerman, Inggris, Juga Rusia. Banyak factor yang
menyebabkan berkembangnya arsitektur modern.
Diantaranya adalah kejenuhan pada bentukbentuk lama sehingga mencari idea tau gagasan
baru dalam seni. Sehingga muncul aliran-aliran
arsitektur yang baru dan mempunyai ciri masingmasing. Di samping itu kebanyakan aliran
tersebut di kuasai oleh paham-paham yang timbul
di negaranya masing-masing seperti Facism,
Leninism, Nazism, dan juga Marxism.