Anda di halaman 1dari 31

TEORI-TEORI LEADERSHIP

Presented by:
Achmad R. Muttaqien SKM., M.Kes (MARS)

Referenced: Balqis, SKM, M.Kes., MSc.PH

Contents
SITUATIONAL APPROACH (TEORI
SITUASIONAL)
CONTIGENCY THEORY (TEORI
KONTIGENSI)
PATH-GOAL THEORY (TEORI SARANA
TUJUAN)
LEADER-MEMBER EXCHANGE THEORY
TEAM LEADER THEORY

Back to
school

1. Situasional Approach
Situasional Approach
berfokus pada dua situasi
yang dimiliki oleh para
pengikut dari seorang
pemimpin;

Kompetensi seberapa besar


kompetensi (kepandaian,
pemahaman,
pengalaman,kemadirian) yang
dimiliki
pengikut?
Komitmen Loyalitas?

Kemungkinan
Situasi

Kompetensi
rendah
Komitmen
tinggi

Kompetensi
sedang
Komitmen
rendah

Kompetensi
sedang
sampai tinggi
Komitmen
sedang

Kompetensi
tinggi
Komitmen
tinggi

Back to
school

Situasi 1
Pengikut memiliki kompetensi rendah, namun memili
ki komitmen tinggi
Seorang MBA lulusan Universitas terkenal suatu ketika
berkunjung ke toko milik sahabatnya di sebuah kota kecil.
Sahabatnya menitipkan toko tersebut sebentar saja, karena
ia hendak mandi selama satu jam. Ketika si sahabat mandi,
lulusan MBA tersebut setiap saat berteriak menanyakan
berapa harga sabun atau mentega dari balik pintu kamar
mandi, karena ia memang tidak tahu berapa harga barangbarang tersebut.

Back to
Apakah ia school
tidak
berkompetensi??

Situasi 1

Untuk menghadapi pengikut yang kurang


berpengalaman cara Directing atau pemberian
instruksi dengan jelas dapat diterapkan

Situasi 2
Pengikut memiliki kompetensi yang sedang-sedang s
aja dan berkomitmen rendah

Coaching (Pelatihan dan contoh)


dan dorongan motivasi yang
tinggi

Back to
school

Situasi 3
Pengikut memiliki kompetensi yang sedang sampai
tinggi dan komitmen yang sedang-sedang saja

Supporting (dorongan dan


pujian)

Back to
school

Situasi 4
Pengikut memiliki kompetensi yang tinggi dan kom
itmen yang tinggi

Delegatif (Memberi
kepercayaan, kesempatan dan
kontrol yang minimal)

Back to
school

Situasi 4

Pengikut yang memiliki hubungan baik dengan


pemimpin serta diberi kepercayaan jarang ada yang
menusuk pemimpin dari belakang

Pendekatan Situasional

Sumber : Lensufiee.
T, 2010

Rangkuman Model Situasional


Kepemimpinan: Model HerseyBlanchard
Kualitas
Kepemimpinan

Asumsi tentang
Para Pengikut

Keefektifan
Pemimpin

Sejarah Penelitian:
masalah

Pemimpin harus
mengadaptasi gaya,
perilaku tugas atau
hubungan, sesuai
keadaan pengikut.

Kesiapan pengikut
mempengaruhi
gaya kepemimpinan
yang diadopsi.

Pemimpin efektif
mampu
menyesuaikan gaya
kepemimpinan
sesuai kematangan
pengikut.

Tak ada penelitian


memadai untuk
kesimpulan pasti
tentang kekuatan
prediksi dari teori
ini.

2. Contigency Theory
Disebut juga teori Leader-match
Mengacu pada dua motivasi
- Task Motivation (Gaya berorientasi tugas)
pemimpin fokus pada tugas dan hasil yang
dicapainya
- Relationship motivation (Gaya brorientasi
hbgan)
Pemimpin fokus pada usaha untuk
membangun relasi dengan pengikutnya

BACK
TO
SCHOOL

Contigency Theory
Tiga variabel situasi yang dapat digunakan oleh masi
ng-masing motivasi :
1. Hubungan pemimpin anggota
2. Struktur kerja
3. Posisi kekuatan
Relasi Pemimpin
- anggota

Struktur
tugas
Posisi
Kekuasaan
Model
Kepemimpina
n ya ng dipilih

BAIK
BURUK
Tersruktur
Kurang Terstruktur
Kurang Terstruktur
Kuat Lemah
Kuat
Kuat
Lemah
1

