Anda di halaman 1dari 14

PENGAERTIAN PERSEDIAAN

Banyak pakar memberikan definisi persediaan.


Persediaa dapat didefinisikan sebagai assets
perusahaan yang bernilai, yang mengendap
sementara waktu, berwujud, yang sewaktu-waktu
dapat digunakan untuk kepentingan proses produksi
maupun lainnya guna menambah nilai (kinerja)
perusahaan di masa sekarang maupun masa yang
akan datang.
Unsur perngertian persediaan :
a. Bernilai
b. Mengendap atau disimpan
c. Sewaktu-waktu dapat digunakan
d. berwujud

JENI PERSEDIAAN
1.
2.
3.
4.
5.

Bahan baku
Bahan pembantu atau penolong
Spare-parts
Barang setengah jadi
Barang jadi

BAHAN BAKU
Bahan baku adalah jenis bahan yang menjadi
bahan utama untuk kebutuhan proses produksi.
Proporsinya bisa mencapai lebih dari 60 %
dibandingkan bahan lainnya.
Jika bahan baku ini tidak ada maka proses
produksi perusahaan akan berhenti.
Contoh : bahan baku pembuatan genteng adalah
tanah; bahan baku pembuatan roti adalah
tepung; bahan baku pembuatan batik tulis
adalah kain dasar; bahan baku pembuatan korek
api non gas adalah kayu pinus; dll.

BAHAN PEMBANTU ATAU


PENOLONG
Disebut bahan pembantu atau penolong
dikarenakan ia sebagai pelengkap proses produksi
perusahaan.
Proporsinya tidak melebihi jumlah bahan baku
(utama).
Jika bahan jenis ini tidak ada maka proses
produksi tetap berjalan namun tidak maksimal
(kualitas hasil akan menurun).
Contoh : bahan pembantu pembuatan batik tulis
adalah zat pewarna; bahan pembantu pembuatan
roti adalah gula; bahan pembantu pembuatan
korek api non gas adalah zat kimia (pembakar); dll.

SPARE-PARTS
Jenis bahan ini sangat berkaitan dengan
teknologi proses yang dipakai perusahaan.
Nilai spare-parts sangat tergantung kepada
karateristik teknologi proses (bisa nilainya
rendah arau murah namun juga cukup mahal).
Tidak adanya spare-parts dalam jangka panjang
tertentu mengganggu proses produksi namun
dalam jangka pendek tidak mengganggu.
Contoh spare-parts adalah minyak pelumas,
suku cadang mesin atau onderdil-onderdil.

BAHAN SETENGAH JADI


Barang setengah jadi adalah bahan baku yang
telah diproses namun belum final.
Contoh :
1) Barang setengah jadi dalam pembuatan
batik tulis adalah kain batik yang belum
mendapat sentuhan pewarnaan;
2) Barang setengah jadi dalam pebuatan
genteng adalah genteng yang belum
mengalami pembakaran;
3) Barang setengah jadi dalam pembuatan roti
donat adalah roti donat yang belum masuk
mesin oven; dll.

BARANG JADI
Barang jadi adalah keluaran akhir dari proses
produksi perusahaan.
Contoh :
1) Barang jadi pembuatan batik tulis adalah kain
batik tulis yang telah mengalami pewarnaan dan
telah siap dijual di pasar.
2) Barang jadi pembuatan genteng adalah genteng
yang telah mengalami proses pembakaran dan
penjemuran dan telah siap di jual di pasar.
3) Barang jadi pembuatan roti donat adalah roti
donat yang telah dimasak di mesin oven dan
telah siap di jual di pasar.

KEUNTNGAN ADA PERSEDIAAN


Melindungi dari faktor ketidakpastian :
1) Kekurangan bahan baku.
2) Variasi barang dalam proses.
3) Perubahan-perubahan permintaan barang
jadi.
)Mendukung perencanaan strategis perusahaan.
)Menjamin keberlanjutan.
)Mengambil keuntungan atas skala ekonomi.
1) Pembelian dalam jumlah besar akan
mengurangi rata-rata biaya total unit yang
berhubungan ke fixed ordering, setup costs, dan
tranportation costs.

KELEMAHAN PERSEDIAAN
Menimbulakan biaya-biaya lebih tinggi, terjadi pada :
1) Item biaya (jika membeli)
2) Ordering (set up) cost
3) Holding (carrying cost)
) Memunculkan adanya pengawasan (biaya)
) Menyembunyikan masalah produksi

DILEMA PERSEDIAAN
Perlu ada
Tidak terlalu banyak tidak terlalu sedikit
Efisiensi dan efektifitas operasi perusahaan
terjaga
Biaya yang ditimbulkan tetap
Kualitas tetap terjaga walau tidak terpakai
sementara waktu
Tidak menciptakan masalah lainnya

JENIS BIAYA PERSEDIAAN


1)

2)

3)

Holding costs: biaya dikaitkan dengan


penanganan atau menyediakan persediaan
sepanjang waktu.
Ordering costs: biayan dikaitkan dengan
mengadakan pesanan (order) dan menerima
barang.
Setup costs: biaya dikaitkan dengan menyiapkan
mesin-mesin atau proses manufaktur sebuah
order.

MANAJEMEN PERSEDIAAN
Kegiatan berkaitan dengan :
1) Perencanaan;
2) Pengorganisasian;
3) Pemakaian;
4) Pengawasan atau pengendalian; dan
5) Pemeliharaan
Terhadap :
Bahan baku, Bahan pembantu, Spare-parts,
Barang setengah jadi, Barang jadi dan daya
dukungnya (misal pergudangan)

PERENCANAAN PERSEDIAAN

Berhubungan ke sejumlah rencana kegiatan terkait


dengan, mislanya: pengadaan bahan baku dan
pembantu, spare-parts, barang setengah jadi, dan
barang jadi.
Memperhitungkan :
1) Sumber input proses produksi, jenis, jumlah,
kualitas, karakteristik (misal mudah rusak atau
tidak) input dan output proses produksi.
2) Kapasitas gudang.
3) Stok tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.