Anda di halaman 1dari 20

PRESENTASI

REFERAT

Devina C. Wangsa
030.11.071
Pembimbing:
dr. Sabur Nugraha,
Sp. An

DISTRIBUSI CAIRAN

KOMPONEN CAIRAN TUBUH


1. Elektrolit
2. Non-elektrolit

ELEKTROLIT
Elektrolit

Plasma (mEq/L)

Cairan Interstitial
(mEq/L)

Cairan
Intracellular
(mEq/L)

Na+

142

145

10

K+

159

Mg2+

40

Ca2+

Cl-

103

117

10

HCO3-

25

27

NON ELEKTROLIT
Glukosa
Urea
Bilirubin
kretinin

PERTUKARAN CAIRAN

Tekanan osmotik plasma :


2855 mOsm/L

ASUPAN DAN EKSKRESI


CAIRAN DEWASA
Cairan yang Masuk

Cairan yang Keluar

Metabolisme

300 ml

Ginjal

oksidatif

1100-1400 Kulit

500-600 ml

Konsumsi

ml

Paru-paru

400 ml

cairan oral

800-1000

GIT

100-200 ml

1200-1500 ml

Makanan padat ml
Total

2200-2700 Total
ml

2200-2700 ml

PERUBAHAN CAIRAN TUBUH


Perubahan
volume

Perubahan
konsentrasi

Perubahan
komposisi

PERUBAHAN VOLUME

Defisit volume

Kelebihan volume

DEHIDRASI

PERUBAHAN KONSENTRASI
Hiponatrem
ia
<120mg/L

Hipokalemi
a
< 3 mEq/L

Hipernatre
mia
>160mg/L

Hiperkalem
ia
> 5 mEq/L

PERUBAHAN KOMPOSISI
Asidosis
respiratorik
(pH< 3,75 dan
PaCO2> 45
mmHg)
Alkalosis
respiratorik
(pH> 7,45 dan
PaCO2 < 35
mmHg)

Asidosis
metabolik
(pH<7,35 dan
bikarbonat <21
mEq/L)
Alkalosis
metabolik
(pH>7,45 dan
bikarbonat >27
mEq/L)

TERAPI CAIRAN

Kristaloid

Keuntungan - Tidak mahal

Koloid
- Mempertahankan cairan intravaskular

- Aliran urin lancar (meningkatkan lebih baik (1/3 cairan bertahan selama
volume intravaskular)

24 jam)

- Pilihan cairan pertama u/ resusitasi - Meningkatkan tekanan onkotik plasma


perdarahan & trauma

- Membutuhkan volume yang lebih

- Mengembalikan kehilangan pada sedikit

JENIS
CAIRAN

ruang cairan ke-3

- Mengurangi kejadian edema perifer


-

Dapat

menurunkan

tekanan

intrakranial
Kerugian

Mengencerkan tekanan

Mahal

osmotik koloid

Menginduksi koagulopati (dextran

Menginduksi edema perifer

Insidensi terjadinya edema

Jika tdpt kerusakan kapiler, dpt

pulmonal lebih tinggi

berpotensi tjd perpindhn cairan ke

Membutuhkan volume yg lebih

interstitial

besar
-

& helastarch)

Efeknya sementara

Mengencerkan faktor pembekuan


dan trombosit

Berpotensi menghambat tubulus


renalis dan sel retikuloendotelial
di hepar

Kemungkinan adanya reaksi


anafilaksis (dextran)

JENIS CAIRAN

PENGGANTIAN DARAH YANG


HILANG
Kehilangan darah sampai sekitar 20% EBV (EBV = Estimated Blood
Volume = taksiran volume darah), akan menimbulkan gejala
hipotensi, takikardi dan penurunan tekanan vena sentral

PERKIRAAN VOLUME DARAH

TRANSFUSI
Sebagai patokan kasar dalam pemberian transfusi darah:
- 1 unit sel darah merah (PRC = Packed Red Cell) dapat menaikkan
kadar hemoglobin sebesar 1gr% dan hematokrit 2-3% pada
dewasa.
- Transfusi 10 cc/kgBB sel darah merah dapat menaikkan kadar
hemoglobin 3gr% Monitor organ-organ vital dan diuresis, berikan
cairan secukupnya sehingga diuresis 1 ml/kgBB/jam.

TRANSFUSI
Pada perdarahan yang terjadi di bawah 50% atau hematokrit masih
di atas 20%, darah yang hilang masih dapat diganti dengan cairan
koloid atau kombinasi koloid dengan kristaloid yang komposisinya
sama dengan darah yaitu Ringer Laktat. Namun bila kehilangan
darah > 50%, biasanya diperlukan transfusi.
Untuk mengganti darah yang hilang dapat digunakan rumus dasar
transfusi darah, yaitu:
V = (Hb target Hb inisial) x 80% x BB