2
7

LPC

Lemah
4

Tersruktur

Back
Lemah

to
school

Kuat
5

LPC
LPC Rendah

Model Kontigensi

LPC Tinggi

Contigency Theory
Indikator LPC (Least Prefer Co-Worker Scale):
Nilai < 57

rendah

Nilai 58 63Sedang
Nilai > 64

Tinggi

Kecenderungan pada tugas


Netral
Kecenderungan pada relasi

Back to
school

Contigency Theory

Ramah
Bersahabat
Menolak
Temperamental
Memberi Jarak
Dingin
Mendukung
Membosankan
Suka Cekcok
Pemurung
Terbuka
Suka Memfitnah
Tak dpt dipercaya
Berbudi
Tdk myenangkan
Cocok
Tidak tulus
Murah hati

8
8
1
1
1
1
8
1
1
1
8
1
1
8
1
8
1
8

7
7
2
2
2
2
7
2
2
2
7
2
2
7
2
7
2
7

6
6
3
3
3
3
6
3
3
3
6
3
3
6
3
6
3
6

5
5
4
4
4
4
5
4
4
4
5
4
4
5
4
5
4
5

4
4
5
5
5
5
4
5
5
5
4
5
5
4
5
4
5
4

3
3
6
6
6
6
3
6
6
6
3
6
6
3
6
3
6
3

2
2
7
7
7
7
2
7
7
7
2
7
7
2
7
2
7
2

Sumber : F.E. Fideler & M.M. Chemers , improving


leadership effectivenes dalam Lensufiee. T, 2010

Nilai

1
1
8
8
8
8
1
8
8
8
1
8
8
1
8
1
8
1

Tidak ramah
____
Tdk bersahabat
____
Menerima
____
Santai
____
Dekat
____
Hangat
____
Melawan
____
Menarik
____
Rukun
____
Periang
____
Tertutup
____
Setia
____
Bisa Dipercaya
____
Tak berbudi
____
Menyenangkan
____
Back
to
Tdk cocok
____
school
Tulus
____
Pelit
____
TOTAL

Contigency Theory
Kelebihan:

Memberikan prediksi dan informasi mengenai gaya kepemi


mpinan yang cocok/efektif dalam konteks tertentu

Kelemahan:

Kurang penjelasan mengapa seseorang dengan gaya kep

emimpinan tertentu bisa bertindak secara lebih efektif d


alam beberapa situasi daripada lainnya
Alat ukur tidak valid
Tidak menjelaskan apa yang harus dilakukan jika ada ket
idakcocokan antara pemimpin dengan situasi tempat ke
rja
Memberi nilai pada sifat adalah sesuatu yang
Back to
tidak praktis diterapkan dalam dunia nyata
school

Rangkuman Model Situasional


Kepemimpinan : Model Kontingensi
Fiedler
Kualitas
Kepemimpinan

Asumsi tentang
Para Pengikut

Keefektifan
Pemimpin

Sejarah Penelitian:
masalah

Pemimpin
berorientasi-tugas
atau hubungan.
Pekerjaan harus
diatur agar sesuai
dengan gaya
pemimpin .

Pengikut memilih
berbagai gaya
kepemimpinan
bergantung pada:
struktur tugas,
hubungan
pemimpin-anggota,
dan position power

Keefektifan
pemimpin
ditentukan oleh
interaksi antara
lingkungan dan
faktor kepribadian

Jika penelitian yg
tidak melibatkan
Fiedler dipakai,
diperoleh bukti yang
kontradiktif tentang
akurasi model.

3. Path-Goal Theory
Teori sarana tujuan yaitu teori yang
menjelaskan bagaimana pemimpin
memotivasi bawahan untuk mencapai
tujuan yang ditetapkan oleh organisasi

BACK
TO
SCHOOL

Path Goal Theory


Pendekatan gaya kepemimpinan dalam teori
ini:
Directive Leadership Gaya Direktif
Supportive Leadership Gaya Suportif
Participative Leadership Gaya Partisipatif
Achievement-Oriented Leadership Kepemimpinan yan
g berorientasi pada hasil
Back to
school

Path Goal Theory


Kelebihan:

Pemimpin berusaha untuk menggabungkan prinsip motivas


i dalam gaya kepemimpinan. Pemimpin menekankan perlu
nya menolong pengikut-pengikutnya mengatasi hambatan
dan memberikan alternatif jalan keluar

Kelemahan :

Masih banyak hal-hal yang dinilai kompleks, yang tidak terli


hat dalam teori ini

Back to
school

Rangkuman Model Situasional


Kepemimpinan: Model Jalur-Tujuan
Kualitas
Kepemimpinan

Asumsi tentang
Para Pengikut

Keefektifan
Pemimpin

Sejarah Penelitian:
masalah

Pemimpin bisa
meningkatkan
keefektifan pengikut
dengan
menerapkan teknik
motivasi yang tepat.

