Anda di halaman 1dari 7

MEMPERSENTASIKAN

TENTANG MASALAH
YANG TUNE UP DAN
OVEHOUL
NAMA : YOSSI PRASETYO
KELAS : XII TKR 3
NO : 29

GEJALA KARBURATOR TERSENDAT

MESIN TERSENDAT SAAT STASIONER


TARIKAN LEMAH
MOTOR TERLALU BANYAK MENGELUARKAN
ASAP HITAM
PUTARAN MESIN LEMAH atau RPM KURANG
TINGGI
KECEPATAN SULIT BERTAMBAH DAN TENAGA
MESIN DATAR

SOLUSI

Permasalahan ini terjadi karena campuran bahan bakar yang ada di


venture (lubang karburator) dengan udara tidak cukup banyak dan
seimbang. Walhasil, proses pembakaran juga tidak akan sempurna.
Bila pembakaran tidak sempurna, maka hentakan tenaga untuk
mendorong piston yang akan menggerakkan motor juga lemah.
Akibatnya, mesin tersendat-sendat atau istilah awamnya mbrebet.
Menurut Sutjiadi, cara mengatasi permasalahan ini cukup mudah.
Pertama putar setelan sekrup udara searah jarum jam atau arah
menutup. Hal itu dimaksudkan untuk memperbanyak campuran
udara dengan bahan bakar.
Kedua, pindah posisi pilot jet ke tingkat yang lebih besar. Ketiga,
ganti jarum skep atau throttle dengan jarum yang berdiameter lebih
kecil. Hal itu dimaksudkan agar campuran udara dan bahan bakar
di venturi yang akan disemburkan ke ruang bakar mesin lebih
besar.

SOLUSI

Kondisi ini persis seperti masalah


nomor satu, yaitu campuran bahan
bakar dan udara yang tidak sempurna
seperti ukuran ideal yang ditetapkan
oleh ahli dari pabrikan. Untuk
mengatasinya, cukup mengganti main
jet dengan ukuran yang lebih besar

SOLUSI

Umumnya para mekanik di bengkel menyebut masalah ini


dengan istilah karburator terlalu basah. Artinya, asupan
bahan bakar ke lubang venturi terlalu berlebih dari takaran
seharusnya. Sebaliknya udara yang masuk terlalu sedikit.
Untuk mengatasinya, lakukan beberapa langkah. Pertama,
putar sekrup setelan udara keluar atau ke arah melepas. Hal
itu dimaksudkan untuk memperbanyak udara di venturi.
Kedua, ganti pilot jet ke nomor yang lebih kecil. Ketiga, ganti
jarum skep (throttle) dengan jarum yang berukuran lebih
besar.

SOLUSI

Sering terjadi, saat pengendara motor telah menarik tuas gas hingga
seperempat dari ukuran seharusnya putaran mesin ternyata ogah-ogahan
beranjak naik. Sehingga, motor seperti sulit untuk dijalankan.
Kondisi seperti itu bisa terjadi karena bahan bakar yang masuk ke lubang
venture karburator tidak sebanyak dari takaran yang dirancang oleh para
ahli di pabrikan. Sebaliknya asupan udara yang lebih banyak. "Istilah
bengkel, karburator terlalu kering," terang Sutjiadi.
Cara untuk mengatasi masalah ini ada dua langkah yang harus ditempuh.
Pertama, gunakan jarum skep (throttle) yang berukuran lebih kecil. Hal itu
dimaksudkan agar campuran udara dan bahan bakar lebih banyak.
Kedua, putar skep setelan udara ke arah jarum jam atau mengencanginya
sehingga udara yang masuk ke venture akan ditekan kuat ke arah ruang
bakar. "Campuran udara dan bahan bakar yang telah seimbang dan
didorong dengan kuat, akan menjadikan proses pembakaran lebih
sempurna," terang Sutjiadi.

SOLUSI

Bila menemui kondisi seperti itu, berarti campuran udara dan


bahan bakar di karburator terlalu banyak atau melebihi takaran
yang semestinya. Biasanya para mekanik menyebutnya banjir.
Cara untuk mengatasinya, lepas karburator dan setel jarum
pencampuran udara dan bahan bakar. Agar pencampuran
udara dan bahan bakar sempurna gunakan main jet berukuran
kecil.
Jangan lupa lepas busi dan bersihkan bagian kepalanya. Bila
perlu setel jarak antara pemantik busi dengan sumbu agar
proses pengapian sempurna
Itulah beberapa tips mengatasi permasalahan yang kerap
terjadi di karburator motor. Semoga bermanfaat.