Anda di halaman 1dari 11

Kaca (glass)

Nama Anggota:
1. Akbar
2. Febricel Ebestian
3. Kurniawan Wahyu H

Pengertian Kaca
Kaca merupakan bahan lutsinar,
kuat, tahan hakis, lengai, dan secara
biologi merupakan bahan yang tidak
aktif, yang boleh dibentuk menjadi
permukaan
yang
tahan
dan
licin.Komponen utama kaca ialah
silika.

Dipandang
dari
segi
fisika
kaca
merupakan zat cair yang sangat dingin.
Disebut
demikian
karena
struktur
partikel-partikel
penyusunnya
yang
saling berjauhan seperti dalam zat cair
namun dia sendiri berwujud padat. Ini
terjadi
akibat
proses
pendinginan
(cooling) yang sangat cepat, sehingga
partikel-partikel silika tidak sempat
menyusun diri secara teratur.

Dari segi kimia, kaca adalah


gabungan dari berbagai oksida
anorganik
yang
tidak
mudah
menguap , yang dihasilkan dari
dekomposisi dan peleburan senyawa
alkali dan alkali tanah, pasir serta
berbagai penyusun lainnya.

Beberapa sifat-sifat kaca secara umum


adalah:
Padatan

amorf (short range order).


Berwujud padat tapi susunan atom-atomnya
seperti pada zat cair.
Tidak memiliki titik lebur yang pasti (ada range
tertentu)
Mempunyai viskositas cukup tinggi (lebih
besar dari 1012 Pa.s)
Transparan, tahan terhadap serangan kimia,
kecuali hidrogen fluorida. Karena itulah kaca
banyak dipakai untuk peralatan laboratorium.
Efektif sebagai isolator.
Mampu menahan vakum tetapi rapuh
terhadap benturan.

Secara umum, kaca komersial


dapat dikelompokkan menjadi
beberapa golongan:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Silika lebur.
Alkali silikat.
Kaca soda gamping
Kaca timbal
Kaca borosilikat
Kaca khusus
Serat kaca (fiber glass).

Jenis- jenis Kaca


Kaca
Kaca
Kaca
Kaca

Forming
Es
Melton
Sandblasting
Kaca Patri
Kaca Raindown

Bahan Baku Pembuatan Kaca


Pasir
Soda

(Na2O) terutama didapat dari


soda abu padat (Na2CO3)
Feldspar
Borax
Kerak garam (salt cake)
Kulet (cullet)
Blok refraktori

Pembuatan Kaca
Kaca dibuat dengan mencampur
pasir dengan abu soda dan kapur
atau dengan oksida timah. Bangsa
Mesir kuno dianggap sebagai orangorang pertama yang membuat kaca.
Di alam juga ada bahan pembuat
kaca, antaralain

Tiga bahan dasar dicampur dengan cullet


(pecahan kaca), dolomite dan saltcake,
kemudian
dilelehkan
dalam
tungku
pembakaran. Panas sangat tinggi membuat
bahan-bahan itu menyatu dan mencair, lalu
keluar tungku dan mengalir ke sebuah
ruang
yang
terapung.
Disini,
kaca
mengapung di atas lelehan timah. Setelah
agak mendingin, kaca dialirkan ke pipa air
yang dingin. Pendinginan lebih lanjut terjadi
dengan penyemprotan air pada kaca yang
juga berfungsi memperkuatnya. Bila kaca
sudah benar-benar dingin, baru dipotong
sesuai kebutuhan.

THANKS FOR ALL