Pengikut punya
berbagai kebutuhan
yang harus dipenuhi
dengan bantuan
pemimpin.

Pemimpin efektif
adalah yang
menjelaskan pada
pengikut jalur atau
perilaku yang
terbaik.

Model ini telah


menimbulkan
beberapa minat
penelitian dalam
dua dekade
terakhir.

4. Leader-Member Exchange Theo


ry

Di kenal dengan Pertukaran

pemimpin - pengikuti
Apa yang dimiliki oleh
pemimpin dan pengikut
dipertukarkan sebagai hal
yang saling menguntungkan
Ada hubungan khusus
dengan suatu
group , yaitu in group dan
out group

Leader-Member Exchange Theory


WAKTU
ASING
Aturan
(Rules)
Pengaruh
Timbal balik

-Tertulis
- Searah
-Rendah
- Diri Sendiri

KENAL
-Teruji
- Campuran
-Sedang
- Diri dan
teman

REKAN

-Negosiasi
- Timbal balik
-Baik
- Klompok

orientasi

Back to
school

5. Team Leadership The


ory sebagai sebuah tim yang
Organisasi

beranggotakan banyak orang yang


independen yang memiliki satu tujuan
Efektifitas sebuah tim tidak
bergantung hanya
BACK
pada kemampuan seorang pemimpin

TO
SCHOOL

Team Leadership Theory

Bila digambarkan dalam kehidupan sehari-hari, tim


yang terbentuk atas kerangka team leadership
theory dapat dianalogikan seperti tim sepak bola

Team Leadership Theory


Tim yang efektif dan unggul adalah tim yang memilki kritertia s
ebagai berikut:
Tujuan yang jelas
Struktur yang terarah
Anggota tim yang kompeten
Komitmen yang satu
Iklim kerjasama
Standar keunggulan
Pengakuan dan dukungan eksternal
Back to
Kepemimpinan yang berdasar
school

Team Leadership Theory


Bagaimana model ini Bekerja ????
Misalnya anggota tim kontribusi lemah
Pemimpin mencari penyebab masalah
- Faktor kelompok : Struktur tugas tidak jelas
- Faktor individu : Kemampuan lemah
- Organisasi : Reward lemah
- Norma yang jelek (menganggap bahwa seorg tdk perlu bekerja
keras dan berkompetisi karena akan tetap mendapat upah yan
g sama)
Back to
Alternatif solusi
school

Team Leadership Theory

Pemimpin tim yang efektif adalah seorang pelatih


(coach) yang memberikan motivasi, membangun
komitmen dan mengatasi koordinasi timnya

Perbandingan Teori
Perb
edaa
n
Fokus

Keguna
an

TEORI
Situasional

Contigency

Path-Goal

LMX

Team
Leader

Mencari perilaku
pemimpin yang tepat
sesuai dengan situasi
yang ada

Untuk mencari
gaya
kepemimpinan
dan faktor
situasi (Kinerja
kelompok
bergantung
pada interaksi
antar gaya
kepemimpinan
dan
keuntungan
situasional)

Untuk mencari
situasi yang
tepat sesuai
dengan
kecenderungan
perilaku
pemimpin

Mengukur
seberapa jauh
pengikut
mengetahui
programprogram
pemimpin

Mengerti peran
leader dalam
tim

(1). Utk menentukan

Utk
memasangkan
gaya
kepemimpinan
dengan situasi
yang tepat dgn
menggunakan
mtode

Utk
memasangkan
gaya
kepemimpinan
dengan situasi
yang tepat

Mengetahui
seberapa dekat
relasi
antarapemimpi
n dan pengikut
di dalam proyek
yang mereka
lakukan

Utk mencari
peranan
pemimpin
terhadap input,
proses dan
output dari tim

tingkat
perkembangan
pengikut (2). Agar
pemimpin
beradapatasi sesuai
dengan tingkat
perkembangan

BACK
TO
SCHOOL

Terima kasih

Effective Leadership

Anda mungkin juga menyukai